5 research outputs found

    PENGARUH PERENDAMAN HORMON TIROKSIN TERHADAP DAYA TETAS TELUR, PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN MAS KOKI ORANDA (Carassius auratus Linnaeus)

    Get PDF
    Ikan mas koki oranda (Carassius auratusLinnaeus) adalah jenis mas koki yang sangat terkenal di seluruh dunia karena kecantikannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempercepat derajat penetasan, pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan mas koki oranda yaitu melalui ransangan hormonal dengan penambahan hormon tiroksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman hormon tiroksin terhadap daya tetas telur, pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan mas koki oranda (Carassiua auratus Linnaeus). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode RAL dengan perlakuan penggunaan dosis yang berbeda. Perlakuan A (kontrol) tanpa penambahan hormon tiroksin, Perlakuan B dosis 0,1 mg/L, Perlakuan C dosis 0,15 mg/L dan Perlakuan D 0,2 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan daya tetas telur ikan mas koki oranda setelah dilakukan perendaman hormon tiroksin memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,05) nilai rata-rata tertinggi pada perlakuan D 81.33%, pada tingkat kelulushidupan juga memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,05) nilai tertinggi pada perlakuan B 73.70% sedangkan pada laju pertumbuhan spesifik tidak berpengaruh nyata. Nilai kualitas air selama penelitian masih dalam kisaran layak untuk budidaya ikan mas koki oranda

    Pembuatan Produk Mie “Kekar” Daun Kelakai (Stenochlaena palustris) Dan Buah Karamunting (Melastoma malabathricum) Pada Kelompok Ibu-Ibu Pengajian Di Kelurahan Menteng Palangka Raya

    No full text
    Pengetahuan masyarakat yang ada di Kelurahan Menteng terhadap pemanfaatan tanaman Kelakai (Stenochlaena palustris) dan Karamunting (Melastoma malabathricum) masih sangat minim, padahal nilai ekonomis kelakai dapat ditingkatkan lagi dengan cara melakukan inovasi pengembangan produk pengolahannya. Daun kelakai dapat diolah menjadi mie kelakai. Sedangkan buah karamunting dengan memanfaatkan zat warna alam yang dikandungnya dapat diolah menjadi pewarna pada produk mie dari daun kelakai yang dihasilkan. Tujuan dari pengabdian masyarakt ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra yakni ibu-ibu kelompok pengajian di Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya tentang diversifikasi produk olahan dari sumber daya lokal yakni daun kelakai dan karamunting menjadi produk pangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Menteng Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah pemberdayaan partisipatif aktif masyarakat melalui kerjasama dengan mitra yakni transfer ilmu dan teknologi melalui kegiatan penyuluhan diversifikasi produk olahan pangan dengan menerapkan konsep pemanfaatan sumberdaya lokal. Hasil penilaian pretes dan postes kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dengan rerata sebesar 59%. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah bahan lokal menjadi olahan pangan yang akan menunjang ketahanan pangan
    corecore