438 research outputs found

    LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LOKASI SMP N 2 Wonosari

    Get PDF
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah langkah yang strategis untuk melengkapi kompetensi mahasiswa calon tenaga kependidikan. PPL mahasiswa dapat mendharmabaktikan ilmu akademisnya di lapangan. Dengan demikian mahasiswa dapat memberi dan menerima berbagai keilmuan yang dapat menghantarkan mahasiswa menjadi calon tenaga pendidik profesional. Peningkatan kualitas PPL terus dilakukan secara progresif sesuai dengan visi dan misi PPL dan PKL. Peningkatan kualitas secara linier dilaksanakan semenjak pembekalan, pengajaran mikro, supervisi klinis, monitoring, refleksi, dan evaluasi serta dilakukan penelitian dan pengembangan. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Negeri Yogyakarta merupakan salah satu mata kuliah di UNY yang harus ditempuh setiap mahasiswa UNY. Pelaksanaan program PPL dimulai dari tanggal 10 Agustus sampai tanggal 12 September 2015. Selama kegiatan, mahasiswa melaksanakan berbagai program yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi siswa yang ada di sekolah. Pada realisasinya kegiatan berjalan sesuai dengan target yang sudah direncanakan. Program yang diselenggarakan pada kegiatan PPL, disusun untuk meningkatkan potensi yang dimiliki oleh siswa yang terdiri dari praktik mengajar dan pengembangan kemampuan melalui ektrakurikuler. Selain itu juga pembuatan adminitrasi guru sebagai sarana untuk meningkatkan profesionalitas sebagai calon pendidik

    Pemanfaatan RFID Dalam Pembatasan Hak Akses Web Aplikasi Perpustakaan

    Get PDF
    Salah satu fasilitas SMK Negeri 2 Semarang yang berfungsi untuk mendukung proses kegiatan belajar mengajar antara peserta didik dan guru adalah Perpustakaan. Dalam pelaksanaannya, pemustaka (peserta didik dan guru) yang berkunjung ke perpustakaan masih menggunakan cara manual yaitu dengan mengisi buku tamu. Buku tamu yang sudah habis pasti perlu ruangan untuk menyimpannya karena perlu adanya pengarsipan setiap bulan. Hal ini sangat tidak efektif mengingat pekermbangan teknologi memberikan segala kemudahan untuk membantu pekerjaan manusia. Maka perlu adanya suatu aplikasi perpustakaan yang dapat menggantikan fungsi buku tamu agar lebih mudah dalam pembacaan data dan lebih aman dalam pengaksesannya.  Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah aplikasi perpustakaan berupa teknologi RFID (Radio-Frequency Identification) untuk memberikan kemudahan dalam pengaksesan serta lebih terjamin keamanan datanya. Aplikasi ini menggunakan model Waterfall yang dibangun menggunakan PHP dan database My-SQL sebagai metode pengembangannya. Pada aplikasi web perpustakaan, implementasi pembagian hak akses dilakukan melalui RFID sehingga hanya pemegang kartu RFID yang memiliki hak akses untuk menampilkan halaman aplikasi. Adanya aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan dalam pengelolaan pemustaka dalam melakukan pelayanan terhadap anggota perpustakaan.One of the facilities of SMK Negeri 2 Semarang functions to support the process of teaching and learning activities between students and teachers in the library. In practice, users (students and teachers) who visit the library still use the manual method, namely by filling in the guest book. A guest book that has run out will need room to store it because it needs filing every month. This is very ineffective considering the development of technology provides all the facilities to help human work. So it is necessary to have a library application that can replace the function of the guest book so that it is easier to read data and more secure in accessing it. Based on this background, the purpose of this study is to create a library application in the form of RFID (Radio-Frequency Identification) technology to provide easy access and to ensure data security. This application uses the Waterfall model which is built using PHP and the My-SQL database as a development method. In the library web application, the implementation of sharing access rights is carried out via RFID so that only the RFID cardholder has access rights to display application pages. The existence of this application is expected to facilitate the management of users in providing services to library members

    KONSEP PENGEMBANGAN INOVASI KERIPIK GADUNG, DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TEGALLEGA, KECAMATAN CIAMPEL, KABUPATEN KARAWANG

    Get PDF
    Desa Tegallega merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Ciampel, KabupatenKarawang, Provinsi Jawa barat, Indonesia. UMKM merupakan salah satu tonggakperekonomian masyarakat setempat. Meskipun pada kenyataannya sebagian besar usaha UMKMmasih berjalan ala kadarnya dan masih skala kecil, namun tidak dapat dipungkiri jika sektorUMKM ini sangat berperan bagi perekonomian masyarakat setempat. UMKM kripik gadung didesa Tegallega merupakan salah satu UMKM yang bisa meningkatkan perekonemianmasyarakat setempat. Proses pembuatan kripik gadung masih sangat tradisional sehinggamembutuhkan waktu sekitar 6 hari agar menghasilkan kripik gadung yang siap dipasarkan.Kegiatan yang akan dilakukan adalah pembinaan dan pembimbingan berupa memberikanpenyuluhan dalam setiap permasalahan yang ada, memberikan contoh Inovasi produk, dankemasan. Selanjutnya akan terus melakukan pendampingan untuk memfasilitasi semuakebutuhan mitra dalam pemberdayaan keripik gadung ini. Target Luaran lainnya adalahpeningkatan keberdayaan mitra sesuai permasalahan yang dihadapai oleh UMKM keripikGadung, yaitu pengetahuan, keterampilan dari mitra meningkat, begitu juga dengan Kualitasproduk, jumlah produk, kapasitas produksi, jumlah asset, jumlah omset, jumlah tenaga kerja, dankemampuan manajemen meningkat.Kata kunci : Desa tegallega, potensi desa, keripik gadungTegallega Village is one of the villages in Ciampel District, Karawang Regency, West JavaProvince, Indonesia. UMKM is one of the pillars of the local community's economy. Even thoughin fact most of the UMKM businesses are still running perfunctorily and are still on a small scale,it cannot be denied that the UMKM sector plays a very important role in the economy of the localcommunity. Gadung kripik UMKM in Tegallega village is one of the UMKM that can improve theeconomy of the local community. The process of making gadung chips is still very traditional, so ittakes about 6 days to produce gadung chips that are ready to be marketed. Activities that will becarried out are coaching and mentoring in the form of providing counseling on any existingproblems, providing examples of product innovation, and packaging. Furthermore, we willcontinue to provide assistance to facilitate all partners' needs in empowering these gadung chips.Another target output is increasing partner empowerment according to the problems faced byGadung chips UMKM, namely increased knowledge, skills from partners, as well as productquality, number of products, production capacity, number of assets, total turnover, number ofworkers, and increased management capabilitiesKeywords : Tegallega village, village potential, gadung chip

    Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Metode Rocchio Relevance Feedback Berbasis Web

    Get PDF
    Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana penunjang dalam kegiatan belajar siswa. Dengan tersedianya perpustakaan, siswa-siswi dapat meningkatkan efektifitas dalam belajar melalui membaca buku yang tersedia di perpustakaan. SD Negri Batursari 5 Demak merupakan sekolah kejuruan yang berada di Demak Provinsi Jawa Tengah. SD Negri Batursari 5 Demak merupakan sekolah yang memiliki perpustakaan dengan buku yang cukup lengkap, namun perpustakaan ini masih memberlakukan pengolahan perpustakaan  secara  manual  sehingga  kurang  dapat  menunjang  efektifitas dalam mengelola data administrasi perpustakaan terutama dalam hal pencarian buku maupun data yang lain. Dari uraian permasalahan tersebut maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat menunjang efektifitas dalam mengelola perpustakaan. Sistem informasi tersebut dirancang berbasis web menggunakan framework Codeigniter dan database MySQL dengan pendekatan metode Rocchio Relevance Feedback dimana metode tersebut akan mempermudah dalam pencarian buku maupun data perpustakaan yang lain. Dengan metode tersebut kata kunci yang dimasukan kedalam form pencarian akan diolah melalui   empat   tahapan   yaitu   tokenizing,   filtering,   stemming,   dan   term weighting sehingga mendapatkan hasil pencarian yang paling relevan dengan kata kunci. Dengan adanya sistem informasi perpustakaan tersebut diharapkan mampu mempermudah dan menunjang efektifitas dalam mengelola perpustakaan di SD Negri Batursari 5 Demak The school  library is  one of  the supporting  facilities  in  student learning activities. With the availability of a library, students can increase their effectiveness in learning through reading the books in the library. Vocational High School of Batursari 5 Demak Vocational School is one of the vocational schools  ,  Central  Java  Province.  Vocational  High  School  of  Batursari  5. Demak is a school that has a library with complete books, but this library still applies manual library processing, so that it is less able to support effectiveness in managing library administrative data, especially in terms of searching for books and other data. According to the problem’s description, a system is required to facilitate the library’s management effectiveness. The information system is designed web-based using the Codeigniter framework and MYSQL database with the Rocchio Relevance Feedback method approach where the method will make it easier to search for books and other library data. With this method, the keywords entered into the search form will be processed through four stages, namely tokenizing, filtering, stemming, and term weighting so as to get the most search results relevant to keywords. With the library information system, expected to be able to facilitate and support the effectiveness in managing library at SD Negri Batursari 5 Demak

    SISTEM APLIKASI PREDIKSI PENYAKIT DIABETES MENGGUNAKAN FITURE SELECTION KORELASI PEARSON DAN KLASIFIKASI NA√ŹVE BAYES

    Get PDF
    Diabetes penyakit serius yang terkenal didunia dengan sebutan silent killer yang tercatat semakin meningkat dari tahun 1980 sampai 2014 sebanyak 422juta jiwa. Hal ini perlu di perhatikan secara serius karena berimbas pada timbulnya beban kerja sumberdaya medis yang berlebihan serta tentunya beban keuangan yang akan timbul karena hal tersebut. Pada era teknologi maju saat ini data mining pada bidang kesehatan hadir untuk memberikaran analisa data khususnya data penyakit diabetes dengan tepat dan akurat. Klasifikasi data mining dipadukan dengan metode research and development dapat digunakan sebagai sebuah sistem aplikasi untuk memprediksi penyakit diabetes. Oleh sebab itu peneliti membuat sebuah sistem deteksi penyakit diabetes menggunakan fiture selection korelasi pearson dan klasifikasi na√Įve bayes yang diharapkan dapat membantu ahli medis dalam deteksi penyakit diabetes secara lebih cepat dan mengurangi beban biaya yang timbul akibat masalah ini. Sistem prediksi berbasis web akan menangani data diabetes berjumlah 768 baris data dengan menampilkan 10 fiture yaitu Pregnancies, Glucose, BloodPressure, SkinThickness, Insulin, BMI, DiabetesPedigreeFunction, Age dan Outcome yang diperoleh pada Pima Indians Diabetes kaggle dataset. Penggunaan algoritma korelasi pearson dibutuhkan untuk meningkatkan performa dari algoritma na√Įve bayes dengan nilai akurasi dari 68,2% ¬†menjadi 79,13% pada data penyakit diabetes.

    Manajemen SLiMS Perpustakaan Universitas Semarang

    Get PDF
    Perpustakaan Universitas Semarang [USM] sebagai salah satu perpustakaan perguruan tinggi swasta di Indonesia selama ini telah melaksanakan tugas dalam kegiatan di perpustakaan, dalam kesehariannya perpustakaan USM memilih untuk menggunakan perangkat lunak free and open-source software (FOSS)  yang dapat digunakan untuk membangun sistem otomasi perpustakaan. Dalam 5 tahun terakhir aplikasi Senayan Library Management System (SliMS) terbukti mampu dalam meningkatkan mutu pelayanan, data menunjukkan adanya peningkatan dengan  melihat koleksi bahan perpustakaan rata-rata 5,18 persen pertahun. Sedangkan untuk data koleksi judul sebanyak 24.421 (jumlah 38.668 eksemplar). SliMS terbukti mampu menjadi solusi para pengelola perpustakaan dalam mengimplimentasikan sistem otomasi perpustakaan secara mandiri. Senayan Library Management System adalah pertangkat yang tidak membutuhkan dana besar tetapi cukup komplit dikarenakan selalu megembangkan sistemnya (upgrade) dengan menyesuaikan perkembangan zaman dan disesuaikan dengan kebutuhan para pustakawan.Libraries at the University of Semarang [USM] as one of the libraries of private universities in Indonesia have been carrying out tasks library activities, in their daily lives, the USM library chooses to use free open-source software (FOSS) which can be used to build library automation systems. In the last 5 years, the Senayan Library Management System (SliMS) application has been proven to be able to improve the quality of service, the data shows an increase by seeing the library material collection an average of 5.18 percent per year. Meanwhile, the title collection data were 24,421 (total 38,668 copies). SliMS is proven to be a solution for library managers in implementing the library automation system independently. Senayan Library Management System is a device that does not require large funds but is quite complete because it is always developing the system (upgrading) according to the times and adjusted to the needs of librariansKeywords: Senayan Library Management System (SliMS); Free Open Source Software (FOSS); Digital Librar

    ANALISIS PROSES PRODUKSI KERIPIK GADUNG UNTUK MENINGKATKAN HASIL PRODUKSI DI DESA TEGALLEGA , KECAMATAN CIAMPEL, KABUPATEN KARAWANG

    Get PDF
    Desa Tegallega merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang JawaBarat. Penduduk Desa Tegallega mayoritas bergerak di bidang Pertanian dan Perkebunan. Desa Tegallegaterdapat banyak tanaman umbi umbian, salah satunya adalah gadung. Gadung merupakan sejenis umbi umbianyang tumbuh liar dihutan, pekarangan, maupun perkebunan. Pengolahan gadung menjadi kripik gadung masihdilakukan secara tradisional. Hal ini salah satu penyebab kurang berkembangnya UMKM kripik gadung didesa Tegallega. Penggunaan alat bantu produksi berupa alat potong gadung diharapkan akan meningkatanproduktifitas kripik gadung yang lebih berkualitas. Penelitian ini dilakukan di Desa Tegallega, KecamatanCiampel, Kabupaten Karawang dengan menggunakan metode survey dan wawancara kepada para respondenyang ada di desa tersebut. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primermerupakan data yang dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan dengan respondenyang terkait UMKM kripik gadung. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif danAnalisis SWOT untuk mengetahui posisi peternakan dan alternative strategiyang diperlukan. Data yang sudahterkumpul selanjutnya digunakan matriks Quantitative Strategic Planning (QSP) untuk mengetahui prioritasstrategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan UMKM kripik gadung di desa Tegallega, KecamatanCiampel, Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukan penggunaan alat tambahan produksi seperti alatpotong gadung dan alat pengering gadung akan meningkatkan produktifitas kripik gadung.Kata kunci: kripik gadung, potensi desa,desa tegallega Tegallega Village is one of the villages located in Ciampel District, Karawang Regency, West Java. Themajority of Tegallega villagers are engaged in agriculture and plantations. Tegallega village has many tuberplants, one of which is gadung. Gadung is a type of tuber that grows wild in forests, yards and plantations. Theprocessing of gadung into gadung chips is still done traditionally. This is one of the reasons for theunderdevelopment of UMKM gadung chips in Tegallega village. The use of production aids in the form ofgadung cutting tools is expected to increase the productivity of higher quality gadung chips. This research wasconducted in Tegallega Village, Ciampel District, Karawang Regency using survey methods and interviews withrespondents in the village. The data used consists of primary data and secondary data. Primary data is datacollected through interviews and direct observation in the field with respondents related to UMKM kripikgadung. The analysis method used is descriptive qualitative analysis and SWOT analysis to determine theposition of the farm and the required alternative strategies. The data that has been collected is then used theQuantitative Strategic Planning (QSP) matrix to determine the priority strategies that can be applied in thedevelopment of Gadung Chips UMKM in Tegallega Village, Ciampel District, Karawang Regency. The resultsshowed that the use of additional production tools such as gadung cutters and gadung dryers would increase theproductivity of gadung chips.Keyword : Gadung chips, village potential, Tegallega villag

    Pengaruh Orang Tua Merantau Terhadap Akhlak Siswa Kelas XI SMA Negeri Jumapolo Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015

    Get PDF
    Orang tua sebagai penanggung jawab keluarga memiliki peranan penting dalam pendidik akhlak anak di rumah. Pendidikan akhlak anak tidak bisa hanya dipasrahkan saja pada pihak sekolah semata, orang tua juga berperan besar dalam hal pendidikan akhlak anak. Namun berbeda dengan kondisi yang dialami oleh siswa kelas XI SMA Negeri Jumapolo, orang tua yang seharusnya berada di rumah untuk memberikan pengawasan dan bimbingan kepada anak, tidak ada dirumah karena pergi merantau ke luar daerah. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kondisi akhlak terhadap sesama manusia siswa yang ditinggal merantau orang tuanya. Dan untuk mendeskripsikan pengaruh orang tua merantau terhadap akhlak sesama manusia siswa yang ditinggal merantau orang tuanya. Penelitian ini menitikberatkan pada hasil pengamatan, dokumen dan wawancara terhadap informan yang dipilih secara purposive. Analisis deduktif digunakan untuk menguji teori dengan fakta-fakta yang diperoleh di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa Kondisi akhlak terhadap sesama manusia siswa kelas XI SMA Negeri Jumapolo yang ditinggal merantau orang tuanya beragam, hal ini bisa dilihat dengan aktifnya siswa dalam mengikuti kegiatan agama di lingkungan sekolah, dan sikap baik yang ditunjukan siswa di lingkungan sekolah. Adapun masalah perilaku (kenakalan) yang dialami siswa kelas XI SMA Negeri Jumapolo yang orang tuanya pergi merantau antara lain, membolos sekolah, berkelahi, merokok, minum minuman keras dan penggunaan obat terlarang. Orang tua tidak memerankan tugasnya dengan baik selama pergi merantau, sehingga tidak ditemukan pengaruh orang tua dalam pembentukan akhlak siswa kelas XI SMA Negeri Jumapolo tahun pelajarn 2014/201
    • ‚Ķ
    corecore