31 research outputs found

    Aplikasi Sig Untuk Penentuan Daerah Quick Count Pemilihan Kepala Daerah (Studi Kasus : Pemilihan Walikota Cirebon 2013, Jawa Barat)

    Full text link
    Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah ( Pilkada ) adalah proses untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah . Pelaksanaan pilkada dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bertugas hingga rekapitulasi suara diumumkan. Rekapitulasi suara akan diumumkan KPU dalam waktu 7-21 hari setelah pilkada dilaksanakan. Untuk mengetahui hasil pilkada sementara sebelum KPU mengumumkan hasil rekapitulasi suara, dilakukanlah Quick Count . Dalam proses quick count, penentuan sampel pengamatan merupakan faktor yang paling mempengaruhi keakuratan dan ketelitian hasil quick count.Sistem Informasi Geografis (SIG ) adalah sistem berbasis komputer yang didesain untuk mengumpulkan, mengelola, memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan informasi spasial. Dalam penelitian ini SIG akan menganalisis data spasial yang ada, untuk penentuan daerah sampel quick count dengan menggunakan metode analisys overlay dan scoring.Hasil yang diperoleh dari penentuan daerah sampel quick count berjumlah 8 Kelurahan dan 247 TPS, dari total populasi 22 Kelurahan dan 542 TPS. Sampel tersebut mampu mewakili populasi pada tingkat kepercayaan 95%, dengan kesalahan maksimum sebesar 2,81%

    Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman Berbasis Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus : Semarang Bagian Selatan)

    Full text link
    In residential developments that occurred in the area of Southren Semarang namely Gunung Pati, Tembalang and Banyumanik is directly influenced by the presence of colleges and traders or workers who later came to the region. Beside the land area that is still widespread, and the facilities are sub-districts eventually be one of the places to activities. Geographic Information System (GIS) is a right step in presenting the spatial aspects (spatial). In this case the GIS has the benefit that can be used to analyze the process of land suitability evaluation in accordance with predetermined parameters, namely land use, slope, soil type, rainfall, distance to the main road and ground movement. From the analysis using AHP (Analytical Hierarchy Process) showed much weight affect for each parameter of 35.78% for the slope and soil movement, 10.80% for the type of soil, 8.33% for the landuse, 5, 42% of the distance to the main road and 3.89% for outpour of rainfall. From the results of the scoring overlay the map results obtained land with an area of 5101.10 (ha), or approximately 31.87% is very suitable for settlement, land with an area of 3764.69 (ha), or approximately 23.52% according to settlements, land with wide 2914.16 (ha), or approximately 18.21% is quite suitable for settlement, land with an area of 1287.36 (ha), or approximately 8.04% less land suitable for settlement and land with an area of 3012.56 (ha) or around 18.82% are not suitable

    Kajian Tentang Redistribusi Tanah Obyek Landreform Di Kabupaten Rembang (Studi Kasus : Desa Bogorame Kecamatan Sulang)

    Full text link
    Land use and land be used to develop the potential of people, especially the farmers to benefit from land redistribution so that the use of land to achieve maximum results. Tenure and formal land ownership is paramount, to avoid all sorts of problems with the agrarian disputes regarding violations of human rights. In this case the government's policy regarding the distribution of land to poor people is a landreform program. The landreform program goal is to productive use of agricultural lands and improve the welfare of the farmers and other goals that berdimensikan fairness and equity in terms of control of economic resources such as agricultural land. Based on Law No. explanations. 56 Determination Prp/1960 on Agricultural Land as one of the legal basis of the implementation of land redistribution. This study was conducted to determine the implementation, benefits and obstacles to reform in land redistribution object Bogorame Village, District Sulang, Rembang Regency equipped with cadastral maps and Overlay using Quickbird imagery corrected. The first goal of this research community is aware of the importance of land registration as well as the benefits gained in this study

    Pembuatan Peta Jalur Pendakian Gunung Merbabu

    Full text link
    Mendaki gunung adalah kegiatan yang cukup berbahaya. Tidak sedikit orang yang telah meninggal di gunung. Sebelum mendaki gunung kita harus mempersiapkan perlengkapan, fisik, mental dan informasi tentang gunung kita akan kita daki. Kegiatan pembuatan peta jalur pendakian gunung merbabu ini dilakukan untuk menyajikan informasi yang lengkap, akurat dan sistematis tentang pendakian gunung merbabu. Informasi ini akan ditampilkan dalam sebuah buku saku kecil yang mudah dibawa kemana-mana, termasuk mendaki gunung. Peta jalur pendakian gunung merbabu ini akan disumbangkan pada basecamp pendakian gunung setempat agar bisa digunakan sebaik mungkin untuk kegiatan pendakian gunun
    corecore