16 research outputs found

    Analisis Jenis Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Novel Negeri 5 Menara Karya A. Fuadi

    Get PDF
    Skripsi ini membahas motivasi belajar peserta didik dalam novel Negeri 5 Menara karya A. Fuadi. Kajian ini dilatarbelakangi banyaknya bentuk dan ragam motivasi peserta didik dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan Bagaimana motivasi belajar peserta didik dalam novel Negeri 5 Menara karya A. Fuadi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yaitu usaha untuk memperoleh data dengan menggunakan sumber kepustakaan. Dalam penelitian ini difokuskan pada motivasi belajar peserta didik dalam novel Negeri 5 Menara, sehingga dalam mencari data menggunakan metode dokumentasi, yaitu menjadikan catatan atau dokumen sebagai sumber data. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mendeskripsikan novel Negeri 5 Menara, metode analisis isi (content analysis) untuk mengungkapkan isi tentang motivasi belajar peserta didik dalam novel Negeri 5 Menara. Novel Negeri 5 Menara ditulis oleh A. Fuadi diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2010 terdiri dari 435 halaman. Adapun motivasi belajar peserta didik yang tergambar dari novel Negeri 5 Menara adalah motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dari Sahibul Menara yang bertujuan antara lain: 1. Berprestasi, 2. Berafiliasi, 3. Berkompetensi, 4. Berkekuasaan, dan 5. Beribadah, meliputi tiga hal penting yaitu: a. Menuntut ilmu agama karena ridha Allah, b. Berbakti kepada orang tua, c. Menjadi penghafal Al-Qur’an. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan informasi dan masukan bagi peserta didik, pendidik, orang tua, masyarakat dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Tarbiyah untuk lebih memperhatikan motivasi belajar peserta didiknya

    Meningkatkan kemampuan penggunaan microsoft office melalui pelatihan pada remaja di desa Beseran

    Get PDF
    Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada remaja di Desa Beseran untuk meningkatkan keterampilan dasar dalam menggunakan perangkat lunak Microsoft Office, terutama Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Pelatihan ini berlangsung selama 45 hari, mulai tanggal 20 Juli hingga 30 September 2023. Proses kegiatan ini mencakup tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran dari kegiatan ini adalah remaja di Desa Beseran, Kecamatan Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah, dengan partisipasi sebanyak 20 peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa remaja tersebut berhasil menguasai Microsoft Office, terutama Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint, yang nantinya akan mereka gunakan dengan mahir untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah dan sebagai bekal untuk karier di masa mendatang. Kata kunci: microsoft office; pelatihan; pengabdian kepada masyarakat; remaja. Abstract This community service activity aims to provide knowledge and training to teenagers in Beseran Village to improve basic skills in using Microsoft Office software, especially Microsoft Word, Microsoft Excel, and Microsoft PowerPoint. This training lasts 45 days, from July 20 to September 30, 2023. This activity includes three main stages: preparation, implementation, and evaluation. The target of this activity is teenagers in Beseran Village, Kaliangkrik District, Magelang, Central Java, with 20 participants. The results show that these teenagers have succeeded in mastering Microsoft Office, especially Microsoft Word, Excel, and PowerPoint, which they will then use proficiently to do school assignments and as a preparation for future careers. Keywords: training; community service; microsoft office; adult

    Upaya guru dalam penanaman akhlakul karimah pada anak usia dini di RA Ar-Rohmah Lemahireng, Bawen tahun pelajaran 2022/2023

    Get PDF
    Skripsi ini membahas mengenai upaya guru dalam penanaman akhlakul karimah pada anak usia dini di RA Ar Rohmah Lemahireng, Bawen yang meliputi penanaman akhlakul karimah melalui kegiatan bernyanyi, hafalan dan pembiasaan. Diantara kegiatan yang dilakukan untuk menanamkan akhlakul karimah pada anak usia dini, metode yang paling efektif digunakan yaitu metode pembiasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan : (1) bagaimana perkembangan akhlak anak usia dini di RA Ar Rohmah Lemahireng Bawen pada tahun pelajaran 2022/2023. (2) metode apa saja yang digunakan guru RA Ar Rohmah untuk menanamkan akhlakul karimah pada anak usia dini pada tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, dimana peneliti membuat deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fenomena atau fakta-fakta yang telah diselidiki. Peneliti hanya fokus pada guru-guru yang mengajar di RA Ar rohmah Lemahireng Bawen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pelaksanaan guru dalam menanamkan akhlakul karimah pada anak usia dini di RA Ar Rohmah Lemahireng Bawen dengan metode bernyanyi islami dan pembiasaan hafalan hadits-hadits dapat diterapkan dengan baik, hal ini terlihat pada saat peneliti melaksanakan penelitian dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Guru sudah menerapkan dua metode di atas dengan sangat baik. (2) penerapan metode yang dilakukan untuk menanamkan akhlakul karimah pada anak usia dini di RA Ar Rohmah dapat membiasakan anak dengan menggunakan metode pembiasaan dan bernyanyi sehingga anak dapat berperilaku baik terhadap Allah SWT, sesama manusia, diri sendiri serta lingkungan sekitar

    STRATEGI KOMUNIKASI GURU DALAM MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI PKBM DISABILITAS PLUS TEMANGGUNG

    Get PDF
    This study aims to analyze teachers’ communication strategies in supporting the learning process of children with special needs at PKBM Disabilitas Plus Temanggung. This institution serves as a non-formal educational center that provides inclusive learning opportunities for children with various conditions such as autism, ADHD, and intellectual disabilities. The research employs a qualitative case study method through interviews, observations, and documentation involving teachers, parents, the head of PKBM, and volunteers. Data analysis follows the Miles & Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers’ communication strategies reflect Schramm’s two-way communication model, emphasizing encoding, decoding, field of experience, feedback, and shared meaning. Teachers construct adaptive learning messages using simple language, repetition, and both verbal and nonverbal channels suited to each child’s characteristics. Empathy and patience in teachers’ approaches create shared experiences that strengthen children’s understanding. Feedback from children’s expressions and behaviors serves as a basis for teachers to continuously adjust their teaching strategies. Furthermore, communication with parents reinforces the continuity of meaning between school and home. Thus, teachers’ communication strategies play a vital role in fostering inclusive learning that is adaptive, empathetic, and collaborative, ultimately supporting the independence of children with special needs in non-formal education settings.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi guru dalam mendukung proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus di PKBM Disabilitas Plus Temanggung. Lembaga ini menjadi wadah pendidikan nonformal yang berupaya memberikan layanan belajar inklusif bagi anak dengan berbagai kebutuhan seperti autisme, ADHD, dan tunagrahita. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru, wali siswa, kepala PKBM, serta relawan. Analisis data mengikuti model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi guru mencerminkan prinsip model komunikasi dua arah Schramm, yang menekankan proses encoding, decoding, field of experience, serta feedback dan shared meaning. Guru menyusun pesan pembelajaran yang adaptif melalui bahasa sederhana, pengulangan, serta penggunaan saluran verbal dan nonverbal yang sesuai dengan karakter anak. Pendekatan empatik dan kesabaran guru menciptakan kesamaan pengalaman yang memperkuat pemahaman anak. Umpan balik dari ekspresi dan perilaku anak menjadi dasar bagi guru untuk menyesuaikan strategi pembelajaran secara berkelanjutan. Selain itu, komunikasi dengan orang tua turut memperkuat kesinambungan makna antara sekolah dan rumah. Dengan demikian, strategi komunikasi guru berperan penting dalam menciptakan pembelajaran inklusif yang adaptif, empatik, dan kolaboratif, serta mendukung kemandirian anak berkebutuhan khusus di lingkungan pendidikan nonformal. &nbsp

    PENGARUH STIMULASI PERMAINAN ULAR TANGGA TENTANG GINGIVITIS TERHADAP PENGETAHUAN ANAK USIA 8-11 TAHUN Studi terhadap Siswa SD Negeri Kuningan 04, Kecamatan Semarang Utara

    Get PDF
    Penyuluhan kesehatan merupakan suatu upaya untuk meningkatkan pengetahuan anak terhadap masalah kesehatan. Pemberian penyuluhan kesehatan dapat dilakukan melalui stimulasi dengan menggunakan Alat Pendidikan Edukatif (APE) berupa permainan ular tangga. Salah satu masalah kesehatan yang masih asing pada anak yaitu gingivitis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh stimulasi permainan ular tangga tentang gingivitis terhadap pengetahuan anak usia 8-11 tahun. Metode penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan rancangan pre dan post test. Sampel dikumpulkan dengan menggunakan metode simple random sampling yang terdiri 102 responden berdasarkan kriteria inklusi dari SD N Kuningan 04. Variabel bebas adalah stimulasi permainan ular tangga. Variabel terikat adalah pengetahuan anak tentang gingivitis. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank . Berdasarkan uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan nilai signifikansi 0,00 (p < 0,05), dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dengan menggunakan stimulasi permainan ular tangga memiliki pengaruh untuk meningkatkan pengetahuan gingivitis pada anak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan dengan menggunakan stimulasi permainan ular tangga berpengaruh untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang gingivitis. Kata kunci : Stimulasi permainan ular tangga, pengetahuan gingivitis, anak usia 8-11 tahun

    Nikah Mut’ah di Iran dan Indonesia antara Regulasi dan Praktek

    Get PDF
    This research aims to explore the rules and regulations of mut'ah marriage in Iran and Indonesia and analyze the practice in both countries. This research is library research using qualitative methods with a descriptive-analytic approach. The results of this research found that mut'ah marriages are officially regulated in marriage regulations in Iran, specifically in The Civil Code of The Islamic Republic of Iran 2000. These temporary marriages are recognized and equivalent to permanent marriages in general, and stipulate provisions that must be complied with in its implementation. However, in this modern era, the practice of mut'ah marriage in Iran is starting to be abandoned. In contrast to Indonesia, where there are no rules governing contract marriage law, it is not even recognized in regulations in Indonesia. However, in reality, the practice of contract marriage is increasingly common among Indonesian people

    Penggunaan Media Pembelajaran Tangga Pintar Untuk Meningkatkan Pemahaman Matematika Siswa Kelas 2 SDN Sutopati 4

    Get PDF
    Pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa kelas 2 SDN Sutopati 4 menggunakan media pembelajaran tangga pintar. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah PAR (Parcipation Action Research). Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam pengabdian ini adalah siswa kelas 2 dengan rincian 10 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Pembelajaran yang dilaksanakan belum sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Hal ini dilihat dari beberapa faktor seperti, siswa tidak fokus saat pembelajaran di kelas, kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, model pembelajaran masih monoton.  Dikarenakan objek pengabdian kali ini pada lembaga pendidikan, maka praktek belajar dilaksanakan di kelas ketika pembelajaran sedang berlangsung. Tepatnya pada saat jam pelajaran matematika yaitu hari senin dan rabu sesuai jadwal dari wali kelas. Secara praktis pengabdian yang dilakukan dapat membantu meningkatkan pemahaman matematika siswa kelas 2 SDN Sutopati 4 yang dibuktikan dengan skor nilai tes yang semula 25 menjadi 50

    GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI DI DESA PURWODADI KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA

    Get PDF
    Isu pangan tak terpisahkan dari sektor pertanian, yang menjadi kebutuhan mendasar bagi manusia di seluruh dunia. Urgensi isu pangan ini menjadi perhatian utama sejak akhir perang dunia II. Potensi lokal, mencakup alam, budaya, dan sumber daya manusia suatu daerah, memainkan peran penting dalam mengembangkan daerah. Kebijakan publik mencakup aspek ekonomi, sosial, politik, dan lainnya, dengan salah satu tantangan utama adalah kemiskinan. Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Desa (KRPLD) di Desa Purwodadi bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam praktik konsumsi pangan yang beragam dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku masyarakat terhadap KRPLD di Desa Purwodadi, Kabupaten Nagan Raya. metode yang digunakan adalah sosialisasi, edukasi, pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. Desain surver digunakan untuk memahami perilaku masyarakat terhadap KRPLD di Desa Purwodadi. Populasi adalah seluruh masyarakat Desa Purwodadi, dengan sampel 10 Orang yang merupakan tim penggerak yang mencerminkan keberagaman masyarakat. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara langsung oleh TIM PPK ORMAWA HIMAKESMAS FKM Universitas Teuku Umar. Hasil pre-test dan Post-test dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan dan wawasan masyarakat Desa Purwodadi terhadap KRPLD. Usia rata-rata sampel adalah 35 tahun, dengan pekerjaan buruuh harian, wiraswasta, dan petani. Kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya ketahanan pangan lokal masih rendah. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap KRPLD. Partisipasi aktif juga meningkat, menunjukkan dampak positif dari intervensi. Hal ini menjadikan sebagai langkah awal dalam mendukung dalam peningkatan ketahanan pangan dalam tingkat desa, dengan mendukung peranan pemerintah dalam upaya ketahanan pangan lokal dan makanan bergizi

    Analisis Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Pencatatan Pernikahan melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH)

    No full text
    This research was motivated by public dissatisfaction with the marriage registration service through SIMKAH at the KUA, Kajoran District. SIMKAH is a government policy implemented at the Office of Religious Affairs that can assist in the process of marriage registration services. This research aims to find out how the marriage registration service is and the community's satisfaction with the service at the KUA Kajoran District. The research method used is qualitative descriptive research. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Research sources consisted of the Head of KUA, staff and the community. The research data was then analyzed using interactive model analysis techniques. The research results show that (1) Marriage registration services at the Kajoran District KUA are still not optimal, so some people are unsatisfied with the services. (2) Marriage registration service products such as marriage books are given late. (3) several problems hamper marriage registration services through SIMKAH, such as lack of human resources, lack of science and technology knowledge from some Islamic religious counsellors, inadequate facilities and infrastructure, and internet network problems
    corecore