34 research outputs found

    Rancang Bangun Alat Pengaduk Kerupuk Adonan Tipe Horizontal

    Full text link
    Dalam proses produksi kerupuk ikan, tahapan pengadukan adonan kerupuk merupakan kegiatan paling membutuhkan daya besar, sehingga banyak produsen atau pengusaha kerupuk melakukan pengadukan dengan menginjak-injak adonan dengan kaki supaya cepat kalis. Cara pengadukan seperti ini tentu berpengaruh pada kehigienisan kerupuk dan apabila dilihat konsumen, akan menurunkan selera dan minat beli. Rancang bangun alat pengaduk adonan kerupuk pada penelitian ini menitikberatkan pada disain yang cocok untuk USAha skala kecil dan menengah yang mudah dalam penggunaan dan perawatan serta murah dalam biaya pengoperasian. Untuk itu penulis melakukan rancang bangun alat pengaduk adonan kerupuk tipe horizontal yang mempermudah pengeluaran adonan setelah kalis dengan kapasitas produksi rata-rata 13,5 kg/jam. Dari hasil analisa kelayakan ekonomi didapatkan biaya tetap Rp.2.179.302,9/tahun, biaya tidak tetap Rp.13.026,9786/jam, biaya pokok pengoperasian mesin Rp.101,50/kg dan break event point 5.368,5kg/tahun

    PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KOGNITIF EKSPERIMEN FISIKA DASAR I

    Get PDF
    This research is a development research (research and development) where what is desired is a valid assessment instrument and is suitable for use. The research aims to (1) To analyze the results of the development of cognitive assessment instruments for the practicum of Basic Physics Experiment I on students majoring in Physics Education UIN Alauddin Makassar theoretically and empirically. The development of assessment instruments refers to the design of the development of test instruments according to Kaharuddin Arafah which consists of 7 development steps, namely: (1) Determining the measuring scale, measuring targets and construction of measuring instruments, (2) Measuring instruments for construction results, (3) Validation of contents, (4) Temporary measuring instruments, (5) Measuring targets of trial respondents, (6) Reliability, and (7) Ready-made measuring instruments. This research was tested in the department of Physics Education in the first semester of the Class of 2021/2022 UIN Alauddin Makassar. The results of the study obtained by the Basic Physics I practicum assessment instrument theoretically produced as many as 51 question items with a reliability of 0.88 in the valid category. Meanwhile, empirically produced 48 items with the reliability of 78% of the practicum cognitive assessment instruments and their assessment rubrics meeting the reliability criteria based on trials. The results of the study obtained a practicum assessment instrument product that has been declared valid and reliable and is suitable for use as a standard assessment instrument in the Department of Physics Education UIN Alauddin Makassar.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and Development) dimana yang diinginkan adalah instrumen penilaian yang valid dan layak digunakan. Penelitian bertujuan (1) Untuk menganalisis hasil pengembangan instrumen penilaian kognitif praktikum Eksperimen Fisika Dasar I pada mahasiswa jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar secara teoritik dan empirik. Pengembangan instrumen penilaian mengacu pada desain pengembangan instrumen tes menurut Kaharuddin Arafah yang terdiri 7 langkah-langkah pengembangan yaitu: (1) Menentukan skala ukur, sasaran ukur dan konstruksi alat ukur, (2) Alat ukur hasil konstruksi, (3) Validasi isi, (4) Alat ukur sementara, (5) Sasaran ukur responden uji coba, (6) Reliabilitas, dan (7) Alat ukur siap pakai. Penelitian ini di uji coba di jurusan Pendidikan Fisika Semester I Angkatan 2021/2022 UIN Alauddin Makassar. Hasil penelitian diperoleh instrumen penilaian praktikum Fisika Dasar I secara teoretik menghasilkan sebanyak 51 item soal dengan reliabilitas 0,88 berada pada kategori valid. Sedangkan secara empirik menghasilkan 48 butir dengan reliabilitas 78% instrumen penilaian kognitif praktikum beserta rubrik penilaiannya memenuhi kriteria reliabilitas berdasarkan uji coba. Hasil penelitian diperoleh produk instrumen penilaian praktikum yang telah dinyatakan valid dan reliabel serta layak untuk digunakan sebagai instrumen penilaian yang baku di jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassa

    EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PRAKTIKUM FISIKA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pembelajarn Contextual Teaching And Learning (CTL)dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan praktikum  fisika pada peserta didik kelas IX SMP Negeri 26 Makassar. Pemilihan sampelmelalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data untukpemahaman konsep fisika pada mata pelajaran fisika melalui tes kognitif dan keterampilan praktikum fisika serta penerapan model pembelajaran melalui observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial yaituuji-t dua pihak. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif diperoleh rata-ratapemahaman konsep dan keterampilan fisika sebelum penerapan model pembelajaran CTL berada pada kategori rendah, setelah penerapan model pembelajaran CTL berada kategori sangat tinggi, sedangkan hasil inferensial yaitu thitung>ttabel sehingga terdapat perbedaan yang signifikan dalam meningkatkan pemahanan konsep dan keterampilan praktikum fisika peserta didik  pada mata pelajaran fisika

    Pelatihan Pencegahan Plagiasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA

    Get PDF
    Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan informasi kepada mahasiswa tentang cara mengutip referensi dengan benar yang berkaitan dengan plagiasi sehingga menyebabkan rendahnya mutu dari artikel yang dipublikasikan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 2 – 18 September 2020 pada masa pandemic covid-19 dan berada di lokasi Program Studi Pendidikan IPA FMIPA UNM. kegiatan dilaksanakan dalam mode luring dengan protokol Kesehatan berupa koordinasi dengan Ketua Prodi terkait temuan plagiat dan jadwal pelaksanaan sosialisasi serta pengadaan klinik anti plagiat yang dilakukan kepada peserta mahasiswa. Kegaiatan yang kedua dalam mode daring yaitu koordinasi dengan staf perpustakaan untuk mehgakses data skripsi mahsiswa yang ditindaklanjuti dalam pembuatan laporan hasil kajian dan melaksanakan sosialisasi cara menghindari plagiat kepada mahasiswa. dengan adanya kegiatan pelatihan pencegahan plagiat ini dapat menjadi informasi bagi mahasiswa untuk menyusun karya imiah yang bebas plagiasi

    Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XII-2 MAN Kajuara Melalui Model Pembelajaran Example Non Example

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the increase in students' mathematics learning outcomes through the application of the Example Non Example learning model. The research method used was classroom action research on 31 students in class XII-2 of MAN Kajuara, Bone Regency. The instruments used are learning achievement tests and observation sheets of student learning activities. Descriptive analysis is a data analysis technique used in this study. The results of the data analysis showed that the results of students' mathematics learning with the Example Non Example learning model experienced an increase in each cycle. In the first cycle the completeness of student learning outcomes reached 64,5% and experienced an increase in the second cycle of 87,1%. Thus, it can be concluded that the Example Non Example learning model is able to improve students' mathematics learning outcomes.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran Example Non Example. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas terhadap siswa kelas XII-2 MAN Kajuara Kabupaten Bone yang berjumlah 31 siswa. Adapun instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Analisis deskriptif merupakan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis data menunjukan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran Example Non Example mengalami peningkatan dalam setiap siklusnya. Pada siklus I ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 64,5% dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 87,1%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Example Non Example mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa

    Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Praktikum Fisika Dasar I Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar.

    Get PDF
    This research is a development research (research and development) which aims to analyze the results of the development of the instrument of assessment of Basic Physics I practicum for students majoring in Physical Education UIN Alauddin Makassar theoretically and empirically in order to obtain a valid, reliable and feasible assessment. The development of assessment instruments refers to the design of test instrument development according to Kaharuddin Arafah which consists of 7 steps of development, namely: (1) Determining the measuring scale, measuring objectives and construction of measuring instruments, (2) Construction outcome measuring instruments, (3) Validation of contents, (4) Temporary measuring instruments, (5) Target of respondents for the trial, (6) Reliability, and (7) Measuring instruments ready for use. This research was tested in the Department of Physics Education Semester I 2016/2017 UIN Alauddin Makassar. The results of the study were obtained from the Basic Physics I practicum assessment instrument that produced 8 valid items, theoretically with reliability 1.0 and empirically reliability of 73.60%. The results of the study were obtained from the practicum assessment instrument that was declared valid and reliable and feasible to be used as a standard assessment instrument in the Department of Physics Education, UIN Alauddin Makassar. Keywords: Assessment instrument, Basic Physics I practicu

    Analisis Implementasi Electronic Government Melalui Program KAREBA (Karcis Elektronik Kawasan Bira) Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba

    Get PDF
    The utilization of information technology is increasingly being applied in various sectors, including the tourism industry. One form of its application is through e-ticketing at tourist destinations, which is expected to assist in managing the flow of tourists and reducing queues. This study aims to identify the implementation of electronic government through the Bira Area Electronic Ticket (KAREBA) program by the Bulukumba Regency Tourism Office, and the factors that influence it. This study uses a qualitative method, with the research location at the Bulukumba Regency Tourism Office. The data used consists of primary and secondary data, collected through observation, interviews, literature studies, and documentation. Data analysis was carried out using a qualitative approach. The results of the study indicate that the implementation of electronic government through the KAREBA program at the Bulukumba Regency Tourism Office, with the Indrajat (2006) theoretical approach which includes Government to Citizen (G2C), Government to Business (G2B), Government to Government (G2G), and Government to Employees (G2E), has been running quite well. However, there is room for improvement, especially in the use of existing technology and regulations. The factors that influence this implementation consist of hindering factors and supporting factors. Hindering factors include human resources, low technological capabilities of the community, and existing regulations. External factors such as community violations and electricity problems are also hindering factors. Supporting factors include a regular organizational structure, electronic mass media, and revenue transparency through electronic ticket programs.Pemanfaatan teknologi informasi semakin banyak diterapkan dalam berbagai hal, termasuk industri pariwisata. Salah satu bentuk penerapannya adalah melalui e-ticketing di destinasi wisata yang diharapkan dapat membantu pengelolaan arus wisatawan dan mengurangi antrian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan electronic government melalui program Karcis Elektronik Kawasan Bira (KAREBA) oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan lokasi penelitian di Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi electronic government melalui program KAREBA di Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, dengan pendekatan teori Indrajat (2006) yang meliputi Government to Citizen (G2C), Government to Business (G2B), Government to Government (G2G), dan Government to Employees (G2E), telah berjalan dengan cukup baik. Namun, penggunaan teknologi dan regulasi yang ada masih perlu ditingkatkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan ini terdiri dari faktor penghambat dan faktor pendukung. Faktor penghambat termasuk sumber daya manusia, rendahnya kemampuan teknologi masyarakat, serta regulasi yang ada. Faktor eksternal seperti pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat dan masalah kelistrikan juga menjadi penghambat. Adapun faktor pendukung meliputi struktur organisasi yang teratur, media massa elektronik, dan transparansi pendapatan melalui program karcis elektronik

    ANALISIS KUALITAS SOAL THREE TIER TEST MENGGUNAKAN TEORI RESPON BUTIR KLASIK

    Get PDF
    The research was conducted with the aim of determining the quality of the three-tier test questions for the final semester exam for basic physics 1 course using classical item response theory in students of the Physics Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training UIN Alauddin Makassar. This type of research is a mix methode with a multiphase design research design. This research was conducted at the Physics Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training UIN Alauddin Makassar. The results showed that the content validity test conducted with the Gregory test showed a validity level of 0.9 and the construct validity test obtained 28 valid items and 12 invalid items, while the reliability test using Alpha Cronbach obtained 0.6045 (quite reliable). From the results of the analysis of the quality of the questions obtained as many as 11 good grains, as many as 20 grains are enough and as many as 9 grains are not good. The impilation of this lamp is a question that has good quality and is good enough to be used as a question bank, while the question item that is not good should be revisedPenelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas soal three tier test ujian akhir semester mata kuliah Fisika Dasar 1 menggunakan teori respon butir klasik pada mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Jenis penelitian ini adalah mix methode dengan desain penelitian multiphase design. Penelitian ini dilakukan di Prodi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji validitas isi yang dilakukan dengan uji Gregory menunjukan tingkat validnya sebesar 0,9 dan uji validitas konstruk diperoleh 28 butir yang valid dan 12 butir yang tidak valid, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach diperoleh 0,6045 (cukup reliabel). Dari hasil analisis kualitas soal diperoleh sebanyak 11 butir baik, sebanyak 20 butir cukup dan sebanyak 9  butir tidak baik. Impilkasi dari pelitian ini adalah soal yang mempunyai kualitas baik dan cukup baik dapat dijadikan sebagai bank soal, sedangkan butir soal yang tidak baik sebaiknya dilakukan revis

    Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Praktikum Fisika Dasar I Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Uin Alauddin Makassar

    Get PDF
    This research is a development research (research and development) which aims to analyze the results of the development of the instrument of assessment of Basic Physics I practicum for students majoring in Physical Education UIN Alauddin Makassar theoretically and empirically in order to obtain a valid, reliable and feasible assessment. The development of assessment instruments refers to the design of test instrument development according to Kaharuddin Arafah which consists of 7 steps of development, namely: (1) Determining the measuring scale, measuring objectives and construction of measuring instruments, (2) Construction outcome measuring instruments, (3) Validation of contents, (4) Temporary measuring instruments, (5) Target of respondents for the trial, (6) Reliability, and (7) Measuring instruments ready for use. This research was tested in the Department of Physics Education Semester I 2016/2017 UIN Alauddin Makassar. The results of the study were obtained from the Basic Physics I practicum assessment instrument that produced 8 valid items, theoretically with reliability 1.0 and empirically reliability of 73.60%. The results of the study were obtained from the practicum assessment instrument that was declared valid and reliable and feasible to be used as a standard assessment instrument in the Department of Physics Education, UIN Alauddin Makassar
    corecore