2 research outputs found
Perencanaan Pengembangan Lahan Sawah Di Kabupaten Kubu Raya
As one of the alternative location for paddy fields development, Kubu Raya Regencyhave a problem with lack of information on the land suitability and land availability. This study aimed to analyze the development potency of paddy field through land availability and land suitability analysis. The land availability was analyzed based on the land use and land cover interpreted from Landsat 8 image, a map of forest areas status, a map of spatial land use planning and a map of paddy field from the Ministry of Agriculture. Meanwhile, the evaluation ofland suitability wasexamined using the land system map (RePPProT) scale of 1: 250,000,which then complemented with the result of soil analysis. Analysis of land suitability wasconducted using the maximum limitation method.The research results show that suitable land for paddy field is 205,914 ha, which are classified into S3 with the limiting factor are poor drainage, peat maturity, peat depth and nutrients availability. Potential land (land suitability and land availability) for paddy fields development reached 62,176 ha. Recommended Development areas in the first priority is 1124 ha, the second priority is 35,334 ha and the third priority is 25,718 ha
Manfaat Sumber Daya Manusia pada Bidang Jasa dalam Kegiatan Pembelajaran di Daycare
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui manfaat kegiatan pembelajaran yang ada di Daycare Halima Qur'ani metode yang kami gunakan yaitu observasi langsung dengan narasumber kepala cabang Daycare Halima Qur'ani. Daycare ini berdiri sudah dari tahun 2014 kurang lebih 9 tahun sudah memiliki 2 cabang. Daycare yang secara sederhana adalah penitipan anak yang bisa memenuhi kebutuhan anak secara pendidikan dan kognitifnya, penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya upaya untuk menciptakan lembaga pendidikan Islam yang berkualitas, sehingga mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya. Jasa pendidikan tidak dapat dipisahkan dari sumbernya yaitu lembaga pendidikan yang menyediakan jasa tersebut. artinya jasa pendidikan dihasilkan dan dikonsumsi secara serentak pada waktu yang sama. Jika peserta didik membeli jasa maka akan berhadapan langsung dengan penyedia jasa pendidikan, dengan demikian jasa lebih di utamakan penjualannya secara langsung dengan skala operasi yang terbatas. Oleh karena itu, lembaga pendidikan dapat menggunakan strategi bekerja dalam kelompok yang lebih besar, bekerja lebih cepat, atau melatih para peserta didik agar mampu membina kepercayaan. Misi lembaga pendidikan ini untuk menyelenggarakan pendidikan terpadu dengan agama menyelenggarakan pendidikan dengan mengasah kecerdasan intelektual, emosi, spiritual dan sosial, menyelenggarakan pendidikan dengan sistem full day maupun half day, menjadi lembaga pendidikan yang islami, berkarakter dan amanah. Hasil dari kunjungan kali ini menunjukan bahwa adanya lembaga jasa yang mendidik anak-anak sejak usia dini
