15 research outputs found

    PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN KEPEMILIKAN ASING TERHADAP PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

    Get PDF
    This study aimed to examine the effect of managerial ownership, institutional ownership, and foreign ownership toward CSR disclosure in annual reports with the type of industry, profitability, and leverage as a control variable. The population of this study included all public companies listed in Indonesia Stock Exchange of 2009-2011. The sample was obtained using purposive sampling technique. It comprised 32 public companies. The data analysis was conducted by making use of multiple linear regression method. The results showed that managerial ownership significantly influenced CSR disclosure on publiclytraded companies listed in the Stock Exchange of 2009-2011, so H1 is accepted. While, institutional ownership and foreign ownership had no significant effect on the disclosure of CSR in the goingpublic companies listed in the Stock Exchange of 2010-2012, so H2 and H3 are not accepted..Â

    Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Pupuk N terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae L.)

    Get PDF
    Permintaan hasil tanaman kailan yang semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam segi kualitas maupun kuantitas perlu dilakukan peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi antara komposisi media tanam dan pupuk nitrogen pada pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian dilaksanakan di screenhouse Kampus 1 Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP), Lawang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah komposisi media tanam yang terdiri atas 3 taraf, yaitu M1= tanah, M2= tanah+arang sekam (1:1), M3= tanah+cocopeat (1:1). Faktor kedua adalah pupuk N yang terdiri atas 3 taraf, yaitu P1= 50 kg N/Ha, P2= 100 kg N/Ha, P3=150 kg N/Ha.Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara perlakuan komposisi media tanam dan pupuk N pada parameter jumlah daun umur 36 hst. Perlakuan komposisi media tanam berpengaruh nyata tehadap parameter tinggi tanaman umur 22 hst dan luas daun 15 hst. Sedangkan pemberian pupuk N berpengaruh nyata pada peningkatan tinggi tanaman pada umur pengamatan 15, 29 dan 36 hst, jumlah daun pada umur 22 dan 29 hst, luas daun pada umur 22 hst, indeks klorofil pada umur 15 dan  42 hst, panjang akar pada saat panen terhadap tanaman kailan

    Pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan kepemilikan asing terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan

    Get PDF
    This study aimed to examine the effect of managerial ownership, institutional ownership, and foreign ownership toward CSR disclosure in annual reports with the type of industry, profitability, and leverage as a control variable. The population of this study included all public companies listed in Indonesia Stock Exchange of 2009-2011. The sample was obtained using purposive sampling technique. It comprised 32 public companies. The data analysis was conducted by making use of multiple linear regression method. The results showed that managerial ownership significantly influenced CSR disclosure on publicly traded companies listed in the Stock Exchange of 2009-2011, so H1 is accepted. While, institutional ownership and foreign ownership had no significant effect on the disclosure of CSR in the going public companies listed in the Stock Exchange of 2010-2012, so H2 and H3 are not accepted

    Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Prenatal dengan Derajat Ruptur Perineum pada Ibu Postpartum

    Get PDF
    Latar belakang: Salah satu penyebab ruptur perineum adalah faktor perineum kaku. Faktor maternal perineum kaku dapat diantisipasi sejak masa kehamilan melalui aktivitas fisik seperti olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat aktivitas fisik prenatal pada ibu dengan derajat ruptur perineum. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum yang mengalami ruptur perineum di Rumah Sakit Bunda Arif Purwokerto pada periode Januari – Februari 202. Instrumen untuk variabel aktivitas fisik prenatal yang digunakan adalah Pregnancy Physical Activity Questioner (PPAQ). Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami ruptur perineum derajat II dan mengalami ruptur perineum spontan. Tingkat aktivitas fisik prenatal dalam kategori non-aktif. Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik prenatal dengan derajat ruptur perineum dengan nilai p=0,648 (p>0,05). Kesimpulan: Aktivitas fisik prenatal tidak memiliki hubungan dengan derajat ruptur perineum pada ibu postpartum. Ibu hamil seharusnya meningkatkan latihan fisik selama kehamilan yang difokuskan pada penguatan otot panggul dan perineum salah satunya dengan mengikuti kelas senam hamil

    PROFIL KROMATOGRAM DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RIMPANG LEMPUYANG EMPRIT( Zingiber americans Bl. ) TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI IN VITRO

    Get PDF
    Background : Zingiber americans is a well known advantagous herbal, containing atsiri oil that may be antibacterial. The purpose of this study was to know chromatogram profile and antibacterial activity of zingiber americans Bl for Escherichia coli in vitro. Method : This study were descriptive study and experimental study using the “post test only control group design”. In descriptive study, the sample was extract of Zingiber americans Bl and the sample of experimental study was E.coli with standard strain ATCC 25922. The method used was thin layer chromatography on which the extract were put a drop on chromatograph plate then the chromatograph plate was put in close erlemeyer with developing liquid and antibacterial activity test uses dilution method, these were divided into 5 test groups with concentrations 100% v/v, 50% v/v, 25% v/v, 12,5% v/v, 6,25% v/v and 4 control groups were positive control, negative control, sample control, and control PG5%. Result : The results of analysis using thin layer chromatography was found 6 spots. The result of antibacterial activiyty, Minimum Inhibitory Concentration (MIC) significant from the concentration 25% v/v (p=0,001) and Minimum Baktericidal Concentration (MBC) significant from the concentration 50% v/v (p=0,021). Conclusions : The results of antibacterial activity test were bacteriostatic and bacterisidal for E.coli. MIC for E.coli was 25 % v/v. MBC for E.coli was 50% v/v. Keywords : Zingiber americans Bl, Escherichia coli, antibacterial activity, MIC (Minimum Inhibitory Concentration), MBC (Minimum Bactericidal Concentration)

    Pengaruh Komposisi Media Tanam Dan Pupuk N Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica Oleraceae L.)

    No full text
    Kailan (Brassica oleraceae L.) adalah tanaman hortikultura yang termasuk ke dalam famili kubis-kubisan (Brassicaceae). Masyarakat juga menginginkan produk hortikultura yang lebih berkualitas. Akan tetapi, saat ini semakin berkurangnya lahan pertanian dan kondisi cuaca yang sudah memasuki musim hujan sehingga terjadi rendahnya kualitas produksi tanaman kailan yang ditanam merupakan masalah yang dihadapi dalam kegiatan budidaya sayuran kailan pada khususnya. Permintaan hasil tanaman kailan yang semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam segi kualitas maupun kuantitas perlu dilakukan peningkatan produksi tanaman. Upaya memenuhi kebutuhan kailan dapat dicapai melalui peningkatan produksi. Peningkatan produksi dapat dilakukan melalui media tanam dan pemberian pupuk nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi antara komposisi media tanam dan pupuk nitrogen pada pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat interaksi antara salah satu komposisi media tanam dan dosis pupuk nitrogen pada pertumbuhan dan hasil. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2018. Pelaksanaan penelitian dilakukan di screenhouse Kampus 1 Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP), Lawang, Jawa Timur. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat tulis, penggaris, gunting atau pisau, kamera, timbangan analitik, polybag ukuran 30 cm x 30 cm, sekop, tray semai, papan penanda, gelas ukur, ember, Leaf Area Meter (LAM), Soil Plant Analysis Development (SPAD). Bahan yang digunakan adalah benih kailan varietas nova, arang sekam, cocopeat. Pupuk yang digunakan adalah pupuk urea, KCl, dan SP 36. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 2 Faktor. Faktor pertama adalah komposisi media tanam yang terdiri dari 3 taraf, yaitu M1= tanah, M2= tanah+arang sekam (1:1), M3= tanah+cocopeat (1:1). Faktor kedua adalah pupuk N yang terdiri dari 3 taraf, yaitu P1= 50 kg N/Ha (0,24 g/ polybag), P2= 100 kg N/Ha (0,49 g/ polybag), P3=150 kg N/Ha (0,74 g/ polybag). Masingmasing kombinasi perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan kombinasi percobaan. Setiap perlakuan terdiri dari 12 polybag sehingga terdapat 324 polybag. Pengamatan pertumbuhan meliputi jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm), luas daun (cm2), indeks klorofil. Komponen hasil yang diamati adalah jumlah daun (helai), luas daun (cm2), panjang akar (cm), indeks klorofil, bobot segar total (g), bobot segar konsumsi (g). Analisis data hasil dilakukan dengan menggunakan uji F (5%) untuk mengetahui pengaruh perlakuan dan dilanjutkan dengan uji lanjutan DMRT (Duncan Multiple Range Test) apabila terdapat hasil yang berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara perlakuan komposisi media tanam dan pupuk N pada parameter jumlah daun umur 36 hst. Perlakuan komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 22 hst dan luas daun 15 hst.Sedangkan pemberian pupuk N berpengaruh nyata pada peningkatan tinggi tanaman pada umur pengamatan 15, 29, dan 36 hst, jumlah daun pada umur pengamatan 22 dan 29 hst, luas daun pada umur pengamatan hanya pada 22 hst, kandungan klorofil daun pada umur pengamatan 15 dan 42 hst, panjang akar pada saat panen terhadap tanaman kailan

    Metode PEGAS (Pose, Ekspresi, Gerakan Tangan, Atraktif dan Suara) sebagai Cara Mengatasi Grogi Public Speaking

    Get PDF
    Public speaking adalah sebuah core skill atau kemampuan utama yang dibutuhkan pada era digital. Kemampuan public speaking telah dilatih pada pendidikan formal sejak tingkat dasar dengan mulai dituntutnya siswa melakukan presentasi di depan kelas. Public speaking pada pelaksanaannya memiliki tantangan yang sering dirasakan oleh para pembicara, salah satunya adalah munculnya perasaan grogi. Perasaan grogi adalah perasaan yang muncul ketika seorang pembicara merasa canggung ketika tampil dihadapan publik. Perasaan grogi dapat diatasi dengan cara pembicara menerapkan metode PEGAS yang terdiri dari unsur komunikasi dalam kategori non verbal. Tulisan ini memiliki tujuan untuk membuka wawasan dan pengetahuan baru tentang cara mengatasi grogi yang biasa muncul dalam pelaksanaan public speaking dan memperkenalkan Metode PEGAS sebagai salah satu cara dalam mengatasi grogi pada public speaking ke khalayak lebih luas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap ahli/expert dalam bidang public speaking yakni salah satu founder lembaga pelatihan public speaking yang juga sudah sering menjadi seorang pembicara dan juga MC dalam berbagai macam kegiatan. Informan menyebutkan PEGAS merupakan sebuah unsur yang merumuskan secara sederhana mengenai tingkat kemampuan public speaking seseorang. PEGAS adalah singkatan yang terdiri dari pose, eskpresi, gerakan tangan, atraktif dan suara. Unsur PEGAS ini bisa menjadi ciri untuk mengetahui tingkat grogi narasumber bahkan juga bisa menjadi ciri tingkat percaya diri
    corecore