82 research outputs found

    The Effectiveness of Communicative Language Teaching, Task-Based Language Teaching and Cooperative Learning Approach in Teaching Speaking at Cokroaminoto University of Palopo

    Get PDF
    This study aims at finding out which is more effective between (1) Communicative Language Teaching and Cooperative Learning Approach, (2) Task-Based Language Teaching and Cooperative Learning Approach, (3) Communicative Language Teaching and Task-Based Language Teaching and (4) the most effective among Communicative Language Teaching, Task-Based Language Teaching and Cooperative Learning Approach in teaching speaking at Cokroaminoto University of Palopo. This study is quasi experiment with non-equivalent control group design. The population was all semester 5 students of Cokroaminoto University of Palopo, academic year 2013/2014. The sample was selected 3 classes using simple cluster random sampling and each class was selected 25 students. The students of experimental class 1 were taught using Communicative Language Teaching, the students of Experimental class 2 were taught using Task-Based Language Teaching, and the students of Control class were taught using Cooperative Learning Approach. The technique of collecting data used was non-test (rating scale of assessing speaking). Technique of data analysis used was one-way ANOVA followed by Scheffe test with SPSS 17.0 for windows. The result of the study shows that there is a significant difference of effectiveness among the use of Communicative Language Teaching, Task-Based Language Teaching, and Cooperative Learning Approach in teaching speaking, in which the value of sig(p) < 0.05 (0.000<0.05). The result of Scheffe test shows that (1) Communicative Language Teaching is more effective than Cooperative Learning Approach in teaching speaking, with the value of mean difference = 10.08920, (2) Task-Based Language Teaching is more effective than Cooperative Learning Approach in teaching speaking, with the value mean difference = 19.42360, (3) Task-Based Language Teaching is more effective than Communicative Language Teaching in teaching speaking, with the value of mean difference = 9.33440 and (4) Task-Based Language Teaching is the most effective of the three learning approaches researched

    The Problems of Teaching Speaking with Respect to the Teaching Methodology: Task-Based Language Teaching

    Get PDF
    The study deals with the problems of teaching and learning speaking, in particular those which are most relevant in the context of developing oral skills at the advanced level of foreign language proficiency. The complex nature of spoken language must be taken into account and reflected at each stage of the learning process. Thus, the study examines the difficulties connected with choosing the appropriate learning and teaching approach and discusses the relations of the learning approach into how it affects the teaching of speaking in the classroom. It also suggests some speaking activities which seem most suitable for advanced language learners in the light of the above learning approach proposed

    PENGARUH KEUNGGULAN PRODUK DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUASAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LOYALITAS NASABAH PT. BANK ACEH CABANG NAGAN RAYA

    Get PDF
    ABSTRAKAbstrak Karya Akhir diserahkan kepada Panitia Komisi Ujian untuk mendapatkan Gelar Magister Manajemen pada Program Pascasarjana UniversitasSyiah Kuala PENGARUH KEUNGGULAN PRODUK DAN KEPERCAYAAN TERHADAPKEPUASAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LOYALITAS NASABAH PT. BANK ACEH CABANG NAGAN RAYA Oleh MUSLIADINIM : 1409200020009 Konsentrasi : Manajemen Pemasaran Pembimbing Pertama : Dr. Mirza Tabrani, SE, MBA Pembimbing Kedua : Dr. T. Meldi Kesuma, SE,MM Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) mendeskripsikan keadaan keunggulan produk, kepercayaan konsumen, kepuasan konsumen dan loyalitaskonsumen (2) menganalisis pengaruh keunggulan produk terhadap kepuasankonsumen nasabah, (3) menganalisis pengaruh kepercayaan konsumen terhadapkepuasan konsumen nasabah (4) menganalisis pengaruh keunggulan produk terhadaployalitas konsumen nasabah (5) menganalisis pengaruh kepercayaan konsumenterhadap loyalitas konsumen nasabah, (6) menganalisis pengaruh kepuasan konsumenterhadap loyalitas konsumen nasabah dan (7) menganalisis pengaruh tidak langsungkeunggulan produk dan trust terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasankonsumen nasabah pada Bank Aceh. Adapun yang menjadi objek penelitian iniadalah keunggulan produk dan kepercayaan, kepuasan dan loyalitas nasabah. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa keunggulan produk, kepercayaan, kepuasan nasabahdan loyalitas nasabah sudah berjalan dengan baik, keunggulan produk terhadapkepuasan nasabah loyalitas nasabah, kepercayaan terhadap kepuasan nasabahloyalitas nasabah, keunggulan produk terhadap loyalitas nasabah, hasil penelitianmembuktikan bahwa kepercayaan terhadap loyalitas nasabah, kemudian terdapatpengaruh kepuasan nasabah terhadap loyalitas nasabah dan terdapat pengaruh tidaklangsung keunggulan produk, kepercayaan terhadap loyalitasa nasabah melaluikepuasan nasabah.Kata Kunci: Kenggulan Produk, Kepercayaan, Kepuasan Nasabah dan LoyalitasNasabah

    STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSINOMOR :46/PUU-VIII/2010 TENTANG STATUS ANAK DILUAR NIKAH

    Get PDF

    Manajemen Perencanaan Pra Praproduksi, Proses Produksi, dan Nilai Produksi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui tahapan manajemen perencanaan pra produksi, proses produksi dan nilai produksi. Penelitian ini dilakukan oleh mahasiswa semester V manajemen dakwah, universitas islam negeri sumatera utara. Objek penelitian adalah buku yang berjudul ‘kupinang engkau dengan hamdalah’. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah library research. Dengan melakukan studi kepustakaan/library research maka peneliti atau penulis bisa memperdalam pemahaman atas topik yang dipilih. Sekaligus membantu memperluas pengetahuan, sehingga dimasa mendatang bisa menemukan topik yang menarik&nbsp; lagi untuk diangkat sebagai topik tulisan maupun penelitian. Tindakan penulis dalam menyusun artikel ini adalah mengumpulkan buku dan jurnal. Pra produksi adalah salah satu tahap dalam proses pembuatan buku. Pada tahap ini dilakukan sejumlah persiapan pembuatan buku. Proses produksi adalah cara, metode dan teknik unruk menciptakan atau jasa yang menggunakan sumber-sumber (tenaga kerja, mesin, bahan-bahan dan dana) yang ada. Nilai produksi adalah nilai dari komoditas yang dihasilkan oleh sector produksi. Dari hasil penelitian dan pengumpulan data didapatkan bahwa manajemen perencanaan pra produksi sangat penting karena sebelum memulai produksi data yang didapat kemudian dijadikan bahan untuk menentukan alur dari cerita campaign yang akan dibuat.&nbsp; Sebelum masuk ketahap produksi, yang perlu dipersiapkan dahulu adalah storyline, storyboard dan script berdasarkan data yang sudah diproleh

    ANALISIS PEMASARAN GARAM CAIR DAN GARAM KRISTAL (STUDI KASUS PADA CV. AQSA PRIMA KABUPATEN ACEH BESAR)

    Get PDF

    EPISTEMOLOGI KEILMUAN DALAM ISLAM: KAJIAN TERHADAP PEMIKIRAN M. AMIN ABDULLAH

    Get PDF
    This article tries to answer the fundamental questions regarding epistemological problems in philosophical science discourses; the role and the influence of epistemological science in Islam and the offering constructional models of Islamic epistemological science of Amin Abdullah thinking context. Amin Abdullah is the founder of integrative-inter-connective Islamic epistemology. This integrative-inter-connective can be understood as an attempt to build a bridge knowledge of various disciplines which previously experienced a gap (normative and historical), whether religious, social, humanities, and of natural science

    Nikah Online Di Masa Pandemi Covid-19 Di KUA Kecamatan Medan Amplas (Analisis Fiqh Hanafi dan Asy-Syafi’i)

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul: Nikah Online Di Masa Pandemi Covid-19 Di KUA Kecamatan Medan Amplas (Analisis Fiqh Hanafi dan Asy-Syafi’i). Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi normatif yang bersifat komparatif. penelitian tentang nikah online yang terjadi di KUA Kec. Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara, yang dilangsungkan oleh pasangan Andri Pratama dan Siti Chairani, yang pada saat itu calon mempelai pria berdomisili di Penang, Malaysia, dan tidak dapat hadir di kota Medan karena memiliki keterbatasan mobilitas untuk kembali ke Indonesia, dikarenakan protokol yang harus dijalankan saat kembali ke Indonesia maupun kembali ke Malaysia yang tidak memungkinkan untuk dilakukan. Dan calon mempelai wanita berdomisili di Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Proses akad dilaksanakan secara online dengan ijab diucapkan oleh wali, kabul diucapkan oleh calon mempelai laki-laki. Persoalan pernikahan seperti yang dijelaskan dalam kitab-kitab fikih tampaknya bukan dilihat dari jenis atau model sarana yang digunakan. Tetapi lebih menekankan pada dapat tidaknya syarat-syarat pernikahan dipenuhi. Jika seluruh syarat pernikahan dapat dipenuhi oleh kedua calon mempelai, bagaimana cara dan prosesi yang dijalankan, pernikahan dianggap sah. Dan keduanya telah terikat dalam jalinan suami-isteri. Tetapi, jika satu syarat saja tidak terpenuhi meskipun prosesi pernikahan itu diadakan dalam satu majelis, pernikahan itu dinyatakan batal. Jika dilihat pemaknaan “Ittiihad al-majlis” pada kitab Hanafiyah ialah: Makna menghadirkan dua orang mua„qidain ijab kabul pada satu majlis bermaksud dengan lafaz. Lafanya yang disatukan, tidak boleh ada senggang waktu. Bahkan hanya sekedar berdiri dari tempat duduk saja, bisa berpaling dari majelis. Ada pemisah terlalu lama juga akan berpaling dari “Ittihad al-majlis”. Sedangkan mazhab Syafi'i berpendapat bahwa bersatu majelis disyaratkan, bukan saja untuk menjamin kesinambungan antara ijab dan kabul, tetapi sangat erat hubungannya dengan tugas dua orang saksi yang menurut pendapat ini, harus dapat melihat dengan mata kepalanya bahwa ijab dan kabul itu benar-benar diucapkan oleh kedua belah pihak yang berakad. Pendapat inilah yang dipegang (mu'tamad) di kalangan Syafi'iyyah
    corecore