12 research outputs found

    Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Bantuan Logistik Bencana Banjir Di Jawa Tengah Berdasarkan Proses Hierarki Analitik

    Full text link
    Bencana banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi setiap tahun di Propinsi Jawa Tengah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai instansi yang terkait kebencanaan bertanggung jawab menyediakan kebutuhan logistik. Penyediaan tersebut membutuhkan data kejadian bencana terbaru dari tim khusus BPBD di tempat kejadian. Tim tersebut bernama Tim Reaksi Cepat (TRC). TRC mengirimkan data terbaru melalui email ke BPBD untuk kemudian dianalisis secara manual. Tugas Akhir ini membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk suplai logistik bencana banjir di Jawa Tengah. Sistem dibangun dengan metode Proses Hierarki Analitik (PHA) dan berbasis web. Metode PHA menguraikan masalah pemberian bantuan logistik yang kompleks menjadi bagian-bagian yang sederhana berbentuk hierarki sehingga permasalahan menjadi lebih terstruktur dan sistematis. Sistem ini menggunakan lima kriteria pertimbangan yaitu, jumlah kematian, jumlah luka dan pengungsi, kerugian harta benda, kerusakan infrastruktur, dan daerah banjir. Hasil dari sistem adalah bahan pendukung yang dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan pemberian bantuan logistik

    Learning Vector Quantization Pada Pengenalan Pola Tandatangan

    Full text link
    ---Pengenalan pola tandatangan dimaksudkan agar komputer dapat mengenali tandatangan dengan cara mengkonversi gambar, baik yang dicetak ataupun ditulis tangan ke dalam kode. Metode yang dipilih dalam pengenalan pola tandatangan ini adalah metode pembelajaran Kohonen Neural Network(Kohonen) dan Learning Vector Quantization(LVQ). Metode Kohonen mengambil bobot awal secara acak, kemudian bobot tersebut di-update hingga dapat mengklasifikasikan diri sejumlah kelas yang diinginkan. Pada metode LVQ bobot awal di-update dengan menggunakan pola yang sudah ada. Dalam penelitian ini, diberikan hasil pengamatan dan perbandingan tentang tingkat keakuratan dan waktu yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran terhadap pola tandatangan pada metode Kohonen dan LVQ menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 Enterprise Edition

    Pemodelan Graph Database Untuk Moda Transportasi Bus Rapid Transit

    Full text link
    Bus Rapid Transit (BRT) merupakan salah satu alternatif transportasi massal. Rute BRT memiliki karakteristik khusus yang dapat dimodelkan dengan graph. Ketika rute dan shelter semakin bertambah, dibutuhkan aplikasi komputer untuk melakukan pencarian rute BRT. Hal tersebut akan memudahkan pencarian dan penjelajahan rute-rute BRT. Namun, ketika rute diimplementasikan menggunakan basis data relasional, performa query dapat menurun karena banyaknya operasi JOIN untuk mencari rute. Artikel ini mengusulkan sebuah model graph database untuk BRT dan implementasinya. Identifikasi kebutuhan data dilakukan, dilanjutkan dengan pemodelan menggunakan entity relationship (ER). Hasil ER tersebut kemudian dipetakan ke dalam property graph untuk kemudian diimplementasikan menggunakan produk graph database Neo4J. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model yang dibuat bisa diterapkan dalam basis data graph dan graph dapat menunjukkan rute BRT tertentu. Dari sisi performance, basis data graph menunjukkan kinerja perambatan yang lebih baik dibandingkan dengan basis data relasional

    Pembangunan Prototype Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Berbasis Data Terdistribusi

    Full text link
    Data kependudukan merupakan suatu hal yang harus dikelola oleh pemerintah, baik daerah maupun pusat. Mekanisme pendataan yang disimpan pada masing-masing daerah dan tidak adanya komunikasi yang menyinkronkan data menyebabkan pencatatan ganda NIK. Sistem basis data terdistribusi merupakan kumpulan basis data yang tersebar di dua komputer atau lebih yang terhubung dalam jaringan komputer. Sistem basis data terdistribusi memberikan keuntungan ketersediaan data serta otonomi dalam pengelolaan data pada masing-masing lokal. Metode basis data terdistribusi yang digunakan adalah metode fragmentasi horizontal. Rancangan basis data terdistribusi data kependudukan dapat digunakan untuk mencegah pencatatan ganda NIK. Prototype Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Berbasis Data Terdistribusi (SIAK BDT) yang dibuat digunakan untuk melakukan manajemen data kependudukan seperti menambah, mengubah, dan menampilkan data kependudukan dari berbagai lokasi yang berbeda, serta ketersediaan data. Pengujian terhadap prototype SIAK BDT dilakukan dengan metode simulasi. Dari hasil pengujiannya, prototype SIAK BDT mampu melakukan manajemen data penduduk dari berbagai lokasi yang berbeda dan ketersediaan data. Population data is a matter that must be managed should the government, either local or central. Data collection mechanism that is stored in each region and the lack of communication led to record multiple data sync NIK. Distributed database system is a collection of databases that are spread across two or more computers connected in a network computer. Distributed database systems provide the advantage of data availability as well as autonomy in the management of data on each local. Distributed database methods used are horizontal fragmentation method. The design of distributed database population data can be used to prevent double registration of NIK. Prototype of Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Berbasis Data Terdistribusi (SIAK BDT) made is used to perform demographic data management such as adding, changing, and displaying population data from a variety of different locations, and availability of data. Prototype testing of SIAK BDT performed by the method of simulation. From the test results, prototype SIAK BDT able to perform data management people from many different locations and availability of data

    Pengembangan Aplikasi Sistem Penghitungan Retribusi Pelayanan Pasar Hewan Ambarawa Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Semarang

    Full text link
    Pasar Hewan Ambarawa memiliki potensi untuk berkembang. Akan tetapi dalam operasionalnya baru memanfaatkan teknologi sebatas dalam pembuatan laporan dengan aplikasi Microsoft Office Excel, sedangkan penghitungan retribusi masih dilakukan secara manual. Maka diperlukan sebuah aplikasi sistem penghitungan retribusi pelayanan untuk Pasar Hewan Ambarawa sehingga diperoleh efisiensi waktu dan dokumentasi data. Dengan adanya dokumentasi data tersebut, dapat mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan Pasar Hewan Ambarawa dan potensi wilayah Kabupaten Semarang, serta publikasi informasi kepada masyarakat mengenai Pasar Hewan Ambarawa. Aplikasi ini dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL dengan berbasis web. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk pencatatan, pengolahan, penyimpanan, hingga pembuatan laporan daftar hewan dan retribusi, serta memberikan informasi dalam bentuk artikel dan daftar laporan kepada masyaraka
    corecore