693 research outputs found
Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu Berbasis Salingtemas Dan Inkuiri Terbimbing Untuk Membentuk Pemahaman Terintegrasi Peserta Didik SMP
: This research aims at (1) producing the science instructional materials for SMP based on salingtemas and guided inquiry to build the integrated understanding; (2) discovering the validity and reliability levels of the instructional materials, namely Syllabus, Lesson Plans (RPP), Assessment Instruments, and Students' Worksheet (LKPD). This research used development research design 4D model suggested by Thiagarajan and limited only to the development level. The developed instructional materials are validated by the expert of instructional materials, the expert in the subject, the science teacher, then, the learning device tested on eight graders of SMPN 2 Jember to discover the readability of LKPD. The validation test result from all validators showed that the science instructional materials based on the salingtemas and guided inquiry have categorized as valid. The readability evaluative result showed that the LKPD can be used in learning process, and the totality the science instructional materials based on salingtemas and guided inquiry effectively used on learning process
Pengaruh Penggunaan Modul Inkuiri Dipadu Pjbl Berbahan Ajar Potensi Lokal terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMA
The module based on inquiry-learning and project-based learning, is a teaching material implemented in the laboratory where students conduct experiments or investigations to uncover concepts and utilize their local potentials through project-based learning activities. This study aimed to investigate the effects of using the module on the students' scientific process skills. This study employed one group pretest-posttest design. The results showed that the means of the students' scientific skills resulted in 38.97% respectively. This suggested that there was a significant effect of using the module on the dependent variables.Modul pembelajaran inkuiri dipadu PjBL merupakan bahan ajar yang dalam implementasinya dilaksanakan di laboratorium untuk melakukan percobaan atau investigasi dalam menemukan konsep dan pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki siswa dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek. Tujuan dari penggunaan modul ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul terhadap keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kreatif siswa SMAN 1 Suralaga. Rancangan penelitian yang digunakan, yaitu one group pretest posttes design. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai keterampilan proses sains siswa sebesar 38.97%. Disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan modul inkuiri dipadu PjBL bersumber bahan ajar potensi lokal
Pemanfaatan Sumber Belajar Handout Bioteknologi Lingkungan untuk Meningkatkan Pemahamankonsep Mahasiswa S1 Universitas Negeri Malang
Learning resources can be used by students in the learning process to acquire information and knowledge. Learning resources in the form of handouts biotechnology courses needed by students to provide information related to environmental pollution due to heavy metal contamination Hg using a consortia of bacteria as a reducing agent. This study aims to improve understanding of the concept of the student in understanding the use of consortia of bacteria in reducing Hg by utilizing handouts. The method used is the One Group Pre-Test Post-Test Design using one class sample. Pre-Test administered before treatment to measure the initial understanding of students while the Post-Test is given to measure student understanding of the concept of the final after being given treatment. Data analysis was performed using the formula gain score. Value gain score obtained in the study were categorized high by 0.71.Sumber belajar dapat digunakan siswa dalam proses belajar untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Sumber belajar berupa handout mata kuliah bioteknologi dibutuhkan oleh mahasiswa untuk memberikan informasi terkait penanggulangan pencemaran lingkungan akibat cemaran logam berat Hg menggunakan konsorsia bakteri sebagai agen pereduksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa dalam memahami pemanfaatan konsorsia bakteri dalam mereduksi logam Hg dengan memanfaatkan handout. Metode yang digunakan adalah One Group Pre-Test Post-Test Design dengan menggunakan satu kelas sampel penelitian. Pre-Test diberikan sebelum perlakuan untuk mengukur pemahaman awal mahasiswa sedangkan Post-Test diberikan untuk mengukur pemahaman konsep akhir mahasiswa setelah diberikan perlakuan. Analisis data dilakukan dengan rumus gain score. Nilai gain score yang diperoleh dalam penelitian sebesar 0,71 yang berkategori tinggi
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Lingkungan terhadap Keterampilan Proses dan Penguasaan Konsep IPA Siswa Kelas VII pada Materi Ekosistem
This study aims to investigate the effect of environment-based guided inquiry learning model on scientific process skills and mastery of science concept in ecosystem topic. The study was utilized quasy experimental design. Population in this study was seventh grade student in SMP Negeri 4 Kopang. Instrument used in the form of multiple choice and essay tests. The result showed that there were difference of science process skills and the mastery of concept between students who studying by environment-based guided inquiry learning model and conventional learning model.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan terhadap keterampilan proses dan penguasaan konsep IPA siswa pada materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kopang yang berjumlah dua kelas dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian untuk mengukur keterampilan proses dan tes pilihan ganda untuk mengukur penguasaan konsep siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses dan penguasaan konsep IPA siswa antara siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing berbasis lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional
Studi Rekruitmen dan Eksploitasi Ikan Bilih di Danau Singkarak Sumatera Barat
Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu pada bulan April sampai dengan Mei 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendugaan rekruitmen dan tingkat eksploitasi ikan bilih di danau Singkarak Sumatera Barat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai data untuk acuan dasar dalam pengelolaan dalam bidang perikanan di danau Singkarak Sumatera Barat. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengumpulkan hasil tangkapan nelayan di tiga stasiun yaitu Ombilin, Sumpur, dan Sumani. Pengelolahan data menggunakan program softwer FISAT II. Hasil analisa menunjukkan persentase rekruitmen yang paling tinggi pada ikan bilih terjadi pada bulan Mei sebesar 20.10% dan bulan Juni sebesar 22. 76%. Mortalitas alami sebesar 4,11 sedangkan mortalitas penangkapan sebesar 4,86 yang artinya ada gejala eksploitasi yang berlebih terhadap ikan bilih di danau Singakarak. Tingkat eksploitasi ikan bilih di Danau Singkarak mencapai 0.54, yang artinya tingkat laju eksploitasi ikan bilih di danau Singakarak Sumatera Barat berada pada kondisi padat tangkap (optimum) akan tetapi potensi untuk terjadinya kondisi tangkapan yang berlebih atau overfishing sangat tinggi terutama beberapa tahun mendatang
Pengembangan Modul Bioteknologi Lingkungan Berbasis Penelitian Matakuliah Bioteknologi untuk Mahasiswa S1 Universitas Negeri Malang
Research and development aims to produce module based research on material environmental biotechnology. The method used in the research and development followed development model Borg and Gall (1983), which consists of seven stages. The research object using freshgraduatedstudents who are taking biotechnology lesson. Measurement of the effectiveness of the module used gain score, The results of the validation of media expert is 79.17%, while the results of the validation of module contains experts is 96%. The test results readability is 90.84%. The test results showed the effectiveness of module is 0.68, it means included medium criteria.Penelitian pengembangan bertujuan untuk menghasilkan modul berbasis penelitian pada materi bioteknologi lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan menggikutimodel pengembangan Borg dan Gall (1983), yang terdiri atas 7 tahapan. Objek penelitian menggunakan mahasiswa S1 yang sedang menempuh matakuliah bioteknologi. Pengukuran keefektifan modul menggunakan rumus gain score yang diperoleh dari nilai pretest dan posttest. Hasil validasi dari ahli media adalah 79,17%, sedangkan hasil validasi dari ahli materi adalah 96%. Adapun hasil uji keterbacaan adalah 90,84%. Hasil uji keefektifan menunjukkan angka 0,68 artinya termasuk ke dalam kriteria sedang, modul yang digunakan mahasiswa efektif digunakan oleh mahasiswa
Hasil Belajar Aspek Keterampilan IPA Pada Pembelajaran Level of Inquiry Tingkat Inquiry Lesson Di SMP
Learning science in junior high school in general is focused on mastery of concepts and basic science has not yet developed abilities, such as the ability berinkuiri. Therefore, it is necessary to find the appropriate steps to improve the process of learning science. The purpose of the study iniuntuk improve learning outcomes by using the skill aspect of inquiry learning model level. The method used in this research is mixed method. The instrument used is the syllabus, lesson plans, and the observation sheet keterampilan.Teknik data collection using observation. Aspects of data analysis skills using data reduction method, coding and interpretation. Results of research conducted on 36 students showed the ability berinkuiri learners increased by using the model level of inquiry. Results of learners aspect of overall skill increases with the good category. The conclusion from this study that the use of models level of inquiry to improve the ability berinkuiri learners and improve learning outcomes aspects of science skills of learners.Pembelajaran IPA di SMP pada umumnya masih menekankan pada penguasaan konsep dan belum mengembangkan kemampuan dasar sains, seperti kemampuan berinkuiri.Oleh karena itu perlu ditemukan langkah yang tepat untuk memperbaiki proses pembelajaran IPA. Tujuan dari penelitian iniuntuk meningkatkan hasil belajar aspek keterampilan dengan menggunakan model pembelajaran level of inquiry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mixed methode. Instrumen yang digunakan yaitu Silabus, RPP dan lembar observasi keterampilan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Analisis data aspek keterampilan dengan menggunakan cara mereduksi data, pengkodean dan interpretasi. Hasil penelitian yang dilakukan pada 36 peserta didik menunjukkan kemampuan berinkuiri peserta didik mengalami peningkatan dengan menggunakan model level of inquiry. Hasil belajar peserta didik aspek keterampilan secara keseluruhan meningkat dengan dengan kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan model Level of Inquiry dapat meningkatkan kemampuan berinkuiri peserta didik dan juga meningkatkan hasil belajar aspek keterampilan IPA peserta didik
Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Selorejo Menggunakan Perangkat Pembelajaran Ekosistem Berbasis Inkuiri Terbimbing dengan Sumber Belajar Waduk Lahor
The goal of this research is to produce guided inquiry-based teaching materials; in ecosystem topic using Lahor lake as learning source, for increasing science process skills cognitive learning outcomes of VII grade students of SMP Negeri 1 Selorejo Blitar. Teaching materials developed are the syllabus, lesson plans, handouts, and worksheets. 4D (define, design, develop, disseminate) research and develop. Teaching materials was validated by a experts validator and teacher, and then test the individual and small-scale trials. Validation and readness test show that teaching materials developed have high gain validation score (mean ≥ 90). This means that teaching materials developed are very feasible to use in learning. The level of adherence learning reached 85%. The score of science process skills of students is in good category. The cognitive learning outcomes reached minimum mastery standart. Thus the developed teaching materials can enhance science process skills and cognitive learning outcomes of VII grade students of SMP Negeri 1 Selorejo Blitar.Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran ekosistem berbasis inkuiri terbimbing dengan sumber belajar Waduk Lahor untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Negeri 1 Selorejo Kabupaten Blitar. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah silabus, RPP, handout, dan LKS. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah 4D (define, design, develop, disseminate). Perangkat pembelajaran yang dihasilkan divalidasi oleh validator ahli dan guru, kemudian dilakukan uji perorangan dan uji coba skala kecil. Hasil validasi dan uji perorangan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan memperoleh nilai validasi tinggi (rerata ≥ 90). Hal ini berarti perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Tingkat keterlaksanaan pembelajaran mencapai 85%. Nilai keterampilan proses sains siswa dalam ketegori baik. Hasil belajar kognitif siswa telah mencapai KKM. Dengan demikian, perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Negeri 1 Selorejo Kabupaten Blitar
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Penelitian Uji Hayati untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Untag Banyuwangi
The purpose of this study is to produce the media for ecology course with biological waste testing study based of fish industry in Muncar toward Artemia salina by using inquiry based learning consisting of lecture plan semester (RPS), lesson plans (RPP), module, students' answer sheet (LKM), and evaluation instrument of critical thinking skills and solving problem to improve critical thinking skills and problem solving. This developing study uses ADDIE developing model. This developing model consists of five steps namely analyzing step, planning, developing, implementing, and evaluating. The data of this study is in the form of quantitative and qualitative data. The quantitative data is obtained from evaluation score toward validation sheet of learning media and students' response on questionnaire. Meanwhile, qualitative data is obtained from the suggestion from the experts of validation and the students. The result of the study and the developing of learning media are in the form of RPS, module, LKM, and evaluation instrument of critical thinking ability and problem solving have a very good qualification and there is no need revision. As a whole, the inquiry learning media of biological testing study based is effective enough and it can increase the critical thinking ability and student's problem solving.Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan perangkat untuk matakuliah Ekologi dengan berbasis penelitian uji hayati limbah industri pengolahan ikan di Muncar terhadap Artemia salina dengan pembelajaran inkuiri yang terdiri dari Rencana Perkuliahan Semester (RPS), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), modul, Lembar Kerja Mahasiswa (LKM), dan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembagan ini terdiri dari lima tahap yaitu tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data penelitian pengembangan ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari skor penilaian terhadap lembar validasi perangkat pembelajaran maupun angket respon mahasiswa. data kualitatif diperoleh dari saran dari validator dan mahasiswa. Hasil penelitian dan pengembangan perangkat pembelajaran berupa RPS, RPP, modul, LKM, dan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah memiliki kualifikasi sangat layak dan tidak perlu. Secara keseluruhan perangkat pembelajaran inkuiri berbasis penelitian uji hayati ini cukup efektif dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah mahasiswa
- …
