2,159 research outputs found

    Peristiwa 11 September 1926: perlawanan Teungku Peukan terhadap Belanda di Aceh Barat Daya

    Get PDF
    Teungku Peukan sebagai leader of spritual dan sekaligus pejuang dalam masyarakat Manggeng Aceh Barat Daya. Keheroikan dan kearifan beliau dalam memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat lokal dari kebijakan represif kolonial Belanda melalui tekanan uleebalang harus tetap dihargai. Kebijakan Belanda yang eksploitatif dalam mengeksplorasi sumber daya alam dan tenaga, terutama pungutan belasting atau pajak bumi dan rodi untuk kepentingan kolonialisme di "Burno Breuh Sigeupai" memang harus tetap dilawan. Setelah Teungku Peukan syahid dan tertangkapnya beberapa tokoh perlawanan dan perjuangan lainnya, di Aceh Barat Daya serangan terhadap marsose Belanda masih saja terjadi dari akhir tahun 1926 hingga tahun 1930-an. Hal ini akibat dari represivitas dari sistem lini konsentrasi yang dilakukan Belanda membuat kepanikan di dalam masyarakat Aceh. Setelah serangan Teungku Peukan di tangsi Blangpidie pada tahun 1926, Guru Ceubeh dan pengikutnya kembali melakukan penyergapan marsose Belanda di Gunong Sabi, pada tahun 1933. Serangan-serangan ini adalah bukti konkret dari eksistensi resistensi masyarakat terhadap kekuasaan kolonial di Aceh Barat Daya. Sampai akhir kekuasaannya di Aceh Barat Daya kolonial Belanda masih saja menerapkan politik "kekerasan" dalam mengeksploitasi sumber daya alam, terutama dalam pungutan pajak tanah (belasting) dan pengerahan tenaga dalam menggenjot "finansial" mereka. Saat "zaman mafaisse" menghantam perekonomian dunia saat itu, perekonomian kolonial semakin fluktuatif sehingga pada tataran lokal peranan uleebalang semakin digenjot. Akibatnya, sebagai puncak kekesalan masyarakat maka lahirlah bentuk-bentuk resistensi lain · terhadap kolonial seperti yang dikenal dengan Atjehmoorden, baik yang dil~kukan secara individual ataupun secara berkelompok terhadap akses-akses dan kepentingan kolonial di Aceh Barat Daya

    Fenomena Gerakan Sempalan Umat Islam Indonesia (Tinjauan Sosiologi Agama)

    Full text link
    Splinter movement is a phenomenon that can be found throughout the ages. More recently, the phenomenon of the emergence of splinter movement or cult was widespread in the country and has caused unrest in society. The presence of splinter movement gave birth also had violence committed by a group of people calling themselves as defenders of Islam. This raises a big question, actually what has happened with the diversity of Indonesian society, so that they form a new flow that is clearly contrary to the teachings of Islam that believes in the ground water. These streams are known in this country called a cult or breakaway flow

    PROFESIONALITAS GURU BAHASA ARAB DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA MADRASAH ALIYAH DI KOTA BANJARMASIN

    Get PDF
    ???? ???????? ????? ??? ??????? ?????? ?? ??? ???? ?????? ?? ????????. ???? ?? ???? ?????? ???? ???? ??? ????? ?? ????? ? ??????.??? ??????? ???????? ????????? ??? ???? ????? ?? ?????????. ????? ???? ????? ?????? ??????? ?????? ????? ???? ????? ?????? ??????? ?????. ???? ????? ????? ??????? ?? ??? ??????? ???? ??? ????. ???? ?? ????? ????? ??????.??? ????? ???? ??? ????? ????? ????? ????? ??????? ?? ??? ??????? ??????????. ?? ??????? ??? ?? ?? ???? ??? ????? ??????????????? ??? ??????? ?? ??? ????? ????? ??????? ? ?????? ?????? ?? ????? ???????? ?? ??????? ?? ??? ??????? ?????? ??????? ??? ??????? ?????? (???? ????? ????? ??? ???? ??? ??????) ??? ?????? ???? ???? ???? ?? ??? ??????? ?????? ???????. ?????? ????? ?? ?????? ??????? ???????? ??? ??? ?????? ??? ??????? ????? ? ??????? ? ??? ??????? ? ??????? ??? ???????????? ???????? : ??????? ?????? ????? ???????? ?????? ????? ????? ??????

    Teaching Listening Through Video for the Eighth Grade Students of SMP Negri 26 OKU

    Full text link
    In English language, there are integrated skills to be mastered such as speaking, listening, reading and writing. Listening is the language modality that is used most frequently; however, language learners do not recognize the level of effort that goes into developing listening ability. Therefore, it is essential for language teachers to help students become effective listeners. One of efforts can be done is teaching listening through video.The writer used quasi-experimental method with two groups' pre-test, posttest design. The independent variable of this research is the use of video and the dependent variable is the students' listening ability. In this research, the population is all the eighth grade students of SMP Negeri 26 OKU, in academicyearsof2009-2010. AH of the populations are taken as samples of investigation. The data of this study collected by means of written test.The results show that the students from the experimental group used video has better achievement in learning asking and giving direction than the students from control group. There was a significant difference in teaching listening through video and not using video. Therefore, it can be concluded that teaching listening through video was more effective than CD to the eighth students of SMP Negeri 26 OKU

    Kosep Diri dan Orientasi Tujuan sebagai Faktor Penting dalam Orientasi Umpan Balik Manajer dalam Mendukung Proses Pdca (Plan Do Check Action)

    Full text link
    Orientasi umpan Balik dapat mempermudah interaksi antar individu yang mampu mempengaruhi pencapaian kerja dan mendorong proses PDCA di lingkungan kerjanya sehingga mampu mendukung keberhasilan individu dan organisasi. Penelitian ini menguraikan pengertian dan pengukuran Orientasi umpan Balik sebagai faktor individual penting dalam kinerja manajer dan dua variabel lainnya yang mencakup konsep diri dan orientasi tujuan sebagai variabel bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung dari konsep diri dan orientasi tujuan terhadap orientasi umpan Balik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif melalui metode survei. Kuesioner disebarkan kepada 149 responden sebagai sampel manajer yang dipilih secara acak di beberapa pabrik untuk mendapatkan dan menganalisis data. Hasil penelitian ini menyimpulkan konsep diri dan orientasi tujuan memiliki pengaruh positif terhadap orientasi umpan Balik. Untuk meningkatkan orientasi umpan Balik seorang manajer, maka pelu ditingkatkan konsep diri dan orientasi tujuannya
    corecore