350 research outputs found

    STRATEGI KOMUNIKASI KELOMPOK AGAMA MINORITAS DALAM RESOLUSI KONFLIK (Studi Kasus terhadap Komunitas Agama Buddha, Kadam Choeling Indonesia di Dusun Sumberoto, Kabupaten Malang)

    Get PDF
    Komunikasi memegang peranan penting dalam proses interaksi manusia. Komunikasi dapat menjadi aspek yang penting dalam resolusi konflik. Namun di sisi lain komunikasi juga dapat menjadi salah satu sumber konflik. Sumber konflik bagi interaksi individu karena keberagaman yang melatarbelakangi setiap individu/kelompok berbeda, seperti agama, etnis dan bahasa. Salah satu kelompok minoritas di Indonesia yaitu Kadam Choeling Indonesia. Kadam Choeling Indonesia yang merupakan kelompok agama minoritas yang mengalami berbagai konflik dengan masyarakat Desa Sumberoto karena kehadirannya di tengah masyarakat tersebut. Penelitian ini berfokus pada mengetahui strategi komunikasi kelompok agama minoritas, yaitu Kadam Choeling Indonesia dalam resolusi konfliknya dengan masyarakat Dusun Sumberoto. Pendekatan yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif dengan metode studi kasus, yang dalam pemilihan informan menggunakan purposeful sampling. Informan utama dari penelitian ini adalah tim sosial dan Biksu dari KCI, serta di dukung oleh informan pendukung dari masyarakat desa dan pekerja desa. Sebagai pisau untuk mengupas penelitian ini digunakan Teori Sumber Konflik dari Bernard Mayer dan Teori Ko-kultural dari Mark Orbe. Pokok pembahasan penelitian ini akan memaparkan konflik yang terjadi antara dua kelompok dari aspek kebutuhan, emosi, nilai dan komunikasi. Lalu, akan dilanjutkan dengan mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan dengan orientasi komunikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa KCI melakukan strategi komunikasi non-assertive assimilation, assertive accommodation, dan aggressive assimilation. Kata kunci: Strategi komunikasi, resolusi konflik, teori ko-kultural, kelompok agama minoritas, Kadam Choeling Indonesia Communication holds important role in human interaction. Communication may be an important aspect in conflict resolutioning. On the other hand, communication also may be one of the conflict source. Conflict source of individual interaction may happen from diversities of individual or parties such as religion, ethnic, and language. One of the minority communities is Kadam Choeling Indonesia. The presence of the minority religion Kadam Choeling Indonesia in the Sumberoto Village causes various conflicts within the society. This study focuses on the communication strategy done by Kadam Choeling Indonesia as minority religion in conflict resolutioning with the society in Sumberoto Village. Approach used by the writer is qualitative case studies in which the informants selected by purposeful sampling. Main informants in this study are social team and monks of Kadam Choeling Indonesia and the supporting informants are the villagers and workers. Theories used to analyze this study is Conflict Source Theory by Bernard Mayer and Co-cultural Theory by Mark Obe. The main discussion in the study are explainations about conflicts that happened between both parties from the aspects needs, emotion, value, and communication. Then, followed by communication strategy identification using communication orientation. The result of this study shows that the communication strategy used by Kadam Choeling Indonesia are non-assertive assimilation, assertive accommodation, dan aggressive assimilation. Keywords: Communication strategy, conflict resolutioning, co-cultural theory, minority religion cummunity, Kadam Choeling Indonesi

    PEMISAHAN ALASAN PEMBATALAN DAN SYARAT PELAKSANAAN PUTUSAN ARBITRASE

    Get PDF
    Alasan pembatalan dan syarat pelaksanaan putusan arbitrase telah diatur masing-masing pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Dimana alasan pembatalan putusan arbitrase telah diatur secara limitatif dan tidak dapat disimpangi sesuai dengan Pasal 70 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Sedangkan syarat pelaksanaan putusan arbitrase juga telah diatur tersendiri dalam Pasal 62 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 dan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2016. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normatif. Dapat disimpulkan bahwa alasan pembatalan dan syarat pelaksanaan putusan arbitrase tidak dapat dicampuradukkan. Mengingat bahwa ketertiban umum bukan lah merupakan alasan pembatalan putusan arbitrase, melainkan syarat tidak dapat dilaksanakannya putusan arbitrase. Maka dari itu, Majelis Hakim tidak dibenarkan untuk membatalkan suatu putusan arbitrase berdasarkan alasan-alasan selain dari apa yang diatur di dalam Pasal 70 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA SMA PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN

    Get PDF
    This study aims to determine the effect of Problem Based Learning (PBL) model assisted by Flipped Classroom on the ability to solve problems of high school students. Sampling research by way of Purposive Sampling, namely the selection of samples based on certain considerations of teachers Biology. The experimental class is applied by using Flated Classroom Problem Based Learning (PBL) model and control class using Group Assignment. The method used is quasi experiment, with research subjects class X IPA 4 and X IPA 6 SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Design research with nonequivalent control group design. The instrument used is a problem solving test in the form of essay problem consisting of 6 indicators that identify problem, collect data, analyze problem, solve problem based on data, choose how to solve problem, plan implementation of problem. and student response questionnaire to model of Problem Based Learning (PBL) assisted by Flipped Classroom Consist of 4 indicators. Data Collection Techniques use Problem Solving and Student Problem solving tests. The Z test statistic is used to analyze the data obtained. Based on calculation of Z test, Zhitung = 13,883> Ztabel (0,05) = 1,994 then H0 is rejected and H1 accepted. The results showed that the improvement of students' ability in solving problems differed significantly between the classes with PBL assisted Flipped Classroom with learning Discovery Learning. Student responses to the Flipped Classroom-assisted PBL model responded positively to the results of the overall response criteria agreed. So in conclusion, the use of the Flipped Classroom-assisted PBL model has a significant effect on students’ ability to solve problems

    Implementasi Peringatan Abnormalitas Tanda-Tanda Vital pada Telemedicine Workstation

    Get PDF
    Telemedicine workstation yang telah dikembangkan Pusat Teknologi Elektronika Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (PTE-BPPT) dapat digunakan oleh dokter umum yang ada di Puskesmas. Perangkat ini dilengkapi dengan peringatan abnormalitas tanda-tanda vital. Modul tanda-tanda vital digunakan untuk mendapatkan data suhu tubuh, denyut nadi, laju pernapasan, saturasi oksigen, dan tekanan darah. Peringatan abnormalitas tand-tanda vital dapat digunakan sebagai pengingat dokter akan adanya ketidaknormalan pada tanda vital pasien. Sehingga dengan adanya peringatan abnormalitas dapat mempercepat pengambilan keputusan oleh dokter

    LAPORAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KULON PROGO Optimalisasi Pengelolaan Arsip Surat Masuk dan Keluar Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Atas dan Kejuruan Dinas Pendidikan Kulon Progo.

    Get PDF
    Dinas pendidikan merupakan salah satu instansi pemerintah yang dikhususkan menangani masalah terkait pendidikan baik dari secara fisik maupun proses yang terjadi di sekolah. Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo mempunyai tugas yang sama pula dengan Dinas pendidikan yang lainnya

    PARTISIPASI POLITIK PEREMPUAN DIKAMPUNG PERBATASN RI - PNG DALAM PEMILUKADA GUBERNUR PAPUA TAHUN 2018

    Get PDF
    The RI-PNG border area has many problems. In this study, the authors would like to see the participation of border women living in Skouw Mabo, Skouw Sae and Skouw Yambe in the 2018 provincial governor election. This is in line with the noble ideals of the state that has ratified the convention for the elimination of all forms of discrimination against women in Act No. 7 of 1984. This research will be conducted in the above three villages specifically for female border voters using qualitative research method with descriptive analysis. The output or outcome of this research is to get the comparison of female and male voters in the election seen in gender perspective in international relations and women’s participation rate which will impact on gender responsive development plan in RI-PNG border area

    Model of Indonesia-PNG Border Area Management of Keerom District

    Get PDF
    This a brief report on a research conducted on the Indonesia’s border management model with Papua New Guinea (PNG) , particularly in Keerom District, Waris sub-district and  Banda village where a border crossing post has been erected. The purpose of the research is to offer an alternative or specific model of border area management in Keerom district for economy development and security management. Also, this research is conducted to get a better understanding on the impact of the border management on human security in relation to securing territorial integrity. The general objective of the research is to get a comprehensive understanding of the management of Keerom district adopted by local government of Keerom and to understand the effectiveness of cooperation and agreement between Indonesia and PNG on addressing the border issues. This research used qualitative research and data was collected  through observation, interviews and documents analysis. The study suggest that the model of border management which has been implemented by the Indonesian government does not have positive impacts on the community living in the area, Particularly, with regards to development, market facilities, schools and health services. Keywords: Model, Management, Border area, Indonesia, Papua New Guinea

    PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMK MUHAMMADIYAH 3 PEKANBARU

    Get PDF
    ABSTRAK Melyana Wulandari, (2023) : Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Contextual Teaching Learning (CTL) pada Pembelajaran Ekonomi Di SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis Contextual Teaching Learning (CTL) pada materi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kelas X di SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru yang valid berdasarkan aspek kelayakan isi, karakteristik CTL, kebahasaan, penyajian dan kegrafisan. Penelitian ini menggunakan jenis pengembangan (Research & Development) dengan model ADDIE (Analysis, Desaign, Development, Implementation, Evalution). Penelitian ini dilaksanakan hanya sampai tahap develop dan di ikuti uji respon pengguna. Objek penelitian berupa Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis CTL. Instrumen pengumpulan data berupa lembaran validasi yang di isi oleh 2 orang validator, hasil analisis data didapatkan skor validitas dari aspek kelayakan isi, karakteristik CTL, kebahasaan, penyajian dan kegrafisan berturut-turut yaitu 89,28%; 96,42%; 87,5%; 96,87%; dan 100% dengan kategori valid. LKPD yang sudah valid bagi validator diuji cobakan terhadap 20 orang peserta didik dan diperoleh hasil respon sebesar 87,5% dengan kriteria sangat baik, serta 1 orang guru dan diperoleh skor yaitu 4,0 dengan kriteria sangat baik. Berlandaskan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis Contextual Teaching Learning (CTL) yang dikembangkan valid dan bisa diterapkan dalam proses pembelajaran pada materi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kata Kunci: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) , Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD), Contextual Teaching Learninng (CTL)

    TINJAUAN HUKUM TENTANG HADLANAH (HAK ASUH ANAK) AKIBAT PERCERAIAN (Studi Kasus di Pengadilan Agama Surakarta )

    Get PDF
    Penulisan hukum (skripsi) ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian masalah hadlanah (hak asuh anak) diakibatkan terjadinya perceraian di Pengadilan Agama Surakarta, untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menyelesaikan perkara hadlanah (pengasuhan anak) dan bagaimana pandangan hukum menyangkut masalah pengasuhan anak, serta mengetahui apakah putusan hakim bisa di eksekusi atau tidak. Penelitian ini termasuk penelitian yang bersifat deskriptif dan apabila dilihat dari tujuannya termasuk penelitian hukum empiris. Lokasi penelitian berada di Pengadilan Agama Surakarta. Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan melalui wawancara, studi kepustakaan baik berupa buku-buku, peraturan perundang-undangan dan dokumen-dokumen. Analisi data menggunakan analisis data kualitatif. Adapun hasil penelitian yang telah diperoleh penulis, dapat penulis paparkan bahwa Pengajuan perkara Hadlanah di Pengadilan Agama Surakarta ada yang gugatannya digabung dengan gugatan perceraian, dan ada yang gugatannya tersendiri setelah terjadinya perceraian. Tetapi pada dasarnya proses penyelesaian hadlanah adalah sama dengan penyelesaian perkara yang lain.Dari dua putusan yang diambil penulis sebagai penelitian, dapat diketahui bahwa pemeliharaan anak yang belum berusia 12 tahun atau mumayyiz berada ditangan ibunya, sesuai dengan Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam, selain itu secara spikologi anak lebih dekat dengan ibunya, butuh perhatian serta kasih sayang.Dasar yang digunakan oleh para hakim dalam pengambilan keputusan mengenai hadlanah adalah Undang-undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, Undang-undang No.7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, kitab-kitab Fiqh, pertimbangan hakim, serta Undang-undang dan peraturan lain yang berlaku yang dianggap penting dan berhubungan dengan perkara hadlanah.Walaupun putusan tentang hadlanah dapat dimintakan eksekusi, namun selama ini putusan tentang hadlanah di Pengadilan Agama Surakarta belum ada yang dimintakan eksekusi, karena para pihak sudah merasa puas dengan keputusan yang diambil oleh Hakim yang mana keputusan tersebut telah memenuhi rasa keadilan yang dicari oleh para pihak dan putusan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik tanpa ada permasalahan. Implikasi teoritis adalah untuk menjadikan penelitian ini sebagai pemanfaatan di bidang Hukum Islam dalam hal penyelesaian masalah hadlanah (pengasuhan anak) dan implikasi praktisnya adalah hasil penilitian ini dapat dijadikan referensi data-data untuk dapat dipakai sebagai rujukan untuk penelitian selanjutnya
    • …
    corecore