377 research outputs found

    Penerapan Irigasi Tetes Emiter Tali Dengan Bebagai Selang Waktu Irigasi Pada Tanaman Semangka

    Get PDF
    The objectives of the research were (1) To know watermelon yield and irrigation water productivity of watermelon by used drip irrigation with nylon rope emitter on various time irrigation intervals, (2) To determined the good time irrigation interval for watermelon production by using the drip irrigation with nylon rope emitter. The research was conducted at the research field with four-time irrigation intervals were 1,2,3, and 4 days of time irrigation interval. The research was arranged in Completely Randomized Block Design. The result of the research showed that the time irrigation interval was not significantly affected yield and irrigation water productivity of watermelon. The soil moisture in the root zone at 30 cm depth of 23,23—23,88% before irrigation still in range of the available soil moisture content for plants. The average of watermelon yield and irrigation water productivity of watermelon were 5,07—5,45 kg/plant and 115,15—123,79 kg/m3. The good time interval of irrigation for watermelon production by using drip irrigation with rope emitter was 4 days time interval of irrigation

    Analisis Penerepan Akuntansi Lingkungan pada PTPN XIV Pabrik Gula Bone Arasoe Kabupaten Bone

    Get PDF
    Perhitungan biaya dalam penanganan limbah diperlukan adanya perlakuan akuntansi yang tersistematis secara benar. Proses pengukuran, penilaian, pengungkapan dan penyajian informasi perhitungan biaya pengelolaan limbah tersebut merupakan masalah akuntansi yang menarik untuk dilakukan penelitian sebab selama ini belum dirumuskan secara pasti bagaimana metode pengukuran, penilaian, pengukapan, dan penyajian akuntansi lingkungan di sebuah perusahaan.Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah sistem akuntansi lingkungan sebagai pertanggungjawaban sosial kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan limbah dan lingkungan telah diterapkan pada PTPN XIV Pabrik Gula Bone Arasoe Kabupaten BoneJenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kasus pada PTPN XIV Pabrik Gula Bone Arasoe Kabupaten Bone.Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif yaitu peneliti mendeskripsikan hasil temuannya yang berasal dari data data yang terkumpul melalui proses observasi di subyek penelitian yang kemudian akan diperbandingkan dengan metode penerapan akuntansi lingkungan secara teori yang selama ini berkembang dikalangan akademik.Berdasarkan analisis neraca dan laba rugi pada laporan keuangan Pabrik Gula Bone Arasoe, dapat diketahui bahwa elemen yang terkait dengan pengelolaan lingkungan belun tersaji secara eksplisit didalam laporan keuanganny

    Fenomenologi Akuntansi Rumah Tangga (Studi Kasus Pada Keluarga Di Desa Kading Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Akuntansi dalam rumah tangga di Desa Kading Kecamatan Awangpone Kabuapten Bone menurut pandangan ibu rumah tangga.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenoogi. Penggunaan metode ini dengan alasan bahwa fokus dalam penelitian ini adalah penerapan akuntansi rumah tangga. Sementara, pendekatan fenomenologi bertujuan untuk menggambarkan makna dari pengalaman hidup yang dialami oleh beberapa individu, tentang konsep atau fenomena tertentu, dengan mengeksplorasi struktur kesadaran manusia. Hasil penelitian bahwa penerapan akuntansi itu sangat bermanfaat untuk mengatur besarnya pengeluaran dan menjadi perbandingan keuangan antara bulan sebelumnya dan bulan setelahnya. Dalam praktik perencanaan keuangan ibu-ibu telah melakukan perencanaan keuangannya dengan jangka waktu periode akuntansi yang diterapkan sangat sederhana yakni dalam bentuk pencatatan biasa di atas kertas sesuai dengan kebutuhan harian, bulanan hingga beberapa tahun kedepan. Pengambilan keputusan yang dilakukan oleh enam informan yaitu dengan cara berdiskusi dengan suami dalam membuat keputusan dan juga memprioritaskan kebutuhan yang utama seperti biaya pendidikan anak dan tidak lupa juga dalam menabung untuk keperluan dimasa yang akan datang

    MUTU PENDIDIKAN DAN PEMERATAAN PENDIDIKAN DI DAERAH

    Get PDF
    All countries in the world realize the importance of education that aims to provide guidancefor the survival of a nation. Four things that become a major focal point in improving theeducation, the distribution of education, quality of education, educational relevance, and efficiencyof education management. Increased done should be done thoroughly, not one by one, and otheraspects are ignored .. However, education quality and equity of education in Indonesia is stilllagging behind other countries. One sat improve the quality of education conducted by the State ofIndonesia is to set the standard national examination, but still problematic. Then EquitableEducation conducted also been a problem with unequal education kualutas in each area. It isnecessary to improve education quality and equity of education in Indonesia. It is necessary stepsto address the education problem, namely by directed at improving the quality of education invarious aspects, and improving education performed evenly in each area

    Implikasi Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Dan Kualitas Kehidupan Kerja Karyawan

    Full text link
    Dalam bekerja, lingkungan kerja berpengaruh langsung terhadap sikap kerja danmenentukan prestasi kerja pegawai. Lingkungan kerja yang menyenangkan membuat sikappegawai positif dan memberi dorongan untuk bekerja lebih tekun dan lebih baik. Sebaliknya, jikasituasi lingkungan tidak menyengangkan mereka cenderung meninggalkan lingkungan tersebut.Sebagaimana diungkap Ghiselli dan Brown (dalam Tjalla, 1989) bahwa lingkungan kerjaberpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas hasil kerja karyawan.Steers (1980) menyatakan bahwa pengaruh lingkungan dapat dilihat dari dua sisi, yaitulingkungan luar dan lingkungan dalam. Lingkungan luar umumnya menggambarkan kekuatanyang berada di luar organisasi, sedangkan lingkungan dalam merujuk pada faktor-faktor di dalamorganisasi yang menciptakan milieu kultural dan sosial tempat berlangsungnya kegiatan.Lingkungan dalam ini biasanya disebut dengan istilah iklim organisasi.Menyadari betapa iklim organisasi memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadapsetiap individu di organisasi, yang pada ujung-ujungnya akan pula berpengaruh terhadap kualitaskerja, maka dengan sendirinya perlu pemahaman yang baik tentang iklim organisasi. Tulisan iniakan mengantarkan pada pengenalan dimensi iklim organisasi dan “carut-marut” yangmenyertainya serta pengaruh yang ditimbulkannya terhadap kepuasan kerja dan kualitaskehidupan kerja karyawa

    Pendidikan Karakter Pada Keluarga Jawa

    Full text link
    Fenomena yang terjadi saat ini secara eksplisit menunjukkan terjadinya penurunan etika, moral, dan karakter bangsa. Situasi tersebut mengharuskan dilakukannya reformulasi pada proses pendidikan karakter agar setiap individu dari masyarakat dan bangsa ini memiliki karakter yang diharapkan sebagaimana diamanatkan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Proses pendidikan dan pembentukannya dapat dilakukan pada tiga institusi pendidikan sebagai tripusat pendidikan, yaitu sekolah, masyarakat, dan keluarga. Dalam konteks masyarakat Jawa, model pendidikan dan pembentukan karakter tercermin dari model pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua. Berbagai model pengasuhan Jawa yang sudah dilakukan ketika anak masih bayi, diyakini memiliki kontribusi positif bagi pendidikan dan pembentukan karakter

    Modal Sosial Pemimpin Nasional Pasca Pemilu 2004

    Full text link
    The article below investigates the urgent need of a social capital fornational leader, especially in the context of Indonesian leader who chosen after public election 2004 in Indonesia. Social capital interm of psychology constitutes a traits that embedded at individu that forming the values of life, and those of regulations to facilitate a good cooperation. Talking the problem of Indonesian leadership nowadays, the expectation that emeges that leader who chosen by public election April, 5, 2004 is a leader really who characterized by Putnam, honesty and egalitarian who treate himself/ herself as a part of society. Hence, the important of the people of Indonesia direct, correct, control their leader so that they return to right way
    corecore