11 research outputs found

    VIRTUAL REALITAS DAN PENGALIHAN NYERI PADA PASIEN KANKER ( TINJAUAN PUSTAKA )

    Get PDF
    Penderita kanker sering ditemukan gejala penderita seperti nyeri kronis, depresi, atau kondisi kronis lainnya. Virtual realitas (VR) berpotensi meringankan beberapa aspek tersebut sehingga dapat menjadi distraktor yang baik dalam pengalihan nyeri. pencarian sistematis untuk tinjauan ini menggunakan lima database seperti PROQUEST, Sage Publication, Mendeley, Wiley Online, Google Scholar yang sudah di tentukan keyakannya. Hasil 10 sintesis jurnal yang dilakukan, semua jurnal mengatakan keefektifan penggunaan VR sebagai pengalihan nyeri pada pasien kanker. Penggunaan VR dapat di rekomendasikan sebagai tehnik pengalihan nyeri yang baik pada pasien kanker, walaupun uji klinis tambahan yang dirancang dengan baik diperlukan untuk menetapkan teknologi diterapkan dengan lebih optimal

    TATA KELOLA PESANTREN: PENERAPAN STRUKTUR ORGANISASI ENTITAS BERORIENTASI NON LABA DI PONDOK PESANTREN KABUPATEN BANDUNG

    Get PDF
    Abstrak: Pondok Pesantren Modern As-Suruur yang terletak di Desa Pameungpeuk ‚Äď Banjaran, memiliki komponen mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru dan manajemen sekolah yang dinilai baik sehingga terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional/Madrasah (BAN-SM). Sosialisasi tentang penerapan 5 prinsip tata kelola yang baik yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian dan kewajaran harus dapat diterapkan di institusi pondok pesantren agar dapat meningkatkan kinerja yang efektif dan efisien. Pelaksanaan tata kelola yang baik dimulai dalam menetapkan struktur organisasi dan individu yang terlibat dalam kepengurusan pondok pesantren. Penjelasan mengenai struktur organisasi dan uraian pekerjaan serta tanggung jawab setiap pengurus harus dapat dijelaskan dengan baik dan transparan. Pembelajaran mengenai perlunya sistematika struktur organisasi yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi menjadi tujuan dari pengabdian masyarakat ini. Setiap individu pengurus dalam struktur organisasi harus dijelaskan di dalam profil kepengurusan dengan memuat nama lengkap, pendidikan serta tanggung jawab pekerjaannya. Penerapan struktur organisasi yang transparan dan jelas menghindari adanya praktik korupsi dan kolusi serta memudahkan pencapaian tujuan pesantren As-Suruur sehingga akan meningkatkan reputasi pesantren. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa 90,52% peserta setuju bahwa kegiatan ini direspon dengan baik oleh masyarakat sasar.¬†Abstract: The As-Suruur Modern Islamic Boarding School which is located in Desa Pamempeuk‚Äď Banjaran, has components of graduate quality, learning process, teacher quality and school management which are considered good so that it is accredited A by the National Accreditation Board/Madrasah (BAN-SM). Dissemination of the application of the 5 principles of good governance namely transparency, accountability, responsibility, independence and fairness must be implemented in Islamic boarding schools in order to improve effective and efficient performance. The implementation of good governance begins with establishing the organizational and individual structures involved in managing Islamic boarding schools. An explanation of the organizational structure and job descriptions as well as the responsibilities of each administrator must be clearly explained and transparent. Learning about the need for a systematic organizational structure that is tailored to the needs of the organization is the goal of this community service. Each individual administrator in the organizational structure must be explained in the management profile, including full name, education and job responsibilities. A transparent and clear organizational structure avoids corruption and collusion practices and facilitates the achievement of the goals of the As-Suruur pesantren so that it will enhance the reputation of the pesantren. The results of this community service activity showed that 90.52% of participants agreed that this activity was well received by the target community.¬†

    PENGUATAN TATA KELOLA PADA ENTITAS BERORIENTASI NON LABA DI PONDOK PESANTREN MODERN ASSURUUR KABUPATEN BANDUNG

    Get PDF
    Pondok Pesantren Modern As-Suruur merupakan salah satu pondok pesantren milik swasta yang terletak di Desa Pameungpeuk- Banjaran - Kabupaten Bandung yang sudah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional/Madrasah (BAN-SM). Dengan akreditasi tersebut menjamin bahwa komponen mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru dan manajemen sekolah telah dinilai baik sesuai standar nasional yang ditentukan. Penerapan sistem pendidikan di pesantren melibatkan unsur agama dan kearifan lokal yang memiliki struktur, sistem, budaya, norma dan etika yang berbeda dengan lembaga pendidikan umum. Penerapan 5 prinsip tata kelola yang baik yaitu tranparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian dan kewajaran dapat meningkatkan kinerja pesantren secara efektif dan efisien. Tata kelola pada pondok pesantren di Indonesia masih jarang dilakukan, sosialisasi dalam bentuk penyuluhan diperlukan agar manajemen pondok pesantren memiliki  pengetahuan yang memadai mengenai tata kelola. Dengan tata kelola yang baik diharapkan visi tercapai karena misi dapat dijalankan dengan baik, meningkatkan reputasi pesantren, menghidari praktik korupsi dan kolusi, dan menambah kepercayaan stakeholders.Kata kunci : pesantren, stakeholders, tata kelol

    ANALISIS HARGA POKOK PRODUK: MENINGKATKAN KEUNTUNGAN DIVERSIFIKASI PRODUK STROBERI DI KABUPATEN BANDUNG

    Get PDF
    Abstrak: Petani stroberi di Desa Sukaresmi, Kabupaten Bandung menghadapi tantangan dalam pengelolaan penyimpanan buah yang singkat, dan mempengaruhi kestabilan pendapatan. Untuk mengatasi hal ini, diversifikasi usaha menjadi strategi penting untuk menambah nilai tambah produk stroberi sehingga meningkatkan pendapatan. Pembuatan sabun batang stroberi menjadi alternatif diversifikasi yang memerlukan pendekatan analisis sederhana untuk menentukan harga pokoknya. Metode perhitungan harga pokok yang digunakan meliputi alokasi biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead. Analisis ini penting untuk memastikan bahwa harga jual produk mampu menutupi biaya produksi dan memberikan margin keuntungan yang memadai. Hasil yang diharapkan adalah model perhitungan harga pokok yang efisien dan efektif untuk usaha sabun stroberi, yang dapat diaplikasikan oleh petani untuk memaksimalkan pendapatan dan menjamin keberlanjutan usaha. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi petani stroberi untuk melakukan inovasi dan diversifikasi produk dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada, dan melakukan analisis biaya pokok yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui kegiatan usaha yang berkelanjutan.Abstract: Strawberry farmers in Sukaresmi Village, Bandung Regency, face challenges in managing the short shelf life of their fruit, which affects income stability. To address this, diversifying their business has become a key strategy to add value to strawberry products and increase income. The production of strawberry bar soap is one such diversification alternative, requiring a simple analytical approach to determine its cost price. The cost price calculation method includes the allocation of raw material costs, direct labor, and overhead expenses. This analysis is crucial to ensure that the selling price of the product covers production costs and yields a satisfactory profit margin. The expected outcome is an efficient and effective cost price calculation model for the strawberry soap business, applicable by farmers to maximize income and ensure business sustainability. This community service is hoped to serve as a guide for strawberry farmers to innovate and diversify products by utilizing existing resources and conducting a good cost analysis to improve their welfare through sustainable business activities. 

    Self-Identification of Homestay Management Problems and Canvas Business Model

    Get PDF
    Laksana Village is in Ibun Sub-District, Bandung District. Geographically, Laksana Village is close to the Kamojang Tourism area, which is the leading tourism destination in Bandung District. The village has the potential for tourism development. To support the tourism development program, there are several homestays. However, it was found that many tourists spent the night outside the Laksana Village area. Another problem faced by homestay managers is the difficulty in determining homestay tariff. This Community Service (CS) activity aims to explore the problems faced by homestay managers through self-identification of problems using the Community Based Participatory Research method. The results of the self-identification became the basis for the CS Team to map the nine elements of the canvas business model. The cost structure becomes a priority scale to be handled in order to solve the tariff determination problem and is expected to increase the value proposition. This CS activity specifically resulted in self-identification of problems and a business canvas model for homestay management

    Pengaruh Likuiditas, Struktur Modal, dan Komite Audit Terhadap Profitabilitas

    No full text
    Abstrak Profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk memilih kapasitas perusahaan meraih keuntungan dari hasil penjualan, aset, dan ekuitas berdasarkan beberapa motif pengukuran. Profitabilitas dijadikan tolak ukur bagi investor untuk Profitabilitas dijadikan tolak ukur bagi investor untuk membandingkan kinerja perusahaan. Untuk berinvestasi didalam perusahaan, investor akan menentukan pilihannya melalui profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas, struktur modal, dan komite audit terhadap profitabilitas pada perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah Sub Sektor Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data diolah menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 9 perusahaan selama 5 tahun. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel. Hasil temuan dari penelitian ini bahwa secara simultan likuiditas, struktur modal, dan komite audit berpengaruh terhadap profitabilitas. Secara parsial hanya struktur modal yang berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Kata Kunci: Komite audit; Likuiditas; Profitabilitas; Struktur Modal Abstract Profitability is a ratio used to select a company's capacity to profit from sales, assets, and equity based on several measurement motives. Profitability is used as a benchmark for investors to assess the company's performance. Through profitability, investors will make their choice to invest in the company. This study aims to determine the effect of liquidity, capital structure, and audit committee on profitability in pharmaceutical sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2020. This research uses quantitative methods, the data used are secondary data obtained from financial statements. The population in this study is the Pharmaceutical Sub-Sector listed on the Indonesia Stock Exchange. The data was processed using purposive sampling techniques and obtained by 9 companies for 5 years. The analysis method used in this study is panel data regression analysis. The findings of this study are that simultaneously liquidity, capital structure, and audit committees affect profitability. Partially only the capital structure has a positive effect on profitability. Keywords: Audit Committee; Liquidity; Profitability; Capital Structure

    Pengaruh Carbon Emission Disclosure, Eco-Efficiency dan Green Innovation Terhadap Nilai Perusahaan

    No full text
    Firm value is the realizable value of assets when company will be traded. The firm value can also come from the stock price of the company. Voluntary disclosure of environmental performances is way for companies to give signals to investors. A positive signal will increase investor confidence and firm value. This study aims to determine the effect of carbon emission disclosures, eco-efficiency and green innovation on firm value. Firm value in this study was measured using Tobin's Q ratio. The population in this study are High Profile Industrial Companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2017-2021 period. The sample selection method in this study is purposive sampling. Based on sample selection criteria, the number of samples obtained was 16 companies with a total of 80 observations. The analytical technique used in this research is descriptive statistical analysis and panel data regression analysis using the Eviews application. The results of hypothesis testing show that simultaneously carbon emission disclosure, eco-efficiency and green innovation have a significant effect on firm value. Partially, carbon emission disclosures have a significant positive effect on firm value, green innovation has a significant negative effect on firm value, while eco-efficiency has no effect on firm value

    STRUKTUR ORGANISASI: PERANAN DESKRIPSI PEKERJAAN DALAM MENCAPAI TUJUAN DI PONDOK PESANTREN KABUPATEN BANDUNG

    Get PDF
    Abstrak: Struktur organisasi yang baik ditunjang oleh deskripsi pekerjaan yang jelas dan rinci dari setiap bagian yang terlibat di dalamnya. Struktur organisasi di pesantren akan memudahkan pembagian tugas dan tanggung jawab, koordinasi dan kolaborasi diantara para pengurusnya. Dengan hirarki dan rantai komando yang jelas akan memudahkan pengawasan, pengendalian dan pengambilan keputusan. Deskripsi pekerjaan yang baik dari setiap bagian yang terdapat di dalam struktur organisasi harus jelas dan spesifik mencakup informasi yang diperlukan agar setiap pengurus dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya. Deskripsi pekerjaan berfungsi sebagai panduan bagi pengurus dalam menjalankan perannya agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, tepat waktu dengan meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar bagian di dalam struktur organisasi. Deskripsi pekerjaan juga akan memudahkan pesantren dalam melakukan evaluasi kinerja, pengembangan sumber daya manusia, dan perbaikan keberlanjutan untuk proses dan efektivitas operasional pesantren. Pesantren Assuruur merupakan salah satu pesantren modern yang terus mengembangkan sistem tata kelolanya secara transparan agar dapat meningkatkan reputasinya di masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini sebagai rangkaian kegiatan sebelumnya mengenai tata kelola dan struktur organisasi yang dilanjutkan dengan memperkenalkan, memahami dan menguraikan deskripsi pekerjaan sebagai bagian dari struktur organisasi agar setiap pekerjaan dapat diukur dan dievaluasi secara berkesinambungan. Metode kegiatan dilaksanakan dengan terlebih dahulu memaparkan materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan merevisi deskripsi pekerjaan agar sesuai dengan kebutuhan pesantren. Evaluasi yang digunakan dalam mengukur tingkat keberhasilan pelatihan adalah peserta aktif dalam berdiskusi dan selanjutnya memperbaiki dan menyesuaikan deskripsi pekerjaan dengan lebih jelas dan terperinci. Hasil yang telah dicapai oleh pesantren dalam pelatihan ini adalah memiliki struktur organisasi yang digambar secara jelas disertai adanya deskripsi pekerjaan yang diuraikan secara terstruktur dan dapat dilihat oleh siapapun.Abstract: A good organizational structure is supported by clear and detailed job descriptions for each department or role involved. The organizational structure in a pesantren facilitates task allocation, responsibility distribution, coordination, and collaboration among its administrators. A clear hierarchy and chain of command enable effective supervision, control, and decision-making. Each part within the organizational structure should have well-defined and specific job descriptions that include the necessary information for every administrator to understand their tasks and responsibilities. Job descriptions serve as a guide for administrators to carry out their roles effectively, ensuring tasks are completed well and in a timely manner while enhancing coordination and collaboration among different parts of the organization. Furthermore, job descriptions facilitate performance evaluation, human resource development, and continuous improvement in the operational processes and effectiveness of the pesantren. Pesantren Assuruur is one of the modern pesantrens that continuously develops its governance system transparently to enhance its reputation in society. The objective of this activity is to build upon previous activities related to governance and organizational structure by introducing, understanding, and outlining job descriptions as part of the organizational structure. This allows for the measurement and continuous evaluation of each job. The activity methodology involves presenting the material, followed by discussions and revising job descriptions to align them with the needs of the pesantren. The evaluation criteria for measuring the success of the training include active participation in discussions and subsequently improving and refining job descriptions to be clearer and more detailed. The achieved results of this training are a clearly depicted organizational structure accompanied by structured job descriptions that can be accessed by anyone

    Pengaruh Liquidity, leverage, Manajerial Ownership dan size firm Terhadap Dividend Policy pada Sektor Barang Konsumsi Primer Tahun 2017-2020

    No full text
    Abstrak dividend policy ialah salah satu kebijakan sangat utama bagi manajemen keuangan perusahaan. Namun dalam penerapannya, perusahaan cenderung mengalami kesulitan untuk memutuskan dividend policy karena terdapat perbedaan kepentingan pemegang saham maupun manajemen perusahaan, dimana perbedaan kepentingan ini dikenal dengan teori agensi. Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui beberapa faktor yang dapat mempengaruhi dividend policy di sektor barang konsumsi primer selama tahun 2017-2020. Terdapat 4 variabel independen yakni liquidity, leverage, manajerial ownership dan size firm, serta variabel dependen pada penelitian ini yakni dividend policy. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor barang konsumsi primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2017-2020. Metode sampling yang diterapkan adalah teknik purposive sampling serta memperoleh 13 perusahaan sebagai sampel. Penelitian ini menerapkan regresi data panel. Penelitian ini mengungkapkan secara bersama-sama liquidity, leverage, manajerial ownership dan size firm berpengaruh signifikan terhadap dividend policy. Sedangkan secara parsial, leverage dan manajerial ownership ditemukan pengaruh signifikan arah positif, sedangkan liquidity dan size firm tidak terdapat pengaruh pada dividend policy. Kata Kunci: liquidity, leverage, manajerial ownership, size firm, dividend policy Abstract Dividend policy is one of the most important policies for the company's financial management. However, in practice, companies tend to have difficulty deciding dividend policy because there are differences in interests between shareholders and company management, where these differences in interests are known as agency theory. This study aims to determine several factors that can affect dividend policy in the primary consumer goods sector for the 2017-2020 period. There are 4 independent variables in this study, namely liquidity, leverage, managerial ownership and firm size, and the dependent variable in this study is dividend policy. The population in this study are primary consumer goods sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2020. The sampling method used was purposive sampling technique and obtained a sample of 13 companies. The method of analysis in this study is panel data regression. The results of this study show that liquidity, leverage, managerial ownership and firm size simultaneously have a significant effect on dividend policy. While partially, leverage and managerial ownership have a significant effect in a positive direction, while liquidity and firm size have no effect on dividend policy. Keywords: liquidity, leverage, manajerial ownership, size firm, dividend polic

    PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN

    No full text
    Industry has an important role for national economic growth. Where, the company has a goal to get a good profit in order to be able to create good financial performance. Companies are considered not only limited to their financial performance, but companies are also expected to have good management in the form of Good Corporate Governance (GCG). The research was carried out with the aim of knowing how the influence of GCG which is proxied by institutional ownership on financial performance as proxied by Return on Assets (ROA). In this study, there were 8 food and beverage sub-sector companies listed on the IDX for the 2015-2019 period which were sampled. Panel data regression analysis is the data analysis technique in this study. This study explains that institutional ownership does not have a significant effect on financial performance.Industri memiliki peran penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dimana, perusahaan memiliki tujuan untuk mendapatkan laba yang baik agar mampu menciptakan kinerja keuangan yang baik. Perusahaan dinilai bukan hanya sebatas pada kinerja keuangannya saja, tetapi perusahaan diharpkan juga harus memiliki manajemen yang baik dalam bentuk Good Corporate Governance (GCG). Dilakukannya penelitian dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh GCG yang di proksikan dengan kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan yang di proksikan dengan Return on Asset (ROA). Pada penelitian ini terdapat 8 perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2015-2019 yang dijadikan sampel. Analisis Regresi Data Panel menjadi teknik analisis data dalam penelitian ini. Penelitian ini menjelaskan bahwa kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan
    corecore