7 research outputs found
LOCAL WISDOM OF BAUMATA SOCIETY IN KUPANG IN CONSIDERING THE NATURE PERSERVATION
A research on local wisdom in the nature preservation of Baumata has been conducted from
February to March 2014. It held in the Village of East Baumata, Taebenu Sub district, Kupang
regency, East Nusa Tenggara (NTT) in order to know what is the local wisdom owned by
Baumata villages in the preservation of nature and environment around them. The method used
in this research is descriptive qualitative. The data is taken by interviews and direct observation.
Researchers explore the village of East Baumata to observe and conduct the interviews with
community consisting of the village, traditional leaders, healers (shaman) and ordinary people.
The results obtained from this study is clearly wisdom view of local communities Baumata in the
preservation of nature, namely the presence of fine custom ('adat sanctions') related actions that
damage the environment. Besides that all the families which surveyed, were seen planting and
maintaining plants for food, medicine and ornamental plants in the yard. One other interesting
thing is all the families surveyed had livestock in the household and their concepts and apply the
principles of the triangle of life "mansian - muit - nasi, na bua" which means humans, livestock,
and forests is an integral and mutual dependency
ANALISIS KEMAMPUAN MENYUSUN RPP BERBASIS SAINTIFIK MAHASISWA CALON GURU FISIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganlisis kemampuan perencanaan bagi calon guru fisika dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran berbasis saintifik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 50 orang mahasiswa pendidikan fisika semester VI tahun akademik 2019/2020 pada mata kuliah Micro Teaching. Instrumen penelitian menggunakan penilaian skala disertai rubrik dari hasil tampilan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sebesar 68,53 dengan kategori baik. Capaian ini masih perlu ditingkatkan
Analisis Tes Butir Soal Buatan Guru Fisika SMP
Yuslianti Bayo. Analisis Tes Butur Soal Buatan Guru Fisika SMP Se-kecamatan Loura untuk ujian Akhir Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016 Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Pendidikan Fisika. Di bimbing oleh Dr. Amiruddin, M.si, dan Desak Made Anggraeni, M.Pd.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal buatan guru fisika SMP Se-kecamatan Loura untuk ujian akhir semester genap tahun ajaran 2015/2016, jika ditinjau dari aspek validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda.Hasil analisis tersebut menggambarkan bahwa soal-soal tersebut didominasi pada analisis validitas, untuk SMPK St. Paulus Karuni dengan presentase yang diperoleh 50% (sangat rendah), 20% (rendah), 20% (cukup), dan 10 % (sangat tinggi). Untuk SMP Satap Gokat dengan presentase yang diperoleh 30% (sangat rendah), 20% (rendah), 15% (cukup) dan 35% (tinggi). Sedangkan untuk SMP Satap Katewel dengan presentase yang diperoleh 35 % (sangat rendah), 20% (rendah), 15% (cukup) dan 35% (tinggi) jadi secara umum memiliki tingkat kesukaran yang belum berimbang, reliabilitas dengan memiliki kategori tinggi untuk SMPK St.Paulus Karuni dengan nilai 9,303, untuk SMP Satap Gokata 0,976 sedangkan SMP Satap Katewel 0,850. Tingkat kesukaran untuk SMPK St.Paulus Karuni, dengan memiliki kategori sedang 65% dan sukar 35%, SMP Satap Gokat memiliki kategori sedang 80% dan sukar 20%, untuk SMP Satap Katewel memiliki kategori sedang 95% dan sukar 5%, daya pembeda untuk SMPK St.Paulus Karuni memiliki kategori jelek (50%), 15%(baik) dan 35% (baik sekali), SMP Satap Gokata memiliki kategori jelek (30%), 40% (cukup), 5% (baik) dan 25% (baik sekali). Berdasarkan hasil peneliti bahwa guru mata pelajaran Fisika yang menyusun soal-soal ujian akhir semester genap tahun ajaran 2015/2016, soal-soal tersebut cukup berkualitas.Kata kunci : analisis butir soal</jats:p
Analisis Tes Butir Soal Buatan Guru Fisika SMP
Yuslianti Bayo. Analisis Tes Butur Soal Buatan Guru Fisika SMP Se-kecamatan Loura untuk ujian Akhir Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016 Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Pendidikan Fisika. Di bimbing oleh Dr. Amiruddin, M.si, dan Desak Made Anggraeni, M.Pd.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal buatan guru fisika SMP Se-kecamatan Loura untuk ujian akhir semester genap tahun ajaran 2015/2016, jika ditinjau dari aspek validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda.Hasil analisis tersebut menggambarkan bahwa soal-soal tersebut didominasi pada analisis validitas, untuk SMPK St. Paulus Karuni dengan presentase yang diperoleh 50% (sangat rendah), 20% (rendah), 20% (cukup), dan 10 % (sangat tinggi). Untuk SMP Satap Gokat dengan presentase yang diperoleh 30% (sangat rendah), 20% (rendah), 15% (cukup) dan 35% (tinggi). Sedangkan untuk SMP Satap Katewel dengan presentase yang diperoleh 35 % (sangat rendah), 20% (rendah), 15% (cukup) dan 35% (tinggi) jadi secara umum memiliki tingkat kesukaran yang belum berimbang, reliabilitas dengan memiliki kategori tinggi untuk SMPK St.Paulus Karuni dengan nilai 9,303, untuk SMP Satap Gokata 0,976 sedangkan SMP Satap Katewel 0,850. Tingkat kesukaran untuk SMPK St.Paulus Karuni, dengan memiliki kategori sedang 65% dan sukar 35%, SMP Satap Gokat memiliki kategori sedang 80% dan sukar 20%, untuk SMP Satap Katewel memiliki kategori sedang 95% dan sukar 5%, daya pembeda untuk SMPK St.Paulus Karuni memiliki kategori jelek (50%), 15%(baik) dan 35% (baik sekali), SMP Satap Gokata memiliki kategori jelek (30%), 40% (cukup), 5% (baik) dan 25% (baik sekali). Berdasarkan hasil peneliti bahwa guru mata pelajaran Fisika yang menyusun soal-soal ujian akhir semester genap tahun ajaran 2015/2016, soal-soal tersebut cukup berkualitas.Kata kunci : analisis butir soa
Development of Sustainable Profession (Cla) in Improving Teacher Competence in SMA Negeri 6 Kota Kupang
Education is the main capital for a nation in an effort to improve the quality of its human resources. The participation of all parties in the world of education requires teachers to be an important element. Teachers as implementers of education are required to improve their competence, the existence of teachers is also a very dominant factor, therefore there needs to be a comprehensive effort to improve teacher competence so that teaching will be more professional. This is also inseparable from the support of the Ministry of Education and Culture through the Directorate General of Teachers and Education Personnel (GTK), the Education Office and Schools in conducting PKB programs, namely education and training for teachers. In line with that, there are still many teachers who have not been maximal in carrying out their professional development, so that the management of CPD for teachers includes planning, implementation, evaluation and strategies / efforts in order to improve and develop teacher competence and professionalism. This study aims to describe and answer about (1) How to plan for CPD needs for teachers (2) How to implement PKB for teachers (3) How to evaluate PKB for teachers (4) How PKB strategies and efforts to improve teacher competence in SMA Negeri 6 Kota Kupang. This type of research is qualitative descriptive with data collection methods through interviews, documents and observations. The data that has been obtained are then analyzed descriptively by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions or data verification. The results showed that PKB education and training in improving teacher competence at SMA Negeri 6 Kota Kupang were managed through several stages, namely (1) In planning the CPD for teachers to adjust to circumstances and needs based on teacher self-evaluation. (2) The implementation of CPD for teachers consists of elements of self-development activities, Scientific Publications and Innovation Work (3) The evaluation of CPD for teachers is carried out through teacher self-evaluation activities which are used as the basis for further planning of CPD. (4) strategies and efforts are implemented by giving teachers the flexibility to participate in education and training both at local and national levels with various considerations, without leaving their main duties
ANALISIS KEMAMPUAN MENYUSUN RPP BERBASIS SAINTIFIK MAHASISWA CALON GURU FISIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganlisis kemampuan perencanaan bagi calon guru fisika dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran berbasis saintifik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 50 orang mahasiswa pendidikan fisika semester VI tahun akademik 2019/2020 pada mata kuliah Micro Teaching. Instrumen penelitian menggunakan penilaian skala disertai rubrik dari hasil tampilan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sebesar 68,53 dengan kategori baik. Capaian ini masih perlu ditingkatkan.</jats:p
