257 research outputs found
IbM HOME INDUSTRI DOMPET KABUPATEN SIDOARJO
Hal yang mendasari Mitra dalam IbM ini mendirikan usaha pembuatan dompet adalah keinginan untuk meningkatkan perekonomian rumah tangganya. Selain itu membantu masyarakat disekitar agar mempunyai pendapatan lebih dalam rangka meningkatkan taraf hidupnya serta ikut mewujudkan kota Sidoarjo menjadi kota UKM.
Permasalahan yang dihadapi oleh Mitra 1 (UD. Tiga Putra Jaya) dan Mitra 2 (Sun Inn’s) adalah keterbatasan peralatan produksi dan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang pemasaran maupun produksi.
Berdasarkan permasalahan tersebut, pendampingan yang dilakukan dalam tiga aspek yaitu aspek produksi dengan memberikan mesin jahit dengan kualitas yang lebih bagus dibandingkan dengan yang telah ada sekarang dan pelatihan & workshop peningkatan kemampuan SDM dalam bidang produksi. Sedangkan pada aspek pemasaran, diadakan pelatihan & workshop marketing online, pembuatan media pemasaran berupa blogs untuk kedua Mitra dengan alamat www.tigaputrajaya.wordpress.com dan www.suninns.wordpress.com., papan nama dan banner yang dipasang didepan toko Mitra 2 dan katalog produk untuk kedua Mitra. Sedangkan dari aspek produk, kedua Mitra didesainkan label.
Setelah dilakukan pendampingan maka proses produksi pembuatan dompet menjadi lebih cepat dan hasilnya lebih bagus, mulai dikenal masyarakat luas dengan adanya blogs, mudah dikenali letak tokonya dengan adanya papan nama dan banner, konsumen mudah melihat contoh produk dengan adanya katalog produk
Dinamika Psikologis Korban Cyberbullying
The purpose of this study is to understand and describe the psychological dynamics of cyberbullying victims through forms of cyberbullying, the impact of cyerbullying and the way victims faces cyberbullying behavior. The method in this study is phenomenology qualitative while the data collection technique is conducted through interview, observation, and documentation. Data obtained from 5 informants with the criteria including adolescents aged 18-23, cyberbullying victims, social media users, and people who ever received cyberbullying more than once. Cyberbullying victims were identified using open questionnaires designed by researcher and willing to accept the informed consent. The result of this study showed that cyberbullying forms received by victims including flaming (online fights), harassment, denigration, exclusion and outing. The form of cyberbullying that received all of the victims is flaming. Cyberbullying has an impact on the victims such as self-closing, insecurity, feeling more sensitive, fear, friends diminished, sadness, insecurity, reduced access to social media, embarrassment, lack of confidence and in academic influences: lack of concentration. The way the victims overcomes cyberbullying by withdrawing from the environment, break the relationship with the perpetrators, shut herself, reduce uploads on social media accounts and re-telling the events experienced on trusted friends and also vent her emotions by crying. All of the victims received cyberbullying from the perpetrators with mostly of the languages that the perpetrators used are the Javanese language
Keragaman Produksi Plasma Nutfah Pala (Myristica Fragrans) Di KP Cicurug
Nutmeg known as a major spice in the world. The plant originated from Moluccas island of Indonesia. It is an evergreen tree with 4-10 m height and sometimes up to 20 m. The plant is a dioecious, start bearing fruit at 5 to 8 years after planting, and before reaching generative period it can not be distinguish whether the plant is a male or female plant. Nutmeg has an ovale to rounded fruit shape with 1-10 cm long with thin to thick fleshly fruit and creamy white colour. Nutmeg seed surrounded by arils which is famous known as mace, usually with red colour and the major constituent is myristicin. Collecting of nutmeg at Moluccas, North Sulawesi and Papua obtained 430 seeds from several different locality and the plant were planted with 8 m x 8 m space row at Cicurug garden Sukabumi-West Java, 500 m above sea level, in 1992 and 1993. So far the remaining plant were only 368 trees. Observation of nutmeg yield was carried out in 5 years (2000, 2001, 2002, 2004, and 2005) to those collection to evaluate their yield variation and continuity. T-test were used to estimate the plant with better yield. Result showed that there were high variation in nutmeg fruit yield among and between locality represented value of variation almost 100%. Less than 50 plant have a relative yield continuity, moreover they were only 7 trees which has cumulative yield more than 4000 fruits/tree i.e. Bagea Yan Maliaro 213, Banda 11, Botol 137, Kupal 139, Patani 25, Patani 32, and Patani 33. The cumulative yield per tree ranged from 0-7808 fruits with the average 1195 nut/tree. Harvesting nutmeg fruit at Cicurug garden was done almost all year around, with the peak harvest in Mei to June
ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSET, PERTUMBUHAN LABA DAN DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP RETURN SAHAM DAN DAMPAKNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Return on Asset, Pertumbuhan Laba, dan Debt to Equity Ratio terhadap Return Saham dan dampaknya terhadap Nilai Perusahaan pada Industri Properti dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini merupakan studi kasus pada Industri Properti dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Variabel bebas dari penelitian ini adalah Return on Asset, Pertumbuhan Laba, dan Debt to Equity Ratio, sedangkan variabel terikatnya adalah Return Saham dan Nilai Perusahaan. Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan populasi dan sampel. Perhitungan data dilakukan dengan analisis hubungan secara regresi berganda. Variabel Return on Asset (X1) berpengaruh positif terhadap Return Saham (Y) dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.1069. Variabel Pertumbuhan Laba (X2) berpengaruh negatif terhadap Return Saham (Y) dengan nilai koefisien regresi sebesar -5.3854. Variabel Debt to equity Ratio (X3) berpengaruh positif terhadap Return Saham (Y) dengan nilai koefisien regresi sebesar -4.0328. Return on Asset, Pertumbuhan Laba, dan Debt to Equity Ratio secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return Saham dengan signifikansi F sebesar 0.0014. Variabel Return Saham (Y) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan (Z) dengan nilai signifikansi 0.5891 (lebih besar dari 0.05). Kata Kunci : ROA (Return on Asset), Pertumbuhan Laba, DER ( Debt to Equity Ratio), Return Saham dan Nilai Perusahaan
Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan Pada PT. Tirta Sukses Perkasa Cabang Banyuasin
Untuk mengetahui tingkat kesehatan suatu perusahaan dilakukan dengan penilaian terhadap kinerja perusahaan. Oleh karena itu untuk dapat mengetahui kinerja perusahaan tersebut, maka perlu melakukan analisis terhadap kinerja keuangan perusahaan guna untuk menilai perubahan potensi sumber daya dan kelemahan kinerja yang bisa dkendalikan dimasa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Tirta Sukses Perkasa Banyuasin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dengan sumber data sekunder yaitu laporan keuangan 2016 sampai dengan tahun 2018 yang meliputi Neraca dan Laporan Laba-Rugi. Teknik analisis rasio yang meliputi rasio likuiditas, leverage, aktivitas, profitabilitas dan market value ratio. Sedangkan metode yang digunakan adalah time series analysis. Setelah dilakukan analisis dapat diketahui bahwa kinerja keuangan perusahaan yang dilakukan dari tingkat likuiditas sudah cukup baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, karena current ratio, quick ratio dan cash ratio mampu membayar hutang lancar dan biaya operasional. Rasio laverage yakni debt to capital asset ratio nilainya cukup baik, tetapi debt to equity ratio nilainya cenderung meningkat tiap tahunnya. Nilai rasio aktivitas yakni total aset turnover dan fixed asset turnover yang perputaranya cukup cepat. Sedangkan pada rasio profitabilitas perusahaan kurang baik karena nilainya rendah, dimana masing masing rasio yakni gross profit margin, net profit margin, dan return on equity nilainya kecil walaupun tiap tahunnya meningkat
Pembuatan Formula Bolu Kukus Selobit dan Uji Daya terima sebagai Kudapan dalam Upaya Pencegahan Ibu Hamil dengan Kurang Energi Kronis and Anemia
The incidence of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women can increase the mother's risk of anemia, low body weight, bleeding, infectious diseases, and low birth weight. One of the efforts to reduce the incidence of CED pregnant women is the provision of additional food (PMT). Steamed Bolu can be an alternative to PMT for pregnant women. This study aims to determine the acceptability of beetroot cake as PMT for pregnant women and the effect of giving beetroot steamed cake on pregnant women's Hb levels. This type of research is an experiment with a completely randomized design (CRD). The number of experimental units was 4 treatments and each treatment was repeated with 3 replications. The results of the study were analyzed by ANOVA. The results of the preference test showed that Formula 2 (addition of 150gr of beets) turned out to be preferable in terms of taste (p-value=0.452), and aroma (p-value=0.713). Meanwhile, F1 (addition of 125gr of beets) is preferred in terms of color (p-value=0.922), texture (p-value=0.201), and aroma (p-value=0.713). Formula 3 (addition of 175gr of beetroot) turned out to contain higher energy, protein, fat, carbohydrates, Fe, and water content than other formulas. The results of the trial on pregnant women showed that there was no significant difference between Hb levels before and after being given a steamed sponge. This study concludes that formula 1 (F1) is preferred. Then formula 3 (F3) contains the highest nutrient content. There was no difference in the Hb levels of pregnant women before and after being given steamed beet cake
EKSISTENSI PERUM JAMKRINDO SEBAGAI PENJAMIN KREDIT BAGI USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KOTA PALEMBANG
The fundamental problem for small to medium size business is have a lot to do with financing or capital. The need for capitals is very high when someone want to start a new business. Usually with good motivation, someone will keep trying to start a small business but with very limited budget. Small to medium size businesses are in need of capital, but not all of them have a capital to cover all of their business expenses, so there is a necessity to loan some money from banks. In process of loaning capital money banks would need some assurance which have equal value to the amount their loaning to so the debitur would need an underwriters as a third party.Perum Jamkrindo is one of the underwriters who owned by the government and focused as under- writers for small and medium size business. Perum Jamkrindo Cabang Palembang is exist and grow- ing as underwriters in Palembang. this effort is taken so the small and medium size business in Palembang could grow and thrive in this competitive world in hope for better economy in Palembang.Keyword; Perum Jamkrindo Existence, Small to Medium Size Busines
Eksistensi Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Sebagai Penjamin Kredit Bagi Usaha Kecil dan Menengah di Kota Palembang
Masalah mendasar usaha kecil menengah yang paling menonjol menyangkut menyediakan pembiayaan usaha atau modal usaha. Kebutuhan modal sangat terasa pada saat seseorang ingin memulai usaha baru. Biasanya bila motivasinya kuat, seseorang akan tetap memulai usaha kecil tetapi dengan modal seadanya. Pelaku usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam pelaksanaannya memerlukan modal, namun tidak semua pelaku usaha dapat menyediakan modal secara menyeluruh, sehingga diperlukan peminjaman pada bank dalam bentuk kredit. Dalam melakukan peminjaman pihak bank memerlukan jaminan berupa harta kekayaan debitur dengan nominal yang sesuai dengan besar pinjaman. Namun tidak semua debitur dapat menyediakan jaminan yang sesuai dengan nominal peminjaman sehingga debitur membutuhkan bantuan dari perusahaan penjaminan sebagai pihak ketiga. Perum Jamkrindo sebagai salah satu perusahaan penjaminan yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mengambil fokus bisnis penjaminan kredit pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Eksistensi Perum Jamkrindo Cabang Palembang sebagai penjamin kredit bagi UKM di Kota Palembang terus ditingkatkan. Upaya ini dilakukan agar UKM di Kota Palembang mampu tumbuh dan berkembang dalam persaingan dunia usaha sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Kota Palembang
- …
