3 research outputs found
THE EFFECT OF DZIKIR CONCERNING TO PAIN LEVEL AFTER SURGICAL OPERATION REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF)
ABSTRACT
Background: Surgical operation of ORIF affect painful which disturb the patient’s comfortable. Dzikir have psychological benefit psichologis which affect comfortable and spiritual feelings focused to Allah, so could give a relaxation effect to percepts pain.
Objective: The objectives of this thesis is to find out the effect of dzikir concerning to pain level felt after surgical operation of ORIF in RS Ortopedi Prof. Dr. R.
Soeharso Surakarta. Methods: This thesis was done by true eksperimen by applying randomized control group pre-test post-test design method. The number of sample was 44
respondents were obtained by consecutive sampling based on inclusion and exclusion criteria and classified using a simple random sampling to 22 experimental group and 22 control group. Results: The average pain level of the respondents on experimental group after surgical operation of ORIF before gave dzikir was 5.18 and the pain level after
dzikir was 4.05. The average pain level pretest of the respondents on control group was 4,82 and pain level of posttest was 4,77. The result of pain level before
and after gave dzikir to the experiment groups shows that the significance points 0.001 and 0.317 in the control group. Conclusion: The decrease of pain level in the experimental group were given analgesic therapy and dhikr greater than the control group who were given analgesic therapy. This thesis could be used as reference and consideration for nurse to apply dzikir as a complementary therapy to diminish the pain level to the post-surgical operation patient’s of ORIF.
Keyword: Dzikr, Pain, Pasca ORI
Penerapan Berbagai Hipotesis Pemerolehan Bahasa Kedua Terhadap Anak Usia Dini
Pendapat bahwa sajian bahasa yang bermacam-macam bahasa atau menjadikan multi language pada anak usia dini akan mengakibatkan kebingungan bagi anak tidak selalu benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai hipotesis pemerolehan bahasa kedua. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui study kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik pengumpulan data juga dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5,5 tahun. Data penelitian berupa pemerolehan bahasa kedua. Hasil observasi menunjukkan bahwa subjek merasa senang dalam memperoleh sajian beberapa bahasa. Proses mentransfer pemerolehan berbahasa kedua dilakukan melalui beberapa hipotesis pemerolehan bahasa, yaitu hipotesis input, hipotesis mitasi atau meniru dan hipotesis respon fisik secara total. Wujud hasil linguistik berupa kata benda, kata sifat, kata kerja, kata ganti kepemilikan, kata ganti, dan kata tanya
Penerapan Berbagai Hipotesis Pemerolehan Bahasa Kedua Terhadap Anak Usia Dini
Pendapat bahwa sajian bahasa yang bermacam-macam bahasa atau menjadikan multi language pada anak usia dini akan mengakibatkan kebingungan bagi anak tidak selalu benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai hipotesis pemerolehan bahasa kedua. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui study kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik pengumpulan data juga dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5,5 tahun. Data penelitian berupa pemerolehan bahasa kedua. Hasil observasi menunjukkan bahwa subjek merasa senang dalam memperoleh sajian beberapa bahasa. Proses mentransfer pemerolehan berbahasa kedua dilakukan melalui beberapa hipotesis pemerolehan bahasa, yaitu hipotesis input, hipotesis mitasi atau meniru dan hipotesis respon fisik secara total. Wujud hasil linguistik berupa kata benda, kata sifat, kata kerja, kata ganti kepemilikan, kata ganti, dan kata tanya.</jats:p
