50 research outputs found

    IMPLEMENTASI ISLAMIC ENTREPRENEURSHIP DALAM MENGELOLA USAHA

    Get PDF
    Ada beberapa prinsip dan sifat yang harus ditanamkan oleh seorang wirausahawan muslim agar pengelolaan usahanya tidak bertentangan dengan wirausaha Islam, wirausahawan muslim dapat menjalankan usahanya dengan memperhatikan etika dan prinsip dalam bertutur sesuai Al-Quran dan Hadits. pedoman untuk menciptakan kemaslahatan umat agar tidak merugikan salah satu pihak. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pemahaman dan implementasi wirausahawan muslim terhadap konsep wirausaha Islam. Teknik penelitian ini dilakukan dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa istilah kewirausahaan syariah belum begitu dikenal di masyarakat, khususnya pengusaha muslim yang menjadi sasaran peneliti. Namun dalam mengelola usahanya secara tidak langsung, mereka telah menerapkan beberapa prinsip dalam konsep kewirausahaan syariah, meskipun belum sepenuhnya. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan dan pelatihan tentang pentingnya konsep kewirausahaan islami dan orientasi kewirausahaan yang lebih mengarah pada manfaat materil

    IMPLIKATUR KOMIK DORAEMON: Pendekatan Pragmatik

    Get PDF
    Permasalahan dalam penelitian ini, yaitu (1) Maksim mana saja yang mengambang dalam implikatur komik Doraemon? dan (2) Bagaimanakah latar belakang terjadinya pengambangan pada implikatur komik Doraemon? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui maksim prinsip kerja sama H. G. Grice mana saja yang mengambang pada implikatur komik Doraemon? dan (2) Mendeskripsikan latar belakang terjadinya pengambangan pada implikatur komik Doraemon? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Komik Cerita Spesial Doraemon: Ayah ibu Buku 17, The Doraemon Special, dan Doraemon Pika-pika. Seluruhnya diterbitkan oleh Penerbit Elex Media Komputindo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pendeskripsian data, klasifikasi, analisis, dan evaluasi. Teknik penarikan kesimpulan dengan cara induktif, deduktif, dan campuran. Dari analisis data ditemukan adanya maksim yang mengambang. Pengambangan itu terjadi baik pada maksim tunggal maupun maksim jamak atau pengambangan pada lebih dari satu maksim secara bersamaan. Maksim tunggal tersebut adalah maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Sedangkan pengambangan pada maksim jamak adalah pengambangan maksim kuantitas-cara, kuantitas-relevansi, cara-relevansi, dan kuantitas-relevansi-cara. Adapun latar belakang terjadinya pengambangan pada implikatur komik Doraemon karena adanya praanggapan yang sama antara penutur dan mitra tutur, referensi, common knowledge, inferensi, dan prinsip analogi. Praanggapan yang sama antara penutur dan mitra tutur adalah latar belakang yang paling banyak terjadi

    Pembelajaran Matematika pada Siswa Remaja dengan Kebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi

    Get PDF
    Beberapa tahun sebelum memasuki abad 21, banyak negara di dunia mengakui perlunya keadilan dalam pendidikan siswa berkebutuhan khusus. Kemampuan akademis yang berbeda-beda adalah masalah utama yang harus dipecahkan dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran matematika siswa berkebutuhan khusus pada usia remaja di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan strategi studi lapangan (field research). Prosedur pemilihan subjek pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini melibatkan guru matematika, guru pendamping khusus (GPK), wakil kepala sekolah bidang inklusi, dan siswa berkebutuhan khusus yang berusia remaja sebagai subjek penelitian. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dan lembar analisis dokumen. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah pembelajaran siswa berkebutuhan di sekolah inklusi dilakukan dengan pendampingan dari GPK dengan koordinasi dengan guru matematika dan pengawasan dari wakil kepala sekolah bagian inklusi.Perencanaan pembelajaran dilakukan secara penuh oleh GPK, proses pembelajaran didampingi oleh GPK dan guru matematika, dan evaluasi dilakukan oleh GPK dan diawasi oleh wakil kepala sekolah bagian inklusi

    Validity of ESQ booklets about structure and function of animal tissue as biology learning supplement

    Get PDF
    The development of an ESQ booklet on the structure and function of animal tissues to empower students' emotional-spiritual attitudes in schools has not been maximized. This research aims to develop an ESQ booklet about the structure and function of animal tissue and to determine the validity of the booklet. This research type is research and development (R&D). This learning media was developed using three stages of the 4D model namely define, design, and develop. The research instrument used are observation sheets, interview transcripts, and validity test sheets. The research data collected through questionnaires of validity test sheets to content expert, media expert, ESQ expert (Islamic religion teacher), and biology teacher. The assessment of each validator was analyzed and processed using the validity formula and adjusted to the validity category. Based on the analysis of the validity test questionnaire, it was found that the validity percentage of the content eligibility was 92.05%, the linguistic aspect was 92.16%, the presentation aspect was 93.33%, and the graphics aspect was 95.83%, all of the criteria is very valid. It was concluded that the ESQ booklet about the structure and function of animal tissue as a biology learning supplement was categorized as very valid with an average score is 93.34%. Thus, the conclusion of the research is that the ESQ booklet about the structure and function of animal tissue as a biology learning supplement is declared very valid from the aspects of content, language, and media

    Analisis Proses Pembelajaran Matematika Siswa Tunarungu di Sekolah Inklusi

    Get PDF
    Inclusive schools are organized by the government in order to provide opportunities to all students regardless of conditions and backgrounds.  Deaf as individuals who have barriers and special needs are still discriminated against so that they cannot study in inclusive schools due to lack of facilities and knowledge of the learning process of deaf students, especially mathematics subjects. The purpose of this study was to analyze the implementation and obstacles to the mathematics learning process of deaf students in inclusive schools. The method used is a qualitative descriptive research method. The results of the research obtained include: 1) at the learning planning stage mathematics teachers maked unit planners while shadow teacher  maked IEP; 2) at the stage of learning implementation the learning system given to deaf students is the same as other regular students, mathematics teachers used clear lip gestures in explaining, and deaf students was accompanied by shadow teacher during the learning process; 3) at the evaluation stage, the evaluation questions given to deaf students was the same as other regular students; 4) GPK is constrained  in how to explain the material to deaf students, set strategies in providing motivation and providing consequences when deaf students are lazy, and teachers must be ready to re-explain the material that has been delivered. Keywords: Mathematics Learning Process, Deaf Students, Inclusion Schoo

    Development of sign language videos to improve mathematical communication of deaf students of fractional material

    Get PDF
    As many as 7.03% of people with disabilities in Indonesia are deaf people. The problem for deaf students is the lack of mathematics learning resources during learning and the low mathematical communication skills of deaf students. The purpose of this study is to analyze the development of sign language learning videos to improve mathematical communication of deaf students of fractional material in terms of validity, practicality, and effectiveness. The method used is the R&D method with a 4D model. The results showed that the validity of the media resulted in a very valid category by sign language experts with a score of 85% and material experts with a score of 83% and categories valid by media experts with a score of 78.5%. The results of media practicality of 100% for teacher and student responses and learning implementation questionnaires are said to be very practical. The results of the control class pretest and the experiment resulted in a sig value. > 0.05, then the data is normal. Homogeneity test with (6,14) <  (19) on pretest questions and (4,68) <  (19) on posttest questions then homogeneous data. Student scores resulted in a difference in the average student learning outcomes between the experimental class and the control class indicated by the T test results with the sig value. (0.001) < 0.05. The average value of the N Gain of the experimental class is greater than that of the control class, which is 0.9721 with a high category. so that the media is said to be valid, practical, and effective.Sebanyak 7,03 dari penyandang disabilitas di Indonesia merupakan penyandang tunarungu. Permasalahan pada siswa tunarungu adalah minimnya sumber belajar matematika saat pembelajaran dan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa tunarungu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengembangan video pembelajaran berbahasa isyarat untuk meningkatkan komunikasi matematis siswa tunarungu materi pecahan dilihat dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Metode yang digunakan adalah metode R&D dengan model 4D. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan media menghasilkan kategori sangat valid oleh ahli bahasa isyarat dengan skor 85% dan ahli materi dengan skor 83% serta berkategori valid oleh ahli media dengan skor 78,5%. Hasil kepraktisan media sebesar 100% untuk respon guru dan siswa serta angket keterlaksaan pembelajaran sehingga dikatakan sangat praktis. Hasil pretest kelas kontrol dan eksperimen menghasilkan nilai sig. > 0,05, maka data normal. Uji homogenitas dengan nilai (6,14) <  (19) pada soal pretest dan nilai (4,68) <  (19) pada soal posttest maka data homogen. Nilai siswa menghasilkan adanya perbedaan rata-rata hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yang ditunjukkan oleh hasil uji T dengan nilai sig. (0,001) < 0,05. Nilai rata-rata N Gain kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol yaitu sebesar 0,9721 dengan kategori tinggi. sehingga media dikatakan valid, praktis, dan efektif. &nbsp

    Implementasi Geogebra untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geometri Ruang

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran peningkatan kemampuan pemahaman konsep mahasiswa calon guru matematika dengan mengimplementasikan geogebra pada perkuliahan geometri ruang. Penelitian akan dilaksanakan di Universitas Tidar pada mahasiswa semester II perkuliahan geometri ruang program studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment, dengan desain penelitian nonequivalent control group pretest-posttest, satu kelompok sebagai kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan perkuliahan geometri ruang berbasis geogebra dan satu kelompok lainnya sebagai kelompok kontrol yang mendapat perlakuan perkuliahan geometri ruang secara konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes dan angket tanggapan siswa yang telah divalidasi oleh ahli dan diuji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan geogebra dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa pada mata kuliah geometri ruang. Hasil lain yang didapatkan adalah adanya peningkatan kemampuan pemahaman konsep geometri ruang pada mahasiswa kedua kelompok setelah diberikan perlakuan. Peningkatan pemahaman konsep kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sama-sama berada dalam kategori tinggi. Hasil penelitian ini dapat memperkaya hasil penelitian terkait dengan inovasi pembelajaran dengan menggunakan geogebra dalam pengembangan pembelajaran matematika yang inovatif
    corecore