23 research outputs found

    EDUKASI PEMBUKUAN AKUNTANSI SEDERHANA SEBAGAI SOLUSI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN (Studi Kasus Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Desa Leran Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik)

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pembukuan akuntansi sederhana bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah di Desa leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Terbatasnya pemahaman tentang akuntansi yang dianggap rumit sehingga mengakibatkan masyarakat sebagai pelaku usaha masih minim dalam menyusun laporan keuangan. Kegiatan sosialisasi pembukuan akuntansi sederhana diadakan sebagai sarana untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha UMKM karena ketidakpahaman tentang akuntansi dan laporan keuangan. Bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu dengan mengadakan edukasi melalui sosialisasi, publikasi bentuk laporan keuangan, serta diskusi tanya jawab seputar pembukuan akuntansi sederhana. Kegiatan ini diberikan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik guna sebagai bekal informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar. Laporan keuangan dapat menjadi sebuah informasi dalam pengambilan keputusan oleh berbagai pemangku kepentingan maka hal ini sangat penting untuk diterapkan meski oleh pelaku UMKM karena dapat mewujudkan pertumbuhan usaha secara berkelanjutan

    PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MELALUI INTEGRASI PENDEKATAN STEAM DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL DALAM MATERI VIRUS

    Get PDF
    ABSTRAK Keterampilan berpikir kritis dan kreatif termasuk dalam dua dari empat jenis soft skill pada pembelajaran abad ke-21, peserta didik dituntut untuk bisa menyelesaikan masalah sendiri atau berkolaborasi dan memerlukan pemikiran kritis untuk menganalisis masalah yang dihadapi serta kreatif untuk menghasilkan ide-ide baru dalam penyelesaiannya. Rendahnya keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik disebabkan karena kurangnya model atau pendekatan pembelajaran yang memberdayakan keterampilan tersebut, sehingga dibutuhkan inovasi baru dalam pembelajaran biologi untuk memberdayakan keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan keterampilan berpikir kritis dan kreatif melalui integrasi pendekatan STEAM dengan model pembelajaran PjBL dalam materi virus, yang dilakukan oleh peneliti pada peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Adiluwih. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis metode Quasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Adiluwih sebanyak 100 peserta didik yang dibagi menjadi 4 kelas. Sampel pada penelitian ini diambil menggunakan teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas X MIPA 1 (kelas eksperimen) serta kelas X MIPA 2 (kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan integrasi pendekatan STEAM dengan model pembelajaran PjBL dan kelas kontrol menggunakan pendekatan pemecahan masalah dengan inquiry learning. Uji analisis yang digunakan adalah manova (multivariate analisys of variance) dengan taraf signifikansi 5% dan hasil dapat dilihat melalui nilai Wilk‟s Lambda. Nilai F = 7.124 dengan nilai signifikasi atau (0.002) 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak, jika H0 ditolak maka H1 diterima sehingga kesimpulannya terjadi pemberdayaan keterampilan berpikir kritis dan kreatif kepada peserta didik yang dibelajarkan dengan integrasi STEAM dengan PjBL dalam materi virus. Kata kunci: Keterampilan berpikir kritis dan kreatif, STEAM

    ANALISIS KELAYAKAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS PLATFORM YOUTUBE PADA MATERI DAUR HIDUP HEWAN : Penelitian Kualitatif Analisis Isi, Analisis Penyajian, Analisis Bahasa Dan Analisis Grafika Video Pembelajaran Berbasis Platform Youtube : Penelitian Kualitatif Analisis Isi, Analisis Penyajian, Analisis Bahasa Dan Analisis Grafika Video Pembelajaran Berbasis Platform Youtube

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan platform Youtube yang sering dimanfaatkan sebagai sarana untuk membagikan konten pendidikan berupa video pembelajaran, namun konten pembelajaran yang ada di dalam video tersebut tidak bisa dibuktikan kelayakannya. Agar mengetahui kelayakan video pembelajaran tersebut perlu dilakukan analisis terhadap video pembelajaran pada platform Youtube. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan kelayakan video pembelajaran berbasis platform youtube pada materi daur hidup hewan. Pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi digunakan dalam penelitian ini. Pemilihan sumber media dalam penelitian ini berasal dari platform Youtube. Pemilihan media menggunakan kata kunci materi “IPA Daur Hidup Hewan”, kemudian video dianalisis berdasarkan Standar Kelayakan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang dikembangkan ke dalam beberapa indikator. Aspek yang dianalisis yaitu aspek isi, penyajian, bahasa, dan grafika. Hasilnya peneliti menganalisis limabelas video pembelajaran IPA materi daur hidup hewan dari chanel yang berbeda. Rata-rata kelayakan video pada aspek isi sebesar 88% berpredikat sangat layak; aspek penyajian sebesar 76.33% berpredikat layak; aspek bahasa sebesar 75.33% berpredikat layak; aspek grafika sebesar 87.33% berpredikat sangat layak. Pada ke empat aspek kelayakan menandakan bahwa video pembelajaran IPA materi Daur Hidup Hewan dinyatakan layak untuk dijadikan rujukan dalam Pembelajaran. ----- This research is motivated by the use of the platform Youtubewhich is often used as a means to share educational content in the form of learning videos, but the learning content contained in the video cannot be proven. In order to determine the feasibility of the learning video, it is necessary to analyze the learning video on theplatform Youtube. The purpose of this study was to analyze and describe the feasibility of learning videos based on theplatform YouTubeon animal life cycle materials. A qualitative approach with content analysis method is used in this study. The selection of media sources in this study came from theplatform Youtube. The selection of media used the material keyword “Science of Animal Life Cycle”, then the video was analyzed based on the Feasibility Standards from the National Education Standards Agency (BSNP) which was developed into several indicators. Aspects analyzed are aspects of content, presentation, language, and graphics. As a result, researchers analyzed fifteen science learning videos for animal life cycle materials from different channels. The average video eligibility in the content aspect is 88% which is predicated as very decent; presentation aspect of 76.33% is predicated as worthy; the language aspect of 75.33% has a proper predicate; the graphic aspect of 87.33% predicated very decent. The four feasibility aspects indicate that the science learning video for Animal Life Cycle material is declared eligible to be used as a reference in learning

    PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENGATASI DEKADENSI MORAL MASYARAKAT DESA SIDOMAKMUR KECAMATAN BELITANG KABUPATEN OKU TIMUR (Studi Kasus Desa Sidomakmur Kecamatan Belitang Kabupaten Oku Timur)

    Get PDF
    ABSTRAK Dekadensi moral yang disebabkan oleh penyalahgunaan narkoba yang ada di desa sidomakmur terjadi karena beberapa perilaku dari masyarakatnya yang mengkonsumsi narkoba. Kepala Desa memiliki peranan penting dalam mengatasi masalah dekadensi moral tentang penyalahgunaan narkoba yang terjadi di lingkungan masyarakat desa sidomakmur dimana perannya sebagai komunikator, mediator, konsiliator, motivator, dan memberikan keputusan untuk masyarakat desa sidomakmur. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja program�program yang dilakukan oleh Kepala Desa dalam mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba dan bagaimana peran kepemimpinan Kepala Desa dalam mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui program-program apa saja yang dilakukan oleh Kepala Desa dalam mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba dan untuk melihat peran dari kepemimpinan Kepala Desa dalam mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba. Peneliti menggunakan metode kualitatif, penelitian ini termasuk jenis penelitian field research yaitu peneliti terjun kelapangan, mempelajari, mencatat, menganalisis, menafsirkan, dan mempelajari secara intensif latar belakang suatu kelompok sosial di lingkungan masyarakat. Analisis data yang diperoleh dilakukan dengan cara analisis kualitatif yang bersifat deskriptif. Peranan Kepala Desa Sidomakmur di dalam melaksanakan program-program untuk mengatasi masalah dekadensi moral tentang penyalahgunaan narkoba secara umum sudah cukup baik dengan perannya sebagai komunikator, mediator, konsiliator, motivator, dan memberikan keputusan kepada masyarakat desa sidomakmur melalui program yang dijalankannya yaitu melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, menggerakkan kegiatan gotong royong, melakukan gerakkan merawat tanaman dan budidaya tanaman herbal, menggerakkan kembali organisasi karang taruna, bekerjasama dengan kepolisian dalam memberikan himbauan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, dan menerapkan pengajian rutin dihari jumat sebagai salah satu bentuk memperkuat rohani masyarakat desa sidomakmur. Hasil penelitian ini menggunakan teori dari Hersey dan Blanchard dalam Rira Nuradhawi yaitu teori kepemimpinan situasional dengan menggunakan 4 indikator diantaranya cara berkomunikasi, pemberian motivasi, kemampuan memimpin, dan pengambilan keputusan. Kata kunci: Kepemimpinan, Kepala Desa, Dekadensi Moral iii ABSTRACT Moral decadence caused by drug abuse that existed in sidomakmur village. It happens because of some of the behaviour of the people who consume a drugs. The village head has important role in overcoming the problem of moral decadence regarding to drug abuse that happens in the Sidomakmur illage, where his role are as communicator, mediator, conciliator, motivator, and makes decisions for people in Sidomakmur village. The formulation of the problem in this research is what are the programs carried out by the village head in overcominh the problem of drug abuse and how the role of the leadership of the village head to overcome the problem of drug abuse. The purpose of this study was to find outnwhat programs were carried out by the village head in overcominh the problem of drug abuse and was determine the role of the village head’s leadership in overcoming the problem of druv abuse. This study uses qualitative method and this study including field research which is kind of research researchers who got into the field, study, record, analyze, interpret, and study intensively the background of social group in the community. The data analysis onbtained by means of descriptive qualitative analaysis. The role of the head of Sidomakmur village in implementing programs to overcome the problem of moral decadence regarding to drug abuse in general is quite good with his role as a communicator, mediator, conciliator, motivator and making decisions for people in Sidomakmur village through the programs that are, do a socialize about the danger of drug abuse, mobilizing mutual cooperation activities, protecting the environment and cultivating herbal plants, reviving youth organization, collaborate with the police in giving advice about the danger of drug abuse and implementing recitations regularly every Friday as a form of strengthening the spirituality of the Sidomakmur village community. The result of this study used the theory of Hersey and Blanchard in Rira Nuradhawi whichis situational leadership theory using four indicators, that are how to communicatea, provide motivation, leadership ability and decision making. Keywords : Leadership, Village Head, Moral decadenc

    POLA HUBUNGAN BPCB, KEPALA DESA DAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SITUS KUMITIR (Sudi Kasus Tentang Pembagian Hak dan Wewenang)

    Get PDF
    Febrianti, Anisa.2021.Pola Hubungan BPCB, Kepala Desa dan Masyarakat Dalam Pengelolaan Situs Kumitir (Studi Kasus Tentag Pembagian Hak dan Wewenang). Skripsi, Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Majapahit. Pembimbing: (I) Dr. Ahmad Hasan Afandi, S.IP., M.Si., (II) Jenny Yudha Utama, S.Sos., M.Sos. Situs Kumitir merupakan situs cagar budaya yang baru ditemukan pada tahun 2019 yang terletak di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Situs ini ditemukan oleh salah satu perajin batu bata Desa Kumitir, berupa dinding talud sepanjang 21m. Pelaksanaan ekskavasi Situs Kumitir dilakukan dalam beberapa tahap. Dalam pelaksanaan ekskavasi tersebut perlu memperhatikan hak-hak yang dimiliki oleh BPCB, Kepala Desa dan juga masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagimana pola hubungan antara BPCB, Kepala Desa dan masyarakat, serta bagaimana pembagian hak dan wewenangnya. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teori interaksi sosial dari Georg Simmel untuk mengetahui hubungan BPCB, Kepala Desa dan masyarakat. Serta partisipasi Arnstein untuk menganalisis pemenuhan hak yang dimiliki oleh masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah hubungan yang terjadi antara BPCB, Kepala Desa, dan masyarakat merupakan interaksi sosial kerjasama. Hubungan BPCB dengan masyaakat merupakan hubungan subordinat dibawah peraturan, yang harus dipatuhi oleh kedua aktor. Hubungan BPCB dengan Kepala Desa yaitu subordinat dibawah individu. Sedangkan Kepala Desa dengan masyarakat meupakan hubungan subordinat dibawah kelompok. Pembagian hak yang dimiliki oleh BPCB dan masyarakat diatur dalam Undang-Undang Cagar Budaya No 11 Tahun 2010, sedangkan hak yang dimiliki oleh Kepala Desa tertuang pada Undang-Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Kata Kunci : Situs Kumitir, Hak dan Wewenang

    Public Financial Information Disclosure by the Regional Financial and Asset Management Agency (Case Study: Regional Financial and Asset Management Agency of Pekanbaru City)

    Get PDF
    This study aims to identify and analyze Public Financial Information Disclosure by the Pekanbaru City Financial and Asset Management Agency whose information is incomplete on the official website. The research method used is qualitative with a phenomenological approach and the instruments used are observation, interviews, website tracking, and documentation. The indicators in this study are a combination of several theories, that is theory of democracy, good governance, and information disclosure, which finally obtained research indicators, that is accountability, transparency, communication, resources, leadership, and accessibility. The results of this study, that the disclosure of public financial information conducted by the BPKAD of Pekanbaru City still not implemented properly and also still not informative, presentation of financial data with online media is still used as a side job by employees, which eventually upload documents to be late or past the fiscal year. The problem is the number of employees who are minimal and less competent in their field also affects the implementation of public financial information disclosure by the BPKAD of Pekanbaru City.

    LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA REGULER (PROGRAM HOLISTIK PEMBINAAN DAN PEMBERDAYAAN DESA) UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN PERIODE 81 TAHUN AKADEMIK 2020/2021

    Get PDF
    Desa Terong berada di Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Terong yang terletak dibagian paling Utara Kecamatan Dlingo, memiliki luas wilayah kurang lebih 775.86 Ha. Hidroponik adalah sistem pertanian modern atau suatu teknik budidaya tanaman dengan menggunakan media (media air dan bahan bersifat porus, misalnya arang sekam, pasir, batu apung, dan batu kali) sehingga tidak bergantung pada kondisi tanah. Selain pembangunan instalasi hidroponik, pembangunan industri jamur dan budidaya ikan lele juga berpotensi untuk dapat dikembangkan sebagai pemanfaatan lahan tidur yang ada di Desa Terong. Membudidayakan jamur dan ikan lele dapat meningkatkan pendapatan masyarakat seiring dengan bertambahnya permintaan pasar terhadap jamur dan ikan lele, terlebih dalam pemeliharaannya tidak terlalu rumit karena ikan lele merupakan hewan yang mudah beradaptasi dengan lingkungannya, baik kolam, tanah, atau semen. Komposter yaitu sistem pemanfaatan pengelolaan sampah organik, karena melihat kondisi sampah yang memprihatinkan sehingga komposter menjadi salah satu alternatif karena hasil dari komposter bisa dimanfaatkan sebagai pupuk sayur dan magot dari lalat buah dapat dipergunakan sebagai pakan lele. Menginjak pada era digital untuk melakukan pengembangan terhadap tanaman hidroponik, budidaya jamur, ikan lele dan penanaman seribu sayur di lahan pekarangan juga akan diadakan pelatihan untuk pemasaran produk hidroponik dan jamur berbasis digital marketing. Dengan diadakanya progam-progam ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Terong

    Anisa Febrianti's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
    corecore