105 research outputs found

    Pengaruh Literasi Digital terhadap Pelaksanaan Asuhan Keperawatan

    Get PDF
    This literature study aims to describe the influence of digital transformation on the implementation of nursing care in terms of ethics and the side of providing nursing care. The method used is an integrated literature review method where the source of information is obtained from searching various journals published from 2016 to 2021. Journal searches using the words "nursing care", "digital literacy" and "digital transformation". The results of the research after After reviewing six related articles, the main theme was how nurses take advantage of technological developments in implementing digital health literacy, and the benefits felt by nurses. In conclusion, digital nursing technology really helps nurses in providing nursing care to clients where their time becomes more efficient. and the quality of services has increased, but this has also led to a process of dehumanization as a result of technology, so it is necessary to develop an attitude of digital professionalism as an effort to build a professional identity that can maintain human values in providing patient-centered nursing care.   Key words: Nursing care; digital literacy; digital transformatio

    Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer di Indonesia, Sudah Perlukah?

    Get PDF
    Perawat mempunyai kontribusi yang sangat penting dalam melaksanakan pelayanan kesehatan pada umumnya dan keperawatan pada khususnya. Kondisi pelaksanaan suhan keperawatandan pelaksanaan dokumentasi keperawatan di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Dalam pelaksanaandokumentasi keperawatan perawat srring mengeluh terhadap dokumentasi yang memakan waktu, terlalu banyak memerlukan tulisan dan banyaj perawat belum sepenuhnya faham menuliskannya. Sistem informasi yang berbasis computer sangat praktis karena mampu menyimpan data yang sangat banyak dalam sebuah kotak kecil/hard disk yang berukurab 15x10x5 cm. sistem informasi juga dirancang untuk mengikuti era globalisasi sehingga perawat di Indonesia tidak tertinggal dengan perawat yang di luar negeri. Sistem informasi manajemen berbasis computer sangat banyak keuntungannya tapi perlu dipersiapkan dengan matang sehingga diperoleh sistem informasi yang efektif, handal, akurat dan terpercaya. Nurses have important contribution to deliver health care services in general and nursing care service in particular. Nursing care delivery system includes nursing documentation in Indonesia needs to be improved. In implementing the nursing documentation, many nurses complained of insufficient time, too wordy, and lack of understanding in writing the documentation. He proposed solution is to implement computer based management information system. Computer based management Information System (MIS) is very practical since it has capability to keep bunches of data in a small box/hard disk of 15x10x5 cm. computer based MIS is designed to empower Indonesian nurses in documentation, so they will not be left behind by their colleagues from other countries. Computer based MIS has many advantages, how ever it’s still to be comprehensively prepared in order to produce an effective, accurate, achievable, manageable and trusted information system

    Pemanfaatan Proses Pembelajaran Berbasis Teknologi Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Tenaga Keperawatan

    Get PDF
    AbstrakTujuan penelitian fenomenologi ini adalah mengidentifikasi persepsi perawat dan keluarga pasien HIV/AIDS tentang pengetahuan yang diperlukan perawat dan keluarga yang merawat untuk merawat pasien HIV/AIDS di rumah sakit dan di rumah. Sejumlah 5 perawat & 5 keluarga pasien berpartisipasi dalam penelitian ini. Dari hasil analisis didapatkan 6 hal yang harus diketahui perawat. Persepsi perawat tentang pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki perawat saat merawat pasien HIV/AIDS adalah: (1) pengetahuan dan keterampilan tentang konseling, (2) ARV & efek sampingnya, (3) Universal Precaution, (4) symptom management, (5) dukungan mental, dan (6) penanganan jika terpapar HIV. Sedangkan dari keluarga ada 4 hal yang harus diketahui oleh keluarga saat mereka merawat pasien di rumah, yaitu: (1) pengetahuan tentang HIV/AIDS & cara penularannya, (2) pengetahuan tentang tanda & gejala HIV/AIDS, (3) pengetahuan dan keterampilan tentang pencegahan penularan (Universal Precaution) dan (4) symptom management. Rekomendasi penelitian ini adalah perlu ada penelitian lanjut pada jumlah responden yang lebih luas. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan efektifitas asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS dan juga kualitas hidup pasien saat mereka di rumah. AbstractThe purpose of this phenomenology study was to identify the nurse’s and relative’s perception on knowledge and skill needed by the nurses & relatives in caring patient in the hospital and in their house. Ten respondents (5 nurses and 5 relatives of the patients) participated the study. The findings identified knowledge & skill needed by nurses are: (1) knowledge & skill on counseling, (2) Anti Retro Viral therapy & its side effect, (3) universal precaution, (4) symptom management, (5) mental support, and (6) treatment standard on occupational exposure to HIV. The findings from the relative’s are: (1) knowledge on HIV/AIDS and how it spreads (2) knowledge on signs & symptoms of HIV/AIDS, (3) knowledge & skill on universal precaution and (4) symptom management. Some recommendations of the study were proposed that this study should be continued to have some other respondents. The result of these studies could be beneficial to improve the nursing care to the HIV/AIDS patient and their quality of life during AIDS stage, and it could be beneficial to the improvement the effectively of the nursing care of patient with HIV/AIDS

    Efektifitas Penggunaan Teknologi Early Warning Scoring Sytem (EWSS) Dalam Keperawatan

    Get PDF
    Latar Belakang Teknologi pada pelayanan kesehatan memberi informasi dan mendukung keputusan klinis terhadap semua tenaga kesehatan profesional dalam memberikan asuhan kepada pasien. Inovasi teknologi dan informasi sangat diperlukan untuk meningkatkan response time dalam mengambil keputusan terkait penilaian perburukan kondisi pasien. D Top of Form Bottom of Form dengan perkembangan teknologi informasi penggunaan early warning scoring system  (EWSS) mencegah lebih cepat terhadap pemantauan  tanda-tanda awal perburukan kondisi klinis pasien pada unit keperawatan. Penggunaan early warning scoring System (EWSS) disertai oleh protokol yang dirancang untuk memastikan peringatan ditangani oleh perawat dengan tepat waktu dan tepat. Artikel ini mempresentasikan sebuah literature riveuw  yang akan mengeksplorasi efektifitas penggunaan  early warning scorig  system (EWSS) oleh praktisi keperawatan.  Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan  PICO (population, intervention, comparison, outcome) yang merupakan bagian dari Literatur Review. Pertanyaan yang digunakan adalah,  apakah penggunaan tehnologi EWSS oleh perawat efektif dalam praktik asuhan keperawatan dan   meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Penulisan ini menggunakan literature review yang diambil dari Science Direct, Proquest, Scopus, Ebsco, dan Scholar Articles dengan beberapa kata kunci.   Hasil Penelitian dengan literature review ini menunjukkan bahwa penggunaan EWSS dalam praktik keperawatan efektif dan efisien. Pada beberapa penelitian diantaranya Kathleen A et al.,(2019) (49), Advanced technology leads to earlier intervention for clinical deterioration on medical/surgical units) ada penurunan yang signifikan (p <0,001) pada waktu yang ditetapkan pasien dengan skor risiko yang lebih tinggi untuk penilaian kembali setelah peringatan EWSS yang disempurnakan.  Kesimpulan Penggunan teknologi informasi meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan perawat dalam melakukan praktik keperawatan. Penggunaan perangkat early warning scoring system (EWSS) tidak mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan. Dengan penerapan teknologi informasi  early warning scoring system (EWSS) mengurangi beban kerja perawat, menurunkan angka mortalitas dan membuat manfaat bagi organisasi rumah sakit &nbsp

    VIRTUAL REALITAS DAN PENGALIHAN NYERI PADA PASIEN KANKER ( TINJAUAN PUSTAKA )

    Get PDF
    Penderita kanker sering ditemukan gejala penderita seperti nyeri kronis, depresi, atau kondisi kronis lainnya. Virtual realitas (VR) berpotensi meringankan beberapa aspek tersebut sehingga dapat menjadi distraktor yang baik dalam pengalihan nyeri. pencarian sistematis untuk tinjauan ini menggunakan lima database seperti PROQUEST, Sage Publication, Mendeley, Wiley Online, Google Scholar yang sudah di tentukan keyakannya. Hasil 10 sintesis jurnal yang dilakukan, semua jurnal mengatakan keefektifan penggunaan VR sebagai pengalihan nyeri pada pasien kanker. Penggunaan VR dapat di rekomendasikan sebagai tehnik pengalihan nyeri yang baik pada pasien kanker, walaupun uji klinis tambahan yang dirancang dengan baik diperlukan untuk menetapkan teknologi diterapkan dengan lebih optimal

    Pelaporan Indikator Mutu Keperawatan dengan Penerapan Berbasis Teknologi dan Sistem Informasi

    Get PDF
    This study aims to improve the application of unit quality indicator reporting through a digital system that makes it easier for nurses to access so that reports can be submitted quickly and accurately. The method used is a literature review of 11 kinds of literature and various other literature on improving the quality of nursing through the reporting system. The research results show that the basis for nurses in supporting the work program of the Department of Nursing is to maintain the quality of nursing services, which is guided by hospital patient safety. One of them is implementing a technology-based and information system-based nursing quality indicator reporting system. In conclusion, reporting unit quality indicators becomes more accessible, faster, and precise. It becomes an effort to determine the quality of performance and nursing services in each nursing unit, which benefits health workers, hospitals, and the community.   Keywords: Nursing Quality Indicators, Hospital Information Systems, Digital Technolog

    Pemanfaatan Teknologi Informatika dalam Dunia Pendidikan

    Get PDF
    AbstrakPada era perkembangan teknologi terjadi beberapa pergeseran bentuk metode pemberian pendidikan, kalau dahulu kita kenal bahwa pembelajaran terjadi di kelas dan jika ada interaksi antara pengajar dan peserta didik pada waktu dan tempat yang sama maka saat ini hal tersebut sudah berubah. Banyaknya metode pembelajaran jarak jauh yang berbasis web, maka proses pembelajaran dapat dilaksanakan di mana saja dan kapan saja. Peserta didik dapat belajar di rumah, di tempat kerja atau di perpustakaan. Ini sangat memudahkan peserta didik. Tulisan ini memaparkan tentang penggunaan teknologi informasi dalam pendidikan khususnya pendidikan keperawatan di Indonesia serta kendala yang dihadapinya. AbstractIn the era of high technology a revolution in learning has occurred and has moved from classroom and synchronous to a more independent and asynchronous method. Distance learning based on web makes many students have access to learn any time and anywhere whether they want it-at home, at work, or in the local library. It is very flexible for students. The article discusses about information technology in nursing education and also the problems that are usually encountered in Indonesia

    IMPLEMENTASI TELENURSING DALAM MENGEVALUASI ASUHAN KEPERAWATAN SETELAH PULANG RAWAT INAP

    Get PDF
    Telenursing merupakan pelayanan asuhan keperawatan kepada pasien/keluarga yang diberikan jarak jauh dengan menggunakan teknologi internet bertujuan untuk mengevaluasi asuhan keperawatan dan meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Setelah pasien pulang kerumah masih harus di lakukan evaluasi asuhan keperawatan terutama evaluasi edukasi yang di berikan. Evaluasi setelah pasien pulang sulit dilakukan karena jarak perawat dengan tempat tinggal pasien jauh, kesibukan perawat yang tinggi sehingga perawat tidak memiliki waktu luang untuk mengunjungi pasien. Tujuan literatur review untuk mendapatkan gambaran implementasi telenursing dalam mengevaluasi asuhan keperawatan pada pasien penyakit kronis dan pembedahan setelah pulang rawat inap yang berfokus kepada aplikasi dan keefektifan telenursing. Metode yang digunakan penulis adalah menggunakan telaah dari beberapa literatur yang berfokus kepada efektifitas telenursing. Enam data based yang dimasukkan kedalam telaah ini yaitu Scopus, Mendeley, ProQuest Sciencedirect, Oxford Journals, dan Google Scholar, terdiri  dari 23 referensi berupa buku dan jurnal yang berfokus kepada telenursing. Hasil dari telaah literatur didapatkan bahwa implementasi telenursing sangat efektif dan dapat membantu perawat dalam melakukan evaluasi asuhan keperawatan setelah pasien pulang dari rawat inap

    Efektifitas Penggunaan Teknologi Early Warning Scoring Sytem (EWSS) Dalam Keperawatan

    Get PDF
    Latar Belakang Teknologi pada pelayanan kesehatan memberi informasi dan mendukung keputusan klinis terhadap semua tenaga kesehatan profesional dalam memberikan asuhan kepada pasien. Inovasi teknologi dan informasi sangat diperlukan untuk meningkatkan response time dalam mengambil keputusan terkait penilaian perburukan kondisi pasien. D Top of Form Bottom of Form dengan perkembangan teknologi informasi penggunaan early warning scoring system  (EWSS) mencegah lebih cepat terhadap pemantauan  tanda-tanda awal perburukan kondisi klinis pasien pada unit keperawatan. Penggunaan early warning scoring System (EWSS) disertai oleh protokol yang dirancang untuk memastikan peringatan ditangani oleh perawat dengan tepat waktu dan tepat. Artikel ini mempresentasikan sebuah literature riveuw  yang akan mengeksplorasi efektifitas penggunaan  early warning scorig  system (EWSS) oleh praktisi keperawatan.  Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan  PICO (population, intervention, comparison, outcome) yang merupakan bagian dari Literatur Review. Pertanyaan yang digunakan adalah,  apakah penggunaan tehnologi EWSS oleh perawat efektif dalam praktik asuhan keperawatan dan   meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Penulisan ini menggunakan literature review yang diambil dari Science Direct, Proquest, Scopus, Ebsco, dan Scholar Articles dengan beberapa kata kunci.   Hasil Penelitian dengan literature review ini menunjukkan bahwa penggunaan EWSS dalam praktik keperawatan efektif dan efisien. Pada beberapa penelitian diantaranya Kathleen A et al.,(2019) (49), Advanced technology leads to earlier intervention for clinical deterioration on medical/surgical units) ada penurunan yang signifikan (p <0,001) pada waktu yang ditetapkan pasien dengan skor risiko yang lebih tinggi untuk penilaian kembali setelah peringatan EWSS yang disempurnakan.  Kesimpulan Penggunan teknologi informasi meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan perawat dalam melakukan praktik keperawatan. Penggunaan perangkat early warning scoring system (EWSS) tidak mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan. Dengan penerapan teknologi informasi  early warning scoring system (EWSS) mengurangi beban kerja perawat, menurunkan angka mortalitas dan membuat manfaat bagi organisasi rumah sakit &nbsp

    MANFAAT, PENDUKUNG, HAMBATAN, PELAKSANAKAN DAN DAMPAK KETIDAKTEPATAN PELAKSANAAN SUPERVISI TERHADAP PERAWAT DI RUMAH SAKIT: TINJAUAN LITERATUR

    Get PDF
    Keterbatasan rasio tenaga perawat menyebabkan bagaimana dengan jumlah staf perawat yang terbatas, namun pelayanan keperawatan yang diberikan tetap berkualitas tinggi, salah satu strateginya yaitu dengan pengarahan dan pengawasan yang dilakukan kepala ruang melalui supervisi. Literatur ini bertujuan memberikan informasi berkaitan dengan supervisi keperawatan, terkait manfaat, pendukung, hambatan, pelaksanaan supervisi dan dampak supervisi yang dilaksanakan tidak efektif  di rumah sakit. Metode: dengan melakukan penelusuran literatur yang dipublikasikan online pada tahun 2012 sampai 2020, di WILEY, PROQUEST, CINAHL, MEDLINE. Hasil: Manfaat supervisi adalah mendukung dalam pengembangan professional, pelaksanaan kode etik, meningkatkan kelengkapan dan kualitas asuhan dan pelayanan keperawatan maupun dokumentasi asuhan keperawatan, serta membantu dalam transisi peran seorang perawat. Supervisi yang efektif dilakukan dengan secara individu dan berkelompok, dengan durasi dan frekuensi yang efektif. Dampak supervisi yang tidak tepat dan cenderung abusif dapat menimbulkan contraproduntive behavior work (CWB) yang justru dapat menimbulkan kerugian bagi organisasi. Kesimpulan: Supervisi efektif dilaksanakan dengan memperhatikan jenis, durasi, frekuensi, menggunakan pendekatan interpersonal, dan menghindari supervisi yang cenderung abusif sehingga dapat diperoleh manfaat dan mencegah timbulnya dampak psikososial dan CWB yang dapat merugikan rumah sakit atau organisasi
    • …
    corecore