21 research outputs found

    Implementasi Kinerja Mengajar Guru Bersertifikasi dan Lulus Uji Kompetensi dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya mutu pembelajaran yang salahsatu penyebabnya adalah kinerja mengajar guru bersertifikasi dan lulus uji kompetensi yang belum terimplementasikan dengan baik. Adapun yang menjadi objek penelitian ini adalah implementasi kinerja mengajar guru bersertifikasi dan lulus uji kompetensi dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa implementasi kinerja mengajar guru bersertifikasi dan lulus uji kompetensi dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dilaksanakan cukup baik. Hambatan-hambatan yang dihadapi guru bersertifikasi dan lulus uji kompetensi dalam meningkatkan mutu pembelajaran berupa kompleksitas tugas mengajar guru, pemahaman dan kesiapan guru dalam menghadapi perubahan kurikulum 2013 terutama dalam hal penilaian. Upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru bersertifikasi dan lulus uji kompetensi dalam meningkatkan mutu pembelajaran yaitu meningkatkan kembali pengetahuan guru dalam mempelajari lebih cermat terutama dalam hal penilaian. Pembinaan oleh kepala sekolah terhadap guru melalui kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas mutu guru seperti pengadaan kegiatan-kegiatan diantaranya diklat penilaian, workshop penilaian atau kegiatan lain untuk menyelesaikan permasalahan yang ada

    Implementasi Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru Dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Peserta Didik

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk:1) mengetahui Implementasi kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik, 2) mengetahui hambatan yang dialami guru dalam implementasi kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik, 3) mengetahui cara mengatasi hambatan dalam implementasi kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, 1) Implementasi kompetensi pedagogik dan profesioanl guru dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik di SMP KHZ. Musthafa Kabupaten Tasikmalaya, sudah baik. Hal ini dibuktikan dengan program  rutin yang diselenggarakan di sekolah setiap awal memasuki tahun ajaran dengan kegiatan IHT (In House Trainning). Hambatan dalam Implementasi kompetensi pedagogik dan profesioanl guru dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik adalah, ruangan kelas masih perlu ditingkatkan, latar belakang pendidikan guru yang tidak sesuai dengan bidang yang diampu, motivasi guru yang masih rendah, lemahnya penggunaan metode dan media pembelajaran, masih ada kekurangan sarana dan prasarana untuk mata pelajaran tertentu seperti Laboaratorium IPA dan laboratorium computer. Upaya mengatasi hambatan dalam pelaksanaan implemantasi  kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik yang dilakukan adalah; peningkatan sarana ruang kelas, pelatihan fungsional dan kompetensi guru, melaksanakan IHT tiap awal tahun pembelajaran, memotivasi guru untuk meningkatkan kinerjanya

    IDENTIFIKASI PERSEPSI MASYARAKAT KUTA TENTANG KONSERVASI LINGKUNGAN

    Get PDF
    Penelitian ini mengungkap tentang bagaimana persepsi masyarakat Kuta tentang konservasi lingkungan. Deskripsi pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kuta tentang konservasi lingkungan berdasarkan tradisi dan budaya masyarakat Kuta yang berperan dalam konservasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka hasil penelitian sebelumnya. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil analisis data menggambarkan persepsi masyarakat Kuta tentang konservasi lingkungan, dengan jumlah responden 23 orang. Beberapa tradisi dan budaya masyarakat Kuta mendukung upaya konservasi lingkungan, namun persepsi masyarakat Kuta pada tradisi dan budayanya tersebut belum sepenuhnya mengarah pada konservasi lingkungan. Terjaganya kearifan lokal masyarakat memberikan dampak yang baik dalam konservasi lingkungan. Persepsi masyarakat tentang konservasi lingkungan ditentukan oleh ketokohan, usia, minat individual, tempat tinggal, dan motif ekonomi. Keterkaitan masyarakat Kuta pada tradisi dan budaya yang berkaitan dengan konservasi lingkungan tampaknya telah mengalami penurunan. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya beberapa pelanggaran adat yang dilakukan oleh masyarakat. Dengan demikian, persepsi masyarakat Kuta terhadap tradisi dan budayanya perlu diarahkan sebagai upaya konservasi lingkungan. Kata Kunci: Kampung Kuta, persepsi masyarakat, konservasi lingkungan

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan literasi sains siswa yang masih rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning menggunakan media audio visual terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi sistem pernapasan manusia. Waktu penelitian pada bulan Mei 2023. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA di SMAN 1 Kawali. Anggota populasi terdiri dari satu kelas dengan jumlah 34 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah One Grup Pretest-Posttest Desigen. Instrument yang digunakan berupa tes tertulis dalam bentuk soal essai yang mengacu pada indikator literasi sains. Data hasil penelitian dianalisis secara statistic dengan uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji Z. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh model pembelajaran problem based learning menggunakan media audio visual terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi sistem pernapasan manusia. Hal ini ditunjukan dengan data berdistribusi normal dan uji hipotesis diterima. Berdasarkan perhitungan uji Z diketahui bahwa Zhitung ≥ Ztabel dimana nilai Zhitung 3,57 ≥ Ztabel 2,33. Sehingga dapat disimpulkan model pembelajaran problem based learning menggunakan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains siswa pada mata Pelajaran sistem pernapasan manusia.Kata Kunci: Audio Visual, Kemampuan Literasi Sains, Model Problem Based Learnin

    PENGARUH PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS TPACK (Technological, Pedagogical, Content, Knowledge) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada siswa yang masih rendah. Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan bagian dari tuntutan kurikulum 2013. Model Discovery Learning berbasis TPACK merupakan salah satu model yang sesuai dengan penerapan kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model discovery learning berbasis TPACK (Technological, Pedagogical, Content, Knowledge) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Sariwangi pada sub materi sistem pernapasan manusia. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2 yang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Desain penelitian menggunakan one group pretest posttest desain. Instrumen penelitian berupa soal tes kemampuan berpikir tingkat tinggi yang meliputi analisis, evaluasi dan mencipta dalam bentuk uraian/essay. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik menggunakan uji N-Gain, uji normalitas dan uji hipotesis dengan menggunakan uji Z. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dinilai tinggi dengan rata-rata 0,82, data berdistribusi normal dan hipotesis diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan penerapan model discovery learning berbasis TPACK (Technological, Pedagogical, Content, Knowledge) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa pada sub materi system pernapasan manusia.Kata Kunci: Higher Order Thinking Skills (HOTS). Model Discovery Learning, TPACK

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS TPACK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA

    Get PDF
    Problem Based Learning berbasis TPACK sudah memiliki tujuan yang sesuai dengan kerakteristik abad 21 yang menuntut memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model PBL berbasis TPACK terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Permasalahan yang diuji dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh model PBL berbasis TPACK terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei 2022. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN 3 Ciamis sebanyak 32 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan Sampling Total. Desain penelitian menggunakan yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Instrumen penelitian berupa soal tes kemampuan berpikir tingkat tinggi yang meliputi menganalisis, mengevaluasi dan mencipta dalam bentuk soal uraian/essay. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik yang meliputi uji N-Gain, Uji Normalitas, dan Uji Hipotesis (uji Z). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan model PBL berbasis TPACK terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi sistem pernapasanKata Kunci: PBL, TPACK, Kemampuan Berpikir Tingkat Tingg

    Pengelolaan Kelompok Kerja Guru dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru

    Get PDF
    The purpose of this study was to explore the management of the Teacher Working Group (KKG in Bahasa). It is important because through the KKG, teachers will gain teaching readiness, and the professional abilities of teachers and the quality of their performance. The research method used is descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation studies with informants consisting of school supervisors, principals, teachers, and the head of the KKG. The results showed that: the management of KKG in Cluster 3, Manonjaya District, Tasikmalaya Regency was optimal. Meanwhile, the professionalism of teachers is also increased.Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi pengelolaan KKG. Menjadi penting karena melalui KKG, guru akan memperoleh kesiapan mengajar, dan kemampuan profesional guru serta mutu kinerjanya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, dan ketua Kelompok Kerja Guru (KKG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pengelolaan KKG di Gugus 3 Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya sudah optimal. Sementara itu profesionalitas guru juga meningkat

    SYMBIOTICALLY SNAPPER SHRIMP ANCHISTUS CUSTOIDES BRUCE, 1977 (DECAPODA: PALAEMONIDAE) INHABITING THE MANTLE CAVITY OF THE PEN SHELL (BIVALVIA: PINNIDAE)

    Get PDF
    Snapper shrimp is a symbiotic organism usually hidden under the rocks, sponges and pen shells in the seagrass and coral habitats. The relationship study within snapper shrimp and pen shell was conducted from Merambong shoal, one of the biggest seagrass beds in peninsular Malaysia. A total of 40 individual pen shells were collected randomly and four species of pen shells were identified. 40 Anchistus custoides were found inhabiting symbiotically in the mantle cavity of the pen shell as solitary males and females and heterosexual pairs. Pen shell, Pinna bicolor and Atrina vexillum recorded the highest average SH 217.79±53.15 mm, SV 2.62±1.36 dm3 and SH 164.10-224.78 mm with the SV 1.18±0.43 dm3, respectively compared to the other species. The size of Anchistus custoides ranged from 15.00 to 20.00 mm in length and it was determined to be female due to the presence of eggs in the pleopods. The length of the cephalothorax and its length were highly related (rs=0.563, p≤0.01, N=40) and found wider in females. A little difference in size between the left and right chela in males of identical length was noticed, although the left chela is much bigger than the right. The significant relationship (rs=0.450, p≤0.01, N=40) between the pen shell length and shrimp (male-female) length revealed that the size of the shell is important to be hosted the snapper shrimp in the shell cavity

    PENGELOLAAN LABORATORIUM IPA DI SMPN 1 DAN SMPN 2 TASIKMALAYA

    Full text link
    IPA merupakan ilmu dasar berbasis inquiry yang membutuhkan praktikum di laboratorium dalam pembelajarannya. Laboratorium IPA merupakan penunjang kualitas pembelajaran IPA. Maka dari itu, diperlukan pengelolaan laboratorium yang terstandarisasi. Namun menurut beberapa kajian dalam penelitian, kegiatan pengelolaan laboratorium IPA belum sepenuhnya optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan laboratorium IPA di SMPN 1 dan SMPN 2 Tasikmalaya. Konsep pengelolaan dapat dilihat dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi serta diuji keabsahanan dengan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengelolaan laboratorium IPA di SMPN 1 Tasikmalaya masih belum berjalan dengan baik. Ini dilihat dari aspek perencanaan dan pengawasan yang belum optimal. Sementara itu, pengelolaan laboratorium IPA di SMPN 2 Tasikmalaya sudah berjalan dengan baik meskipun tanpa tenaga pendukung seperti laboran dan teknisi</jats:p
    corecore