9 research outputs found

    OPTIMASI RESPON TUNGGAL PADA PROSES TEXTURING BENANG DTY-150D/96F MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI

    Get PDF
     Artikel ini membahas tentang optimasi parameter proses produksi benang DTY 150D/96F menggunakan mesin texturing merek Oerlikon Barmag. Pada proses pembuatan benang, tenacity merupakan salah satu variabel respon yang harus dikontrol agar konsisten memenuhi spesifikasi 3,8-4,4 g/den. Terdapat beberapa variabel input yang mempengaruhi tenacity dan dua diantaranya adalah draw ratio dan suhu. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan orthogonal array L16 Taguchi  menggunakan parameter suhu dan draw ratio . Parameter draw ratio  yang digunakan adalah 1:1,23; 1:1,30; 1:1,40; dan 1:1,55. Sedangkan parameter suhu yang digunakan adalah 150, 160, 170, dan 180oC. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai tenacity optimum dari kombinasi parameter proses yang ditetapkan. Metode optimasi ini telah berhasil melakukan perbaikan nilai tenacity dan memenuhi spesifikasi secara konsisten. Nilai tenacity rata-rata DTY 150D/96F tertinggi mencapai 4,25 g/den  yang dicapai pada draw ratio dan suhu berturut-turut 1:1,55 dan 150oC. Untuk kedua parameter yang diberikan, draw ratio  merupakan parameter yang memberikan dampak tertinggi terhadap tenacity dengan nilai delta sebesar 0,72. Hasil ini diharapkan bisa digunakan untuk mengembangkan kualitas benang DTY 150D/96F pada aspek-aspek signifikan lainya

    Fenomena Stress dan Pembiasaan Belajar Daring dimasa Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Pembelajaran daring yang dilaksanakan selama masa pandemi pada semua tingkat pendidikan banyak menyebabkan stress dalam proses pembiasaan belajar yang dilaksanakan. Artikel ini membahas tentang stress dan pembiasaan belajar daring dimasa pandemi covid 19. Beberapa konsep tentang Pembiasaan Belajar, stress, digunakan untuk menganalisa pembiasaan pembelajaran pada masa pandemi covid 19 ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi stress dan pembiasaan belajar daring agar pembelajaran daring ini tetap efektif dan tujuan pembelajarannya tersampaikan. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggambarkan keadaan apa adanya, menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama pembelajaran daring dimasa pandemi covid 19 ini menyebabkan peserta didik mengalami stress, kedua pembiasaan pembelajaran daring ini menyebabkan peserta didik menjadi bosan dan pemalas dikarenan beberapa gangguan yang mungkin terjadi dalam pembiasaan pembelajaran daring.

    Sistem Manajemen Pengetahuan Forum Diskusi Dosen sebagai Sumber Pustaka Kolaborasi

    Get PDF
    Sistem manajemen pengetahuan berbasis teknologi informasi  dalam organisasi  dilakukan sebagai upaya terstruktur dalam mengembangkan pengetahuan untuk meningkatkan asset sumber daya manusia dan  meningkatkan kinerja organisasi.  Efektivitas manajemen pengetahuan merupakan persoalan mendasar dalam setiap organisasi. Manajemen pengetahuan telah diakui sebagai instrumen yang efektif untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas suatu organisasi termasuk di bidang pendidikan. Para ahli menekankan bahwa lembaga pendidikan merupakan pusat akuisisi pengetahuan, namun, banyak lembaga pendidikan di Indonesia yang belum menerapkan manajemen pengetahuan sebagai visi dan misi strategis maupun tujuan secara komprehensif. Dosen merupakan salah satu aset sumber daya internal yang dimiliki perguruan tinggi,  memiliki pengetahuan  objektif dan rasional (tacit knowledge) dan pengetahuan subjektif dan kognitif yang berlandaskan  pengalaman (explicit knowledge). Salah satu penerapan manajemen pengetahuan di organisasi pendidikan tinggi dilakukan dalam forum diskusi dosen. Kendala yang terjadi berkenaan dengan  implementasi manajemen pengetahuan perguruan tinggi adalah belum ada teknologi informasi sebagai media yang digunakan untuk mengakses manajemen pengetahuan. Hal ini mengakibatkan pertukaran pengetahuan dan penyimpanan aset pengetahuan yang dimiliki dosen belum terkelola degan baik. Untuk mewujudkan proses knowledge sharing dan penyimpanan aset pengetahuan dosen maka penelitian ini dilakukan  dengan tujuan  mengembangkan sebuah sistem manajemen pengetahuan untuk forum diskusi dosen yang berfungsi sebagai perpustakaan . Metode Fernadez digunakan untuk memahami proses pengetahun dan organisasi pengetahuan, sedangkan untuk mengembangkan sistem manajemen pengetahuan digunakan metode waterfall. Hasil penelitian ini adalah  sistem manajemen pengetahuan forum diskusi dosen sebagai perpustakaan kolaborasi. AbstractKnowledge management systems in organizations are carried out as a structured effort to develop knowledge to increase the assets of human resources and improve organizational performance. The effectiveness of knowledge management is a fundamental problem in every organization.Knowledge management has been recognized as an effective instrument for improving the performance and productivity of an organization including in the education sector. Experts emphasize that educational institutions are the center of knowledge acquisition, however, many educational institutions in Indonesia have not implemented knowledge management as a strategic vision and mission in a comprehensive manner. Lecturers are one of the internal resource assets owned by universities, have objective and rational knowledge (tacit knowledge) and experience-based subjective and cognitive knowledge (explicit knowledge).One application of knowledge management in higher education organizations is conducted in lecturer discussion forums. Constraints that occur with regard to the implementation of higher education knowledge management are that there is no information technology as the media used to access knowledge management. This resulted in the exchange of knowledge and storage of knowledge assets owned by lecturers not managed well. To realize the knowledge sharing process and the storage of lecturers' knowledge assets, this research was conducted with the aim of developing a knowledge management system for lecturer discussion forums that function as libraries. The Fernandez method is used to understand the knowledge process and knowledge organization, while to develop a knowledge management system the waterfall method is used. The results of this study are knowledge management systems lecturer discussion forum as a collaboration literature

    Analisis Keretakan pada Sambungan Las antara Pipa ASTM A106 dengan Globe Valve

    Get PDF
    Crack failure often occurs in piping installations, especially in the welding area which can be caused by excessive stress or corrosion of the material. In this case, the crack failure in the HAZ area will be discussed near the pipe connected to the valve for the heat transfer fluid line. The method used in this paper is the inspection of the attached materials using OES (Optical emission spectroscope), observation of pipe and valve joints and failure analysis. From the results of material inspection, it was found that the pipe used was ASTM A106, then from the microstructure it was seen that the grain dimensions were not homogeneous, it would cause the strength of material heterogeneity, then from visual observation, it could be seen that pipe joints and valve misalignment occurred

    Perancangan Mesin Cutting Cheese Block dengan Cutting Tools Kapasitas 20 Kg

    Full text link
    Pemotongan keju blok yang dilakukan secara manual dengan menggunakan pisau membuat proses pemotongan menjadi lama sehingga operator kesulitan dalam mencapai target yang telah ditentukan. Mesin pemotong keju merupakan mesin dengan sistem pneumatik yaitu memanfaatkan tenaga angin sebagai penggerak untuk mendorong keju. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran rancangan mesin pemotong keju agar proses pemotongan keju terutama dalam bidang insutri menjadi lebih cepat. Pengambilan data pada penelitian ini yaitu meliputi observasi secara langsung, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian yang diperoleh adalah dari segi kualitas serta kuantitasnya. Mesin pemotong keju dengan sistem pneumatik ini dilihat dari segi kualitasnya hasil potongan keju menjadi seragam dibandingkan jika memotong secara manual. Sedangkan jika dilihat dari segi kuantitasnya mesin ini mampu menghasilkan 31,65 blok dibandingkan dengan pemotongan manual yang hanya 6,4 blok keju. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan mesin pemotong keju ini proses pemotongan menjadi lebih cepat dengan ukuran yang seragam

    Perancangan Pencetak dan Mixer pada Mesin Pencetak Pakan Ternak dengan Konsep 2 In 1

    Full text link
    The development of technology has helped manking in faciliting a job. One of them is for chicken farmers, many machine are used to process chicken feed. But machines that have a simple processing system and minimalist design are still rarely found. Many people who work as breeders but still have difficulty processing chicken feed, therefore it is neccesarry to design and build machines that can process the chicken feed. This cattle feed printing machine with the 2 in 1 namely mixing and printing in one machine is a solution to overcome these problems and supports farmers in feed processing, in addition to an easy processing system, namely by mixing raw materials into a mixer, then the raw materials will printed on a printer and comes out in the form of pellets. This printing machine is capable of producing 60 kg of pellets in one hour from the previous only producing 20 kg of pellets in one hour. This animal feed printing machine uses electrical energy and its minimalist shape does not tke up much processing space, which is practical and efficient. Pellets are a form of artificial food made from mixtures,materials or components, then mixed and printed in the form of small sticks. The main source of feed available for animal husbandry must be adequate and can meet the needs for chicken farming

    Kanalisis Kegagalan Material Kopling Mesin Slitting di PT. Xyz

    Full text link
    Kopling merupakan salah satu komponen mesin slitting yang berfungsi untuk memutuskan dan menghubungkan putaran daya mesin ke unit pemindah tenaga atau transmisi dengan tujuan mengubah kecepatan sesuai yang diinginkan. Adapun permasalahan yang diakibatkan kopling ialah kegagalan patah pada kopling. Untuk mengetahui permasalahan kegagalan patah pada kopling ada beberapa pengujian yang dilakukan, diantaranya dengan pengujian spektrometer, pengujian kekerasan dan pengujian metalografi. Pengujian dilakukan untuk mengetahui nilai kekerasan pada material kopling akibat pembebanan yang terjadi pada kopling. Pengujian dilakukan dengan membandingkan material kopling dengan material S45C menggunakan metode heat treatment dengan variasi media pendingin. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat perbedaan nilai kekerasan antara material kopling dengan material S45C, dimana hasil pengujian material kopling menghasilkan nilai kekerasan rata-rata 97 HRB sedangkan pada material S45C menghasilkan nilai kekerasan rata-rata 88,9 HRB, berdasarkan Perubahan Fasa ferrite, pearlite dan martensite hasil pengamatan metalografi

    Preliminary Study of the Spring-back/Spring-go Phenomenon in the V-Bending Process Using SGCC Steel Thin Material

    No full text
    This research analyses v-bending results using galvanized SGCC (JIS G 3302) sheet steel. The accuracy of the angle and dimensions of the bending results are the significant elements of the bending process that must be achieved. The bending spring-back/spring-go phenomenon has an impact on bending angle accuracy. If proper parameters are chosen, the spring-tub/spring-go angle should be minimized. This study aimed to see how the proposed v-bending process affected the spring-tub/spring-go angle value. An experimental approach was selected in this study. V-die bending opening, V-die punch angle, V-die punch speed, and bending force are all input parameters for the v-bending process. Meanwhile, in this study, galvanized steel with a thickness of 1.2 mm was used. The results of the ANOVA evaluation showed that the v-die punch speed and bending force are two parameters that affect the response of the variable, with a percentage contribution of 31.0% each. The minimum spring-back angle was found in the second sample, while the minimum spring-go angle was found in the fourth sampl
    corecore