33 research outputs found

    LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SD NEGERI LEMPUYANGAN 1 JL. TUKANGAN NO.6 TEGAL PANGGUNG, DANUREJAN, YOGYAKARTA

    Get PDF
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan mata kuliah yang wajib ditempuh oleh Mahasiswa S1 Universitas Negeri Yogyakarta. Mata kuliah PPL mempunyai kegiatan yang terkait dengan proses pembelajaran maupun kegiatan yang mendukung berlangsungnya pembelajaran. Mata kuliah ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, terutama dalam hal pengalaman mengajar, memperluas wawasan, pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya, peningkatan keterampilan, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan dalam memecahkan masalah. Praktik pengalaman lapangan melibatkan instansi lembaga lain yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta. Pada kesempatan kali ini praktikan diberi kesempatan untuk melakukan praktik pengalaman lapangan di SD N Lempuyangan 1 Yogyakarta. Sebelum pelaksanaan praktik pengalaman lapangan terlebih dahulu melakukan observasi disekolah yang bertujuan untuk mengetahui kondisi pada saat mengajar di kelas, iklim mengajar, karakter siswa dan media pembelajaran yang digunakan. Kegiatan PPL dilaksanakan tanggal 10 Agustus sampai dengan 12 September 2015. Praktikan mengampu kelas 2 sampai dengan kelas 5 yang meliputi mata pelajaran eksak dan non eksak sesuai jadwal yang telah ditentukan. Praktik mengajar dilakukan sebanyak 6 kali dengan waktu satu jam pelajaran atau tujuh puluh menit setiap praktik. Seluruh praktik adalah terbimbing. Selama pelaksanaan praktik pengalaman lapangan praktikan juga melakukan pendampingan kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah. Kegiatan tersebut antara lain pramuka, drumband, dan tari. Selain itu praktikan juga melakukan kegiatan administrasi yang meliputi persiapan akreditasi, pendataan siswa, dan membantu pengelolaan perpustakaan. Manfaat kegiatan PPL ini dapat diambil pengalaman secara nyata untuk menjadi seorang guru yang baik dalam persiapan mengajar, pelaksanaan mengajar, evaluasi, menghadapi siswa-siswa yang berbeda-beda karakternya dan menghadapi berbagai hambatan yang menghalang pada saat pembelajaran untuk menjadi guru yang profesiona

    LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) UPTD SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) KULON PROGO

    Get PDF
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada instansi pemerintah maupun sekolah-sekolah formal melalui peran mahasiswa yang terjun langsung untuk mengabdi kepada masyarakat, dengan memberdayakan warga belajar maupun pihak lain seperti wali murid dan mengikuti kegiatan belajar mengajar di lapangan yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat dan warga belajar. Dengan adanya PPL, diharapkan akan memberi manfaat bagi masyarakat atau warga belajar dan dapat mengembangkan kreatifitas serta meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam belajar di tengah-tengah masyarakat dan warga belajar. Kegiatan PPL ini penulis laksanakan di UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kulon Progo. Penyususnan program rencana kerja dimulai dari tahapan observasi wilayah instansi UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kulon Progo. Observasi di lakukan dengan metode wawancara, melihat data demografi dan melihat langsung kondisi lapangan aktivitas kegiatan di SKB Kulon Progo khususnya di bagian kesetaraan dan TPA/KB Pelangi Nusa di UPTD SKB Kab. Kulon Progo. Berdasarkan hasil observasi tersebut dapat ditentukan program kerja yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berada di paket B dan paket C, serta TPA/KB Pelangi Nusa. Dalam program PPL ini, mahasiswa dituntut untuk dapat merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi program. Sementara program mengajar tidak terlalu ditekankan. Dari hasil observasi tersebut, maka di susunlah suatu program utama yaitu program administrasi TBM Damar Gemilang dan program monitoring dan evaluasi paket C. Adapun program penunjang yaitu monitoring dan evaluasi TPA/KB Pelangi Nusa, parenting, strategi pengembangan koleksi TBM Damar Gemilang, training motivasi/outbound paket C, penataan buku dan ruang TBM Damar Gemilang, workshop jurnalistik paket C, pendampingan dan pembuatan mading paket C, motivasi minat baca, success story, pelatihan pembuatan APE dan media pembelajaran dari kain perca, sosialisasi narkoba. Sasaran dari program ini adalah untuk warga belajar paket C, TPA/KB Pelangi Nusa. Dengan diadakannya praktik pengalaman lapangan maka mahasiswa dapat melatih keterampilan dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi program

    ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT KOTA LUBUKLINGGAU TERHADAP PENERAPAN ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement)

    Get PDF
    Increased traffic discipline and awareness was realized by the stipulation that the manual ticketing policy was abolished and replaced with an electronic ticketing system. This research aims to analyze the level of perception of the people of Lubuklinggau City regarding the implementation of the Electronic Traffic Law Enforcement system in monitoring traffic conditions in the Lubuklinggau City area. The research was carried out in Lubuklinggau City from October to November 2023, using a survey method. The observation areas are Lubuk Durian sub-district, Jawa Kanan sub-district, Jawa Kiri sub-district, Petanang Ilir sub-district and Simpang Periuk sub-district. Determination of respondents was carried out using a simple random method (Simple Random Sampling). The number of respondents at each research location point was determined based on the percentage of the total population. The respondents taken were adults who use vehicles for daily activities. The number of respondents each taken was 3% of the population in each sub-district. The data obtained was analyzed using SmartPLS software. Based on the research results obtained, several conclusions can be drawn, namely that the level of public discipline in driving in Lubuklinggau City is on average low, while the level of public knowledge and perception regarding the implementation of the ETLE system in Lubuklinggau City is still very low

    LAPORAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN ( PPL ) Periode 2 Juli 2014 – 17 September 2014 Nama Lokasi : SMA NEGERI 1 SANDEN

    Get PDF
    Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu Tri Darma perguruan Tinggi. Tujuan dari PPL itu sendiri adalah untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran dan manajerial di sekolah, dalam rangka melatih atau mengembangkan kompetensi perguruan atau pendidikan, kedua ialah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari, mengenal dan menghayati permasalahan sekolah yang terkait dengan proses pembelajaran maupun kegiatan manajerial kelembagaan, ketiga ialah meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan, dan keterampilan yang telah dikuasai secara interdisipliner ke dalam kehidupan nyata di sekolah, keempat ialah memacu pengembangan sekolah dengan cara menumbuhkan motivasi atas dasar kekuatan sendiri, dan kelima ialah meningkatkan hubungan kemitraan antara UNY dengan pemerintah daerah sekolah. Sebelum pelaksanaan PPL di sekolah, terlebih dahulu diadakan kegiatan observasi sekolah pada tanggal 19 Februari. Dari kegiatan observasi dan bimbingan dengan guru pembimbing maka beberapa program PPL yang berhasil dirumuskan adalah praktik mengajar. Ada beberapa hal yang dilakukan mahasiswa praktikan dalam pelaksanaan program praktek antara lain tahap persiapan, praktek mengajar, dan pelaksanaan. Beberapa persiapan PPL yang dilakukan antara lain kegiatan Micro teaching, observasi kegiatan pembelajaran di kelas dan menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran. Hasil dari pelakasanaan PPL adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan media pembelajaran dan lembar kerja siswa. Praktek mengajar dilaksanakan pada tanggal 2 Juli sampai 17 September 2014

    PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA SISWA PADA SUBTEMA HIDUP RUKUN DITEMPAT BERMAIN (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas II SDN 048 Sirnamanah Kecamatan Sukajadi Kota Bandung )

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Subtema Hidup rukun di tempat bermain. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas II SDN 08 Cibiru. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah kurangnya hasil belajar peserta didik karena guru selalu menggunakan ceramah konvensional, sedangkan dengan model – model pembelajaran yang lain khususnya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) belum pernah digunakan. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan sistem siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, analisis dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus p ada peserta didik kelas II SDN 08 Cibiru Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung sebanyak 20 orang dengan topik yang diajarkan adalah Subtema Hidup rukun di tempat bermain. Hasil belajar siswa pada aspek afektif pada sikap percaya diri pada siklus I yaitu 35% menunjukan sedikit peningkatan pada siklus II yaitu 65% kemudian meningkat pada siklus III menjadi 85%. Hasil belajar siswa pada aspek afektif pada sikap santun pada siklus I yaitu 40% menunjukan sedikit peningkatan pada siklus II yaitu 60% kemudian meningkat pada siklus III menjadi 90%. Hasil kognitif (evaluasi) pada siklus I yaitu 35% menunjukan sedikit peningkatan pada siklus II yaitu 70%, kemudian meningkat pada siklus III menjadi 85% Hasil psikomotor (keterampilan berkomunikasi) pada siklus I yaitu 45% menunjukan sedikit peningkatan pada siklus II yaitu 75% kemudian meningkat pada siklus III menjadi 85%.Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ini dapat dijadikan model alternatif yang mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran. Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar siswa

    PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DPIB DI SMK NEGERI 2 SERANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (i) Gambaran pembelajaran daring pada mata pelajaran konstruksi dan utilitas gedung di kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Serang (ii) Hasil belajar siswa pada pembelajaran daring mata pelajaran konstruksi dan utilitas gedung di kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Serang (iii) Pengaruh pembelajaran daring terhadap mata pelajaran konstruksi dan utilitas gedung di kelas XI DPIB SMKN 2 Serang. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitafif dengan analisis data statistik dan pendekatan asosiatif dengan populasi berjumlah 124 siswa. Untuk mencari pengaruh analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear sederhana menggunakan bantuan program SPSS 25 for windows. Hasil penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa: (i) pembelajaran daring menunjukan hasil baik yang berarti pembelajaran daring menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar, (ii) hasil belajar siswa pada mata pelajaran konstruksi dan utilitas gedung baik dengan tingkat kriteria capaian masuk pada kategori sangat baik, baik, dan cukup, (iii) terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran konstruksi dan utilitas gedung dengan persamaan regresi positif, F hitung ≥ F tabel maka koefisien regresi signifikan, dan uji linearitas diperoleh F hitung < F tabel maka regresi bersifat linear. Secara signifikan Ho ditolak dan H1 terima. Dari hasil pengujian hipotesis terbukti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, terdapat pengaruh antara pembelajaran daring terhadap hasil belajar. Kata Kunci: Pengaruh, Pembelajaran Daring, Hasil Belajar Siswa This study aims to determine: (i) Overview of online learning in construction and building utility subjects in class XI DPIB SMK Negeri 2 Serang (ii) Student learning outcomes in online learning subjects construction and building utilities in class XI DPIB SMK Negeri 2 Serang (iii) ) The effect of online learning on construction and building utility subjects in class XI DPIB SMK Negeri 2 Serang. The research method used is quantitative research with statistical data analysis and associative approach with a population of 124 students. To find the effect of data analysis used simple linear regression analysis using the SPSS 25 for windows program. The results of the research that have been carried out state that: (i) online learning shows good results, which means online learning is one of the factors that can affect learning outcomes, (ii) student learning outcomes in construction and building utility subjects are included in good category with the criteria of the level learning outcomes included in very good, good, and enough, (iii) there is an effect of online learning on student learning outcomes in construction and building utility subjects with the positive regression equation, F arithmetic ≥ F table then the regression coefficient is significant, and linearity test is obtained F count < F table then regression is linear. It can be concluded that significantly Ho is rejected and H1 is accepted. From the results of hypothesis testing, it is proven that there is a significant influence between online learning on student learning outcomes. Thus, there is an effect of online learning on learning outcomes. Keywords: The Effect, Online Learning, Learning Outcome

    Analisis Kausalitas Granger Defisit Neraca Berjalan Terhadap Utang Luar Negeri Indonesia Dibandingkan Dengan Meksiko.

    Get PDF
    Defisit neraca transaksi berjalan dan utang luar negeri merupakan masalah serius yang dialami oleh Negara-negara sedang berkembang seperti Indonesia dan Meksiko. Besarnya ketimpangan antara ekspor dan impor serta adanya ketidakmampuan pemerintah Indonesia dan Meksiko untuk menyediakan dana pembangunan yang cukup, telah memaksakan kedua pemerintah untuk bergantung terhadap utang luar negeri, dalam menjalankan roda perekonomian dan pembanguan. Dengan semakin besarnya defisit dalam neraca berjalan, serta semakin menumpuknya utang luar negeri dimasing-masing Negara telah membuat kedua Negara terjebak dalam utang luar negeri. Model yang dipakai dalam penyusunan skripsi ini adalah model Granger Causality Test. Model ini bertujuan untuk melihat bagaimana pola kausalitas antar kedua variabel apakah satu arah, dua arah, atau tidak ada sama sekali. Hasil penelitian dengan model Granger Causality Test menunjukkan bahwa baik Negara Indonesia maupun Meksiko terdapat hubungan dua arah antara defisit neraca berjalan dengan utang luar negeri selama periode 1970-2005

    تعليم اللغة العربية لمادة الكلام باستخدام نموذج سلّم الكلمات لترقية تحصيل التلاميذ الدّراسي فيه (دراسة شبه تجرية على تلاميذ الصف الخامس فى مدرسة عبد الرحمن الإبتدائيّة الإسلامية أوجونج بيرونج)

    Get PDF
    ملخص البحث انتان ريسماوانتي : " تعليم اللغة العربية لمادة الكلام باستخدام نموذج سلّم الكلمات لترقية تحصيل التلاميذ الدراسي فيه" من الواقعية ، ان هناك المشكلات المستمرة في تعليم اللغة الأجنبية حتى اليوم ، وهذا يشعر من علم اللغة العربية. وتبدو المحاولات الابتكارية لمعالجة هذه المشكلات، مثل اعطاء التدريب اللغوي واختصار المادة اللغوي التي تطبيق بمر حلة التلاميذ واستخدام أنواع الوسيلة المتنوعة. من المعروف أن مهارة اللغة العربية تنقسم الى أربعة أقسام : مهارة الاستماع ، مهارة الكلام، مهارة القراءة، مهارة الكتابة.اعتمادا على الملاحظة والمهارة التى يهتم بها الكاتبة في هذا البحث هي مهارة الكلام. لتقدير التلاميذ على مهارة الكلام الجيد. في تعليم اللغة العربية له أربعة جوانب التي لابد من تمامه هي الفصاحة والاساليب والمفرداة والسرعة في كلام العربي. كان في الفصل الخامس بالمدرسة الابتدائية الاسلامية عبد الرحمن أوجغ بيرونج باندونج أن تحصيل التلاميذ في الكلام مختلفة ٪40 جيدا . وباقيتهم ٪60 منهم منخفضة. وان من بيان ذلك قدم الكاتبة مشكلة البحث فيما تالى:تعليم اللغة العربية لمادة الكلام باستخدام نمودج سلّم الكلمات عند التلاميذ لصف الخامس بمدرسة الابتدائية الاسلامية عبد الرحمن أوجغ بيرونج باندونج. يهدف هذه البحث لتطبيق ومعرفة تحصيل التلاميذ على مادة الكلام للصف الخامس بالمدرسة الابتدائية الاسلامية عبد الرحمن أوجغ بيرونج باندونج قبل استخدام سلّم الكلمات ومعرفة عملية التعليم باستخدام سلّم الكلمات، وومعرفة تحصيل التلاميذ بعد استخدام سلّم الكلمات.يعتمد هذا البحث على أساس التفكير أن استخدام سلم الكلمات تستطيع أن ترقي تحصيل التلاميذ لمادة الكلام. والطريقة المستخدمة في هذا البحث هو بحث كمي ونوعه شبه تجربة.صدر البيانات هو التلاميذ للصف الخامس. طريقة جمع البيانات يستخدم المراقبة والمقابلة والتوثيق والامتحان. ومن النتائج المحصولة في هذا البحث هي أن انجاز التلاميذ الفصل الخامس بالمدرسة الابتدائية الاسلامية عبد الرحمن أوجغ بيرونج باندونج قبل استخدام سلّم الكلمات حصل على الدرجة منخفضة في الاختبار بقيمة المتوسط على قدر 61،4، أما تحصيل التلاميذ الدراسى بعد استخدام سلّم الكلمات في تعليم اللغة العربية لمادة الكلام بالفصل الخامس في مدرسة عبد الرحمن الإبتدائيّة الإسلامية أوجونج بيرونج باندونج تدل على درجة جيدة، فإن قيمة المتوسط على قدر 87،8 ، وهذا بمعن أن هناك ترقية

    PENGELOLAAN PROGRAM KURSUS TATA RIAS DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) pengelolaan program kursus tata rias di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul, Kabupaten Bantul; 2) keberhasilan pengelolaan program kursus tata rias di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul, Kabupaten Bantul; 3) faktor pendukung dan penghambat pengelolaan program kursus tata rias di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive. Subjek penelitian ini adalah ketua penyelenggara, tutor/nara sumber program kursus tata rias dan peserta didik/warga belajar program kursus tata rias. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengelolaan program kursus tata rias di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul meliputi enam tahap, yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pembinaan, penilaian dan pengembangan. 2) Bentuk keberhasilan pengelolaan program kursus tata rias di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul dilihat dari ketercapaian tujuan program yaitu kemampuan, keterampilan serta ilmu pengetahuan peserta bertambah setelah mengikuti program, peserta dapat meningkatkan mata pencaharian dibidang rias pengantin, melestarikan budaya jawa, peserta kursus dapat mengetahui pakem gaya rias pengantin dan langkah-langkah rias pengantin sesuai pedoman yang berlaku. Peserta kursus tahun 2015 yang dapat membuka usaha mandiri 6 orang, dan 5 orang lainnya dapat bekerja dengan orang lain. 3) faktor pendukung terlaksananya program kursus tata rias di Sanggar Kegiatan belajar (SKB) Bantul adalah ruang, baju dan aksesoris yang memadai, narasumber yang sudah berkompeten dan profesional, materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta, serta antusias dari warga belajar dalam mengikuti kegiatan. Sedangkan faktor penghambat program tersebut meliputi dana, alat untuk merias (make up) kurang memadai, tidak tersedianya model untuk dirias, serta ada beberapa peserta yang terlambat saat mengikuti kegiatan kursus. Kata Kunci : pengelolaan program, kursus tata ria

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN “PRO TAKTIK” TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Beberapa teori menyatakan bahwa kemampuan komunikasi matematis sangat penting dimiliki siswa. Selain menjadi salah satu tujuan umum dalam pembelajaran matematika, kemampuan komunikasi matematis pun sangat menunjang siswa dalam mengemukakan ide atau gagasan matematika. Namun, beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa belum berkembang dengan baik diantaranya siswa hanya dapat menjawab soal yang diberikan tanpa penjelasan dan dalam proses pembelajaran siswa tidak mempunyai banyak kesempatan untuk mengungkapkan ide-ide matematika. Model pembelajaran PRO TAKTIK yang merupakan gabungan dari Project Base Learning dengan permainan Talking Stick menjadi alternatif model pembelajaran yang dapat membangun kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum dan sesudah pembelajaran serta pengaruh model pembelajaran PRO TAKTIK terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan sebagai alternatif saat terjadi pendemi covid 19 adalah modifikasi dari Single Subject A-B Design dan Pre Eksperimen- One Group Pretest Posttest Design terhadap tiga orang siswa kelas 4 SDN 1 Cijagra. Hasilnya rata-rata skor N-Gain 0,7963 artinya terjadi peningkatan yang tinggi sebelum dan sesudah pembelajaran serta R Square yang diperoleh 0,976 artinya model pembelajaran PRO TAKTIK berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa sebesar 97,6%. Several theories state that mathematical communication skills are very important for students. In addition to being one of the general objectives in learning mathematics, mathematical communication skills also greatly support students in expressing mathematical ideas or ideas. However, several previous studies have shown that students' mathematical communication skills have not developed well, among them students can only answer the questions given without explanation and in the learning process students do not have many opportunities to express mathematical ideas. PRO TAKTIK learning model which is a combination ofProject Base Learning with the Talking Stick game is an alternative learning model that can build students' mathematical communication skills. This study aims to analyze the increase in students 'mathematical communication skills before and after learning and the effect of the PRO TAKTIK learning model on students' mathematical communication skills. The research method used as an alternative when the COVID-19 pandemic occurred was a modification of the Single Subject AB Design and Pre Experiment- One Group Pretest Posttest Design on three grade 4 students of SDN 1 Cijagra. The result is that the average N-Gain score is 0.7963 which means that there is a high increase before and after learning and the R Square obtained is 0.976 which means that the PRO TAKTIK learning model has an effect on students' mathematical communication skills by 97.6%
    corecore