11 research outputs found
Ketangguhan Lembaga dalam Membangun Human Capital Halal di Madura Menggunakan Metode Institusional Development Framework (IDF)
Salah satu permasalahan utama pengembangan halal adalah kualitas sumber daya manusia. Beberapa pendekatan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada organisasi adalah human capital. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengukur ketangguhan lembaga pada program peningkatan sumber daya manusia. Metode penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Institutional Development Framework. Objek penelitian ini adalah lembaga yang fokus pada pengembangan halal di Indonesia. Objek penelitian ini dibatasi pada Kementerian Agama. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner dengan mengisi matriks IDF, Indeks IDF, grafik sasaran prioritas dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan nilai indeks ketahanan lembaga pada sumber daya kelembagaan dan manajemen, sumber daya manusia, sumber daya eksternal kelembagaan, sumber daya keuangan dan indikator program pengembangan human capital. Hasil tersebut menggambarkan perangkat organisasi yang komprehensif dari sisi manajemen, sumber daya manusia, kepemimpinan, keuangan dan program pengembangan human capital. Implikasi penelitian ini bermanfaat bagi lembaga terkait dalam menyusun program dan kebijakan dalam pengembangan sumber daya manusia halal pada masa yang akan datang, karena output penelitian ini adalah indeks ketahanan lembaga yang dapat dijadikan dasar evaluasi program pengembangan human capital.
Kata Kunci : Ketangguhan Lembaga, Human Capital, Institutional Development Framework, ID
Analisis Praktik Shopee Paylater dalam Perspektif Pemikiran Zaid bin Ali
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Shopee Paylater melalui perspektif pemikiran ekonomi Islam yang digagas oleh Zaid bin Ali. Shopee Paylater merupakan layanan pembayaran digital yang memungkinkan konsumen untuk melakukan pembelian secara kredit tanpa kartu fisik, dengan pembayaran yang dapat ditunda atau dicicil. Namun, layanan ini menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti larangan riba dan keadilan dalam transaksi. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi sejauh mana praktik Shopee Paylater memenuhi syarat dan rukun akad yang sah dalam Islam, serta menganalisisnya dari sudut pandang akad Ba'i Bitsaman Ajil yang diperkenalkan oleh Zaid bin Ali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Shopee Paylater mengandung elemen kemudahan bagi pengguna, terdapat beberapa aspek yang dapat dipertimbangkan sebagai bentuk transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip syariah, terutama terkait dengan penetapan bunga. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori ekonomi Islam kontemporer serta menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dalam menyusun regulasi layanan keuangan digital yang sesuai dengan prinsip syariah.
Kata kunci: Shopee Paylater, Zaid bin Ali, Ba'i Bitsaman Aji
APLIKASI INTUITIONISTIC FUZZY MULTI SETS (IFMS) DALAM PEMILIHAN SKINCARE TERBAIK DENGAN MENGGUNAKAN UKURAN KESAMAAN HAMMING YANG DINORMALISASI
Pada teori himpunan fuzzy terdapat beberapa cara untuk mengukur kesamaan dua himpunan salah satunya yaitu menggunakan metode intuitionistic Fuzzy Multi Sets (IFMS). Sehingga penelitian ini, diperkenalkan Ukuran Kesamaan Hamming yang dinormalisasi untuk Intuitionistic Fuzzy Multi Sets (IFMS). Menggunakan metode ini, diperoleh perhitungan pemilihan skincare terbaik. Produk Skincare yang dipilih untuk mendukung penelitian ini yaitu Wardah, Skin Aqua, Emina, The Body Shop, dan Garnier. Penilaian Skincare terbaik terbagi menjadi lima kriteria yaitu berdasarkan kandungan, kemasan, Kesesuaian terhadap jenis kulit, skincare aman (lulus uji BPOM), dan yang terakhir kecocokan terhadap kulit. Hasil pengolahan data, skincare yang menduduki peringkat pertama yaitu Skin Aqua dan The Body Shop. Skincare yang menduduki peringkat kedua yaitu Wardah. Skincare yang menduduki peringkat ketiga yaitu Garnier. Skincare yang menduduki peringkat terakhir yaitu Emina.
Kata Kunci: Intuitionistic Fuzzy Multi Sets (IFMS), Skincare, Pemilihan Skincar
EFEKTIVITAS CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA JAJANAN KAKI LIMA DI DAERAH TANGERANG MELALUI PESAN ANTAR ONLINE (GO FOOD, GRAB FOOD, SHOPEE FOOD, DAN TRAVELOKA EATS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek serta kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen jajanan kakilima di daerah Tangerang melalui pesan antar online. Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini ialah pengguna aplikasi layanan pesan antar online dan sampel yang didapat sebesar 102 respoden. Metode analisis data yang digunakan ialah analisis regresi linear berganda menggunakan software SPSS statistic 26 for windows sebagai alat bantu. Hasil penelitian didapatkan bahwa Citra Merek pada produk jajanan kaki lima di Tangerang berpengaruh secara signifikan, Hal ini dapat diketahui berdasarkan nilai T pada uji T (parsial) diperoleh dengan nilai signifikansi sebesar 0.000, sedangkan hasil penelitian terhadap variabel Keputusan Pembelian membuktikan hasil bahwa secara parsial Kualitas Produk berpengaruh positif namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian jajanan kakilima di daerah Tangerang menggunakan aplikasi pesan antar online, hal ini dapat diketahui dengan melihat nilai signifikansi sebesar 0.89. Berdasarkan hasil analisis uji F (simultan) bahwa bahwa Citra Merek (X1) dan Kualitas Produk (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian jajanan kaki lima melalui aplikasi pesan antar online. Hasil tersebut dibuktikan dengan hasil signifikansi sebesar 0.000 < 0.05
Pengaruh Penambahan Arang Tempurung Kelapa Terhadap Durabilitas Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC)
With the rise in the number of vehicles on Indonesian roads, the frequency of loads that occur on road pavements rises, and extreme weather changes can damage the pavement layer, particularly at the level of durability (durability), particularly at the top layer, namely the AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course). As a result, it is required to improve the quality of road surface, one of which is to add additives to asphalt mixtures. Coconut shell waste, which is converted into charcoal, was used as an additive in this study. Because coconut shell waste is readily available in Indonesia, but its utilization is inefficient, this study intends to assess the effect of adding coconut shell charcoal at levels of 0%, 3%, 6%, and 9% on the durability of asphalt mixtures. Furthermore, the test objects at each level of coconut shell charcoal were submerged for 30 minutes, 1 day, 7 days, and 14 days at a temperature of 60˚C. Because coconut shell charcoal is an organic material, it is susceptible to the influence of water, the effect of adding coconut shell charcoal to the AC-WC mixture in terms of the First Durability Index (IDP) and Second Durability Index (IDK) values show a greater loss of strength as the coconut shell charcoal content increases
THE EFFECT OF AMMONIUM-BASED NPK FERTILIZERS ON THE GROWTH OF MANGROVE SEEDLINGS Rhizopora mucronata AND Rhizopora stylosa
Mangroves play an important role in coastal ecosystems, but their growth is often limited by nutrient availability, particularly nitrogen, phosphorus, and potassium (NPK) availability. The use of ammonium-based fertilizers can provide additional benefits by accelerating the growth of mangrove seedlings. This study examines the influence of various doses of ammonium-based NPK fertilizers on the growth of two mangrove species, Rhizophora mucronata and Rhizophora stylosa, The study was carried out in two different places with distinct environmental characteristics, Rhizophora mucronata was planted near land, whereas Rhizophora stylosa was planted in open areas near the sea. The seedlings received dosages of ammonium-based NPK fertilizer. Periodic measurements of growth characteristics, including leaf length, root length, plant height, and SPAD (Soil Plant Analysis Development) index, were conducted and tested statistically. Rhizophora mucronata responded effectively to ammonium-based fertilizer treatment, increasing plant height, root length, and chlorophyll content at an optimal dose of 0.9 grams per, although shoot growth decreased. These data show that Rhizophora mucronata is more responsive to ammonium- based fertilizer treatments than is Rhizophora stylosa under the evaluated environmental conditions, although the fertilizer dosage had no significant effect
Inovasi edukasi kesehatan yang efektif dan interaktif menggunakan teknologi Play on Demand dan Broadcast (PODCAST)
AbstrakSaat ini, promosi media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat menjadi tantangan tersendiri di pemerintah daerah, seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) di Provinsi Susa Tenggara Barat. Organisasi ini masih menerapkan ukuran konvensional dalam melakukan program promosi, seperti Radio, Surat Kabar, Flyer, dan lain-lain. Hal ini belum bisa menjangkau seluruh responden, terutama generasi muda yang seharusnya mengakses media sosial. Tujuan dilakukannya konten podcast adalah untuk memperluas jangkauan responden remaja melalui penerbitan video edukasi kesehatan di YouTube. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian yaitu pendekatan participatory rural appraisal, serta pendekatan persuasive dan edukatif. Kegiatan dibagi dalam 3 tahapan penting yaitu persiapan, pembuatan konten, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pembuatan konten youtube edukasi Kesehatan melalui podcast telah berhasil dilakukan dan dapat diakses pada https://www.youtube.com/@dinaskesehatanprovinsintb3184/videos. Berdasarkan hasil diskusi, program diberi nama SENIN SEHAT sesuai arahan pemerintah provinsi NTB kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Program telah menghasilkan Sembilan episode diantaranya hubungan komunikasi dan kesehtan, pemberian makanan pendamping air susu ibu, waspada kasus demam berdarah, dll. Oleh karena itu, podcast ini menjadi salah satu inovasi untuk melakukan edukasi secara efektif dan interaktif kepada masyarakat. Kata kunci: media informasi; senin sehat; teknologi informasi; teknologi komunikasi Abstract Recently, the media promotion to enhance citizens' awareness of healthy lifestyles has become a challenge in the local government, such as the West Susa Tenggara Province health department. The organization still applies conventional measurements to promote programs such as radio, newspapers, and flyers. The previous approach could only reach some respondents, especially young people who are supposed to access social media. The aim of establishing podcast content is to expand the reach of teenage respondents through publishing health education videos on YouTube. The methods used in implementing the service are the participatory rural appraisal approach and the persuasive and educational approach. Activities are divided into three critical stages: preparation, content creation, and evaluation. The results showed that creating health education YouTube content through podcasts was successfully carried out and can be accessed at https://www.youtube.com/@dinaskesehatanprovinsintb3184/videos. Based on the discussion, the program was named SENIN SEHAT according to the direction of the NTB provincial government. The program has produced nine episodes, including communication and health relations, providing complementary foods with breast milk, alerting for dengue fever cases, etc. Therefore, this podcast is an innovation that offers effective and interactive education to the public. Keywords: information media; healthy monday; information technology; communication technology
Exploring Knowledge of Gene-Based Nutrition Services Among Indonesian Nutritionists
Latar Belakang: Setiap individu memiliki jenis gen yang berbeda dan berpengaruh terhadap perbedaan risiko penyakit dan respon individu terhadap diet. Perkembangan ilmu nutritional genomics berakibat pada diketahuinya kerentanan penyakit dan dapat dicegah melalui pelayanan gizi berbasis gen. Pengetahuan pelayanan gizi berbasis gen penting bagi ahli gizi karena dapat memberikan informasi terkait gen dan diet.
Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ahli gizi tentang pelayanan gizi berbasis gen di Indonesia.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dilakukan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah subjek sebanyak tujuh Ahli Gizi. Pengambilan data melalui wawancara mendalam secara offline dan online menggunakan Zoom Meeting. Hasil wawancara direkam dan dianalisis dengan teknik analisis tematik menggunakan software Nvivo 12.0.
Hasil: Pengetahuan ahli gizi tentang ilmu nutritional genomics masih kurang. Ahli gizi bisa menjelaskan konsep dasar akan tetapi tidak mengetahui pengetahuan ini secara mendalam. Pengetahuan ahli gizi tentang pelayanan gizi berbasis gen juga masih terbatas, sehingga mereka masih meragukan peran mereka dalam pelayanan ini. Sedangkan pandangan ahli gizi terhadap pelayanan gizi berbasis gen umumnya positif dan menganggap pelayanan ini penting dan berharap instansi mereka bekerja dapat menyediakannya. Ahli gizi tertarik untuk memberikan pelayanan gizi berbasis gen dan bersemangat untuk belajar lebih lanjut mengenai ilmu nutritional genomics.
Kesimpulan: Pengetahuan ahli gizi tentang pelayanan gizi berbasis gen masih kurang. Harapannya ahli gizi mendapat pelatihan, seminar, dan pemerataan pendidikan tentang ilmu nutritional genomics di perguruan tinggi untuk memenuhi kompetensi ahli gizi di masa depan
APLIKASI INTUITIONISTIC FUZZY MULTI SETS (IFMS) DALAM PEMILIHAN SKINCARE TERBAIK DENGAN MENGGUNAKAN UKURAN KESAMAAN HAMMING YANG DINORMALISASI
Pada teori himpunan fuzzy terdapat beberapa cara untuk mengukur kesamaan dua himpunan salah satunya yaitu menggunakan metode intuitionistic Fuzzy Multi Sets (IFMS). Sehingga penelitian ini, diperkenalkan Ukuran Kesamaan Hamming yang dinormalisasi untuk Intuitionistic Fuzzy Multi Sets (IFMS). Menggunakan metode ini, diperoleh perhitungan pemilihan skincare terbaik. Produk Skincare yang dipilih untuk mendukung penelitian ini yaitu Wardah, Skin Aqua, Emina, The Body Shop, dan Garnier. Penilaian Skincare terbaik terbagi menjadi lima kriteria yaitu berdasarkan kandungan, kemasan, Kesesuaian terhadap jenis kulit, skincare aman (lulus uji BPOM), dan yang terakhir kecocokan terhadap kulit. Hasil pengolahan data, skincare yang menduduki peringkat pertama yaitu Skin Aqua dan The Body Shop. Skincare yang menduduki peringkat kedua yaitu Wardah. Skincare yang menduduki peringkat ketiga yaitu Garnier. Skincare yang menduduki peringkat terakhir yaitu Emina.
Kata Kunci: Intuitionistic Fuzzy Multi Sets (IFMS), Skincare, Pemilihan Skincare</jats:p
