4 research outputs found

    PENERAPAN ASESMEN KINERJA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN HABITS OF MIND SISWA PADA MATERI PLANTAE

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai penerapan asesmen kinerja dalam meningkatkan kemampuan habits of mind (HoM) siswa pada materi plantae. Metode penelitian yang digunakan adalah Weak Experiment dengan desain one-group pretest-postest design. Sampel penelitian terdiri dari 36 orang siswa pada kelas X-7 di SMAN 1 Cigugur Kuningan, dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen penelitian terdiri dari angket habits of mind awal dan akhir, lembar observasi, serta angket respon siswa. Analisis data penelitian menggunakan nilai normalisasi gain, uji one sample test dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan habits of mind siswa setelah penerapan asesmen kinerja mengalami peningkatan dengan rata-rata n-gain sebesar 0,21 dalam kategori rendah. Terdapat korelasi yang tidak signifikan antara asesmen kinerja terhadap habits of mind secara keseluruhan. Asesmen kinerja memiliki sedikit kontribusi terhadap peningkatan kemampuan keseluruhan habits of mind sebesar 3,7%. Sebesar 8,4% peningkatan kemampuan masing-masing kategori habits of mind dipengaruhi oleh asesmen kinerja. Kesimpulannya, penerapan asesmen kinerja pada pembelajaran plantae mendapat respon positif dari siswa serta dapat meningkatkan kemampuan habits of mind siswa dalam cakupan yang rendah

    IMPLEMENTASI PEMBUATAN ECOBRICK DI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan literasi lingkungan siswa setelah diimplementasikan pembuatan ecobrick di sekolah. Metode penelitian yang digunakan yaitu mix method (kualitatif dan kuantitatif) Concurrent Triangulation Design. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII serta VIII SMPN 4 Panawangan. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu implementasi pembuatan ecobrick di sekolah dapat meningkatkan kemampuan literasi lingkungan siswa. Praktek pembuatan ecobrick dan pemberian materi yang diberikan menghasilkan nilai efektivitas sebesar 42,04%, hasil ini masih kurang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi lingkungan siswa. Selain itu, siswa dan guru memberikan respon yang positif terhadap pelaksanaan pembuatan ecobrick di sekolah

    Pengenalan Pembuatan Ecobrick dalam Upaya Pengelolaan Sampah Plastik di Sekolah

    Get PDF
    Sekolah merupakan salah satu tempat yang menghasilkan sampah anorganik seperti plastik dalam jumlah yang banyak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengolah sampah – sampah plastik di sekolah yaitu dengan mendaur ulang sampah tersebut. Ecobrick merupakan salah satu metode daur ulang sampah botol plastik dan plastik – plastik bekas lainnya menjadi bata yang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 4 Panawangan dengan sasaran siswa – siswi kelas 8. Alat dan bahan utama yang dibutuhkan dalam membuat ecobrick yaitu botol plastik dan plastik – plastik bekas yang bersih. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan demonstrasi. Ceramah digunakan untuk menyampaikan materi tentang lingkungan, alat dan bahan, tujuan serta pembuatan ecobrick, sedangkan demonstrasi dilakukan untuk membuat langsung ecobrick secara berkelompok dari alat dan bahan yang sudah disiapkan. Dari kegiatan ini dihasilkan produk berupa kursi dan meja yang terbuat dari sampah botol dan plastik, kemudian siswa menjadi tahu tentang pemilahan dan pengolahan sampah terutama sampah anorganik. Selain itu, diharapkan siswa akan lebih peduli terhadap lingkungan di sekolah dan rumahnya. Dapat disimpulkan melalui kegiatan ini siswa menjadi tahu tentang pengelolaan sampah di sekitar mereka dengan salah satu metode daur ulang sampah yang digunakan yaitu ecobrick, dan siswa menjadi lebih paham serta peduli terhadap lingkungan mereka

    Optimalisasi Peran Masyarakat Desa Saguling dalam Program Biokonversi Sampah Organik Menggunakan Black Soldier Fly (BSF)

    Get PDF
    Perlu adanya inovasi berupa teknologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sampah organik yang lebih praktis dibanding pembuatan kompos tapi tidak mengurangi nilai dari produk dan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Salah satu inovasinya adalah biokonversi sampah organik menggunakan black soldier fly. Program biokonversi ini di Bank Sampah Tumras Desa Saguling belum berjalan dengan optimal mengingat kapasitas sampah organic dapur dan produk maggot yang masih terbatas, masyarakat perlu mendapat edukasi dan pemahaman lebih mengenai biokonversi sampah organic menggunakan Black Soldier Fly sehingga partisipasi meningkat. Metode yang dilakukan adalah dalam bentuk penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada pengurus dan nasabah bank sampah tumras terkait biokonversi dan budidaya Black Soldier Fly yang efektif. Dampak dari programi ini adalah terjadinya optimalisasi partisipasi masyarakat yang ditandai dengan peningkatan kapasitas Sampah organic dapur dan jumlah maggot yang dapat diproduksi pada periode setelah dilaksanakan program dibanding sebelum program pengabdian ini dilaksanakan
    corecore