18 research outputs found
Konsep Diri Mantan Penderita Kusta melalui Komunikasi Antarpribadi
Behavior the formers of leprosy patients considered a form of affirmation of the values of the self-concept in the Bohemian as well as a bond between them as former lepers in the community and as a differentiator for the community outself. The study aims to find out the self-concept and shaping pattern of self-concept of the formers of leprosy patients through interpersonal communication and the self- disclosure of the formers of leprosy patients. This study was used qualitative study with phenomenological approach. The results of this study reveal that the dimension of the self-concept of the formers of leprosy patients consists of two part, in self perception which is related to how they perceive themselves physically, and out self perception which is related to how the other people value themselves. The results of this study can be concluded that the self-concept of formers leprosy patients as a process that begins with the establishment of information about themselves to form the self-concept
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta Periode 2012
Islam merupakan agama yang diridhoi oleh Allah SWT, dalam kehidupan
sehari-hari segala sesuatunya diatur dalam Islam. Untuk bisa menjalankan segala
sesuatu maka dengan cara Islam, dalam hal ini dapat diambil nilai-nilai
pendidikan Islam yang menjadi dasar berperilaku umat Islam. Banyak cara yang
bisa digunakan pada zaman sekarang sebagai cara menanamkan nilai-nilai
pendidikan Islam seperti diskusi, seminar, dan organisasi.
Singkatnya, apa yang selalu mereka kerjakan dan mereka sukai, disanalah
seseorang bisa menjadikannya media untuk menyampaikan pendidikan Islam. Hal
semacam ini bisa dilakukan di antaranya melalui organisasi. Salah satunya adalah
Unit Kegiatan Mahasiswa Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nilai-nilai pendidikan Islam dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Tapak Suci mudah
diterima anggota Tapak Suci karena para anggota Tapak Suci suka dan tidak
merasa beban dalam mengikuti kegiatan Tapak Suci.
Rumusan masalah dalam penelitian ini, apa pendapat anggota Unit
Kegiatan Mahasiswa Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta pada
periode 2012 terhadap nilai–nilai pendidikan Islam serta apa pendapat anggota
terhadap cara menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam dalam Tapak Suci. Tujuan
dari penelitian ini adalah Ingin mengetahui pendapat anggota Unit Kegiatan
Mahasiswa Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta pada periode 2012
terhadap nilai–nilai pendidikan Islam serta cara menanamkan nilai-nilai
pendidikan Islam dalam Tapak Suci. Adapun penelitian ini diharapkan dapat
memberikan manfaat sebagai khazanah keilmuan terutama dalam bidang ilmu
pendidikan Islam tentang metode penanaman nilai-nilai Islam dalam pendidikan
non-formal Tapak Suci. Serta bagi masyarakat dan khususnya pecinta Pencak
Silat, berupa nilai-nilai pendidikan Islam yang dapat diperoleh melalui pendidikan
non-formal Tapak Suci.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bertempat di UKM
Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sumber data yang digunakan
berupa wawancara, dokumen serta buku-buku tentang pendidikan Islam.
Pengumpulan data dengan metode dokumentasi, observasi, wawancara dan
menggunakan metode anlisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil dari penelitian ini ditemukan nilai-nilai pendidikan Islam sebagai
berikut: pertama, nilai pendidikan keimanan yaitu: nilai tauhîd dan nilai
pengawasan, kedua, nilai pendidikan akhlak yaitu: nilai siap siaga, nilai membela
keadilan dan kebenaran, nilai mencari perdamaian dan kasih sayang dan nilai taat
pada pimpinan adapun yang ketiga, nilai pendidikan ibadah yaitu: nilai kepatuhan
dan nilai keterpautan hati dengan Allah. Adapun cara menanamkan nilai-nilai
pendidikan islam yaitu melalui beberapa metode: metode hiwār (percakapan),
metode qishshah (cerita), metode amtśāl (perumpamaan), metode uswah
(keteladanan), metode pembiasaan, metode ‘ibrah dan mau’izah, metode jidāl
(perdebatan dengan cara yang baik) serta metode targhīb dan tarhīb (janji dan
ancaman)
ANALISIS PENGARUH UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI TERHADAP BRAND AWARENESS PADA MEDIA PEMASARAN YOUTUBE
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh elemen komunikasi (komunikator, pesan, komunikan, media, dan umpan balik) secara parsial dan simultan terhadap kesadaran merek konsumen melalui media pemasaran di YouTube. Data diperoleh dari kuesioner yang disampaikan kepada 89 responden mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan probability sampling yaitu cluster random sampling. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t dan uji-F SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat elemen komunikasi (pesan, komunikan, media, dan umpan balik) secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness konsumen melalui media pemasaran di YouTube sedangkan Communicator sebagai salah satu elemen komunikasi lainnya. tidak memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran merek. Studi saat ini menyetujui bahwa semua perusahaan memiliki kesempatan untuk mengembangkan komunikasi mereka ke titik di mana nilai pesan mereka mewakili keunggulan kompetitif mereka
Meningkatkan Eksistensi dan Pelestarian Batik di Era Modern
Batik adalah suatu hasil karya yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.Di berbagai wilayah Indonesia banyak ditemui daerah-daerah pengrajin batik. Setiap daerah pembatikan mempunyai keunikan dan kekhasan tersendiri, baik dalam ragam hias maupun tata warnanya. Seiring perkembangan zaman, menurut Sudijono (2006), budaya batik tulis semakin terkikis karena semakin murahnya batik yang dating dari luar negeri dan semakin berkembangnya batik cetak yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan batik secara cepat. Tulisan ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran Kelompok Ibu-ibu PKK di Desa Bringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, peran, kendala yang dihadapi, dan upaya mengatasi kendala yang dihadapi pada Kelompok Batik Ibu-ibu PKK, Desa Bringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Kelompok batik Ibu-ibu PKK jika tidak ada permintaan ataupun ada event maka pengrajin tidak akan berproduksi. Program KKN adalah program Kuliah Kerja Nyata dimana mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara teoritis menjadi praktis dalam bentuk pengabdian dan pendampingan langsung terhadap masyarakat. dengan adanya potensi yang dimilki oleh Ibu-ibu PKK di Desa Brigin, maka program kerja yang disusun adalah Pelestarian Batik Era Modern untuk memecahkan masalah tersebut. Diharapkan mampu membantu para Ibu-Ibu PKK untuk memperkenalkan produknya dalam skala yang luas serta mengembangkan Batik sesuai dengan Era Modernisasi saat ini. Hal ini merupakan suatu upaya untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Batik merupakan ikon asli Indonesia yang harus dilestarikan
Analisa Kelayakan Finansial Proyek Apartemen (Studi Kasus: Tower Aubrey Grand Shamaya Surabaya)
Perkembangan kota Surabaya yang meningkat memberi dampak pada sektor pembangunan dan mengakibatkan permintaan tempat tinggal yang semakin tinggi. Hadirnya apartemen atau hunian vertikal ini menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal di tengah keterbatasan lahan, khususnya di area perkotaan seperti Surabaya. Apartemen Grand Shamaya adalah salah satu properti yang dibangun di Surabaya untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan tempat hunian yang nyaman, aman dan berlokasi strategis di Jl. Embong Sawo No.1, Surabaya 60271, Jawa Timur. Studi ini dilakukan untuk menganalisa kelayakan finansial apartemen Grand Shamaya Tower Aubrey. Analisa tersebut menggunakan 2 indikator kelayakan finansial, yaitu PP (Payback Period) NPV (Net Present V alue) dan IRR (International rate of Return) dengan asumsi masa investasi selama 20 tahun. Setelah dilakukan perhitungan analisa finansial, pembangunan Apartemen Grand Shamaya Tower Aubrey dikatakan layak dengan hasil Net Present Value (NPV) Rp 345.865.456.667, IRR sebesar 41,27% dan PP selama 3,05 tahun. Variabel paling sensitif pada analisa sensitivitas adalah penurunan harga unit
Meningkatkan Eksistensi dan Pelestarian Batik di Era Modern
Batik adalah suatu hasil karya yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.Di berbagai wilayah Indonesia banyak ditemui daerah-daerah pengrajin batik. Setiap daerah pembatikan mempunyai keunikan dan kekhasan tersendiri, baik dalam ragam hias maupun tata warnanya. Seiring perkembangan zaman, menurut Sudijono (2006), budaya batik tulis semakin terkikis karena semakin murahnya batik yang dating dari luar negeri dan semakin berkembangnya batik cetak yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan batik secara cepat. Tulisan ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran Kelompok Ibu-ibu PKK di Desa Bringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, peran, kendala yang dihadapi, dan upaya mengatasi kendala yang dihadapi pada Kelompok Batik Ibu-ibu PKK, Desa Bringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Kelompok batik Ibu-ibu PKK jika tidak ada permintaan ataupun ada event maka pengrajin tidak akan berproduksi. Program KKN adalah program Kuliah Kerja Nyata dimana mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara teoritis menjadi praktis dalam bentuk pengabdian dan pendampingan langsung terhadap masyarakat. dengan adanya potensi yang dimilki oleh Ibu-ibu PKK di Desa Brigin, maka program kerja yang disusun adalah Pelestarian Batik Era Modern untuk memecahkan masalah tersebut. Diharapkan mampu membantu para Ibu-Ibu PKK untuk memperkenalkan produknya dalam skala yang luas serta mengembangkan Batik sesuai dengan Era Modernisasi saat ini. Hal ini merupakan suatu upaya untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Batik merupakan ikon asli Indonesia yang harus dilestarikan.</jats:p
