5,044 research outputs found

    PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITOR DALAM PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN PERORANGAN APABILA DEBITOR WANPRESTASI (SUATU STUDI DI BANK PERKREDITAN RAKYAT DANA WIRA BUANA DI PONTIANAK KALIMANTAN BARAT)

    Get PDF
    Dalam praktik sampai saat ini penggunaan Jaminan Perorangan masih banyak dan tetap dipersyaratkan dalam pemberian kredit dikalangan perbankan nasional, seperti pada Bank Perkreditan Rakyat Dana Wira Buana di Pontianak Kalimantan Barat yang masih mempersyaratkan Jaminan Perorangan. Masalah yang dirumuskan adalah pelaksanaan perjanjian kredit pada Bank Perkreditan Rakyat Dana Wira Buana dengan jaminan perorangan sebagai jaminan tambahan; Perlindungan hukum bagi kreditor dalam perjanjian kredit dengan Jaminan Perorangan pada Bank Perkreditan Rakyat Dana Wira Buana apabila Debitor Wanprestasi. Adapun tujuan yang dilakukan untuk penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian kredit di Bank Perkreditan Rakyat Dana Wira Buana dengan jaminan perorangan.Untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap kreditor dengan Jaminan Perorangan dalam perjanjian kredit telah dapat menjamin penyelesaian kredit bermasalah di Bank Perkereditan Rakyat Dana Wira Buana apabila Debitor Wanprestasi. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pendekatan secara yuridis empiris, berupa penelitian tentang pengaruh berlakunya hukum positip dari aspek hukumnya dan tentang pengaruh berlakunya terhadap masyarakat dalam pemecahan masalah. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa di Bank Perkreditan Rakyat Dana Wira Buana, pemberian kredit dengan adanya jaminan perorangan masih dipersyaratkan oleh pemutus kredit namun hanya diberlakukan khusus untuk penambahan modal usaha baik perorangan maupun perseroan terbatas (PT), maupun usaha bersama-sama (CV), dan selain itu kredit untuk diluar dunia usaha, yang tujuan dipersyaratkan dengan jaminan perorangan dengan melihat kondisi debitor dan usahanya tanpa melihat nilai jaminan kebendaan dari debitor. Kesimpulan dari penelitian ini, Plafond kredit di mulai dengan Rp. 7.000.000.,- Persyaratan pengenaan jaminan perorangan dilakukan untuk pinjaman di luar dunia usaha.Plafond kredit di mulai dari Rp. 100.000.000.,- Selalu disyaratkan untuk menambah jaminan perorangan, untuk menambah keyakinan dari pihak bank karena jumlah kredit yang besar memiliki risiko yang besar pula, dalam hal ini untuk pinjaman tambahan modal usaha atau dalam dunia usaha

    Advance Drying Technology for Heat Sensitive Products

    Get PDF
    This book presents the advance drying technology for heat sensitive products cited from international journals, handbooks, and current research of authors. In the first edition, the printing and publication was funded Diponegoro University. In this second edition, the publication was supported from Directory of Higher Education under competitive research grant. The topic discusses the current drying technology for heat sensitive product, challenges, development and application in accordance with high quality product as well as efficient energy usage. Unlike first edition, this book observes and evaluates several food products drying under air dehumidification. The conceptual process has been also submitted to Indonesian Patent 2014. In the first edition, the book consisted of 7 chapters. Whereas, in this second edition, the book was extended up to 10 chapters completed with application of air dehumidification for food drying. Chapter 1 discusses about the challenge and progress on drying technology development. Chapter 2 describes the application and research of vacuum and freezes dryer. It is followed by the concept of air dehumidified by zeolite for efficient drying, depicted in Chapter 3. Chapter 4 evaluates the conventional condenser and adsorption dryer for low temperature drying. Chapter 5 is an overview of microwave and radio frequency dryer. After that, Chapter 6 presents the types of dryers applied in industries involving tray, spray, fluidized, moving bed, and drum dryer. Chapter 7 evaluates the future possible development for innovative dryer namely adsorption dryer with zeolite for industry. Chapters 8, 9 and 10 present the application of air dehumidification for agriculture and food drying. These chapters are results of the research conducted during 2012 – 2014

    Pengaruh Suku Bunga Kredit Mikro dan Non Performing Loan terhadap Profitabilitas Bank Sulselbar

    Get PDF
    (Dibimbing oleh Romansyah Sahabuddin dan Nurman). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh suku bunga kredit mikro dan Non Performing Loan terhadap profitabilitas bank Sulselbar . 2) Pengaruh suku bunga kredit mikro dan non performing loan secara simultan terhadap tingkat profitabilitas Bank Sulselbar. Data yang digunakan adalah data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis Kualitatif dengan menghitung profitabilitas (ROA), Suku bunga kredit mikro dan non performing loan (NPL), menjelaskan dengan analisis Deskriptif dan analisis Statistik dengan SPSS 23. Hasil penelitian mengemukakan bahwa: 1) suku bunga kredit mikro dan non performing loan tidak berpengaruh secara parsial terhadap tingkat profitabilitas. Dimana suku bunga kredit mikro tidak berpengaruh terhadap tingkat profitabilitas sedangkan non performing loan berpengaruh terhadap tingkat profitabilitas. 2) Suku bunga kredit mikro dan non performing Loan berpengaruh secara simultan terhadap tingkat profitabilitas. Permasalahan yang dihadapi perbankan adalah bank sulselbar tidak berfokus pada kredit mikro, jadi kredit mikro tidak berpengaruh terhadap profit bank Sulselbar Kata Kunci : Suku bunga kredit mikro, non performing loan, Profitabilitas

    Apakah Diversitas Gender Memengaruhi Struktur Modal? Bukti Empiris di Indonesia

    Get PDF
    The purpose of this study is to know the influence of gender diversity that proxied by the existance and proportion of female directors in a firm on capital structure that proxied by debt to asset ratio (DAR) and debt to equity ratio (DER). Sample of this study consists of 78 firms (384 observations) listed on Kompas100 Index between 2011 and 2015. Controlling for firm size, profitability (ROA) and asset growth, the results show that 1)the existance of female on board of directors has positive and significant effect on DAR 2)female proportion on board of directors has no significant effect on DAR 3) the existance of female on board of directors has no significant effect on DER 4)female proportion on board of directors has no significant effect on DE

    Reliability Analysis of Pavement Performance Prediction

    Full text link
    The prediction of road pavement performance may be facilitated by appropriate models developed by analyzing sets of historical data or data collected from accelerated pavement testing facilities. However, there may be systematic or random errors in these data sets and also the data sets may not be complete or represent the full range of conditions likely to occur in the field. As a result the predictions made by the models may not be fully accurate and include a degree of uncertainty. Therefore, ideally the behavioral modeling of long-term pavement performance should include a procedure for taking into account the uncertainty in the data and quantify it accordingly. This paper presents such a methodology that first defines the reliability of pavement performance predictions and its associated risk using a probabilistic approach. It then demonstrates how the reliability of pavement performance predictions can be estimated by considering the variability of the parameters (such as pavement strength, cumulative equivalent standard axle load and initial pavement roughness) that make up the performance model. A framework is presented that uses the Monte Carlo simulation to evaluate the effect of the model parameters variability on the allowable cumulative equivalent standard axle load applications. The analysis demonstrates that data variability has a significant influence on the reliability of pavement performance prediction

    Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Materi Determinan Di Semester II Jurusan Teknologi Informasi Dan Komputer Politeknik Negeri Lhokseumawe

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar mahasiswa jurusan teknik Teknologi Informasi dan Komputer pada materi determinan. Salah satu sebab rendahnya hasil belajar adalah karena sebagian besar mahasiswa tidak memahami dengan baik konsep dasar determinan yang sudah diajarkan sejak SMU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model Group Investigation terhadap hasil belajar mahasiswa pada materi determinan di semester II jurusan teknik Teknologi Informasi dan Komputer Politeknik Negeri Lhokseumawe. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan pretest-posttest control group design. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda (uji t). Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh bahwa thitung = 1,88 dan ttabel = 1.68 pada taraf signifikan α = 0,05 dan dk = 46. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa pada materi determinan di semester II jurusan teknik Teknologi Informasi dan Komputer Politeknik Negeri Lhokseumawe

    KAJIAN EKSPERIMEN DAN PEMODELAN PENGERING DAUN WASABI DALAM PENGERING RAK DENGAN PEMANAS GAS

    Get PDF
    Penelitian ini mempelajari eksperimen dan pemodelan pengeringan daun wasabi dalam pengering rak dengan pemanas gas. Tujuannya adalah Mendapatkan kurva pengeringan suhu dan waktu daun wasabi dalam pengering rak. Mempelajari pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap laju pengeringan. Melakukan pemodelan kurva pengeringan daun wasabi menggunakan model lapisan tipis.Metode penelitian ini faktor pertama melakukan pengeringan selama 7 jam dan faktor kedua adalah menggunakan suhu pengeringan 40, 60, 80, 100, 120oC. Variabel yang diamati meliputi kandungan kadar air % (kg/g), warna daun wasabi dan kandungan TPC (koloni/g)dalam daun wasabi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa.Pengeringan pada suhu 80, 100 dan 120oC merupakan pengeringan yang berhasil, karena pada suhu tersebut kadar air mencapai angka7-10% yang mengakibatkan penurunan kadar air sangat lambat sebab kadar air mencapi kesetimbangan. Selamapengeringan pada suhu80, 100dan 120oC laju pengeringanmeningkatdiamatiselamaawal150 menit. Setelah itu, laju pengeringanterus menurundenganperubahansangat besar, akibatnyakadar airmenyusut mencapaiberat konstan yang dimulai pada waktu 240 menit.Pengeringan yang sesuai dengan karakteristik pengeringan lapisan tipis, dalam penelitian ini adalah model Newton pada suhu 40oC dan 60oC dengan persamaan MR Newton = exp (- kot) nilai koefisien n = 0,000 untuk suhu 40oC dan n = 0,001 untuk suhu 60oC
    corecore