67 research outputs found
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO (DER), CURRENT RATIO (CR), RETURN ON ASSET (ROA) DAN RETURN ON EQUITY (ROE)TERHADAP HARGA SAHAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP RETURN SAHAM PADA INDUSTRI PENERBANGAN (Studi Kasus Pada Perusahaan Maskapai Asia)
Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya Pengaruh DER, CR, ROA dan ROE Terhadap Harga Saham Dan Implikasinya Terhadap Return Saham yang terjadi di Industri Penerbangan (studi kasus pada perusahaan Maskapai Asia). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder.Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan alat analisa rasio dan analisis regresi data panel (Eviews System) dengan tingkat signifikan 5%.Hasil penelitian ini, menerangkan bahwa secara parsial DER berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham, sedangkan CR, ROA dan ROE tidak berpengaruh terhadap Harga Saham. Secara simultan, DER, CR, ROA dan ROE berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham yaitu sebesar 96,17%, sementara Harga Saham tidak memberikan pengaruh terhadap Return Saham.Kata Kunci : DER, CR, ROA, ROE, Harga Dan Retur Saham
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SYARIAH INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RBBR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan Bank Syariah Indonesia (BSI) selama 5 (lima) tahun yaitu periode 2019-2023, periode ini untuk melihat penilaian kinerja pada saat terjadi Covid-19 dan setelahnya. Metode yang digunakan yaitu Risk Based Bank Rating (RBBR) dengan menggunakan indikator Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning dan Capital, metode RBBR ini dipilih karena lebih menekankan pada aspek risiko. Aspek risiko ini meliputi risiko kredit dan risiko likuiditas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata masing-masing indikator adalah Non Performing Finance (NPF) 0,94 artinya Sangat Baik. Financing to Deposit Ratio (FDR) yaitu 77,03, Good Corporate Governance (GCG) adalah 2 artinya Baik, Return On Asset (ROA) yaitu 1,75 artinya Sangat Sehat dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 20,08 artinya Sangat Sehat. Hasil perhitungan tersebut menunjukan bahwa kinerja Bank Syariah Indonesia (BSI) secara keseluruhan Sangat Sehat. Dengan demikian, rata-rata perusahaan mampu membayar kembali penarikan yang dilakukan oleh nasabah.Kata kunci: Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, Capital, Bank Syariah Indonesi
PENGARUH IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH (SAP) BERBASIS AKRUAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Implementasi Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Berbasis Akrual Terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan hasil penelitian ini yaitu Nilai thitung dari variabel SAP berbasis akrual (X) adalah -3,311 tanda negatif artinya memiliki hubungan negatif atau berlawanan arah. Sementara itu Nilai thitung sebesar –3,311 lebih besar dari nilai Ttabel sebesar 1,98282 maka dapat diartikan HO ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Berbasis Akrual mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi Adjusted R-Squared (R2) sebesar 0,087 artinya bahwa persentase pengaruh variabel bebas Implementasi SAP Berbasis Akrual terhadap variabel terikat Kualitas Laporan Keuangan adalah sebesar 8,7%, sedangkan sisanya 91,3%, dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini
PENGARUH CURRENT RATIO DAN DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP RETURN ON EQUITY PADA PERUSAHAAN TEXTILE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013 – 2022
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Curren Ratio dan Debt to Equity berpengaruh pada Return on Equity pada perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2013 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, bentuk data dalam penelitian ini adalah data panel, serta penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan pendekatan random effect model. Pengolahan data dilakukan menggunakan Eviews 10 dan teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, Regresi data panel, uji hipotesis dan koefisien determinasi, untuk memilih model estimasi yang tepat, digunakan uji chow, uji hausman, dan lagrange multiplier. Hasil penelitan menunjukkan bahwa variabel Current Ratio secara parsial tidak berpengaruh terhadap Return on Equity, dengan taraf signifikansi sebesar 0,12 lebih besar dari alfa (0,05). Selanjutnya, variabel Debt to Equity Ratioberpengaruh terhadap Return on Equity, dengan nilai signifikansi pengujian sebesar 0,003 lebih kecil dari alfa (0,05). Selain itu, variabel Current Ratio dan Debt to Equity Ratio keduanya berpengaruh terhadap Return on Equity secara bersamaan. Kata kunci: Textile, Current Ratio, Debt to Equity, Return on Equit
Pengaruh Return On Assets dan Debt To Equity Ratio terhadap Return Saham PT Mayora Indah Tbk Periode 2012-2022
The purpose of this study is to determine the effect of Return On Assets and Debt to Equity Ratio on Stock Return at PT Mayora Indah Tbk for the 2012-2022 period both partially and simultaneously. This type of research is associative research to determine the relationship between two or more variables. The methods used are quantitative methods by conducting descriptive statistical testing, classical assumption tests, multiple linear regression tests, correlation coefficient tests, hypothesis tests and determination coefficient tests. The results of the t test (Partial) show that Return On Assets has an insignificant effect on stock returns with a significance of 0.051 > 0.05 and a calculated t value of 2.289 < t table 2.306. The results of the partial t debt to equity ratio test have a significant effect on Stock Return with a significant value of 0.021 < 0.05 and t count 2.866 > t table 2.306. The results of Test F simultaneously return on assets and debt to equity ratio to stock return with a significant value of 0.034 < 0.05 and F value calculated 5.339 > F table 4.26. The results of the determination test showed that the variable return on assets and debt to equity ratio affected the variable stock return by 46.2%.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Return On Assets dan Debt to Equity Ratio terhadap Return Saham pada PT Mayora Indah Tbk periode tahun 2012-2022 baik secara parsial dan simultan. Jenis penelitian merupakan penelitian asosiatif untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengujian statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji koefisien korelasi, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Hasil uji t (Parsial) menunjukan bahwa Return On Assets berpengaruh tidak signifikan terhadap return saham dengan signifikasinya sebesar 0.051 > 0.05 dan nilai t hitung 2.289 < t tabel 2.306. Hasil Uji t parsial debt to equity ratio berpengaruh signifikan terhadap Return Saham dengan nilai signifikasinya sebesar sebesar 0.021 < 0.05 dan t hitung 2.866 > t tabel 2.306. Hasil Uji F secara simultan return on assets dan debt to equity ratio terhadap return saham dengan nilai signifikasinya sebesar 0.034 < 0.05 dan nilai F hitung 5.339 > F tabel 4.26. Hasil uji determinasi menunjukkan variabel return on assets dan debt to equity ratio mempengaruhi variabel return saham sebesar 46.2 %
Analisis Rasio Keuangan Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Pada Pt Mayora Indah Tbk Periode 2014 – 2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur berapakah rasio likuiditas, rasio profitabilitas, rasio solvabilitas dan rasio aktivitas agar dapat mengetahui sehat atau tidak sehat kondisi keuangan di dalam suatu perusahaan. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu melakukan pengolahan data-data keuangan sebuah perusahaan dalam bentuk laporan keuangan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa laporan tahunan yang diperoleh dari website resmi PT Mayora Indah Tbk (https://www.mayoraindah.co.id/) selama 10 periode dari tahun 2014 sampai dengan 2023. Data tersebut diperoleh dari studi kepustakaan yaitu mengumpulkan landasan teori yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini. Dari hasil penelitian ini yang menggunakan pengukuran dengan alat ukur rasio keuangan, hasilnya menunjukan bahwa kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk segi likuiditas dikatakan sehat karena berada diatas standar industri dan diperoleh hasil rata-rata Current Ratio sebesar 273,9%. Dari segi profitabilitas dikatakan kurang sehat karena berada dibawah standar industri dan diperoleh hasil rata-rata Return On Asset sebesar 9,6%. Dari segi solvabilitas dikatakan kurang sehat karena berada diatas standar industri dan diperoleh hasil rata-rata Debt to Asset Ratio sebesar 48,0%. Dari segi aktivitas dikatakan kurang sehat karena berada dibawah standar industri dan diperoleh hasil rata-rata Working Capital Turn Over sebesar 3,2 kali
Era Revolusi 5.0 Menuntut Adaptasi Cepat Terhadap Perkembangan Teknologi, Terutama Dalam Bidang Kecerdasan Buatan (AI) Dan Digitalisasi
Revolusi Digital dan Kecerdasan Buatan (AI) telah menjadi pendorong utama perubahan signifikan dalam interaksi manusia dan teknologi selama Revolusi Industri Kelima. Individu dan organisasi didorong untuk beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan dan kompetitif dalam menghadapi teknologi yang berkembang pesat. Kecerdasan buatan tidak hanya mengubah kebiasaan kerja , tetapi juga interaksi sosial, gaya komunikasi, dan kecerdasan emosional. Sebagai komponen utama Revolusi 5.0, digitalisasi mempercepat proses transformasi sektoral di berbagai industri, mulai dari manufaktur hingga pendidikan. Namun, adaptasi ini membutuhkan pemikiran dan cara baru dalam memandang dunia, tidak hanya kemajuan teknologi. Oleh karena itu, sangat penting bagi semua pihak untuk memahami dan memanfaatkan potensi kecerdasan buatan dan digitalisasi secara efektif. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang yang dihadapi pada periode ini serta memberikan strategi untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap kemajuan teknologi yang pesat
Analisis Laporan Keuangan Menggunakan Rasio Profitabilitas Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Pada Bank Central Asia Tbk Periode 2019-2023
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rasio profitabilitas pada PT Bank Central Asia Tbk Periode 2019-2023. Hasil diketahui Net Profit Margin, secara keseluruhan, meskipun terdapat sedikit penurunan pada tahun 2020, NPM menunjukkan tren peningkatan dari tahun 2021 hingga 2023. Ini mungkin mencerminkan upaya perbaikan yang berhasil dilakukan oleh perusahaan, seperti pengurangan biaya, peningkatan pendapatan, atau strategi bisnis yang lebih efektif. Rasio Gross Profit Margin, fluktuasi NPM menunjukkan bahwa profitabilitas perusahaan tidak selalu stabil. Namun, tren peningkatan NPM secara keseluruhan menunjukkan bahwa perusahaan semakin efisien dalam menghasilkan laba kotor dari setiap penjualan. Rasio Return on Assets, fluktuasi ROA menunjukkan bahwa efisiensi perusahaan dalam menggunakan aset untuk menghasilkan laba tidak selalu stabil. Namun, tren peningkatan ROA secara keseluruhan menunjukkan bahwa perusahaan semakin baik dalam menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba
Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perbankan Syariah Pada Bank Syariah BUMN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja BUMN Perbankan Syariah(BUMN) yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS) danBank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS) serta membandingkan kinerja keuangan masing-masing seperti yang diukur. dengan rasio keuangan seperti rasio likuiditas diukur denganrasio lancar (CR), rasio aktivitas diukur dengan total perputaran investasi (TATO), rasiosolvabilitas diukur dengan rasio utang (DAR) dan rasio utang (DER ) dan rasio profitabilitasdiukur dengan net profit margin (NPM), Return on Investments (ROA) dan Return on Equity(ROE). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif,metode pengumpulan datanya adalah studi dokumentasi dan kepustakaan. Perangkat dasardari penelitian ini adalah laporan laba rugi dan neraca, sampel penelitian ini adalah dari limatahun atau periode 2016-2020. Metode analisis data adalah dengan membandingkan setiaphubungan dari masing-masing variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai CRmasing-masing bank adalah BSM 679,85%, BNIS 491,01 dan BRIS 453,45%, yang berartinilai CR terbaik adalah BSM, diikuti oleh BNIS ketiga BRIS dan semua hubungan ini masihrelatif sehat. . , skor TATO terbaik pertama tahun 2016-2020 adalah BNIS dengan skor rata-rata 0,0869, peringkat kedua BRIS dengan skor rata-rata 0,0841 dan skor BSM terbaik ketigadengan skor rata-rata 0,0772, skor DAR tahun 2016-2020 adalah BRIS terbaik, kedua BNISdan ketiga BSM. Skor DER masing-masing bank pada periode 2016-2020 menunjukkanBRIS lebih baik dari dua bank lainnya dan dua BNIS, kemudian tiga BSM dan skor NPMterbaik pertama BNIS, kedua BSM dan ketiga BRIS ROA terbaik pertama adalah BNIS,kedua BSM, dan ketiga BRIS. Nilai ROE yang pertama adalah BNIS, yang kedua adalahBSM, dan yang ketiga adalah BRIS.Kata Kunci: CR, TATO, DAR, DER, NPM, ROA, ROE dan Kinerja Keuanga
Pengaruh Inflasi, Cash Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Pertumbuhan Laba pada PT Bank Central Asia Tbk Periode 2014-2023
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Inflasi, Cash Ratio dan Debt to Equity Ratio baik secara parsial ataupun simultan terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan sektor perbankan yaitu PT Bank Central Asia, Tbk. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Pertumbuhan Laba, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah Inflasi, Cash Ratio dan Debt to Equity Ratio. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data sekunder yang berupa laporan keuangan tahunan per 31 Desember dari website resmi PT Bank Central Asia, Tbk dan berfokus pada laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan laporan arus kas dari tahun 2014 sampai 2023 atau selama 10 tahun. Data yang telah diperoleh selanjutnya di olah dengan menggunakan aplikasi SPSS 25. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, sedangkan untuk mengukur tingkat signifikansi dilakukan dengan uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F). Berdasarkan hasil pengujian secara parsial, dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Variabel Cash Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Dan variabel Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Berdasarkan pengujian secara simultan, ditemukan tidak adanya pengaruh antara Inflasi, Cash Ratio dan Debt to Equity Ratio secara bersama-sama terhadap Pertumbuhan Laba
- …
