575 research outputs found
REKONSTRUKSI BAHAN AJAR DENGAN KONTEKS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES PADA MATERI ZAT ADITIF MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA
Untuk meningkatkan literasi sains siswa Indonesia, diperlukan inovasi-inovasi khususnya pada pembelajaran IPA. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah pengembangan bahan ajar. Dalam penelitian ini bahan ajar dikembangkan melalui proses rekonstruksi, dimana struktur konten untuk pengajaran dibangun dengan memperhatikan tujuan pendidikan, dideskripsikan secara hati-hati, dan dihubungkan dengan konteks dalam kehidupan nyata. Salah satu konten sains yang sangat dekat dengan konteks dalam kehidupan nyata adalah zat aditif makanan. Zat aditif makanan dapat digunakan dalam pembelajaran IPA sebagai Socio-Scientific Issues (SSI) yang kontroversial. Materi ini sangat menarik untuk didiskusikan di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan metode R&D yang dimodifikasi dengan tiga tahapan yaitu penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan dan pengembangan produk yang mengadopsi model of educational reconstruction serta uji coba terbatas. Bahan ajar dengan konteks SSI pada materi zat aditif makanan yang telah dikembangkan memiliki beberapa karakteristik diantaranya, dirancang berbasis pembelajaran SSI, setiap uraian dalam tema (sub bab) dikemas oleh konteks, terdiri dari halaman muka, struktur pendahuluan, bagian akhir, daftar bacaan tambahan, dan dilengkapi dengan panduan penggunaan bahan ajar untuk guru. Hasil validasi dan penilaian terhadap bahan ajar menunjukkan bahan ajar sudah layak dan memenuhi syarat untuk digunakan dalam proses pembelajaran IPA di kelas VIII SMP. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa bahan ajar memiliki pengaruh yang besar dan dapat meningkatkan literasi sains siswa baik pada aspek kompetensi maupun sikap. Tanggapan siswa menunjukkan bahan ajar dengan konteks SSI pada materi zat aditif makanan mudah dipahami dan memenuhi harapan belajar siswa.;---Improving scientific literacy of Indonesian students is needed through innovations on the science education. One of innovation that can be done is the development of teaching material. In this study, teaching material were developed through reconstruction process, structure of content for learning was built with attention educational aims, described carefully and linked to the context in the real life. One of science content that very close with context in the real life is food additives. Food additives can be used in science learning as a controversial socio-scientific issues (SSI). This theme is very interesting to be discussed in the class. This study was conducted with R&D modified method consists of three steps i.e. research and information collecting, planning and develop preliminary form of product which adopt model of educational reconstruction, and preliminary field testing. Teaching material with SSI context on food additives content has been developed with the characteristics i.e. designed based on SSI learning, every description in theme was packed by context, consist of cover, introduction structure, latter part, additional reading lists and eqquiped a guide to use teaching material for teachers. The validation and assessment of teaching material indicated the teaching material has already worthy and qualified to use in science learning process of 8th junior high school. The preliminary field testing result shows that teaching material has great influence to improving students’ scientific literacy for both competencies and attitude aspects. The students’ response shows that teaching materials with SSI context on food additives was easy to understand and fulfilled students learning expectation
Asuhan Keperawatan Pada Ny. R Dengan Post Sectio Caesarea Indikasi Partus Tak Maju Di Ruang Bougenvile Rsud Sukoharjo
Latar Belakang : Partus tak maju ditemukan pada rumah sakit di Indonesia dengan penyebab terbanyak karena kemacetan fase aktif dan sering terjadi pada persalinan nulipara dengan indikasi Sectio Caesarea. Tujuan : Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien dengan partus tak maju meliputi pengkajian, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam didapatkan hasil nyeri pasien sudah berkurang dari skala 8 menjadi 3, kateter sudah dilepas namun masih ada risiko tinggi infeksi, nutrisi pasien terpenuhi. Kesimpulan : Kerjasama antar tim kesehatan dan pasien/keluarga sangat diperlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien, komunikasi terapeutik dapat mendorong pasien lebih kooperatif, teknik relaksasi nafas dalam dapat mengurangi nyeri, perawatan luka membuat pasien bersih dan nyaman, penyajian makanan dalam keadaan hangat dan menarik menambah nafsu makan pasien
PENGARUH PENGGUNAAN E-LEARNING KELASE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN TIK : Studi Kuasi Eksperimen pada siswa kelas X SMA Pasundan 2 Bandung
Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan: Fakultas Ilmu Pendidikan: Universitas Pendidikan Indonesia. Penggunaan e-learning aplikasi Kelase sangat membantu guru dalam proses pembelajaran, untuk memudahkan siswa belajar diluar jam pelajaran, untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan kelase dan yang menggunakan internet biasa. Secara umum rumusan masalah penelitian ini, yaitu apakah terdapat pengaruh penggunaan e-learning kelase efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas X. Sedangkan secara khusus rumusan masalah penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara pembelajaran yang menggunakan aplikasi kelase dengan pembelajaran yang menggunakan internet biasa dilihat dari aspek pengetahuan, pemahaman dan menerapkan pada Mata Pelajaran TIK Kelas X di SMA Pasundan 2 Bandung? Pendekatan penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control grup design. intrumen penelitian yang digunakan adalah jenis tes objektif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan clutser sampling. Simpulan dari penelitian ini adalah : 1) Pembelajaran dengan menggunakan aplikasi kelase berpengaruh terhadap hasil belajar siswa aspek pengetahuan, pemahaman, dan menerapkan. 2) Hasil belajar siswa dengan menggunakan aplikasi kelase lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan internet saja dilihat dari aspek pengetahuan, pemahaman, dan menerapkan pada mata pelajaran TIK. Penelitian ini merekomendasikan guru agar lebih meningkatkan kreatifitas dalam menggunakan aplikasi Kelase sehingga hasil belajar siswa meningkat. ;
Department of Curriculum and Educational Technology: Faculty of Education: University of Indonesia. the use of e-learning applications kelase greatly assist teachers in the learning process, to help students learn outside of school hours, to improve student learning outcomes. This study aimed to analyze the differences in learning outcomes between the use kelase and are using regular Internet. general formulation of research problems, namely whether there is an effect of the use of e-learning kelase effectively to improve student learning outcomes on the subjects of Information and Communication Technology Class X. whereas the special formulation of the problem of this study is whether the learning outcomes of students there difference between learning to use kelase with learning applications that use the internet typically seen from the aspect of knowledge, understanding and applying the ICT Subject Class X in SMA Pasundan 2 Bandung? The research approach using a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. The research instrument used is the type of objective tests. The sampling technique is done by sampling clutser. The conclusions of this research are: 1) Learning to use an application kelase effect on student learning outcomes aspects of knowledge, understanding, and applying. 2) The results of student learning application using kelase higher compared to using the Internet only from the aspect of knowledge, understanding, and applying the ICT subjects. The study recommends the teachers to improve their creativity in using the application kelase thus increasing student learning outcomes
Pertumbuhan Bibit F0 Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Menggunakan Media Alternatif Tepung Beras Putih dan Tepung Jewawut dengan Konsentrasi Berbeda
The commontly medium used for fungus growth is PDA from boiled potato water. Among the nutrient content of potatoes the most needed in growth of F0 straw mushroom is carbohydrate. White rice flour and foxtail millet flour is one food that has a high carbohydrate content that can be used as asubtitute for potatoes in the manufacture of seed F0 mushrooms. This reseach conducted to find out the growth of F0 straw mushroom on white rice flour and jewawut flour The method used in this reseach in the Ramdomized Complete Random Design (RAL), experimental factorial pattern consisting of two factors.The first factor is the type of flour used in the white rice flour and foxtail millet flour. The second factor is concentration of media (10%, 15% and 20%). Data analysis using qualitative descriptive. The result showed that straw mashroom mycelium growth on all media, but the best media for growth of straw mashroom mycelium that was white rice flour 10% with diameter 9 cm, growth mycelium not meeting
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen dalam Membeli Beras Organik (Studi Kasus : Jappsa, Brastagi Supermarket dan Carrefour Plaza Medan Fair)
Beras organik adalah salah satu hasil dari produk pertanian organik. Semakin tingginya kesadaran konsumen akan pentingnya kesehatan dan pelestarian lingkungan sehingga diperkirakan permintaan beras organik akan meningkat namun produksi yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat. Hal ini disebabkan masih sedikitnya petani yang melakukan pertanian organik. Tingginya kualitas beras organik menyebabkan tingginya harga beras tersebut dibanding dengan harga beras biasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan konsumen akan beras organik berfluktasi tiap bulannya. Hasil estimasi regresi logistik menunjukkan bahwa pendapatan dan persepsi berpengaruh nyata terhadap keputusan konsumen dalam membeli beras organik. Sedangkan tingkat pendidikan, komposisi keluarga, rasio harga dan gaya hidup tidak berpengaruh nyata terhadap keputusan konsumen dalam membeli beras organik
Efektivitas Sanksi terhadap Pelanggar Marka Jalan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan oleh Kepolisian Resor Kota Pekanbaru
When the road users violating the provisions on road markings, the existing sanctionsshould be given to him, in accordance with Article 287 paragraph (1) of Law No. 22 of 2009 onRoad Traffic and Road Transport, which is subject to a fine and imprisonment, even if it is set toapplicable law, does not make citizens wary violate road markings. So the traffic is orderly, safeand convenient can not be implemented. In this case relates to the effectiveness of sanctionsagainst offenders Marka Jalan Based on Law No. 22 of 2009 on Road Traffic and RoadTransport By Pekanbaru City Police. The purpose of writing this essay that the first, theeffectiveness of sanctions against violators of road markings based on Law No. 22 of 2009 onRoad Traffic and Road Transport By City Police Pekanbaru, second, obstacles in theimplementation of sanctions against violators of road markings based on Law No. 22 of 2009 onRoad Traffic and Road Transport By Pekanbaru City Police, the third, the efforts made toovercome bottlenecks in the imposition of sanctions pursuant to Law No. 22 of 2009 on RoadTraffic and Road Transport By Pekanbaru City Police.This type of research can be classified into types of juridical sociological research,because in this study the authors directly conduct research on a study in order to give a completeand clear picture of the problems examined. This study was performed in Pekanbaru City Police,while the overall population and the sample is related to the issues examined in this study, thedata source used, primary data, secondary data and data tertiary data collection techniques inthis study with observation, questionnaire , interview and literature study.From the research there are three basic problems that can be inferred. first, theeffectiveness of sanctions against violators of road markings based on the Law on Road Trafficand Road Transport By Pekanbaru City Police law enforcement have been implementedalthough there are still violations of road markings. second, obstacles in the implementation ofsanctions against violators of road markings based on the Law on Road Traffic and RoadTransport By Pekanbaru City Police are factors of law enforcement, public awareness andinfrastructure, the third, the efforts made to overcome obstacles in sanctioning by Law on RoadTraffic and Road Transport By Pekanbaru City Police that law enforcement should be moreprofessional, dissemination to the public to be aware of law, improve facilities andinfrastructure. Suggestions writer, first, the expected sanctions against violators of roadmarkings should be emphasized, second obstacle is the reason for not efektivnya enforcement ofsanctions against violators of road markings not become a reason. Third, efforts made mustcontinue to be implemented, in order to create traffic enforcement.Keywords: Effectiveness - Marka - Road - Traffic - Police
Faktor- Faktor Pendorong dan Penarik Alih Fungsi USAha Perkebunan Kopi Robusta (Coffea Robusta L) ke Kopi Arabika (Coffea Arabica) (Studi Kasus: Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun)
Indonesia merupakan salah satu produsen dan eksportir kopi yang penting dengan total pangsa pasar sekitar 30% dari pangsa pasar dunia. Secara umum terdapat 2 jenis kopi yang dimiliki dan diekspor Indonesia yaitu Kopi Robusta dan Arabika. Kopi Arabika memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan Kopi Robusta, tetapi permintaan Kopi Robusta lebih tinggi, namun terdapat kecenderungan alih fungsi dari Kopi Robusta ke Kopi Arabika. Hal tersebut dapat menimbulkan excess supply. Untuk menganalisis faktor- faktor pendorong dan penarik alih fungsi USAha Kopi Robusta ke Kopi Arabika dilakukan penelitian di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Data dikumpulkan dari 60 petani dengan metode deskriptif dan selanjutnya data di estimasi dengan menggunakan uji beda rata-rata, dan diperoleh hasil penelitian bahwa faktor pendorong penarik terjadinya alih fungsi USAha Kopi Robusta ke Kopi Arabika adalah umur panen I Kopi Arabika yang lebih cepat, intensitas panen yang lebih tinggi, , harga jual lebih tinggi, Produktivitas yang lebih tinggi, waktu pengeringan yang lebih cepat, jam kerja pasca panen yang lebih singkat, biaya pupuk yang lebih rendah
AN ANALYSIS OF THE COHERENCE OF THE STUDENTS’ WRITING IN REPORT TEXT AT THE SECOND SEMESTER OF THE ELEVENTH GRADE OF SMAN 1 TERUSAN NUNYAI LAMPUNG TENGAH IN 2018/2019 ACADEMIC YEAR
- …
