330 research outputs found
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DERMATITIS PADA PEKERJA PENGANGKUT SAMPAH DI PASAR TRADISIONAL JOHAR KOTA SEMARANG
Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh manusia yang membungkus otot-otot dan organ-organ dalam serta merupakan jalinan jaringan pembuluh darah, saraf, dan kelenjar yang tidak berujung, semuanya memiliki potensi untuk terserang penyakit yang salah satunya adalah penyakit kulit. penyakit kulit merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh pekerja pengangkut sampah di pasar tradisional Johar. dengan semakin sering dan lamanya kontak dengan sampah apalagi tidak diperhatikannya pemakaian alat pelindung diri dan kurang terjaganya personal hygiene yang baik, maka pekerja pengangkut sampah mempunyai risiko untuk terkena penyakit kulit khususnya dermatitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis pada pekerja pengangkut sampah di pasar tradisional Johar kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah Explanatory dan menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara langsung menggunakan kuesioner. Populasi adalah pekerja pengangkut sampah yang berjumlah 70 orang, sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah total populasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa personal hygiene yang memenuhi syarat sebesar 23 responden (32,9%) sedangkan yang tidak memenuhi syarat sebesar 47 responden (67,1%) dan responden yang menderita dermatitis sebesar 42 responden (60%). Dari uji statistik yang dilakukan dengan chi square dengan taraf kesalahan 5% (0,05) didapatkan nilai p hitung sebesar 0,013 dengan koefisien kontingensi 0,286. Nilai p hitung lebih kecil dari taraf kesalahan yang ditetapkan (0,013<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis pada pekerja pengangkut sampah. Untuk mengurangi risiko terkena dermatitis pada pekerja pengangkut sampah disarankan agar menggunakan alat pelindung diri pada saat bekerja serta menjaga kebersihan perorangan (personal hygiene).
Kata Kunci: Personal Hygiene, Dermatitis, Pekerja Pengangkut Sampah
ASSOCIATION BETWEEN PERSONAL HYGIENE AND THE OCCURRENCE OF DERMATITIS ON TRASH COLLECTOR WORKERS IN JOHAR TRADITIONAL MARKET OF SEMARANG CITY
Skins are the biggest organ on human body that conceal muscles and internal organs also forms braided of blood vessels network, nerves and incoherent gland. All of this having potential attacked by deseases and one of them is skins desease. Skins deseases are one of health nuisance, which often sufferet by trah collector worker in Johar traditional market. The more frequently and long time of contact with tarsh even less they not attention of wearing self protector and do not preserve good personal hygiene so trash collector worker having a risk of skins disease especially dermatitis. The purpose of this research was to determine the relation of personal hygiene to dermatitis case on trash collector worker in Johar tradisional market of Semarang city. Type of research was explanatory and using survey methods with cross sectional approach. Data sampling was done by direct interview using questioner. The population were trash collector worker number in 70 peoples, sample that was taken in this research are total population. The result of this research showing there were personal hygiene that fulfill the terms in the amount of 23 respondent (32,9%) while who do not fulfill the terms are 47 respondent (67,1%) and respondent who suffering dermatitis 42 peoples (60%). From statistic test which done by chi square with error level 5% (0,05) was get p count value in the amount of 0,013 which contingency coefficient 0,286. p count value is smaller than error level that was determined (0,013<0,05). This result show there is a relation of personal hygiene to dermatitis case on trash collector worker. To reduce the risk of having dermatitis on trash collector worker suggest to wear self protector when working also keep personal hygiene.
Keyword : Personal Hygiene, Dermatitis, Trash Collector Worker
KELIMPAHAN IKAN HERBIVORA DAN IKAN KORALIVORA SAAT DAN PASCA PEMUTIHAN KARANG PADA PERAIRAN KRUENG RAYA, ACEH BESAR
ABSTRAK Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan ikan herbivora dan ikankoralivora pada Perairan Krueng Raya saat dan pasca terjadinya pemutihan karangserta untuk mengetahui perubahan struktur komunitas ikan herbivora dan ikankoralivora. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu pada bulan Juni 2016,Oktober 2016 dan Februari 2017. Terdapat 3 stasiun pengambilan data di KecamatanKrueng Raya, Kabupaten Aceh Besar. Pengambilan data kelimpahan ikan karang inidilakukan pada kedalaman 3-6 meter dengan menggunakan metode sensus visualatau visual census technique (VCT) - belt transect. Berdasarkan hasil penelitianditemukan sebanyak 6 famili, 17 genus dan 47 spesies yang termasuk dalamgolongan ikan herbivora dan koralivora. Famili yang paling banyak ditemukanadalah famili Chaetodontidae sedangkan family ikan yang paling sedikit ditemukanadalah famili Kyphosidae. Kelimpahan ikan koralivora yang paling tinggi ditemukanpada stasiun 2 Bulan Oktober 2016 dengan nilai yaitu 509 ind/ha dan yang palingrendah ditemukan pada stasiun 3 pada Bulan Okotober 2016 dengan nilai yaitu 182ind/ha. Kelimpahan ikan herbivora yang paling tinggi ditemukan pada stasiun 3Bulan Februari 2017 dengan nilai yaitu 498 ind/ha dan yang paling rendahditemukan pada stasiun 3 Bulan Oktober 2016 dengan nilai yaitu 150 ind/ha.Kata Kunci : Ikan Koralivora, Ikan Herbivora, Pemutihan Karang, Krueng Raya
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA LECTORA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH
ABSTRAKKhairunnas, 2017. Penerapan Metode Demonstrasi Berbantuan Media Lectora Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 BandaAceh, skripsi, jurusan pendidikan geografi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan,Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Drs. Abdul Wahab Abdi, M.Si., (2) Drs. M. Yusuf Harun, M,Pd. Kata kunci: penerapan, metode demonstrasi, media lectora, hasil belajar. Metode demonstrasi adalah metode pembelajaran dengan cara memperagakanbarang, kejadian, atau urutan melakukan suatu kegiatan baik secara langsungmaupun penggunaan media pembelajaran yang relavan. Lectora adalah alatpembelajaran elektronik juga dikenal sebagai perangkat lunak authoring, digunakan untuk membuat kursus pelatihan online maupun offline, penilaian dan presentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2)Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan(4) Respon siswa terhadap metode demonstrasi berbantuan media lectora. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 16 BandaAceh yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakanlembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatanketerampilan guru dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistikdeskriptif kuantitatif. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah fungsi danperan sumber daya alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secaraindividual meningkat dari 23 siswa yang tuntas pada siklus I, 27 siswa tuntas padasiklus II dan 29 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari60% pada siklus I, 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dansiswa meningkat dari siklus I sampai dengan siklus III, pada siklus I dari 9 aktivitas 4aktivitas yang belum tuntas, 2 aktivitas pada siklus II, dan pada siklus ke IIImeningkat sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan; (3) Keterampilan gurumeningkat dari perolehan skor 2,62 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,13pada siklus II dengan kategori baik dan 3,53 pada siklus III dengan kategori sangatbaik; (4) Respon siswa, terhadap metode demonstrasi berbantuan media lectora dapatdikatakan baik, 87 persen dari 31 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melaluimetode demostrasi berbantuan media lectora dapat meningkatkan pemahaman siswaterhadap materi yang dipelajari
PENGARUH UKURAN PARTIKEL DAN WAKTU AKTIVASI COAL BOTTOM ASH TERHADAP NETRALISASI AIR ASAM TAMBANG DAN ADSORPSI LOGAM BERAT CU
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan dan efisiensi coal bottom ash dalam menetralkan air asam tambang dan menyerap logam Cu. Ukuran coal bottom ash yang digunakan bervariasi, 40-60 mesh, 60-100 mesh, dan >100 mesh. Masing-masing dari ketiga ukuran partikel tersebut diaktivasi selama 1, 2, dan 3 jam guna memperbesar luas permukaan dan menjadikannya sebagai adsorben. Aktivasi yang digunakan pada penelitian ini adalah aktivasi fisika. Pengujian adsorbsi dan penetralan pH dilakukan dengan waktu kontak selama 60 menit. Persamaan yang diuji adalah persamaan Langmuir dan Freundlich serta kinetika adsorpsi dengan model orde 1 dan orde 2. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ukuran coal bottom ash 100 mesh dengan waktu aktivasi 3 jam memiliki kemampuan penetralan dan adsorpsi logam terbaik. Ukuran 100 mesh dengan aktivasi selama 3 jam dapat menaikkan pH menuju angka netral dari pH awal 4,0. Ukuran coal bottom ash 100 mesh tersebut memiliki kapasitas penyerapan sebesar 9,51 mg/g dan efisiensi 99,35% pada konsentrasi logam Cu 95,68 mg/L. Penelitian ini mengikuti persamaan isoterm Langmuir dengan nilai R2 sebesar 0.8199 dan megikuti model orde 2 dengan nilai R2 sebesar 0,9745. Kata kunci: air asam tambang, coal bottom ash, aktivasi, adsorpsi, pH, langmuir, orde
PEMBUATAN KERTAS GLASIN DARI SELULOSA MIKROBIAL MELALUI FERMENTASI LIMBAH AIR KELAPA
ABSTRAKKertas adalah kemasan yang pertama ditemukan sebelum plastik dan logam. kertas juga berfungsi sebagai media komunikator dan media cetak. Kertas glasin adalah kertas yang mempunyai permukaan yang halus, mengkilap, memilikisifat yang tahan terhadap penetrasi minyak dan lemak, dan tidak tahan terhadap air walaupun permukaan dilapisi dengan bahan tahan air seperti lak dan lilin. Kertas glasin digunakan sebagai bahan dasar laminat. Dalam penelitian ini dilakukan pelapisan konsentrasi tepung tapioka. Pelapisan konsentrasi tepung tapioka sebagai bahan pengikat untuk memperkuat ketahanan dari kertas glasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran selulosa dari limbah air kelapa terhadap ketahanan kertas glassin yang dihasilkan, kemudian dari pada itu penelitian ini juga memiliki tujuan untuk mempelajari metode pembuatan kertas yang berbahan baku non kayu. Faktor yang digunakan pada penelitian ini Lama Pemanasan (L1=20 menit, L2=30 menit dan L3=40 menit) dan Konsentrasi pelapisan tapioka (K1=1%, K2=2%, K3=3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pulp selulosa mikrobial memiliki kadar selulosa tertinggi 5,99 (L3K3) dan serat kasar 6,03 (L3K2). hasil penelitian pada kertas glasin menunjukkan bahwa konsentrasi pelapisan tapioka berpengaruh terhadap tebal kertas dengan nilai tertinggi 0,40 (L3K3), gramatur 33,25 (L2K1), daya serap air 30,13 (L1K1) dan ketahanan daya sobek 23,93 (L3K2).Kata kunci: Selulosa Mikrobial, Konsentrasi pelapisan tapioka, Glasin.The paper is the first one found packaging before plastic and metal. The paper also serves as a media communicator and print media. Glassine paper is paper that has a smooth surface, shiny, have properties that are resistant to the penetration of oils and fats, and not resistant to water even though the surface is coated with a waterproof material such as shellac and wax. Glassine paper is used as the base material laminate. In this study, the coating concentration of starch. The coating concentration of starch as a binder to strengthen the resilience of glassine paper. This study aims to determine the role of cellulose from waste coconut water against the resistance of the resulting paper of glassin. from then on, this study also aims to study the methods of papermaking raw material for non-timber. Factors used in this study long Heating (L1 = 20 minutes, L2 = 30 minutes and L3 = 40 minutes) and the concentration of coating Starch (K1=1%, K2=2%, K3=3%). The results showed that microbial cellulose pulp has a high cellulose content of 5.99 (L3K3) and crude fiber 6,03 (L3K2). the results of research on the glassine paper shows that the concentration of the coating of tapioca effect on thick paper with the highest score of 0.40 (L3K3) , grammage 33.25 (L2K1) , water absorption 30.13 (L1K1) and power endurance torn 23.93 (L3K2).Keyword: Cellulose Microbial,Concentration coating of Starch, Glassin
EKSPLORASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR PADA LAHAN KERING MASAM JANTHO ACEH BESAR
Khairunnas. 1205101050105. Eksplorasi Fungi Mikoriza Arbuskular pada Lahan Kering Masam Jantho, Aceh Besar dibawah bimbingan Fikrinda sebagai ketua dan Munawar Khalil sebagai anggota.RINGKASANFungi mikoriza arbuskular (FMA) merupakan fungi yang membentuk simbiosis mutualisme dengan akar tanaman. Pada simbiosis ini FMA memperoleh karbohidrat dalam bentuk glukosa dari tumbuhan, sedangkan tumbuhan inang memperoleh air, mineral dan unsur hara tanah untuk aktivitas metabolisme tumbuhan inangnya. FMA dapat dijumpai pada berbagai tipe ekosistem dan beragam tumbuhan, termasuk pada lahan kering masam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi dan jenis fungi mikoriza arbuskular pada lahan kering masam Jantho, Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksploratif. Sampel tanah diambil pada rizosfer tanaman bayam duri (Amaranthus spinosus), belulang (Eleusine indica), jagung (Zea mays), kacang panjang (Vigna unguiculata), pecut kuda (Stachytarpheta jamaicensis), dan pisang (Musa paradisiaca) di lahan pertanian Gampong Teureubeh, Jantho Aceh Besar.Kepadatan spora FMA tertinggi dijumpai pada rizosfer tanaman pecut kuda (76,4% per 50 g tanah), sedangkan terendah pada tanaman belulang (25,3% per 50 g tanah). Genus FMA yang dijumpai pada lokasi penelitian yaitu Glomus, Acaulospora, Gigaspora, dan Scutellospora. Jenis spora FMA yang dominan dijumpai Glomus sp.1. Kolonisasi FMA pada akar tanaman di lahan kering yang tertinggi dijumpai pada tanaman bayam duri (43,8%) dengan kategori sedang dan yang terendah dijumpai pada tanaman pecut kuda (7,2%) dengan kategori rendah. Kolonisasi FMA pada tanah sampel dan kultur trapping tertinggi dijumpai pada rizosfer tanaman bayam duri (33,7%) dengan kategori sedang sedangkan yang terendah dijumpai pada tanaman kacang panjang (20,3) dengan kategori rendah
Usaha-usaha Pemasaran dalam Menghadapi Persaingan Bisnis Industri Jasa Olah Raga (Kasus Industri Olah Raga Futsal Lancang Kuning di Kecamatan Tampan Pekanbaru)
Futsal has become the current trend in young people in big cities in Indonesia, a lot of young people to change the habits of life of silence in the House with a number of electronic games such as playstation (PS), computer (PC) and so becomes a nuanced game health. Many reasons why futsal popular, other than to maintain fitness, futsal has also coached managing emotions and improve teamwork. The purpose of this research is to find out which marketing efforts are doing the Sport Centre Langcang Yellow Futsal in the face of competition in the Subdistrict of Pekanbaru, HandsomeTheoretically, futsal coaching someone to hurry in taking decisions, rules of the game to mention that each execution (kick or roll) must be done within a span of four minutes, over the span of time rewarded violations. Futsal is also forming a player to always focus on accepting and feed and scored it really should be done quickly and mature. To train co-operation between the player and the cohesiveness of the team futsal players, for some, is not just a sport but a lifestyle has become an interesting and dynamic.From the results of the overall analysis of the Business marketing efforts undertaken by Sassy Yellow is good enough, it can be seen from the responses of the respondents against the product marketing efforts deliver assessment quite well.Keywords: product, Price, promotion, location, and servic
PEMETAAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH DI KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan pemetaan alih fungsi lahan sawah di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penggunaan lahan pada masa yang akan datang dengan melihat alih fungsi lahan sawah di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2015 di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar dan analisis peta dilakukan di Laboratorium Penginderaan Jauh dan Kartografi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif yang didasarkan pada hasil observasi di lapangan dengan menggunakan system taktis, berdasarkan peta yang diperoleh dari instansi terkait yaitu :Badan Pertanahan Nasional (BPN), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Aceh Besar dan data dari Google Earth. Pelaksanaannya meliputi pendekatan, persiapan, kegiatan lapangan, pengumpulan data dan analisis data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan luas lahan sawah dari 474 ha pada tahun 2009 menjadi 162 ha pada tahun 2013 di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Selisih bekurangnya lahan sawah sebesar 312 ha (15,32 %), hal ini disebabkan faktor eksternal yaitu faktor pertumbuhan penduduk dan pendapatan masyarakat petani padi. Kemudian faktor internal yaitu faktor lahan yang tidak produktif lagi untuk ditanami padi dan faktor kebijakan yaitu aspek regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah yang berkaitan dengan perubahan fungsi lahan pertanian.kata kunci : pemetaan, lahan, sawah,alih fungs
Penerapan Metode Demonstrasi Berbantuan Media Lectora Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh
Metode demonstrasi adalah suatu metode mengajar seorang pengajar atau orang lain bahkan murid dengan cara memperlihatkan suatu proses melakukan atau jalannya sesuatu. Lectora adalah alat pembelajaran elektronik juga dikenal sebagai perangkat lunak authoring, digunakan untuk membuat kursus pelatihan online maupun offline, penilaian dan presentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Kegiatan guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon siswa pada metode demonstrasi berbantuan media lectora. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 31 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan memakai instrumen pembelajaran. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah fungsi dan peran sumber daya alam. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Persentase ketuntasan individual meningkat dari 23 siswa yang tuntas pada siklus I, 27 siswa tuntas pada siklus II dan 29 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I, 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari siklus I sampai dengan siklus III, pada siklus I dari 9 aktivitas 4 aktivitas yang belum tuntas, 2 aktivitas pada siklus II, dan pada siklus ke III semua aktivitas telah tuntas; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,62 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,13 pada siklus II dengan kategori baik dan 3,53 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa, terhadap metode demonstrasi berbantuan media lectora dikatagorikan baik dengan persentase 87%
Inventarisasi Naskah Klasik Kerajaan Lingga
Kerajaan Lingga Merupakan kerajaan yang sangat besar pada masanya. Kebesarannya terbukti dari besarnya wilayah kekuasaan yang dimilikinya serta peninggalan-peninggalan, baik yang bersifat fisik maupun intelektual. Peninggalan Intelektual adalah salah satu peninggalan yang sangat berharga dan dapat dinikmati oleh generasi berikutnya. Peninggalan intelektual tersebut berupa buku-buku ataupun naskah yang melambangkan tingginya kemampuan intelektual masyarakat Lingga dan kuatnya budaya tulis menulis di seantero negeri. Naskah-naskah tersebut sebagiannya telah diselamatkan oleh pemerintah Kabupaten Lingga dan disimpan di museum Kabupaten. Namun, masih banyak naskah-naskah yang tersimpan di tangan-tangan anggota masyarakat yang tidak terjamin keselamatanny
- …
