38 research outputs found
LITERATURE REVIEW PENGARUH SENAM AEROBIC TERHADAP KEBUGARAN
Latar Belakang : Kebugaran jasmani merupakan salah satu indikator dalam
menentukan derajat sehat dinamis. Dengan adanya kebugaran jasmani seseorang dapat
menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik dan optimal. Peningkatan dan
pemeliharaan kebugaran jasmani perlu terus dilakukan. Upaya peningkatan dan
pemeliharaan kebugaran jasmani yang teratur dan terarah pada dasarnya merupakan
bagian dari pola hidup (life style) yang berkembang karena proses pendidikan dan
pembudayaan. Salah satu upaya utuk meningkatkan kebugaran yaitu dengan melakukan sena aerobic. Senam aerobic merupakan suatu aktivitas fisik yang sistematis, terstruktur serta mempunyai aturan untuk mencapai tujuan tertentu, senam
aerobic dilakukan secara berkelompok dibawah arahan seorang instruktur senam dan diikuti dengan iringan musik populer. Senam aerobic melibatkan performa gerakan
yang membutuhkan kekuatan, kecepatan dan keserasian gerakan fisik yang teratur.
Tujuan : Mengetahui pengaruh senam aerobic terhadap kebugaran
Metode : Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah Literatur Review.
Pencarian artikel melalui Google Scholar.
Hasil : Berdasarkan hasil literature review pada kelima jurnal dan telah melakukan
kajian mendalam menunjukan ada pengaruh senam aerobic terhadap kebugaran.
Simpulan dan Saran : Berdasarkan analisa dan pembahasan dalam literatur review
yang telah dilakukan penulis didapatkan penurunan kebugaran dapat diatasi dengan pengobatan non farmakologi berdasarkan evidence based practice ialah dengan menggunakan senam aerobic, berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa lebih efektif meningkatkan kebugaran.. Untuk penulis selanjutnya perlu dilakukan review
jurnal lebih banyak
PENGARUH HIPNOTERAPI DAN TERAPI MUROTTAL TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA LITERATUR REVIEW
Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit asimptomatik yaitu tidak menunjukan tanda
dan gejala yang dapat dilihat dari luar. Hipertensi juga disebut sebagai “the silent killer” yang
dapat menyebabkan kematian tanpa menunjukan tanda dan gejala apapun. Manusia yang
berumur diatas 60 tahun 50%-60% mempunyai tekanan darah >140/90 mmHg. Penanganan
hipertensi dapat dilakukan dengan terapi non farmakologis diantaranya hipnoterapi dan
terapimurottal. Beberapa penelitian membuktikan keduanya dapat menurunkan tekanan
darah.
Tujuan: literatur review ini untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi dan terapi murottal pada
tekanan darah lansia.
Metode: Metode yang digunakan untuk penulisan artikel ini adalat literature review.
Pencarian melalui Google Scholar dan PubMed.
Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik pada ketujuh artikel diperoleh p-value < 0,05 sehingga Ho
ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh Hipnotherapi dan terapi murrotal terhadap
penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Simpulan: Terdapat pengaruh hipnoterapi terhadap tekanan darah penderita hipertensi,
ditunjukkan dengan hasil-hasil uji statistic dari literatur-literatur yang direview yang masing-
masing menunjukkan nilai p < 0,05. Terdapat pengaruh terapi murrotal terhadap tekanan
darah penderita hipertensi, ditunjukkan dengan hasil-hasil uji statistic dari literatur-literatur
yang direview yang masing-masing menunjukkan nilai p < 0,05.
Saran: Merokomendasikan lansia penderita hipertensi untuk melakukan hipnoterapi dan
terapi murrotal sebagai alternatif pengobatan non farmakologi untuk menurunkan tekanan
darah
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP SURVIVOR KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI BERDASARKAN KELOMPOK USIA DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
Latar belakang: Kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh
dunia. Usia memiliki pengaruh terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Penderita kanker
yang menjalani kemoterapi umumnya memiliki banyak efek samping yaitu perubahan
fisik, psikologis, fungsi peran serta terganggu nya aktivitas sehari-hari. Hal ini akan
berdampak terhadap kualitas hidup penderita kanker.
Tujuan: Mengetahui perbedaan kualitas hidup survivor kanker yang menjalani
kemoterapi berdasarkan kelompok usia di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
Metode: Penelitian ini merupakan kunantitatif non eksperimen dengan desain penelitian
study comparatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Tekhnik pengambilan
sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 36
responden. Analisa data menggunakan uji Mann Whitney.
Hasil: Hasil uji statistik menggunakan Mann Whitney dengan nilai p =0,000 <0,05.
Hasil tersebut menunjukan bahwa secara statistik terdapat perbedaan antara kualitas
hidup survivor kanker usia dewasa dengan survivor kanker usia lansia yang menjalani
kemoterapi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Simpulan dan Saran: Ada perbedaan kualitas hidup survivor kanker usia dewasa
dengan survivor kanker usia lansia yang menjalani kemoterapi di RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta. Kualitas hidup survivor kanker usia dewasa lebih baik
dibanding kualitas hidup survivor kanker usia lansia. Diharapkan peneliti selanjutnya
dapat meneliti faktor lain yang mempengaruhi kualitas hidup survivor kanker yang
menjalani kemoterapi dan dapat mengambil sampel perbandingan yang lebih banyak
EFEKTIVITAS BERAS MERAH (ORYZA NIVARA) DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2: LITERATURE REVIEW
Latar Belakang: Diabetes Mellitus Tipe 2 adalah penyakit gangguan metabolik
yang di tandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel
beta pankreas atau ganguan fungsi insulin.Diabetes Mellitus Tipe 2 adalah jenis
diabetes yang paling banyak (90%) dari semua jenis diabetes.Intervensi diet
merupakan manajemen penting bagi pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 dan
prediabetes.Mengonsumsi nasi merah memang tidak seenak makan nasi
putih.Namun, dengan mengonsumsi nasi beras merah dalam jangka waktu yang lama
dapat membantu mengatasi beragam gangguan kesehatan.Beragam manfaat dapat
diperoleh dari mengonsumsi beras merah ini, diantaranya yaitu dapat meningkatkan
pengaturan tekanan darah, menurunkan resiko diabetes. Beras merah lebih unggul
jika dibandingkan dengan beras putih, hal ini karena beras merah banyak
mengandung karbohidrat kompleks yang menyebabkan kadar gula darah tidak
langsung naik secara drastis, dengan demikian memberi kesempatan kepada tubuh
untuk memproduksi insulin.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Beras Merah (oryza nivara)
Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2.
Metode yang digunakan adalah metode penelitian Esperiment.penelusuranliterature
inidilakukan melalui 2 data base yaituEBSCO, dan Google Schoolar. Penelusuran
artikel dilakukan dari 1 januari 2013 sampai 30 Agustus 2021.
Hasil: sebanyak 5 artikel yang terpilih digunakan dalam penulisan literature. Hasil
analisa didapatkan bahwa konsumsi beras merah dapat menurunkan kadar gula darah
penderita diabetes mellitus.
Simpulan dan Saran: Dari hasil penelitian sebelumnya menunjukan bahwaberas
merah efektive dalam menurunkan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe
2. Hal ini karena kandungan yang ada dalam beras merah mampu menekan kadar
gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Saran: Agar untuk menambah
informasi dan mengetahui tentang mengkonsumsi beras merah efektive dalam
menurunkan kadar gula darah
LITERATUR REVIEW LAMA MENDERITA HIPERTENSI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Latar Belakang: Hipertensi dapat memberikan pengaruh terhadap kehidupan sosial
ekonomi dan kualitas hidup seseorang. Beberapa study menyebutkan, individu
dengan hipertensi memiliki skor yang lebih rendah dihampir semua dimensi yang
diukur berdasarkan kuesioner WHOQOL dibandingkan dengan populasi. Hal ini
dikarenakan hipertensi memberikan pengaruh buruk terhadap fungsi sosial,
kesehatan mental, dan fungsi psikologis.Dampak hipertensi terhadap kualitas hidup
lansia yaitu kualitas hidup pada lansia akan terganggu dan angka harapan hidup
lansia juga akan menurun.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara lama menderita hipertensi dengan
kualitas hidup lansia dengan hipertensi.
Metode: Pencarian jurnal menggunakan database seacrh engine Google Schoolar
untuk menemukan jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian
dilakukan review.
Kesimpulan: Ada hubungan antara lama menderita hipertensi dengan kualitas hidup
pada lansia dengan hipertensi
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Literature Review
Kanker menjadi penyebab kematian nomor enam di dunia dan menyumbang
angka kematian sebesar 8,8 juta kematian di tahun 2015 (WHO, 2017). Kualitas hidup
penderita kanker dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin,
pekerjaan dan pendidikan jenis terapi yang dijalani, stadium, dukungan keluarga, dan
fungsi sosial. Dukungan keluarga merupakan faktor dominan yang paling mempengaruhi
kualitas hidup pasien kanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan
dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien kanker. Penulusuran literature ini
dilakukan menggunakan google scholar dan Pub Med. Penelusuran dilakukan pada 1
Januari 2015 sampai 30 Desember 2020 dengan kata kunci dukungan keluarga, kualitas
hidup, pasien kanker. Hasil analisis didapatkan bahwa dukungan keluarga dengan kualitas
hidup dimana pasien yang memiliki dukungan keluarga baik dapat meningkatkan kualitas
hidup pasien kanker
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Asam Urat pada Lansia: Literature Review
Latar belakang: Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia maka meningkat pula
berbagai penyakit yang dialami lansia salah satunya yaitu Gout Arthritis. Penyebab
utamanya adalah tingginya kadar asam urat dalam darah yang bisa dipicuh oleh
bermacam faktor salah satunya aktivitas fisik. Gangguan kesehatan metabolik terjadi
oleh karena rendahnya tingkat aktivitas fisik. Hal ini menyebabkan terjadinya kondisi
insulin yang tidak bekerja secara normal, yang mengakibatkan terhambatnya
pengeluaran asam urat melalui urin. Faktor aktivitas yang berlebihan juga dapat
memperburuk dan mendukung adanya komplikasi penyakit asam urat.
Tujuan: untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan penderita asam urat pada
lansia.
Metode: Metode penelitian literature review. Peneliti melakukan pencarian jurnal
melalui database Google Schoolar dan PubMed menggunakan kata kunci “aktivitas
fisik”, “kadar asam urat”, “lansia” untuk jurnal dalam bahasa Indonesia dan kata
kunci "Physical activity", "uric acid levels", "elderly" untuk jurnal berbahasa Inggris
dengan rentang tahun terbit jurnal mulai tahun 2016-2020. Jurnal yang digunakan
dalam penelitian ini berjumlah 5 jurnal.
Hasil: Dari 5 literatur yang digunakan peneliti dalam menyusun penelitian literatur
review ini sebanyak 2 jurnal menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik
dengan kadar asam urat. Sedangkan 3 jurnal lainnya menunjukkan tidak ada
hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar asam urat.
Kesimpulan: Aktivitas fisik yang ringan atau terlalu berat akan menyebabkan
semakin tingginya kadar asam urat.
Saran: Masyarakat khususnya lansia hendaknya melakukan aktivitas fisik moderat
agar tidak menderita asam urat
Pengaruh perawatan luka dengan modern dressing terhadap penyembuhan luka pasien diabetes melitus tipe 2: literature review
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 adalah salah satu penyakit tidak
menular yang terus mengalami peningkatan di dunia. Salah satu komplikasinya adalah
luka kaki diabetik. Sebanyak 30% penderita luka kaki diabetes di Indonesia mengalami
amputasi dan 32% mengalami kematian akibat infeksi. Amputasi kaki memiliki
dampak buruk yaitu dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu upaya untuk
mencegah dampak buruk tersebut adalah dengan melakukan perawatan luka
menggunakan metode modern dressing.
Tujuan: Menilai efektifitas perawatan luka dengan modern dressing terhadap
penyembuhan luka pasien DM tipe 2 berbasis telaah literatur.
Metode: Metode penelitian adalah studi literature review dengan strategi pencarian
berbasis PICOST pada database google scholar dan pubmed. Keyword yang digunakan
dalam bahasa Inggris adalah “type 2 DM, diabetic ulcer, modern dressing, dan wound
healing” sedangkan dalam bahasa Indonesia adalah “DM tipe 2, ulkus diabetik,
modern dressing, dan penyembuhan luka”. Kriteria inklusi yang digunakan adalah
jurnal penelitian kuasi eksperimen berbahasa Indonesia atau berbahasa Inggris yang
full text dan dapat diakses pada rentang waktu 1 Januari 2017 sampai 31 Desember
2021.
Hasil Penelitian: Hasil telaah literatur terhadap 5 jurnal penelitian menunjukan bahwa
perawatan luka dengan modern dressing dapat mempercepat penyembuhan luka
pasien DM tipe 2 dibandingkan dengan metode konvensional
Simpulan dan Saran: Modern dressing sangat efektif dalam penyembuhan luka
pasien DM tipe 2. Hasil telaah literatur ini dapat menambah wawasan pasien dan
keluarganya dalam memilih metode perawatan luka yang tepat serta dapat
diaplikasikan oleh tenaga keperawatan. Penelitian selanjutnya dapat dikembangkan
menggunakan modern dressing yang lebih spesifik sesuai dengan derajat luka pasien
DM tipe 2
Pengaruh Edukasi Pembatasan Cairan Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Literatur Riview
Latar Belakang: Kepatuhan pembatasan asupan cairan sangat penting bagi pasien
gagal ginjal kronik karena bila tidak melakukan pembatasan asupan cairan akan
mengakibatkan edema, hipertensi, hipertropi ventrikuler kiri, dan mempengaruhi lama
hidup pasien, cairan akan menumpuk didalam tubuh. Keterkaitan edukasi status cairan
dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yaitu dengan adanya edukasi
status cairan kepada pasien dan keluarga maka diharapkan kualitas hidup pasien bisa
membaik, jika tidak dilakukan edukasi maka pasien tidak mengetahui bahwa
pentingnya untuk menjaga asupan cairan agar tidak terjadi odem dan mempengaruhi
kualitas hidup pasien
Tujuan: untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Pembatasan Cairan Terhadap Kualitas
Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa?
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan
metode PICOST (Population, Intervention, Comparison, Output, Study, Time).
Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran di internet menggunakan search
engine Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci dengan kata kunci : pengaruh
pembatasan cairan, kualitas hidup, dan hemodialisa dengan rentang waktu 2016 –
2021.
Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ditemukan 698 artikel kemudian diskrining dan
diperoleh 5 artikel yang sesuai kriteria. Hasil dari artikel tersebut menunjukkan ada
pengaruh edukasi pembatasan cairan terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal
kronik yang menjalani hemodialisa
Simpulan: Perilaku kontrol diri terhadap kepatuhan, keseimbangan cairan dan
eletrolit dipengaruhi oleh pemberian konseling diet dan cairan yang melibatkan
keluarga. Semakin tinggi dukungan sosial maka semakin tinggi pula pasien GGK yang
berperilaku patuh. Dimana jika perilaku patuh pasien ini dapat dipertahankan, maka
kualitas hidup pasien GGK tentunya akan semakin lebih baik pula
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MEKANISME KOPING PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
Latar Belakang: Penderita kanker yang menjalani pengobatan kemoterapi
umumnya memiliki banyak efek samping fisiologis yang bisa menimbulkan stres dan
berdampak negatif terhadap kesejahteraan pasien sehingga diperlukan mekanisme
koping yang baik untuk memrcahkan masalah. Interaksi sosial berupa dukungan
sosial yang diperoleh dari keluarga berperan dalam adaptasi penderita kanker.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan mekanisme
koping pasien kanker yang menjalani kemoterapi.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain penelitian
deskriptif korelatif dan menggunakan metode pendekatan cross sectional.
Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Sampel berjumlah
30 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data
menggunakan Spearman Rank.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian terdapat hubungan antara dukungan keluarga
dengan mekanisme koping pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta dengan harga koefisien sebesar p-value sebesar 0,00
<0,05 dan memiliki keeratan hubungan sebesar 0,695 artinya memiliki keeratan
hubungan kuat.
Simpulan dan Saran: Ada hubungan antar dukungan keluarga dengan mekanisme
koping pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta. Diharapkan peneliti selanjutnya meneliti beberapa faktor yang
mempengaruhi mekanisme koping pasien kanker yang menjalani kemoterapi
terutama faktor kepercayaan, komitmen, dan pendidikan. Penelitian ini menyarankan
untuk responden menjalin komunikasi yang baik dengan keluarga
