10,856 research outputs found

    LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 4 MAGELANG

    Get PDF
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan mata kuliah yang wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa kependidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan PPL bertujuan melatih mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang telah dimilikinya dalam suatu proses pembelajaran sesuai dengan bidang studinya, sehingga mahasiswa dapat memiliki pengalaman yang dapat digunakan sebagai bekal untuk mengembangkan kompetensinya di masa yang akan datang dalam kaitannya sebagai pendidik. Pelaksanaan kegiatan PPL secara umum meliputi tiga tahapan yaitu, tahap persiapan, pelaksanaan, penyusunan laporan dan evaluasi. Kegiatan PPL terbagi dalam beberapa tahapan yaitu persiapan mengajar dan pelaksanaan mengajar. Tahap persiapan dimulai dari observasi yang dilaksanakan pada Februari – Mei 2015. Selanjutnya mahasiswa menempuh mata kuliah micro teaching di kampus yang merupakan mata kuliah untuk melatih mahasiswa dalam mengajar. Sebelum mengajar, mahasiswa juga harus mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan media pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan PPL dimulai tanggal 10 Agustus – 12 September 2015. Dalam praktik mengajar, praktikan diberi kesempatan untuk mengajar di kelas VIII B, C, dan IX A, C, D dengan jumlah mengajar sebanyak 20 kali pertemua, mahasiswa dalam pelaksanaan PPL ini mengajar mata pelajaran pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Pada pelaksanaannya, praktikan juga mengalami kendala, diantaranya adalah peserta didik yang masih sering ribut sendiri dan kurang konsentrasi dalam mengikuti pelajaran. Tetapi kendala tersebut dapat diatasi dengan cara memberikan tugas kepada peserta didik, selain itu juga dengan cara memberikan perhatian khusus kepada siswa tersebut. Praktikan juga senantiasa konsultasi dengan guru pembimbing untuk mendapatkan hasil yang lebih baik Setelah PPL maka didapatkan hasil bahwa siswa SMP Negeri 4 Magerlang ratarata mempunyai motivasi belajar yang tinggi, cukup aktif dan memiliki kesungguhan dalam belajar. Secara umum, program kerja kegiatan PPL di sekolah tersebut dapat terlaksana dengan lancar. Kegiatan PPL menambah wawasan dan pengalaman bagi mahasiswa serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menemukan permasalahan aktual seputar kegiatan belajar mengajar di lokasi tempat PPL. Selain itu, mahasiswa juga dapat menemukan solusi pemecahan dari permasalahanpermasalahan tersebut. Kendala dalam melaksanakan suatu program merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, program yang masih memerlukan tindak lanjut dapat dilaksanakan oleh peserta PPL periode berikutnya

    EVALUASI SISTEM INFORMASI PEMBELIAN KREDIT PADA PT. MULTI DIMENSI PERSADA

    Get PDF
    EVALUASI SISTEM INFORMASI PEMBELIAN KREDIT PADA PT. MULTI DIMENSI PERSADA - Evaluasi, sistem informasi, pembelian kredit

    PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan komunikasi matematik siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan kurang efektifnya model pembelajaran yang selama ini telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model TTW dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain Pre-test-Post-test Control Group Design. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran dengan model TTW dan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan populasi seluruh siswa SMP Negeri 2 Indrajaya dengan sampel siswa kelas VII SMP Negeri 2 Indrajaya. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan komunikasi matematik dan lembar observasi aktivitas siswa. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dilakukan terhadap rataan pretes, postes dan gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel dengan menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model TTW lebih baik daripada peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional; (2) Aktivitas siswa pada tahap Think, Talk, dan Write siswa yang belajar pada kelas eksperimen menunjukkan persentase yang lebih baik dari setiap pertemuan; (3) Terdapat korelasi yang tinggi antara aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan model Think-Talk-Write (TTW) dengan kemampuan komunikasi matematik siswa.Kata kunci : Think-Talk-Write (TTW), Komunikasi Matematik
    corecore