18 research outputs found

    Building Students' Self Confidence in Speaking Through Group Discussion

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah i) kelompok diskusi dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara dan ii) apakah ada peningkatan pada kemampuan berbicara siswa setelah belajar dalam kelompok diskusi. Desain penelitian yang digunakan adalah analisa kwantitatif. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas dua di sekolah menengah atas. Selain itu, tes berbicara dan kuesioner di gunakan untuk mengumpulkan data. Pembelajaran menggunakan kelompok diskusi disarankan bagi para guru karena kelompok diskusi memfasilitasi siswa dengan lingkungan berkomunikasi yang menyediakan wadah bagi siswa untuk mengembangkan pemikiran mereka. The aim of this study was to explore whether i) group discussion improved students' self-confidence and ii) there was an improvement of students' speaking ability after the implementation of group discussion. The design was quantitative analysis. The subjects of this research were 15 students of the second grade of SMAN 8 Bandar Lampung. Speaking tests and questionnaires were administered to collect the data. The result showed that group discussion significantly improved the student's self-confidence and the speaking ability. This suggests that group discussion facilitates students to improve their self-confidence and speaking ability

    Identifying Learning Strategies Between Successful and Unsuccessful Learners in Reading Comprehension

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi belajar antara siswa yang berhasil dan tidak berhasil dalam kemampuan membaca bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan dilaksanakan pada kelas 10 SMA Al-Kautsar yang berjumlah 68 siswa. Untuk mengumpulkan data, peneliti memberikan sebuah kuesioner (LLSQ) dan test membaca. Data dianalisis dengan Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar siswa menggunakan strategi kognitif (52,96%), metakognitif (23,52%) dan sosial (23,52%), (2) tidak ada perbedaan signifikan antara siswa yang berhasil dalam menggunakan strategi kognitif dan sosial sedangkan strategi metacognitive memiliki perbedaan signifikan. Ada implikasi untuk strategi-strategi belajar bahasa dalam keterampilan membaca. Oleh karena itu, siswa perlu diinformasikan tentang strategi-strategi belajar dan penggunaan yang tepat dalam membaca karena pemilihan strategi belajar adalah salah satu cara siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.The research aimed to find out the learning strategy between successful and unsuccessful learners in English reading. This research was a quantitative study and was conducted to 68 learners in first grade of SMA Al-Kautsar. In collecting data, the researcher gave a questionnaire (LLSQ) and reading test. The data was analyzed by using Independent t-test. The results showed that (1) most of students used cognitive strategy (52.96%), metacognitive (23.52%) and social (23.52%), (2) there was no significant difference between successful and unsuccessful learners in using cognitive and social strategy meanwhile metacognitive strategy had significant difference. There was an implication for language learning strategies in reading skill. Thus, the students need to be informed about learning strategies and how to use them appropriately in reading because choosing learning strategies was a students' way in improving their skill in reading

    Scaffolding Strategy Based Writing InstructionTo Promote Students' Autonomy in Writing

    Full text link
    Tujuan penelitian adalah menentukan perbedaan prestasi menulis siswa setelah penerapan SSBWI, meneliti perbedaan kemandirian menulis siswa setelah penerapan SSBWI, dan mendeskripsikan respon siswa terhadap SSBWI di kelas. Subjek penelitian adalah dua puluh siswa kelas X di MA Madarijul ‘Ulum. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan satu kelompok desain pretest posttest. Instrumen penelitian adalah tes tulis, kuestioner, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan di dalam prestasi menulis siswa. Strategi ini dapat lebih meningkatkan kemandirian siswa di dalam menulis. Hasil kuestioner menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap penerapan SSBWI dikelas. Kesimpulan dari penelitian ini, bersamaan dengan peningkatan kemampuan di dalam menulis, kemandirian siswa di dalam menulis pun meningkat. The purposes of this research are to find out the difference of the students' writing achievement after the implementation of SSBWI, to investigate the difference of the students' writing autonomy after the implementation of SSBWI , and to describe the students' response to SSBWI in writing class. The sample is twenty students of the tenth grade at Senior High School of Madarijul ‘Ulum. This research is quantitative and qualitative by using one group pre-test posttest design. The instruments are writing test, questionnaire, and interview. The result of data analysis shows that there is a significant difference in the students' writing achievement. Furthermore, this strategy can further promote the students' autonomy in writing. The result of the questionnaire shows that the students give the positive response towards applying SSBWI in writing class. The conclusion of this research, after the students are given SSBWI, along with the improvement in writingability, the students' autonomy in writing improves significantly

    Improving Students' Achievement in Reading Comprehension Through Jigsaw Strategy at SMAN 1 Abung Selatan

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan yang signifikan secara statistik pada kemampuan pemahaman siswa dalam membaca setelah belajar menggunakan strategi Jigsaw. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa tingkat pertama SMAN 1 Abung Selatan, Lampung Utara. Dua set tes reading digunakan sebagai alat untuk pengambilan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan yang signifikan secara statistik pada kemampuan pemahaman siswa dalam membaca setelah penerapan strategi Jigsaw. Dapat disimpulkan bahwa strategi Jigsaw dapat memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca.The aim of this research was to find out whether there was a statistically significant increase of students' reading comprehension ability after the students were taught using Jigsaw strategy. This research was quantitative. The subjects were 25 students of the first grade of SMAN 1 Abung Selatan, North Lampung. Two sets of reading tests were used as the research instrument. The result of the research showed that there was a statistically significant increase of students' reading comprehension ability after the implementation of Jigsaw strategy. This suggests that Jigsaw strategy facilitates the students to improve the reading achievement

    Vocabulary Learning Strategies And Vocabulary Size Of The Indonesian Senior High Students

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara strategi belajar kosa kata siswa dengan penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Subyek penelitian ini sebanyak 120 siswa pada tahun ke dua di MAN 1 Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan vocabulary size test. Desain penelitian adalah ex post facto design. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai korelasi antara kedua variable adalah 0.67 dan nilai pengaruhnya adalah 0.45. Lebih jauh, ditemukan data bahwa sosial strategi mempunyai hubungan yang positif dengan siswa yang mendapat skor antara 60-100 pada tes kosa kata, sementara itu determinasi strategi adalah strategi yang digunakan oleh sebagian besar siswa yang mendapat skor kosa kata antara 40-59. Berdasarkan pada hasil, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara strategi belajar kosa kata siswa dan penguasaan kosa kata bahasa Inggris. The objective of this research was to investigate the correlation between students' vocabulary learning strategies and their vocabulary size. The subjects were 120 second year students of MAN 1 Bandar Lampung. The data collecting techniques were questionnaire and vocabulary size test. The design was ex post facto design. The result showed that the correlation value between the two variables was 0.67 and the value of X toward Y was 0.45. Furthermore, it was found that the social strategy had positive correlation with the students who got 60-100 range scores on vocabulary size test, while the determination strategy was the strategy used by the majority of students who got 40-59 range scores on vocabulary size test. Based on the result, it could be concluded that there was a significant correlation between students' vocabulary learning strategies and their vocabulary size

    Relationship Between Vocabulary Mastery And Vocabulary Learning Strategies

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi frekuensi strategi belajar kosakata yang digunakan siswa kelas 2 SMA dan mengetahui hubungan antara penguasaan kosakata dan strategi yang digunakan. Sampel dipilih secara acak yaitu kelas XI IPS 2. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner berdasarkan rancangan Schmitt (1997) dan uji pengukuran kosakata yang dirancang berdasarkan buku bahasa Inggris yang digunakan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara penguasaan kosakata siswa dan strategi mereka dalam belajar kosa kata (r-nilai= 1). Hubungan itu ada pada strategi penentuan, strategi sosial, strategi memori, dan strategi metakognitif. R-nilai pada masing-masing strategi adalah 0.904, 0.493, 0.78, dan 0.730 dan nilai signifikannya kurang dari 0.05 (p0.05) dan r-nilai 0.534.The purpose of this study was to identify the frequency of vocabulary learning strategies used by the second year students of SMA and to find out the relationship between their vocabulary mastery and their strategies in learning vocabulary. The sample was randomly chosen and it was class XI IPS 2. The instruments were questionnaire based on Schmitt\u27s (1997) study and vocabulary test based on student\u27s English book. The result of the research showed that there was a relationship between the students\u27 vocabulary mastery and their strategies in learning vocabulary (r-value= 1). The relationship was on determination strategy, social strategy, memory strategy, and metacognitive strategy. The r-value was 0.904, 0.493, 0.478, and 0.730 respectively and the significant value was less than 0.05 (p0.05) and the r-value was 0.534

    Using Movie Script in Teaching Reading Text at the Second Grade of SMP

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana movie script digunakan dalam pembelajaran membaca dan untuk mencari masalah yang ditemukan oleh siswa dan guru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa yang dianalisis secara kualitatif. Data didapatkan melalui dua instrumen yaitu observasi kelas dan kuesioner. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat beberapa aktifitas yang aktif dan menarik dalam proses pembelajaran namun terdapat beberapa masalah yang dihadapi oleh siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa guru dapat mengajar siswa secara kreatif dan inovatif sedangkan siswa tertarik untuk mempelajari teks membaca secara berbeda dalam penggunakan movie script sebagai media.This research was conducted to describe how movie script was used in reading text class and to find out the students\u27 and teacher\u27s problems in using movie script in reading texts. The subject of the reseach was the second grade students numbering of 40 students which were analyzed qualitatively. The data were collected by using two instruments: classroom observation note and questionnaire for the students. The result showed that there were some active and interesting activities in the teaching reading process. There are some problems faced by the students and the teacher in the process of teaching learning. However, it can be concluded that by using movie script as a media, the teacher can teach the students creatively and inovatively while the students are interested to learn reading text differently
    corecore