145 research outputs found
PENERAPAN MODEL MISSOURI MATHEMATICS PROJECT DENGAN PENDEKATAN KONSEP BERBASIS ICT UNTUK MENGATASI KESULITAN MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MATEMATIKA II
program studi (prodi) Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Penegtahuan Alam (JPMIPA), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu dalam perkuliahan Fisika Matematika II melalui penerapan model Missouri Mathematics Project (MMP) dengan pendekatan konsep berbasis information, communication and technology (ICT). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa prodi Pendidikan Fisika, JPMIPA, FKIP, Universitas Bengkulu yang mengukuti perkuliahan Fisika Matematika II pada semester genap tahun akademik 2012/2013 yang berjumlah 35 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam empat siklus dimana setiap siklus dilakukan dalam empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Aktivitas belajar mahasiswa diamati dengan menggunakan lembar observasi sedangkan hasil belajar mahasiswa diperoleh melalui tes. Data yang diperoleh dari lembar observasi dan tes dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar dan hasil belajar mahasiswa meningkat dibandingkan siklus sebelumnya. Rata-rata skor aktivitas mahasiswa pada siklus I adalah 17,5 (kriteria cukup), pada siklus II adalah 21,5 (kriteria cukup), pada siklus III adalah 25,5 (kriteria baik) dan pada siklus IV adalah 29 (kriteria baik). Rata-rata hasil belajar mahasiswa pada siklus I adalah 65,2 (skala 100) dengan ketuntasan belajar sebesar 34,3% (Belum Tuntas); pada siklus II adalah 70,2 dengan ketuntasan belajar 51,5 % (Belum tuntas); pada siklus III adalah 74,4 dengan ketuntasan belajar 68,6% (Belum tuntas) dan pada siklus IV
adalah 79,9 dengan ketuntatsan belajar 91,4% (Tuntas). Jadi, penerapan model MMP dengan pendekatan konsep berbasis ICT dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar
mahasiswa prodi Pendidikan Fisika, JPMIPA, FKIP Universitas Bengkulu
PENILAIAN KONDISI JEMBATAN KEDUANG PASCABANJIR
Bencana alam menyebabkan kerusakan jembatan , misalnya banjir tanggal 26 Desember 2007 menyebabkan kerusakan jembatan
pada jaringan jalan nasional di Jawa Tengah. Salah satunya adalah Jembatan Keduang (nomor registrasi jembatan
23.109.006.0) berlokasi di Ngadirojo-Giriwoyo- Pacitan. Kerusakan elemen struktur seringkali memunculkan keraguan apakah
komponen struktur tersebut masih cukup aman. Penelitian ini bertujuan menentukan nilai kondisi Jembatan Keduang
melalui pemeriksaan detail dan menganalisa keamanan Jembatan Keduang berdasarkan kinerja struktur pilar dengan memperhitungkan
semua kombinasi beban termasuk gaya horizontal akibat aliran banjir pada berbagai kala ulang serta memeriksa
kestabilan pilar terhadap bahaya scouring. Hasil pemeriksaan detail menunjukkan Jembatan Keduang memiliki nilai kondisi 4
yang mengindikasikan perlunya penggantian. Sementara hasil analisa struktur pilar memastikan kapasitas lentur, geser,
kestabilan arah vertikal dan horizontal masih aman tetapi beresiko terjadi guling. Ditinjau dari scouring, salah satu pilar pada
Jembatan Keduang cenderung kritis sekalipun ditinjau dari banjir pada kala ulang 2 tahun.
Kata kunci: kajian keamanan, beban banjir, stabilitas pondasi, penggerusan
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X PADA POKOK BAHASAN SUHU DAN KALOR DI SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU
This research aimed to analyze sociocultural factors among children in conflict with law in the villages of 3 regencies and 1 municipality in Bengkulu Province. Data were collected through observation, in depth interview as well as documentation study. 15 peoples was selected as informants which consist of 6 formal and informal leaders, 6 children in conflict with law, 2 parents, and a social worker. This research finding showed that in the villages most villagers were farmers who spent almost all day for work. This impacted in decreasing time to interact with their children and surrounding neighbors. On the other side, social control were growing weaken. It was indicated by degradation of sociocultural as well as religious values in community. Social status was valued from one’s belonging. Normative customary sanctions were not implemented strictly anymore. Both formal and informal leaders practiced bad behavior. Impact of technology such as uncontrolled use of smart phone had negative impact to the juvenile. This research concluded that there were some changes in sociocultural values which interacted in case of children in conflict with law. From this finding, the efforts to strengthen family functions were needed besides optimizing the roles of law, customary and religious institution as well
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA \SISWA SMP NEGERI I7 KOTA BENGKULU
Multi-GPU implementations of the Lattice Boltzmann method are of practical interest as they allow the study of turbulent flows on large-scale simulations at high Reynolds numbers. Although programming GPUs, and in general power-efficient accelerators, typically guarantees high performances, the lack of portability in their low-level programming models implies significant efforts for maintainability and porting of applications. Directive-based models such as OpenACC look promising in tackling these aspects. In this work we will evaluate the performances of a Multi-GPU implementation of the Lattice Boltzmann method accelerated with OpenACC. The implementation will allow for multi-node simulations of fluid flows in complex geometries, also supporting heterogeneous clusters for which the load balancing problem is investigated
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA \SISWA SMP NEGERI I7 KOTA BENGKULU
The Strategy of Mudir in Reducing Religious Intergroup Bias in Lhoksukon, Aceh, Indonesia
Intergroup relations, especially between religiously affiliated groups, have always been a discussion that attracts the attention of scholars. However, research that highlights the efforts and processes of harmonisation between groups is still very limited to study, especially with regard to educational settings. By providing a different perspective on the discussion of most scholars, this article photographs the success of mudir (leader of Islamic educational institutions) in maintaining the existence of modern pesantren amid in-group favouritism biased traditional Islamic society in Lhoksukon, Aceh, Indonesia. By using a case-study approach, this study traced and collected data through in-depth interviews with several informants such as mudir, pesantren teachers, Imum Chik (religious leaders), and residents around Dayah Terpadu Al-Muslimun Lhoksukon, Aceh, Indonesia. The results of this study show that the conformity initiated by mudir, especially in symbols owned by the surrounding community, is able to reduce conflict between groups. In addition, mudir also involves figures with religious authority to be catalysts for harmony. The study also argues that intergroup biases in religious segmentation can be minimised by re-evaluating to find similarities in social identities between groups
IDENTIFIKASI PEMBEKALAN KETERAMPILAN ABAD 21 PADA ASPEK LITERASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SISWA SMA NEGERI BENGKULU DALAM MATA PELAJARAN FISIKA
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan pem bekalan keterampilan abad 21 pada aspek keterampilan LTIK yang telah di berikan pada siswa menurut persepsi guru SMA kota Bengkulu dalam mata pelajaran fisika. (2) Mendeskripsikan pembekalan keterampilan abad 21 pada aspek keterampilan LTIK yang telah dilakukan guru menurut persepsi siswa SMA kota Bengkulu dalam mata pelajaran fisika. (3) Mendeskripsikan penguasaan keterampilan abad 21 pada aspek keterampilan LTIK yang dimiliki siswa menurut persepsi dirinya sendiri siswa SMA kota Bengkulu dalam mata pelajaran fisika. (4) Mendeskripsikan keterampilan abad 21 pada aspek keterampilan LTIK siswa menurut persepsi teman sebaya SMA kota Bengkulu dalam mata pelajaran fisika. Jenis yang penelitian ini adalah Descriptive Research. Sampel penelitian ini berjumlah 90 siswa dan 3 guru fisika dari 3 SMA yang berbeda di Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Berdasarkan analisis data diperoleh pembekalan dan penguasaan keterampilan abad 21 pada aspek literasi teknologi informasi dan komunikasi siswa SMA Negeri Kota Bengkulu dalam mata pelajaran fisika menurut persepsi guru, dirinya sendiri dan teman sebaya berada pada kategori baik. Hasil yang diperoleh dapat dijadikan sebagai need assessment bagi penelitian RND (Reasearch And Development) seperti pengembangan media pembelajaran, modul pembelajaran model pembelajaran.Kata Kunci: pembekalan, keterampilan abad 21, keterampilan literasi teknologi informasi dan komunikasi, pelajaran fisika, descriptive reasearch ABSTRACT This reasearch has aimed to (1) to describe debriefing of century skills on aspects of LTIK skills that have been given to students according to the perceptions of Bengkulu city high school teachers in physics subjects. (2) to describe debriefing of century skills on aspects of LTIK skills that have been carried out by teachers according to the perceptions of Bengkulu city high school students in physics subjects. (3) describe the provision of 21st century skills in aspects of information and communication technology literacy skills possessed by students according to their own perception of bengkulu high school students in physics subjects. (4) describe the provision of century skills in aspects of LTIK skills that students have according to their own perceptions of high school students in Bengkulu City in physics. The type of research that this is Descriptive Research. The study sample was 90 students and 3 physics teachers from 3 high schools in the city of Bengkulu. Data collection techniques used in this study are questionnaires, interviews and observations. Based on data analysis, it was obtained and mastery by providing of 21st century skills in the aspects of information and communication technology literacy for Bengkulu city high school students in physics according to teacher perceptions, themselves and their peers were in a good category. The results obtained can be used as a need assessment for RND (Reasearch And Development) research such as learning media development, learning model learning modules.Keywords: debriefing, century skills, information and communication technology literacy skills, physics subjects, descriptive reasearch
PENERAPAN TEKNOLOGI INTEGRATING FISH AND PLANT CULTURE UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA PADA MASA PANDEMIC WABAH COVID-19 DI DESA CAHAYA NEGERI KABUPATEN SELUMA
Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) dengan tujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna integrating fish and plant culture untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga pada masa pandemic Covid-19. Kegiatan PPM ini dilaksanakan dengan metode pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Pelaksanaan pelatihan dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi pertama pemaparan materi dengan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan diskusi. Sesi ke dua pendampingan kepada untuk menerapkan teknologi tersebut. Instrument yang digunakan dalam kegiatan PPM ini adalah angket untuk menjaring data respon peserta terhadap kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan. Kegiatan pelatihan ini melibatkan 15 orang warga dari desa bukit peninjauan 1 cahaya negeri dengan tetap mematuhi protocol klesehatan. Jumlah peserta dibatasi mengingat kita harus menerapkan social distancing dan menghindari kerumunan. Perkembangan ikan lele dan sayuran diukur melalui observasi langsung. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan diketahui bahwa media untuk menerapkan teknologi integrating fish and plant culture berhasil dibuat. Berdasarkan hasil angket respon diketahu bahwa rata-rata 93% dari total peserta sangat setuju bahwa kegiatan pelatihan yag telah dilakukan memberikan banyak manfaat khusus nya untuk pemenuhan kebutuhan pangan keluarga terutama dimasa pandemic. 87% dari total peserta pelatihan menyatkan bahwa mereka dapat memahami dengan baik materi yang telah disampaikan. Peserta pelatihan menyatakan bahwa teknologi yang diajarkan didalam kegiatan pelatihan mudah untuk diterapkan secara mandiri dengan biaya yang relative rendah dan pemeliharaan yang lebih mudah. Berdasarkan hasil observasi, pertumbuhan ikan lele dalam media ember dan pertumbuhan sayuran dalam media netpot relative sangat baik. Berdasarkan hasil dan pembahsan dapat disimpulkan bahwa teknologi tepat guna berupa integrating fish and plant culture dapat menjadi solusi permasalahan ketahanan pangan keluarga dimasa pandemic covid-19 karena mudah untuk diterapkan, biaya reatif murah, pemeliharaan yang relative mudah
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA EKSPERIMEN FISIKA DASAR 1 PADA MATERI VISKOSITAS FLUIDA
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1)Menghasilkan produk berupa alat peraga eksperimen fisika dasar 1 berbasis arduino pada materi viskositas fluida (2)Menguji kelayakan alat peraga eksperimen fisika dasar 1 berbasis Arduino pada materi viskositas fluida. (3)Mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap uji keterbacaan alat peraga eksperimen fisika dasar 1 berbasis Arduino pada materi viskositas fluida. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Produk dibuat menggunakan Arduino Uno dan software Arduino IDE dengan bahasa pemrograman C++. Sampel data yang digunakan pada penelitian ini yaitu 42 orang mahasiswa JPMIPA FKIP Unib (Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia, Pendidikan Biologi dan Pendidikan IPA). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, angket kebutuhan mahasiswa, angket validasi tim ahli, dan angket persepsi mahasiswa. Penilaian angket uji validasi dan persepsi mahasiswa diinterpretasikan dengan Skala Likert. Validasi produk dilakukan oleh 3 validator ahli yaitu Dosen Pendidikan Fisika. Validasi produk ditinjau dari 7 aspek yaitu aspek efisiensi alat, keterkaitan dengan materi perkuliahan, mengandung nilai pendidikan, ketahanan alat, estetika, komponen teknis dan keamanan alat. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa alat peraga yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak dengan persentase nilai rata-rata 87% dan persepsi mahasiswa terhadap alat peraga yang dikembangkan berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 87%. Kata Kunci: Alat Peraga, Arduino, Eksperimen Fisika dasar, Penelitian dan Pengembangan, Viskositas Fluida. ABSTRACT This research objectives were to (1)Produce products in the form of arduino-based basic physics experiment props 1 on fluid viscosity material (2)Testing the feasibility of arduino-based basic physics experiment props 1 on fluid viscosity material. (3)Describe students' perception of the readability test of arduino-based basic physics experiment props on fluid viscosity material. The method used in this research is the Research and Development (R&D) method with ADDIE development model. Products are made using Arduino Uno and Arduino IDE software with C++ programming language. The data samples used in this study were 42 students of JPMIPA FKIP Unib (Physics Education, Chemical Education, Biology Education and Science Education). The instruments used in this study are interviews, student needs questionnaires, expert team validation questionnaires, and student perception questionnaires. The assessment of the validation test and student perception was interpreted by Likert Scale. Product validation was done by 3 expert validators, namely Lecturers of Physics Education. Product validation was reviewed from 7 aspects, namely the efficiency aspects of the tool, the association with the lecture material, containing the value of education, tool durability, aesthetics, technical components and tool safety. The results obtained from this study showed that the props developed fall into the category of very feasible and an average value percentage of 87% and the perception of students to the props developed in the category is the best with an average score of 87% Keywords: Arduino, Experimentation Basic Physics, Fluid Viscosity, Props, Research and Development
Energi Penggerak untuk Mempercepat Kesetimbangan Gerak Brown Teredam Sebagian (Underdamped)
Penelitian ini merupakan penelitian teoritik yang mengkaji literatur yang membahas dinamika kuantum secara adiabatik. Gerak Brown yang merupakan bagian dari dunia nano atau mikroskopis membutuhkan waktu untuk mencapai kesetimbangan. Gerak Brown merupakan gerak acak partikel nano dalam fluida. Ketika pergerakannya sudah mencapai titik equilibrium kemudian diberi gangguan maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk kembali ke keadaan setimbang. Metode Shortcuts to Adiabaticity (STA) merupakan salah satu solusi untuk mempercepat dinamika kuantum adiabatik dengan menambahkan energi dalam sistem sehingga kuantum adiabatik dengan menambahkan energi dalam sistem sehingga mencapai titik equilibrium. Metode ini menggunakan persamaan Kramers yang diujikan pada gerak Brown teredam sebagian (underdamped). Hasil yang diperoleh dari metode tersebut adalah suku tambahan yang berupa energi tambahan yang diperlukan agar partikel Brown yang teredam sebagian (underdamped) dapat mencapai titik kesetimbangan dalam waktu yang sangat singkat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa energi tambahan bergantung dengan konstanta gesekan ( 14γ"> ) dan bergantung terhadap waktu
- …
