24 research outputs found

    PEMUPUKAN NPK PADA TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus Murr.) LOKAL UMUR 3 TAHUN

    Get PDF
    Durian (Durio zibethinus Murr.) membutuhkan nutrisi yang yang cukup untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari dan mengetahui dosis pupuk yang tepat untuk tanaman durian fase awal generatif durian jingga dan durian arab. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang pada November 2012 sampai Februari 2013. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 6 perlakuan dan diulang 3 kali, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Adapun perlakuan tersebut meliputi durian Jingga dengan Pupuk NPK 90 g/tanaman, durian Jingga dengan Pupuk NPK 135 g/tanaman, durian Jingga dengan Pupuk NPK 180 g/tanaman, durian Arab dengan Pupuk NPK 90 g/tanaman, durian Arab dengan Pupuk NPK 135 g/tanaman, durian Arab dengan Pupuk NPK 180 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pemberian dosis pupuk NPK 135 g/tanaman pada tanaman durian jingga lebih efektif untuk menunjang pertumbuhan yang optimal. Sedangkan untuk durian arab dosis efektif yang dapat di usulkan adalah dengan dosis pupuk NPK 180 g/tanaman. Kata kunci : Pupuk NPK, durian jingga, durian arab, fase generativ

    Pertumbuhan Eksplan Anggrek Dendrobium pada Beberapa Modifikasi Media Subkultur dengan IAA dan BAP

    Get PDF
    Pengembangan anggrek di Indonesia terkendala oleh ketersediaan bibit berkualitas dalam jumlah banyak dan waktu singkat. Permasalahan ini dapat diatasi dengan upaya perbanyakan tanaman melalui teknik kultur in vitro. dalam rangka menghasilkan plantlet dalam waktu singkat, media kultur in vitro perlu dimodifikasi dengan penambahan zat pengatur tumbuh (ZPT), seperti IAA dan BAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan eksplan anggrek dendrobium pada beberapa konsentrasi IAA dan BAP dalam perbanyakan kultur in vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2023 di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan percobaan adalah konsentrasi IAA dan BAP yang ditambahkan pada media MS yang terdiri atas empat taraf, yaitu IAA 0 ppm + BAP 0 ppm (kontrol), IAA 0 ppm + BAP 0.25 ppm, IAA 0 ppm + BAP 0.25 ppm dan IAA 0.25 ppm + BAP 0.25 ppm. Peubah pengamatan meliputi tinggi tanaman, waktu muncul tunas dan jumlah tunas. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT. Penambahan IAA 0.25 ppm + BAP 0.25 ppm merupakan perlakuan modifikasi media MS terbaik pada subkultur anggrek dendrobium yang ditunjukkan dengan pertumbuhan tanaman yang secara nyata lebih tinggi dibandingkan dengan media MS tanpa penambahan ZPT

    Pengaruh IAA dan BAP pada Pertumbuhan Eskplan Pisang Cavendish (Musa acuminata L.) melalui Kultur In Vitro

    Get PDF
    Pisang Cavendish (Musa acuminata L.) memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan memiliki peluang pasar yang bagus sehingga produksinya perlu ditingkatkan. Kendala yang dapat ditemukan dalam budidaya pisang adalah ketersediaan bibit yang terbatas. Salah satu alternatif untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan perbanyakan kultur jaringan pada media yang telah dimodifikasi dengan IAA dan BAP pada konsentrasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi IAA dan BAP terhadap pertumbuhan eksplan pisang pada perbanyakan secara kultur in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember, pada bulan Juli hingga November 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi IAA yang terdiri atas 2 taraf, yaitu 4 dan 5 ppm yang diperoleh dengan melarutkan IAA sebanyak 4 dan 5 mg dalam aquadest hingga 1 l. Faktor kedua adalah konsentrasi BAP yang terdiri atas 2 taraf, yaitu 8 dan 10 ppm yang yang diperoleh dengan melarutkan BAP sebanyak 8 dan 10 mg dalam aquadest hingga 1 l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan IAA dan BAP pada media MS bermanfaat untuk meningkatkan tinggi dan jumlah tunas eksplan pisang cavendish. Penambahan 5 ppm IAA secara nyata meningkatkan tinggi tanaman pada 3 – 7 MST dan jumlah ekslan pada 7 – 12 MST dibandingkan penambahan 4 ppm IAA. Eksplan pisang cavendish yang diinokulasi pada media MS yang ditambahkan 5 ppm IAA + 8 ppm BAP menghasilkan tunas terbanyak pada 12 MST

    Penggunaan Media Tanam Limbah Baglog pada Budidaya Tanaman Basil (Ocimum basilicum)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penggunaan media tanam limbah baglog dan kompos limbah baglog terhadap kualitas tanaman basil. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 perlakuan media dan 3 ulangan, yaitu 100% tanah, 100% Limbah Baglog Jamur, 100% Kompos Limbah Baglog Jamur, 50% Tanah + 50% Limbah Baglog Jamur, 50% Tanah + 50% Kompos Limbah Baglog Jamur, 25% Tanah + 75% Limbah Baglog Jamur, 25% Tanah + 75% Kompos Limbah Baglog Jamur, 75% Tanah + 25% Limbah Baglog Jamur dan 75% Tanah + 25% Kompos Limbah Baglog Jamur. Hasil dari penelitian menunjukkan penambahan media tanam limbah baglog serta kompos limbah baglog memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan bobot segar terbaik pada media 75% Tanah + 25% kompos limbah baglog jamu

    PENGARUH UMUR BATANG BAWAH DAN NAUNGAN TERHADAP KEBERHASILAN GRAFTING PADA TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus Murr.) LOKAL

    Get PDF
    Durian (Durio zibethinus Murr.) has a great sale value, beside its delicious flavor; it also contains variety of nutrients such as Vitamins B, C, E and Iron that are beneficial for human health.The main problems in improving the local durian is limited availability of quality seeds. Durian development undertaken by local farmers generally from generative, thereby causing the vegetative phase takes longer (about 7-10 years) and make generative phase come later. It is one of the obstacles in the productivity and quality of durian.It is one of the obstacles in the productivity and quality of durian. But with advances in technology, these obstacles can be overcome by using a mini-graft method to produce superior durian seedling.The purposes of this research are to get the right age and precentage of shade on grafted durian seedling and to determine the influence on growth and yield of grafted plants. This research conducted on january – oktober 2016 on Durio Kingdom Farm, Ngantang, Malang Regency on 660 asl. The experiment was conducted using split plot design. The main plot is percentage shade (N): shade 0%, shade 40%, shade 60% and shade 80%, while the subplots are seedlings (A) is 15 weeks age rootstock, 17 weeks age rootstock and 19 weeks age rootstock. The results of this study showed that 17 weeks Age seeds give better results, shade are gives better results for use in plant nurseries durian is shade with a density of 40%

    Pemberdayaan Pondok Pesantren Al- Ifadah Sumberjo yang Mandiri melalui Penerapan Sistem Agribisnis Terpadu dan Pengembangan Jiwa Wirausaha Santri melalui pemasaran berbasis e-commerce

    Get PDF
    Pondok Pesantren Al-Ifadah Sumberjo Jember merupakan salah satu pondok pesantren yang berada di Jember, Jawa Timur dengan jumlah santri yang cukup banyak sehingga menuntut pondok untuk dapat menyediakan bahan pangan yang cukup banyak dengan kandungan yang bergizi dan harga yang terjangkau. Tujuan dan fokus dari kegiatan secara khusus yaitu meningkatkan kemandirian pondok pesantren melalui penerapan sistem agribisnis dan penguatan karakter jiwa kewirausahaan dengan penerapan pemasaran e-commerce melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan diseminasi teknologi dari hasil riset sehingga diperoleh kegiatan pendampingan yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Oktober 2023. Tahapan kegiatan terbagi menjadi persiapan, pelaksanaan dan Monitoring serta evaluasi. Hasil pengabdian yaitu telah terdapat peningkatan partisipasi santri pada aktivitas pengembangan agribisnis terpadu berbasi vertiminaponik disertai dengan buku pedoman pelaksanaan sehingga santri merasa tidak bosan dan jenuh. Terdapat adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan sampah organik lebih dari 80% berdasarkan hasil kuesioner disertai dengan penerapan pengolahan limbah organik menjadi pupuk cair, maggot sebagai pakan alternatif ikan, dan kompos guna budidaya tanaman. Hasil pengabdian lainnya yaitu tercapainya peningkatan jiwa wirausaha santri lebih dari 80% berdasarkan kuisioner dan terdapat adanya produk berupa sayuran dan lele dan sudah diperjual belikan pada akun shopee.Pondok Pesantren Al-Ifadah Sumberjo Jember merupakan salah satu pondok pesantren yang berada di Jember, Jawa Timur dengan jumlah santri yang cukup banyak sehingga menuntut pondok untuk dapat menyediakan bahan pangan yang cukup banyak dengan kandungan yang bergizi dan harga yang terjangkau. Tujuan dan fokus dari kegiatan secara khusus yaitu meningkatkan kemandirian pondok pesantren melalui penerapan sistem agribisnis dan penguatan karakter jiwa kewirausahaan dengan penerapan pemasaran e-commerce melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan diseminasi teknologi dari hasil riset sehingga diperoleh kegiatan pendampingan yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Oktober 2023. Tahapan kegiatan terbagi menjadi persiapan, pelaksanaan dan Monitoring serta evaluasi. Hasil pengabdian yaitu telah terdapat peningkatan partisipasi santri pada aktivitas pengembangan agribisnis terpadu berbasi vertiminaponik disertai dengan buku pedoman pelaksanaan sehingga santri merasa tidak bosan dan jenuh. Terdapat adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan sampah organik lebih dari 80% berdasarkan hasil kuesioner disertai dengan penerapan pengolahan limbah organik menjadi pupuk cair, maggot sebagai pakan alternatif ikan, dan kompos guna budidaya tanaman. Hasil pengabdian lainnya yaitu tercapainya peningkatan jiwa wirausaha santri lebih dari 80% berdasarkan kuisioner dan terdapat adanya produk berupa sayuran dan lele dan sudah diperjual belikan pada akun shopee

    Sosialisasi Pembuatan Pupuk Trichokompos Dengan Memanfaatkan Limbah Pertanian di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember

    Get PDF
    Sidodadi village, Tempurejo sub-district is one of the villages in the southern part of Jember Regency. The majority of the population works in the agricultural sector. The village is known as an agriculture-based village in Jember Regency. The “Ngudi Rejeki” Farmer's Group in Sidodadi Village, Tempurejo District, Jember is constrained by the problem of increasing non-subsidized fertilizer prices which makes it an obstacle in increasing agricultural yields. On the other hand, the regulation of subsidized fertilizers is quite limited among farmers so that it is suspected that it will increase production costs. The results of direct discussions with partners revealed an interesting fact that the average use of chemical fertilizers is very high even though currently the use of organic fertilizers can reduce production costs with the basic ingredients for making fertilizers derived from agricultural production residues. This area has a lot of waste rice straw and cow dung that has not been utilized. Some of the solutions offered to deal with partner problems include socializing the use of organic fertilizers, one of which is trichocompost fertilizer as a substitute for the use of chemical fertilizers, demonstrations on how to make trichocompost fertilizer with cow dung as raw material with the biodecomposer Trichoderma sp. This extension activity is carried out with a participatory approach, which means that farmers as extension participants are actively involved in the activity. The method used in the implementation of community service is socialization, discussion, and demonstration of making trichocompost fertilizer. The results of the socialization of trichocompost organic fertilizer obtained as many as 77% of farmers interested in using trichocompost fertilizer as soil improvement fertilizer

    Pengaruh Pemberian Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Aklimatisasi Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis Var. Aurea)

    Get PDF
    Anggrek merupakan tanaman hias yang populer, namun produktivitas anggrek mengalami penurunan. Akibat  penurunan hasil untuk memenuhi permintaan menyebabkan impor anggrek meningkat. Peningkatkan produksi dan kualitas anggrek dapat menurunkan  impor. Penggunaan jenis pupuk daun bertujuan untuk melihat pengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan anggrek bulan varietas Aurea. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap non faktorial yang terdiri dari 3 jenis perlakuan pupuk daun yaitu; pupuk Grow Quick LB (P1), pupuk Multitonik (P2), dan pupuk Gaviota (P3). Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, panjang daun, jumlah akar, panjang akar dan diameter batang. Analisis data menggunakan analisis varian dan Beda nyata terkecil pada taraf 5%. Pupuk Grow Quick LB merupakan perlakuan terbaik untuk parameter panjang daun, lebar daun, jumlah akar, panjang akar dan diameter batang

    Water footprint of melon production under different nutrient and plant growth regulator management

    Get PDF
    Applying environmentally friendly technology in melon cultivation aims to create sustainable agriculture. Nutrient and plant growth regulators management are simple to apply and have a relatively rapid effect on melon fruit production. Water footprint assessment in melon cultivation is crucial for ensuring sustainable agricultural practices and efficient water use. This study aimed to evaluate the electroconductivity of nutrient solutions and GA3 concentration in increasing fruit production and water footprint efficiency. This research was conducted from June to September 2022 at Tefa SGH Polije. This research used a completely randomized design with treatments that consisted of nine combinations of nutrient solution electrical conductivities (2.8, 3.2, and 3.6 mS cm-1) and GA3 concentrations (0, 60, and 120 mg L-1). Observation variables were fruit diameter, edible part thickness, fruit sweetness level, fruit weight, and water footprint. Data were analyzed using ANOVA and DMRT. Applying 2.8 mS cm-1 nutrient solution (NS) + 60 mg L-1 GA3 was the best treatment according to fruit diameter, edible part thickness, and fruit sweetness level. Although statistically, it had no significant effect, 2.8 mS cm-1 NS + 60 mg L-1 GA3 increased fruit weight by 18.75% and water footprint efficiency by 15.48% compared to control. Keywords: blue water footprint; evapotranspiration; gibberellins; nutrient solutio
    corecore