15 research outputs found

### Dinamika getaran kaotiik bandul berpegas

INTISARI Peneitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat getaran bandul berpegas dengan can simulasi numerik Simulasi numerik dilakukan untuk memvariasi syarat awal dan redaman bandul berpegas. Pada harga syarat awal dan redaman tertentu di\u27 dalam simulasi numerik menunjukkan bahwa simpangan ayunan menjadikan osilasi pada pegas bersifat kaotik. Keadaan ini dapat diatasi dengan memperbesar redaman ayunan pegas. Sistem bandul berpegas dengan harga koefisien redaman lebih besar daripada harga kritisnya dapat dipakai sebagai syarat untuk pembuatan seismometer satu komponen. Kata Kunci: Getaran Kaotik, bandul berpag

### Study of Constrained Velocity Inversion of Seismic Data in North Sumatra Basin

Interval velocity analysis increases the precision of seismic velocity data with a complex structure and a high variation of velocity both laterally and vertically. In this study, interval velocity analysis was performed by applying the exponential asymptotically bounded function approach. An exponentially asymptotically bounded function was applied to calculate the interval velocity obtained from the root mean square velocity of seismic data using the Dix equation for conversion. To control this operation, a velocity constraint was applied in the interval velocity conversion. The velocity constraint used was the velocity trend gained from the root mean square velocity. This method is called constrained velocity inversion. In this study, interval velocity analysis using constrained velocity inversion was applied to seismic data from the North Sumatra Basin area. The seismic data interpretation resulted from the interval velocity analysis using constrained velocity inversion described the subsurface structure clearly. A corresponding anomaly at a time depth from 2000 ms to 2400 ms in the seismic time-domain data indicated a fault beneath an anticline. This result indicates that the interval velocity analysis of seismic data is more rigorous than the root mean square velocity analysis

### Kuantisasi Jenis Gempa Volkanik Gunung Merapi Untuk Keperluan Prediksi Letusan Menggunakan Metoda Korelasi Dimensi

-Menggunakan metoda korelasi dimensi dapat dikuantisasikan tiga tipe gempa volkanik Gunung Merapi. Tipe 1 harga dimensi fraktalnya Dcr-4.49 Ã‚Â± 0.24, tipe 2 Dc2=5.97 Ã‚Â± 0.15 dan tipe 3 13,3=5.34 Ã‚Â± 0.16. Harga dimensi fralctal ketiga type gempa volkanik Gunung Merapi tersebut dapat dipakai sebagai dasar dalam merancang alat monitoring secara kontinyu untuk memprediksi adanya letusan secara cepat. Kata kunci : gempa volkanik dimensi korelasi, prediicsi letusan

### Identifikasi Reservoar Batu Pasir Tersaturasi Minyak Menggunakan Analisa Frekuensi Rendah Berbasis CWT dan AVO

Identifikasi reservoar batu pasir tersaturasi minyak dilaksanakan dengan menggunakan analisa frekuensi rendah (low frequency) dan Amplitude Versus Offset (AVO). Analisa frekuensi rendah Â dilaksanakan terhadap data seismik 3D dan 2D PSTM gather dengan menggunakan metode transformasi wavelet kontinyu Â (continuous wavelet transform atau CWT) pada frekuensi sekitar 15 Hz. Analisa frekuensi rendah dilaksanakan dengan menghitung atribut seismik amplitudo gradient waktu-frekuensi sesaat di sekitar 15 Hz untuk mendeteksi keberadaan diffusive wave pada seismik pantul. Diffusive wave Â merupakan gelombang yang muncul karena pergerakan fluida dalam batuan berpori, khususnya fluida hidrokarbon dengan viskositas dan permeabilitas tertentu. Sementara analisa AVO dilaksanakan untuk mendeteksi karakter impedansi reservoir batu pasir yang terkait dengan porositas batuan. Â Analisa AVO dilaksanakan dengan menghitung gradient*intercept dan mengamati kurva reflektivitas gelombang seismik sebagai fungsi offset. Nilai gradient*intercept positif dan kurva reflektivitas gelombang seismik sebagai fungsi offset naik dapat diidentifikasi sebagai AVO kelas III dan berkorelasi dengan reservoir batu pasir Â low Â impedance dan memiliki porositas yang bagu

### Penerapan Jaringan Syaraf Tiruan Tipe Pengelompokan Pola Adaptif Waktu-Nyata (Rtac) Dalam Otomatisasi Iclasifikasi Gempa Volkanik

Program pengklasifikasi gempa volkanik otomatis menggunakan jaringan syaraf tiruan tipe pengelompokan pola adaptif waktu nyata (RTAC) telah dibuat. Pola spektral gempa dipakai sebagai masukan atau ruang cid. Program ini mampu melakukan proses adaptasi did terhadap perubahan kondisi lingkungan. Adaptasi did dilalcukan dengan cam mendefmisikan kelas pola gempa baru dan bobot pengetahuan jaringan syaraf baru atau dengan memperbaharui bobot pengetahuan jaringan syaraf yang sudah ada dengan proses ajar. Kelas pola gempa hasii klasifikasi gempa tiruan dan gempa gunung api mengandung gempa-gempa dengan pola spektral dan amplitudo gempa rata-rata berdekatan atau serupa. Jumlah kelas pola gempa ditentukan oleh nilai ambang jaringan syaraf. Semakin besar nilai ambang jaringan syaraf semakin banyak kelas pola terbentuk. Sistem pengklasifikasi mencapai kesetimbangan ketika tidak ada kelas pola gempa baru terbentuk. Sistem klasifikasi mencapai kesetimbangan penuh ketika tidak ada kesalahan klasifikasi (misclasification) terhadap gempa yang sama dalam klasifikasi yang berbeda. Kesalahan klasifikasi tedadi karena pergeseran bobot pengetahuan jaringan syaraf. Waktu klasifikasi ditentukan oleh jumlah kelas pola gempa yang terbentuk.Semakin banyak kelas pola yang terbentuk semakin lama waktu klasifikasi. Kata kunci : Jaringan syaraf tiruan

### Seismic microzonation based on microseismic data and damage distribution of 2006 Yogyakarta Earthquake

The 2006 Yogyakarta earthquake caused an extensive damage to various areas of Yogyakarta regions. The damage distribution indicates the role of local site effects during the earthquake as the damage extended from Bantul Regency in Yogyakarta Province to Klaten Regency in Central Java. Microzonation based on the damage distribution is then carried out using Horizontal-to-Vertical Spectral Ratio (HVSR) technique. From this technique, amplification factor and predominant frequency can be obtained and then spatially mapped. Inversion can also be conducted to the HVSR curves to infer the geological condition of the study area

### Application of Biot-Gassmann Subtitution method in generating synthetic of S-wave sonic log for simultaneous AVO inversion

Simultaneous AVO inversion is novel method in reservoir characterization. The method will produce several physical properties of reservoir such as P-wave Impedance, Swave Impedance, density, Vp/Vs ratio, Lamda-rho and mu-rho. These physical properties could be used to estimate the type and content of reservoir lithology. Simultaneous AVO inversion needs P-wave sonic log, S-wave sonic log and density as input. S-Wave sonic logs are rarely available due to the expensive cost of data acquisition. We generate synthetic S-wave sonic log by mean Biot-Gassman Substitution method instead of the Castagna or Mudrock line method and compare the results with the original S-wave sonic log. We use the synthetic Swave sonic log, P-wave sonic log and density log to create the initial model for simultaneous AVO (Amplitude versus offset) inversion. This initial model together with the seismic wavelets which are extracted from 3D seismic data statistically to perform simultaneous AVO inversion that will produce physical property like P-wave Impedance, S-wave Impedance, density and Vp/Vs ratio in a 3D cub

### Kajian Terhadap Seismogram Getaran Yang Berasal Dari Mesin Pabrik Semen Nusantara,Cilacap,Jawa Tengah

Dalam rangka memperluas analisis telah dikaji basil perekaman seismogram permukaan tanah yang berasal dari sumber getaran mesin pabrik semen PT Semen Nusantara, Cilacap, Jawa Tengah. Dalam hal ini kajian yang akan dilakukan adalah evaluasi amplitudo kecepatan, pergeseran dan percepatan getaran permukaan tanah pada beberapa frekuensi dan kajian mengenai polarisasi getaran permukaan tanah. Hasil penelitian ini selain untuk memperkaya khasanah penelitian dalam bidang Geofisika Lingkungan, akan memberikan gambaran yang nyata tentang mutu lingkungan kita yang berkaitan dengan getaran permukaan tanah yang disebabkan oleh sumber getaran mesin pabrik. Ã¢Â€Â¢ Kata kunci : Seismogram, amplitudo kecepatan, pergeseran, percepatan, frekuensi, polarisas