819 research outputs found

    Kontestasi Terminologi dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat di Indonesia

    Full text link
    Kontestasi terminologi dan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) sesuatu yang urgen untuk didiskusikan secara akademis. Acapkali peristilahan yang dilabelkan pada MHA masih berkonotasi negatif, khususnya dalam menghadapi hegemoni dan represitas negara. Praktik penamaan istilah MHA semakin sering dirujuk, apalagi setelah Konstitusi maupun berbagai Perundang-undangan sektoral mempergunakan istilah MHA. Dinamika alas yuridis emperik tentang terminologi dan pengakuan MHA berikut hak-haknya dapat ditelusuri dari dimensi hukum Internasional dan hukum Nasional

    Analisis Pengaruh Iklim Usaha terhadap Perkembangan Wanita Pengusaha Sektor Industri Manufaktur Pedesaan di Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur

    Full text link
    Banyuwangi Municipal, located on the end of East Java Island, constitutes themost strategic area for the investor to do investment. The abundant of naturalresources is the potency for the investor. The business growth is moderate in there,however, there are many weaknesses that need to be improved for the governmentinvolving the business climate, such as physical infrastructure, area governmentpolicy, illegal collection, association participation, safety and labor.In this research tried to analyze the variable that effect to the business developmentparticularly businesswomen village manufacture industry in Banyuwangi.Variables-identified concerning business climate consist of physical infrastructure,area government policy, illegal collection, association participation, safety andlabor. From that variables then would be analyzed by using multiple linier regressionmethod and to know whether or not that variables influence the business growthand how large those variables influence to business growth. From the data collectionin field concerning business-womens perception in Banyuwangi then beingprocessed with SPSS for Windows version 13.00 was obtained 70%, business climatevariable influence the business development, from all five variables, the physicalinfrastructure constitutes the largest variables or dominant to influence the businessdevelopment with coefficient value 0.466. Simultaneously, the above independentvariables significant influence toward business development were indicated withvalues of F-count more than F-table (27.00 > 2.36).Business-womens perception toward conducive of business climate in Banyuwangi,generally agree that business climate that consist of physical infrastructure,government policy, illegal collection, association participation, safety and laborcondition are highly influence the business development in Banyuwangi, generallythey assessed that the conducive of business climate is moderate, need to beimproved particularly public service. To improve the government business climateshould improve the various indicator of business climate result to increase themanufacture industry sector in order to create the vacancies, decreaseunemployment and poor.Keywords : Businesswoman, business climate, manufacture industry, multiple linierregressio

    Evaluasi Kebijakan Gerakan Nasional Peningkatan Produksi Dan Mutu Tanaman Kakao Pada Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Kabupaten Sigi

    Get PDF
    This research aims at describing, the evaluation of policy and It\u27s Development to the Implementation of the National Movement of the Quality of Cacao Plants Improvement at Sigi Regency. This research used a qualitative descriptive method. The data were collected trough observations, interviews, and documentations. This seven informants were taken through purposiv sampling. The resulth show that the Evaluation of Policy and It\u27s Development to the Implementation of the National Movement of the Quality of Cacao Plants Improvement at Sigi Regency is still not optimal, It mostly influenced by some faktors: 1) effectiveness aspect was still low, 2) efficiency aspect was will low 3) adequacy aspect was low, 4) Equalization aspect was still low, 5) responsiveness aspect was still low 6) Accuracy aspect was good

    Relevansi Praktik Laboratorium Pendidikan Administrasi Perkantoran Dengan Jenis Pekerjaan Mahasiswa Pkl

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi materi pembelajaran praktik laboratorium dengan jenis pekerjaan administrasi perkantoran. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Responden penelitian adalah seluruh peserta PKL mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran yang berjumlah 106 orang, sedangkan untuk pembimbing berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket setelah uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut: 1) terdapat relevansi materi praktik di laboratorium dengan jenis pekerjaan di lembaga mitra dengan kategori tinggi antara hasil analisis mahasiswa dan pembimbing sebesar 50,90% dan 53,30%; 2) pembelajaran praktik di laboratorium sudah sesuai dengan jenis pekerjaan di lembaga mitra dengan hasil tinggi antara analisis data mahasiswa dan pembimbing sebesar 48,10 dan 53,30%; 3) tingkat keterampilan mahasiswa dalam melakukan praktik sesuai dengan harapan lembaga mitra dengan hasil tinggi antara analisis data mahasiswa dan pembimbing sebesar 48,10% dan 53,30%; 4) sarana dan prasarana laboratorium pendidikan administrasi perkantoran sudah layak dalam membentuk kompetensi bidang administrasi bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran dengan hasil tinggi sebesar 48,10%

    Analisis Finansial Dan Ekonomi Pembangkit Listrik Mikrohidro Di Berapa Lokasi, Propinsi Jawa Tengah, Indonesia

    Full text link
    Permintaan melebihi pasokan listrik terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Pada tahun 2009, pasokan listrik sebesar 29.705 MW. Dari pasokan tersebut yang hilang sebesar 11,68% selama proses distribusi sehingga pasokan bersih 26.235 MW. Di sisi lain permintaannya sebesar 30.943 MW atau mengalami defisit 15,22%. Di Indonesia banyak ditemukan lokasi yang memiliki potensi sumberdaya air yang dapat digukanan untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH), khususnya yang berada di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS). PLTMH adalah pembangkit listrik tenaga air yang dapat memproduksi listrik = 100 kWH (Aprianti, 2009). Kajian ini dilakukan di tiga PLTMH yakni: PLTMH tradisional yang dikelola oleh rumah tangga (Desa Karangtengah, lokasi 1), PLTMH medium (Desa Purbasari, lokasi 2), dan PLTMH modern (Wanganaji, lokasi 3). Pola manajemen, biaya dan manfaat dari PLTMH di catat dari survey, informasi tokoh kunci dan data sekunder. Informan kunci dan responden dalam kajian ini, untuk lokasi 1 (Karangtengah) yakni 20 orang dari 21 orang pemilik PLTMH tradisional, untuk loksi 2 (Purbasari) yakni pengelola PLTMH, 3 orang pengelola turbin, dan 10 orang konsumen, untuk lokasi 3 (Wanganaji) adalah pengelola PLTMH Wanganaji. Analisis pola manajemen, finansial dan ekonomi dilakukan pada kajian ini. Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Pay Back Period (PBP) merupakan parameter dalam kajian ini. Hasil kajian sebagai berikut: PLTMH Karangtengah merupakan PLTMH yang dimiliki oleh masingmasing rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan listrik mereka sendiri yang mulai dibangun pada tahun 1993, PLTMH Purbasasri dikelola oleh Desa dan digunakan untuk memasok kebutuhan listrik warga Desa Purbasari, PLTMH Wanganaji dikelola oleh Pondok Pesantren Rodhathuth Tholibin untuk memasok jaringan interkoneksi Perusahaan Listrik Negara (PLN). Berdasarkan analisis finansial: 1). PLTMH Karangtengah secara finansial tidak layak. 2). PLTMH Desa Purbasasri dengan kurun waktu 15 tahun, memberikan NPV = Rp. 6.562.695.042,-, BCR = 2,73, dan IRR = 35% dengan pay back period selama 3 tahun 4 bulan; 3). PLTMH Wanganaji yang memasok interkoneksi PLN Wonosobo dengan investasi Rp. 2.695.700.000,- NPV = Rp. 2.771.300.000,- dengan pengembalian modal ( ) akan terjadi 11 tahun 9 bulan yaitu pada bulan September tahun 2018. PLTMH Desa Karangtengah dan Desa Purbasasri yang secara langsung memasok kebutuhan listrik masyarakat berdampak nyata terhadap perekonomian masyarakat sedangkan PLTMHWanganaji dampak ekonominya sulit diukur karena hasil listrik digunakan untuk memasok interkoneksi PLN

    Perwujudan Keadilan dan Keadilan Sosial dalam Negara Hukum Indonesia: Perjuangan yang Tidak Mudah Dioperasionalkan

    Full text link
    Keadilan dan keadilan sosial memiliki sejarah pemikiran yang panjang dalam diskursus hukum dan negara. Negara merupakan figur sentral dalam perwujudan keadilan dan keadilan sosial. Dalam negara hukum Indonesia perwujudan keadilan dan keadilan sosial merupakan perjuangan yang tidak mudah dioperasionalkan. Metode`yang dipergunakan dalam kajian ini adalah yuridis normatif, dengan titikberat pada penulusuran studi pustaka. Dalam pembahasannya mengkonfirmasikan bahwa keadilan dan keadilan sosial memiliki pertemalian yang erat. Perwujudannya merupakan unsur utama, mendasar, paling rumit, luas, struktural dan abstrak. Keadilan sebagai kemauan yang bersifat tetap dan terus-menerus untuk memberikan kepada setiap orang, apa yang seharusnya diterima. Keadilan sosial selalu ditujukan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui pemerataan sumber daya agar kesenjangan sosial ekonomi di tengah-tengah masyarakat dapat dikurangi

    Analisis Efisiensi Ekonomi USAhatani Lebah Madu di Desa Kalisari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi USAhtani lebah madu di Desa Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa Desa Kalisari merupakan sentra peternakanlebah di Kabupaten Banyumas. Data penelitian diambil dari responden secara acak sebanyak 50% dari populasi yang ada. Selanjutnya data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis R/C ratio.Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis R/C ratio sebesar 9,16 yang berarti bahwa USAhatani lebah madu di Desa Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas secara ekonomi sudah efisien. Selanjutnya USAhatani lebah madu tersebut dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarga petani

    Metode K-nearest Neighbor Berbasis Forward Selection Untuk Prediksi Harga Komoditi Lada

    Get PDF
    Banyak peneliti termotivasi untuk meningkatkan kinerja prediksi. K-Nearest Neighbor (KNN) merupakan salah satu algoritma untuk regresi maupun klasifikasi sudah secara sukses diimplementasikan di berbagai bidang. Di sisi lain, penentuan variabel yang sesuai dapat memberikan performa yang semakin baik pada suatu model. Pada penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi dengan menggabungkan algoritma K-Nearest Neighbor dengan metode seleksi atribut, khususnya forward selection untuk memprediksi komiditi lada. Model yang diusulkan dievaluasi dengan data time series lada hitam dan lada putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Nearest Neighbor berbasis forward selection memberikan kinerja yang terbaik dibandingkan dengan KNN berbasis backward elimination dan SVM berbasis seleksi atribut
    corecore