7 research outputs found

    Using Smart Apron Learning Media in Teaching Early Literacy Skills

    Get PDF
    Literacy is one area of academic skills that can help children learn to read more easily and can influence skills in other academic areas. This study aims to describe the use of smart aprons learning media in teaching early literacy skills in schools that already use it in the Greater Jakarta area. This qualitative descriptive research was carried out in August 2022 with 11 teachers as respondents. Collecting data using observation techniques, interviews, and documentation. The validity of the data is obtained through data triangulation. The results of the study show that the use of smart aprons in literacy teaching is implemented in planning, opening learning activities, explaining activities, and closing learning activities, and is used in reflecting on learning about literacy. Besides being used for teaching literacy, smart aprons are also used to stimulate other aspects of development, such as children's cognitive and gross motor skills. Smart aprons are easy to use, time efficient, and flexible and make children enthusiastic about learning, encourage children's motivation, encourage teacher creativity, and children know something that was not previously known and encourage teacher creativity. Keywords: smart apron media, literacy skills, early childhood References: Banerjee, R., Alsalman, A., & Alqafari, S. (2016). Supporting Sociodramatic Play in Preschools to Promote Language and Literacy Skills of English Language Learners. Early Childhood Education Journal, 44(4), 299–305. https://doi.org/10.1007/s10643-015-0715-4 Baroody, A. E., & Diamond, K. E. (2016). Associations among preschool children’s classroom literacy environment, interest and engagement in literacy activities, and early reading skills. Journal of Early Childhood Research, 14(2), 146–162. https://doi.org/10.1177/1476718X14529280 Bodrova, E. (2008). Make‐believe play versus academic skills: A Vygotskian approach to today’s dilemma of early childhood education. European Early Childhood Education Research Journal, 16(3), 357–369. https://doi.org/10.1080/13502930802291777 Buckingham, D. (2019). The Media Education Manifesto. Wiley. https://books.google.co.id/books?id=3m0fvgEACAAJ Fricke, S., Szczerbinski, M., Fox-Boyer, A., & Stackhouse, J. (2016). Preschool Predictors of Early Literacy Acquisition in German-Speaking Children. Reading Research Quarterly, 51(1), 29–53. https://doi.org/10.1002/rrq.116 Inoue, T., Georgiou, G. K., Parrila, R., & Kirby, J. R. (2018). Examining an Extended Home Literacy Model: The Mediating Roles of Emergent Literacy Skills and Reading Fluency. Scientific Studies of Reading, 22(4), 273–288. https://doi.org/10.1080/10888438.2018.1435663 Landerl, K., Freudenthaler, H. H., Heene, M., De Jong, P. F., Desrochers, A., Manolitsis, G., Parrila, R., & Georgiou, G. K. (2019). Phonological Awareness and Rapid Automatized Naming as Longitudinal Predictors of Reading in Five Alphabetic Orthographies with Varying Degrees of Consistency. Scientific Studies of Reading, 23(3), 220–234. https://doi.org/10.1080/10888438.2018.1510936 Lonigan, C. J., & Shanahan, T. (2010). Developing Early Literacy Skills: Things We Know We Know and Things We Know We Don’t Know. Educational Researcher, 39(4), 340–346. https://doi.org/10.3102/0013189X10369832 Missall, K. N., Carta, J. J., McConnell, S. R., Walker, D., & Greenwood, C. R. (2008). Using Individual Growth and Development Indicators to Measure Early Language and Literacy. Infants & Young Children, 21(3). https://journals.lww.com/iycjournal/Fulltext/2008/07000/Using_Individual_Growth_and_Development_Indicators.8.aspx Pears, K. C., Kim, H. K., Fisher, P. A., & Yoerger, K. (2016). Increasing pre-kindergarten early literacy skills in children with developmental disabilities and delays. Journal of School Psychology, 57, 15–27. https://doi.org/10.1016/j.jsp.2016.05.004 Pfost, M. (2015). Children’s Phonological Awareness as a Predictor of Reading and Spelling. Zeitschrift Für Entwicklungspsychologie Und Pädagogische Psychologie, 47(3), 123–138. https://doi.org/10.1026/0049-8637/a000141 Piasta, S. B., Purpura, D. J., & Wagner, R. K. (2010). Fostering alphabet knowledge development: A comparison of two instructional approaches. Reading and Writing, 23(6), 607–626. https://doi.org/10.1007/s11145-009-9174-x Quinn, J. M., Wagner, R. K., Petscher, Y., & Lopez, D. (2015). Developmental Relations Between Vocabulary Knowledge and Reading Comprehension: A Latent Change Score Modeling Study. Child Development, 86(1), 159–175. https://doi.org/10.1111/cdev.12292 Rohde, L. (2015). The Comprehensive Emergent Literacy Model: Early Literacy in Context. SAGE Open, 5(1), 2158244015577664. https://doi.org/10.1177/2158244015577664 Suggate, S., Schaughency, E., McAnally, H., & Reese, E. (2018). From infancy to adolescence: The longitudinal links between vocabulary, early literacy skills, oral narrative, and reading comprehension. Cognitive Development, 47, 82–95. https://doi.org/10.1016/j.cogdev.2018.04.005 Sugiyono. (2008). Metode penelitian pendidikan: (Pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Alfabeta. https://books.google.co.id/books?id=0xmCnQAACAAJ Wilcox, M. J., Gray, S., & Reiser, M. (2020). Preschoolers with developmental speech and/or language impairment: Efficacy of the Teaching Early Literacy and Language (TELL) curriculum. Early Childhood Research Quarterly, 51, 124–143. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2019.10.005 Zettler-Greeley, C. M., Bailet, L. L., Murphy, S., DeLucca, T., & Branum-Martin, L. (2018). Efficacy of the Nemours BrightStart! Early Literacy Program: Treatment Outcomes from a Randomized Trial With At-Risk Prekindergartners. Early Education and Development, 29(6), 873–892. https://doi.org/10.1080/10409289.2018.1475202 &nbsp

    MENINGKATAN DAYA PEMAHAMAN MELALUI MEDIA CERITA PENDEK SISWA KELAS VIII SMP ALAM KARAWANG

    Get PDF
    ABSTRAK Membaca adalah suatu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang untuk menambah wawasan atau pengetahuan yang dapat mempengaruhi pola pikir dan cara berbicara seseorang. Dalam membaca mencakup pengenalan terhadap aksara serta tanda baca, mempunyai korelasi aksara beserta tanda-tanda baca dengan unsurunsur linguistik yang formal, dan mempunyai suatu makna. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengukur tingkatan kepemahaman siswa terhadap teks bacaan. Metode yang kami gunakan yaitu metode kuantitatif dan metode deskriptif, metode ini memaparkan jumlah keberhasilan yang kami peroleh serta penjabaran yang lengkap mengenai hasil penelitian. Setelah melakukan penelitian, hasil yang kami peroleh berupa data. Bahwa siswa kelas VIII SMP ALAM KARAWANG telah memahami unsur-unsur pembangun suatu cerita pendek. Membaca pemahaman termasuk ke dalam jenis membaca intensif. Membaca pemahaman bertujuan untuk memperoleh ide-ide pokok bacaan. Cerpen adalah salah satu karya sastra modern yang di dalamnya terdapat unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik. Dalam menentukan unsur intrinsik cerpen, membaca pemahaman sangat diperlukan. karena untuk memahami isi dalam cerita pendek. Teks yang kami gunakan yaitu cerita pendek yang berjudul “Mimpi Anak Bangsa” yang telah kami berikan kepada siswa kelas VIII di SMP ALAM KARAWANG. Jadi, kemampuan membaca pemahaman sangat diperlukan untuk mengetahui seberapa kemampuan yang dimiliki siswa dalam menentukan unsur-unsur dalam cerpen. Kata Kunci : membaca,membacapemahaman, sastra, cerpen, kuantitatif, deskriti

    PENDAMPINGAN MINAT BELAJAR PADA PESERTA DIDIK TAMAN BACA MASYARAKAT (TBM) DI ERA PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PPJ)

    Get PDF
    Learning is an ongoing process of activity in the context of constructive change in children's behavior. Learning interest is a person's interest in a lesson that encourages him to study and pursue that lesson. Therefore, in this study aims to analyze the strengthening of motivation of children's interest in distance learning. This study used qualitative method and conducted at Saung Baca Kragilan, Gelingseng Village. The result of study showed that world of children is a world of play. Children have a great curiosity about something new. The importance of paying attention to children's interest in learning in participating in learning activities requires the right stimulus. For this reason, in a way that suits the child's growth and development. Community reading gardens regarding the duties and functions of community reading gardens in improving children's learning abilities. Furthemore, that needs to be known that one of the factors that influence children's interest in learning is how a teacher or parent is able to package learning activities that can be a special attraction for children in these learning activities

    Pengaruh Flashcard Path To Literacy terhadap Kemampuan Literasi Baca Tulis

    No full text
    Kemampuan literasi menurut persepsi orang tua menjadi tuntutan orang tua supaya anaknya bisa menulis dan membaca sejak kecil. Hal tersebut membutuhkan alternatif media dan kompetensi guru guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Media yang diperlukan yaitu media yang dapat memberikan secara real, salah satunya Path to Literacy yang sudah diadaptasi menggunakan bahasa Indonesia. Penelitian ini memiliki tujuan jangka panjang yaitu bertujuan untuk pembaharuan teknik mengajar membaca dan menulis sesuai tahapan yang jelas. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan kemampuan literasi baca tulis anak usia dini dengan menggunakan media path of literacy. Penelitian ini akan melihat pengaruh media flashcard path to literacy  terhadap kemampuan literasi baca tulis dengan subjek penelitian anak usia 4-5 tahun berjumlah 10 anak dengan metode  penelitian kuantitatif eksperimen. Tahapan penelitian dimulai dari merumuskan hipotesis, merumuskan instrument, melakukan pre-test, uji coba, post test dan pembahasan.Berdasarkan hasil perhitungan uji homogenitas diketahui bahwa nilai signifikansinya 0,05 data disimpulkan tidak mempunyai nilai varian yang sama/berbeda (tidak homogen). Hal tersebut dikarenakan kemampuan literasi baca tulis tidak dapat digeneralisasikan dikarenakan stimulasi yang berbeda dari lingkungan

    Pengembangan Development of "My Bank" Media to Improve Beginning Mathematics Ability of 5-6 Years Old Children: Pengembangan Media “Bank-Ku” untuk Meningkatkan Kemampuan Matematika Permulaan Anak Usia Dini 5-6 Tahun

    No full text
    Pengenalan matematika kepada anak usia 5-6 tahun merupakan hal yang menantang bagi pendidik untuk memperkenalkannya kepada anak. Media dalam mengenalkan matematika khususnya bagi anak usia dini saat ini lebih banyak menggunakan lembar kerja dan tidak mengenalkan secara nyata bilangan-bilangan dalam matematika permulaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah pengembangan media “BANK-KU” untuk mengenalkan matematika permulaan bagi anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Berdasarkan hasil penelitian pada analisis kinerja yaitu kurang tersedia media interaktif dalam pengenalan matematika permulaan. Analisis kebutuhan berdasarkan hasil observasi dan wawancara menunjukkan rendahnya minat anak dalam pengenalan matematika permulaan khususnya berhitung. Melalui hasil tersebut maka dibuat desain media “BANK-KU” yaitu pengenalan konsep bilangan, ganjil-genap, penjumlahan sederhana secara nyata. Setelah melakukan perancangan media tersebut di validasi oleh pakar materi dan media. Masukan dari kedua pakar diperbaiki dan selanjutnya pelaksanaan implementasi, dalam implementasi pada 11 anak dengan persentase 100% terlihat dapat menggunakan media dalam pengenalan bilangan satuan, puluhan, ratusan sampai ribuan, pengenal ganjil dan genap, pengenalan penjumlahan sederhana. Terdapat beberapa kendala dalam implementasi yaitu buku panduan yang memerlukan pengembangan dan rasio jumlah anak dalam penggunaan media BANK-KU.Pengenalan berbagai aspek perkembangan salah satunya perkembangan matematika permulaan sangat penting bagi anak usia 5-6 tahun. Pada kenyataannya saat ini  matematika diangap sebagai hal yang sulit untuk dipelajari dan membosaan. Media dalam mengenalkan matematika khususnya bagi anak usia dini saat ini lebih banyak menggunakan lembar kerja dan tidak mengenalkan secara nyata bilangan-bilangan dalam matermatika permulaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah pengembangan media “BANK-KU” dalam mengenalkan matematika permulaan bagi anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Berdasarkan hasil penelitian  pada analisis kinerja yaitu kurang tersedia media interaktif dalam pengenalan matematika permulaan. Pada analisis kebutuhan berdasarkan hasil observasi dan wawancara menunjukkan rendahnya minat anak dalam pengenalan matematika permulaan khususnya berhitung. Melalui hasil tersebut maka dibuat desain media “BANK-KU” yaitu pengenalan konsep bilangan, ganjil genap, penjumlahan sederhana sencara nyata. Setelah melakukan perancangan media tersebut di validasi oleh pakar materi dan media. Masukan dari kedua pakar diperbaiki dan selanjutnya pelaksanaan implementasi, dalam implementasi pada 11 anak terlihat dapat menggunakan media dalam pengenalan bilangan satuan, puluhan, ratusan sampai dengan ratusan, pengenalan ganjil genap, pengenalan penjumlahan sederhana. Terdapat beberapa kendala dalam implementasi yaitu buku panduan yang memerlukan pengembangan dan ratio jumlah anak dalam penggunaan media BANK-K

    Pendampingan Minat Belajar Pada Peserta Didik Taman Baca Masyarakat (Tbm) Di Era Pembelajaran Jarak Jauh (Ppj)

    Full text link
    Learning is an ongoing process of activity in the context of constructive change in children's behavior. Learning interest is a person's interest in a lesson that encourages him to study and pursue that lesson. Therefore, in this study aims to analyze the strengthening of motivation of children's interest in distance learning. This study used qualitative method and conducted at Saung Baca Kragilan, Gelingseng Village. The result of study showed that world of children is a world of play. Children have a great curiosity about something new. The importance of paying attention to children's interest in learning in participating in learning activities requires the right stimulus. For this reason, in a way that suits the child's growth and development. Community reading gardens regarding the duties and functions of community reading gardens in improving children's learning abilities. Furthemore, that needs to be known that one of the factors that influence children's interest in learning is how a teacher or parent is able to package learning activities that can be a special attraction for children in these learning activities
    corecore