4 research outputs found

    Kinerja UMKM Tenant Inkubator Bisnis Universitas Muria Kudus Berdasarkan Implementasi E-marketing

    Get PDF
    Dengan berkembangnya kemajuan teknologi dan informasi membawa paradigma tersendiri bagi konsep pemasaran. Kini pemasaran bersinergi dengan pemanfaatan teknologi dan informasi dalam konsep Pemasaran Elektronik (E-Marketing). E-Marketing ini dapat mempermudah akses antara para pelaku pemasaran, yakni Perusahaan, pemasar, pelanggan dan mitra bisnis yang lainnya. E-Marketing dapat difungsikan guna memperkenalkan produk yang tidak hanya pada lokal daerah tapi juga skala nasional bahkan Internasional. E-Marketing juga berperan sebagai pembentuk nilai keunggulan bersaing.Objek penelitian ini adalah 25 UMKM sebagai tenant inkubator bisnis Universitas Muria Kudus. Sebanyak 8 buah UMKM bergerak pada jenis industri makanan dan minuman, 8 buah konveksi pakaian, dan masing-masing 3 buah UMKM pada konveksi bordir, konveksi jilbab, dan konveksi tas.Penelitian ini akan menilai kinerja UMKM tenant inkubator Universitas Muria Kudus berdasarkan implementasi E-Marketing. Sehingga akan nampak berapa UMKM yang telah melaksanakan E-Marketing, bagaimana pemanfaatan dan penggunaan media sosial dan uji beda sebelum dan sesudah kegiatan E-Marketing didayagunakan

    Kajian Potensi Investasi Taman Budaya Sosrokartono Kabupaten Kudus

    Full text link
    Kajian Potensi Investasi Taman Budaya Sosrokartono pada hakekatnya bertujuan untuk mengembangkan potensi budaya Kabupaten Kudus yang terdiri dari : sistem bahasa, sistem pengetahuan, sistem teknologi, sistem ekonomi, sistem sosial, sistem religi, dan sistem kesenian. Ketujuh sistem tersebut saling berkaitan merupakan satu kesatuan yang semata-tidak dapat dipisahkan. Analisi yang diguanakan adalah analisis SWOT yang berkolaborasi dengan analisis Balanced Scorecard. Mengacu pada tujuh sistem budaya tersebut dapat di identifikasi faktor internal dan eksternal yang terdiri dari : kekuatan/potensi, kelemahan, peluang, ancaman, yang dikolaborasikan dengan perspektif finance, operasional, customer, dan learning proces. Proses berikutnya adalah menentukan posisi strategis dan perencanaan strategis Taman Budaya Sosrokartono. Kesimpulan hasil kajian ini adalah adanya potensi investasi yang terdiri dari tujuh sistem budaya dan dapat direkomendasikan pembangunan sarana dan prasarana sesuai Peruntukanny

    I B Kinase 2 regulates TPL-2 activation of extracellular signal-regulated kinases 1 and 2 by direct phosphorylation of TPL-2 serine 400

    No full text
    Tumor progression locus 2 (TPL-2) functions as a MEK-1/2 kinase, which is essential for Toll-like receptor 4 (TLR4) activation of extracellular signal-regulated kinase 1 and 2 (ERK-1/2) mitogen-activated protein (MAP) kinases in lipopolysaccharide (LPS)-stimulated macrophages and for inducing the production of the proinflammatory cytokines tumor necrosis factor and interleukin-1β. In unstimulated cells, association of TPL-2 with NF-κB1 p105 prevents TPL-2 phosphorylation of MEK-1/2. LPS stimulation of TPL-2 MEK-1/2 kinase activity requires TPL-2 release from p105. This is triggered by IκB kinase 2 (IKK-2) phosphorylation of the p105 PEST region, which promotes p105 ubiquitination and degradation by the proteasome. LPS activation of ERK-1/2 additionally requires transphosphorylation of TPL-2 on serine 400 in its C terminus, which controls TPL-2 signaling to ERK-1/2 independently of p105. However, the identity of the protein kinase responsible for TPL-2 serine 400 phosphorylation remained unknown. In the present study, we show that TPL-2 serine 400 phosphorylation is mediated by IKK2. The IKK complex therefore regulates two of the key regulatory steps required for TPL-2 activation of ERK-1/2, underlining the close linkage of ERK-1/2 MAP kinase activation to upregulation of NF-κB-dependent transcription
    corecore