39 research outputs found
PENGARUH GAYA KEPEMIMPIAN DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PT. BREMA BRATA
AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Brema Brata.Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dianalisis menggunakan statistik penulis menjadikan karyawan PT. Brema Brata sebagai populasi totalnya berjumlah 66 karyawan.. Analisis data menggunakan SPSS Versi 22. Teknik uji sampling menggunakan metode sensus dan teknik pengambilan data diantaranya uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan uji regresi linear berganda serta uji hipotesis.Secara umum hasil pengujian variabel gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja fisik mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja di PT. Brema Brata. Hal ini berarti hipotesis dapat diterima, karena gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Diantara dua variabel,pengaruh paling signifikan adalah variabel gaya kepemimpinan. Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Fisik, Kepuasan Kerja
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA TUTOR ( Studi Kasus Pada Tutor PKBM Wilayah Tangerang Selatan )
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya Kepemimpinan dan Kompetensi terhadap Kinerja Tutor PKBM di wilayah Tangerang Selatan.Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dilaksanakan pada 100 Tutor PKBM di wilayah Tangerang Selatan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 17. Teknik sampling yang dipakai adalah metode sensus dan teknik pengujian data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validitas dengan analisis faktor, uji reliabilitas dengan Alpha Cronbach. Uji asumsi klasik dan analisis regresi liner berganda, untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitianHasil analisis menunjukan bahwa Variabel gaya kepemimpinan (x1) berpengaruh positif terhadap kinerja tutor (y) dengan nilai koefiseinsi sebesar 0,477, yang artinya jika variabel gaya kepemimpinan (x1) meningkat satu-satuan dengan asumsi variabel kompetensi (x2) tetap maka kinerja tutor akan meningkat sebesar 0,477. Dan sesuai dengan perumusan masalah bahwa besar nya pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja yaitu sebesar 59,3 %., Variabel kompetensi (x2) berpengaruh positif dan terhadap kinerja tutor (y) dengan nilai koefisiensi sebesar 0,546 yang artinya jika variabel kompetensi (x2) meningkat satu-satuan dengan asumsi variabel tetap, maka kinerja tutor akan meningkat sebesar 0,546. Sesuai dengan perumusan masalah maka besarnya pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan sebesar 62,7% Dari kedua variabel diatas dapat disimpulkan bahwa jika faktor x1 (gaya kepemimpinan) konstan, maka kenaikan satu-satuan pada x2 (kompetensi) dan akan meningkatkan satu-satuan pada y (kinerja tutor) sebesar 0,477 dan jika faktor x2 (kompetensi) konstan, maka kenaikan satu-satuan pada x1 (gaya kepemimpinan) akan meningkatkan y (kinerja) sebesar 0,546., Faktor gaya kepemimpinan dan kompetensi bersama-sama mepunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja tutor pada lembaga PKBM, dari tabel dapat dilihat bahwa R Square diperoleh sebesar 0,750 atau 75 %, hal ini dapat dijelaskan bahwa varibel gaya kepemimpinan dan kompetensi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja tutor pada lembaga PKBM dan sisanya 75 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti seperti Intensif pegawai dan lain sebagainya. Dan sesuai dengan rumusan masalah maka besarnya pengaruh gaya kepemimpinan dan kompetensi terhadap kinerja secara simultan yiatu sebesar 75 %., Model regresi berganda yang diperoleh : Y= 0,587 + 0,477 X1 + 0,546 X2. Dari data-data tersebut didapat bahwa faktor kompetensi yang mempunyai kontribusi yang paling besar pengaruhnya terhadap kinerja tutor pada lembaga PKBM, jika faktor gaya kepemimpinan konstan, maka kenaikan sebesar satu-satuan pada kompetensi menghasilkan kenaikan kinerja sebesar 0,546 satuan. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kompetensi dan Kinerja Tutor
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. 99 SECURITY, JAKARTA
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. 99 Security dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT. 99 Security .Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data yang diperoleh dari kuesioner dengan jumlah 61 responden. Populasi dan sampel penelitian ini ialah karyawan PT. 99 Security sebanyak 61 Orang. Dan analisis yang dilakukan secara manual dan dibantu dengan menggunakakan program Microsoft Excel 2010 dengan pengujian instrument penelitian Uji Validitas, Uji Realibilitas, Analisis Korelasi Sederhana, Koefisien Determinasi, Uji Regresi Linier Sederhana, dan Uji T.Dari penelitian yang dilakukan dan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan : Hasil penelitian menunjukan bahwa sesuai dengan tabel Interval Koefisien Korelasi (r) adalah 0,674 dilihat dari tabel pedoman interval yang berarti hubungan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT.99 Security adalah kuat kaitannya, Regresi Linier Sederhana Y= 13,230 + 0,658 X, Koefisien Determinasi (r2) adalah sebesar 45,42%, hal ini terjadi bahwa kontribusi variable kompensasi terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 45,42% sedangkan sisanya (100%-45,42%) = 54,58% dipengaruhi oleh faktor lain. Terdapat pengaruh signifikan antara Kompensasi terhadap Kinerja karyawan, setelah dilakukan uji signifikan menggunakan uji-t didapat hasil sebagai berikut: t-hitung (7,013) lebih besar dari t-tabel (2,001) .Kata Kunci: Kompensasi, Kinerja karyawa
Hubungan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PKBM Insan Karya Tangerang Selatan
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan komunikasi terhadap kinerja karyawan pada PKBM Insan Karya – Tangerang Selatan.Penelitian ini bersifat deskriftif yaitu metode yang dilakukan dengan mengumpulkan, mengklasifikasi, serta menginterprestasikan data yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan, metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner, dan studi dokumentas, analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu dengan analisis korelasi untuk mengukur hubungan komunikasi terhadap kinerja karyawan pada PKBM Insan Karya – Tangerang Selatan.Melalui pengujian koefisien korelasi (r) diperoleh nilai sebesar 0,566, artinya keeratan hubungan komunikasi terhadap kinerja karyawan pada PKBM Insan Karya – Tangerang Selatan adalah 56,6%. Kemudian dari pengujian koefisien determinasi diperoleh nilai 0,3237% artinya variabel bebas yakni kontribusi komunikasi 32,37% terhadap kinerja karyawan pada PKBM Insan Karya – Tangerang Selatan. Kata Kunci : Komunikasi, Kinerja Karyawan
Manajemen Peningkatan Pemberdayaan Perempuan di Dieng Wonosobo Jawa Tengah
Sumber Daya Manusia (Human Resources) menurut beliau memiliki dua arti yang berbeda di antaranya adalah : SDM merupakan suatu usaha kerja atau jasa yang memang diberikan dengan tujuan dalam melakukan proses produksi. Dengan kata lain Sumber Daya Manusia adalah kualitas usaha yang dilakukan seseorang dalam jangka waktu tertentu guna menghasilkan jasa atau barang. Sumber Daya Manusia adalah potensi manusiawi sebagai penggerak organisasi dalam mewujudkan eksistensinya. Sumber daya manusia adalah suatu proses mendayagunakan manusia sebagai tenaga kerja secara manusiawi, agar potensi fisik dan psikis yang dimilikinya berfungsi maksimal bagi pencapaian tujuan organisasi. Metode kegiatan yang digunakan adalah bekerjasama dengan Manajemen pengembangan desa Ibu ibu tingal sekitar dieng wonosobo, jawa tengah dengan memganalisis pemasalahan yang ada di tempat tersebut sehingga dapat memberikan solusi yang tepat dalam membrikan pelatihan dasar manjemen Manajemen pengembangan desa Ibu ibu tingal sekitar dieng wonosobo, jawa tengah. Setelah di analisis maka kami memberikan pelatihan dalam bentuk materi dan praktek yang bertujuan mengembangkan kemampuan untuk meningkatkan dasar manajemen Manajemen pengembangan desa Ibu ibu tingal sekitar dieng wonosobo, jawa tengah .Solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan penyuluhan atau pelatihan yang perlu di lakukan secara berkelanjutan sehingga dapat memberi mereka bekal pentingnya manajemen
Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT ISS Indonesia Area WTC 3 Sudirman
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. ISS Indonesia AREA WTC 3 SUDIRMAN. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh menggunakan dengan sampel sebanyak 50 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis.Hasil penelitian ini adalah Disiplin berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 15,102 + 0,625X1, nilai korelasi sebesar 0,661 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang kuat dengan koefisien determinasi sebesar 43,8%. Uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (6,111 > 2,011). Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh signifikan antara disiplin terhadap kinerja karyawan
Pengaruh Komunikasi Dan Motivasi Terhadap Kinerja Guru Pendidikan Anak Usia Dini Di Tangerang Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk melihat besarnya pengaruh variable komunikasi dan motivasi terhadap kinerja guru pendidikan anak usia dini di Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Setelah dilakukan penelitian diperoleh hasil bahwa pengaruh komunikasi terhadap kinerja guru adalah 3,337 dengan nilai t hitung > t tabel (3,337 > 1,989) dan sig < 0,05 (0,001<0,005) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat pengaruh signifikan antara komunikasi dengan kinerja guru. Dari hasil perhitungan diperoleh hasil bahwa besarnya pengaruh motivasi terhadap kinerja guru adalah sebesar 2,954 yaitu nilai t hitung > t tabel (2,954>1,989) dan sig<0,05 (0,004<0,05) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak yaitu pengaruh motivasi terhadap kinerja guru adalah signifikan. Sedangkan pengaruh komunikasi dan motivasi secara bersama-sama terhada kinerja guru sebesar 95,570 dengan nilai F hitung > F tabel (95,570>3,108 dan nilai sig < 0,05 atau 0,000 < 0,005. Uji Anova dapat diperoleh nilai F hitung >f tabel yaitu 95,570 > 3,108 dan nilai sig <0,05 atau 0,000 < 0,005. Sehingga komunikasi dan motivasi berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadapo kinerja guru pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menunjukkan bahwa cara guru dalam berkomunikasi dan motivasi guru dalam bekerja memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru PAUD di kota Tangerang Selatan. Kata kunci: Komunikasi; Motivasi; Kinerj
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT GRIYA SUKSES BERSAMA TANGERANG SELATAN
The purpose of this study was to determine the effect of motivation and work discipline on employee performance at PT. Griya Sukses with South Tangerang. The method used is a quantitative descriptive method. The sampling technique used was random sampling using a sample of 53 respondents. Data analysis uses regression analysis, correlation coefficient analysis, determination coefficient analysis and hypothesis testing. The result of this study is that price perception has a positive and significant effect on employee performance with a regression value of 0.564 and a calculated t value (6.444 > 2.008). Work discipline has a positive and significant effect on employee performance with a regression value of 0.512 and a calculated t value (4.887 > 2.008). The influence of motivation and work discipline simultaneously has a positive and significant effect on employee performance with a correlation coefficient value obtained of 0.729, meaning that the independent variable with the dependent variable has a strong influence with a coefficient of determination or simultaneous influence of 53.1%. That is, a considerable advantage in getting strong performance will come from the marriage of high levels of drive and job discipline. Motivated people who practice strict work ethics are more likely to be proactive, take initiative, be dedicated to attaining their objectives, and endeavor to elevate the standard of their job. They are also more inclined to face difficulties head-on and conquer them with tenacity. As a result, they do better than those who lack sufficient work discipline or are less driven
The Role Of Service And Product Quality on Customer Satisfaction At PT Iwatani Industrial Gas Indonesia, Cikupa Tangerang Marketing Area
Product, price, promotion, place, people, and physical evidence are vital parts of product marketing strategy planning provide a basis for companies to take adequate steps to maintain customer satisfaction. The research aims to specifically look at the role of service quality and product quality to increase customer satisfaction at PT Iwatani Industrial Gas Indonesia Marketing Area Tangerang. The final sample was set at 111 company customers. Analysis of the data using multiple linear regression analysis technique that begins with the instrument quality test and the classical assumption test. The conclusion of the research aims to specifically look at the role of service quality and product quality to increase customer satisfaction significantly impacts the test results simultaneously with a contribution of 75.7 percent. Still, in partial testing, only product quality factors have a role in increasing customer satisfaction at PT Iwatani Industrial Gas Indonesia Marketing Area Tangeran
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT PRIMA SOEKA BUANA BEKASI
The aim of this research is to determine the influence of work discipline and work environment on employee performance at PT. Prima Soeaka Buana. The research method used was quantitative. The sampling technique used was saturated sampling, and a total of 60 respondents were obtained as the sample. Data analysis included validity test, reliability test, classical assumption test, regression analysis, correlation coefficient, determination coefficient, and hypothesis testing. Work discipline has a significant effect on employee performance with a simple linear regression equation of Y = 23.668 + 0.465X1, and a correlation coefficient of 0.457. The determination coefficient value is 20.9%, and the hypothesis test resulted in a t-value > t-table, or (3.914 > 1.671). Furthermore, the work environment also has a significant effect on employee performance with a simple linear regression equation of Y = 15.170 + 0.661X2, and a correlation coefficient of 0.723. The determination coefficient value is 52.3%, and the hypothesis test resulted in a t-value > t-table, or (7.968 > 1.671). Simultaneously, work discipline and work environment significantly influence employee performance with a multiple linear regression equation of Y = 3.697 + 0.338X1 + 0.603X2, and a correlation coefficient of 0.793. The determination coefficient value is 62.9%, while the remaining 37.1% is influenced by other factors. The hypothesis test resulted in an F-value > F-table, or (48.302 > 3.159)
