609 research outputs found

    Keputusan Petani Mengadopsi Usahatani Padi Organik di Desa Pringkasap

    Get PDF
    Organic farming is not the only potential solutions to overcome the problems of conventional farming systems by offering positive impacts on health and environment but also to fulfill the growing demand for healthier food. However, the growing demand for organic food was not responded simultaneously by an increase in the supply of organic food. This means that there is opportunity to increase participation of farmers to adopt organic rice farming systems. This study aims to analyze the adoption rate and factors affecting farmer adoption of organic rice farming system. This study used primary data of 32 organic and conventional farmers in Pringkasap Village Subang Regency. The respondents were chosen using census method for organic farmers and purposive sampling for conventional farmers.The data was analyzed used descriptive statistics and logistic regression. The results showed that the number of farmers adopted organic rice only 6.25% amongst the 265 rice farmers in Pringkasap Village. The results also showed that education, farmed land, farmer’s perception of the relative advantage of organic farming and number of family members are factors that significantly affect the adoption of organic rice farming in Pringkasap Village.Pertanian organik tidak hanya solusi potensial untuk mengatasi masalah sistem pertanian konvensional dengan memberikan dampak positif pada kesehatan dan lingkungan tetapi juga untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan produk pangan yang lebih sehat. Namun, permintaan pangan organik yang meningkat belum direspon dengan peningkatan pasokan pangan organik. Hal ini berarti ada peluang untuk meningkatkan partisipasi petani dalam sistem pertanian organik sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi petani dan faktor-faktor yang memengaruhi petani mengadopsi budidaya padi organik. Penelitian ini menggunakan data primer dari 32 petani organik dan konvensional di Desa Pringkasap Kabupaten Subang. Pengambilan sampel menggunakan metode sensus untuk petani organik dan purposive sampling untuk petani konvensional. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang memutuskan adopsi budidaya padi organik saat ini hanya mencapai 6.25% dari 265 petani padi di Desa Pringkasap. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, luas lahan yang diusahakan, persepsi petani terhadap keunggulan relatif pertanian organik dan jumlah tanggungan keluarga adalah faktor yang secara signifikan memengaruhi adopsi pertanian padi organik di Desa Pringkasap

    ANALISIS PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DI KPPBC TIPE MADYA PABEAN B SURAKARTA TAHUN 2011-2012

    Get PDF
    The objective of research was to find out the development of Tax (PPN) for Tobacco product in 2011-2012 when viewed from its target and realization, what factor affecting the acceptance as well as to find out the constraints occurring in optimizing the PPN revenue. This research was conducted using observation and interview method. The observation method was carried out by observing directly to the related institution to obtain necessary data in this research and interview method was conducted by debriefing directly the informant related to PPN revenue for Tobacco product in Madya Pabean B Type of Custom Supervision and Service (KPPBC) of Surakarta in 2011-2012. The result of research was that the writer found the increased PPN revenue for tobacco product and some constraints encountered by Madya Pabean B Type of Custom Supervision and Service (KPPBC) of Surakarta in optimizing the PPN revenue for tobacco product. In addition, the writer also found the decreased number of PPN taxpayers for tobacco product in 2011-2012. The conclusion of research was that PPN revenue for tobacco product improved and even surpassed the specified target, the decreased number of taxpayers did not affect the revenue and there were still many constraints that should be minimized by KPPBC in optimizing the PPN revenue. Considering the result of research, the writer recommended the Madya Pabean B Type of KPPBC Surakarta to maximize the socialization to society and to maximize market operation as well as giving sanction firmly to everyone breaking the rule relating to the Tobacco Product. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Hasil Tembakau di tahun 2011-2012 apabila dilihat dari target dan realisasinya, faktor apa saja yang mempengaruhi perubahan penerimaannya serta mengetahui berbagai kendala apa saja yang terjadi dalam mengoptimalkan penerimaan PPN tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Metode observasi dilakukan dengan melakukan pengamatan secara langsung ke instansi terkait untuk mendapat data yang diperlukan dalam penelitian dan metode wawancara dilakukan dengan tanya jawab secara langsung terhadap informan terkait dengan Penerimaan PPN Hasil Tembakau di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukiai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Surakarta Tahun 2011-2012. Hasil penelitian ini adalah untuk menemukan adanya peningkatan penerimaan PPN atas Hasil Tembakau dan berbagai kendala yang dihadapi oleh KPPBC Tipe Madya Pabean B Surakarta dalam mengoptimalkan penerimaan PPN atas Hasil Tembakau. Selain itu penulis juga menemukan adanya jumlah Wajib Pajak PPN atas Hasil Tembakau yang berkurang pada tahun 2011-2012. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerimaan PPN atas Hasil Tembakau meningkat bahkan melebihi target yang telah ditetapkan, berkurangnya jumlah Wajib Pajak tidak berpengaruh terhadap penerimaannya serta masih banyak kendala yang perlu diminimalisir oleh KPPBC dalam mengoptimalkan penerimaan PPN tersebut. Berdasarkan hasil penelitian penulis memberikan beberapa rekomendasi yaitu, KPPBC Tipe Madya Pabean B Surakarta perlu memaksimalkan sosialisasi ke masyarakat dan memaksimalkan operasi pasar serta memberi sanksi secara tegas kepada siapa saja yang melanggar hukum berkaitan dengan Hasil Tembakau

    Value Of Tolerance In Gina Prince’s The Secret Life Of Bees Movie (2008): A Marxist Approach

    Get PDF
    The problem of the study is to reveal value of tolerance reflected in The Secret Life of Bees movie directed by Gina Prince Bythewood published in 2008. The objectives of the study are to analyze the film based on structural analysis and based on the Marxist analysis. This study is descriptive qualitative study. The object of the study is The Secret Life of Bees movie directed by Gina Prince Bythewood. The data sources are divided into two namely primary and secondary data source. The primary data source is the film itself and the secondary data source is the other source related to the analysis such as references, author biography, criticisms relation to the problem and material related to the study whether picking up from books or internet. The methods of data collection are observation and library research. The technique of data analysis is descriptive analysis. The outcome of the study is shown in the following conclusion. First, based on the structural analysis, Gina Prince delivers a message that the blacks have a high tolerance in the discrimination. Tolerance is important in the society, as black and white. They must be have tolerance. The black just wants a little respect from the whites as a human being. Racial discrimination can be changed with tolerance because the blacks have rights to live in the world. Second, based on Marxist analysis, Gina Prince reflects the racial discrimination by present Marxist issues in this movie. The blacks can be survived with the race prejudice which comes from the whites

    PENGARUH KEBIJAKAN LEVERAGE, KEBIJAKAN DIVIDEN DAN PRICE EARNING RATIO TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Get PDF
    Meningkatnya persaingan usaha dan semakin rumitnya situasi yang dihadapi oleh perusahaan modern masa kini menuntut ruang lingkup dan peran seorang manajer keuangan yang semakin luas. Perusahaan melalui manajer keuangan harus mampu menjalankan fungsinya di dalam mengelola keuangan dengan benar dan seefisien mungkin. Ukuran yang digunakan untuk menilai keberhasilan seorang manajer keuangan dalam mengelola keuangan perusahaan adalah dengan melihat nilai perusahaan. Nilai perusahaan tercemin dari harga saham yang stabil dan dalam jangka panjang mengalami kenaikan. Semakin tinggi harga saham maka semakin tinggi pula nilai perusahaan. Nilai perusahaan yang tinggi menjadi keinginan para pemilik perusahaan, sebab dengan nilai yang tinggi menunjukkan kemakmuran pemegang saham juga tinggi. Dalam hal ini faktorfaktor yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan adalah kebijakan leverage, kebijakan dividen, dan price earning ratio. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik dokumentasi. Untuk data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kebijakan leverage, kebijakan dividen, dan price earning ratio. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 9 perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2005 – 2008. Untuk teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dan untuk menguji hipótesis digunakan teknik análisis regresi linier berganda. Hasil pengujian yang diperoleh bahwa kebijakan leverage secara signifikan berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan telah terbukti kebenarannya dan kebijakan dividen secara signifikan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan juga teruji kebenarannya, sedangkan price earning ratio tidak signifikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tidak teruji kebenarannya

    LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMK PGRI 1 SENTOLO

    Get PDF
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah kegiatan latihan kependidikan bersifat intrakulikuler dan wajib dilakukan oleh mahasisiwa UNY yang bertujuan agar mahasiswa memiliki pengalaman faktual tentang proses pembelajaran dan kegiatan kependidikan sehingga dapat digunakan sebagai bekal untuk mengembangkan diri sebagai tenaga keguruan dan atau kependidikan yang profesional yang memiliki nilai, sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam profesi. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam PPL meliputi antara lain kegiatan persiapan, kegiatan praktik mengajar, dan kegiatan praktik persekolahan. Kegiatan persiapan meliputi observasi pembelajaran di kelas yang dilakukan pada saat KBM di kelas berlangsung dan pembuatan persiapan mengajar yaitu membuat satuan program diklat yang berfungsi sebagai acuan dalam melaksanakan KBM di kelas agar berjalan lebih efektif dan efisien. Kegiatan praktik mengajar hanya pada kelas X AP karena kelas X AP hanya terdapat 1 kelas, awalnya praktik mengajar dilaksanakan pada hari Selasa dan Kamis pada jam ke 3 dan 4, namun mengalami perubahan jadwal yaitu pada hari Rabu jam 1 - 2 dan Kamis pada jam 3 -4 dan memperoleh kesempatan untuk mengajarkan materi Kearsipan. Seluruh kegiatan PPL dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar meskipun ada sedikit hambatan dalam pelaksanaannya. Namun demikian, hambatan tersebut dapat teratasi berkat hubungan dengan guru pembimbing, pihak sekolah dan sarana prasarana yang mendukung dalam pelaksanaan pembelajaran

    LAPORAN INDIVIDU KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) Nomor Lokasi : 20403158 Nama Lokasi : SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Alamat : Jl. Kapas No.7 Yogyakarta 01 Juli - 17 September 2014

    Get PDF
    Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilakukan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta terletak di Jl Kapas No. 7 Umbulharjo Yogyakarta. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diambil oleh Mahasiswa UNY. Tujuan yang ingin dicapai dari program PPL adalah mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik dan atau tenaga kependidikan, antara lain: pemahaman karakteristik peserta didik, kemampuan merancang pembelajaran, kemampuan mengelola kelas, kemampuan mengembangkan media, strategi pembelajaran, dan kemampuan evaluasi. PPL sebagai muara dari seluruh program pendidikan pra-jabatan guru. PPL dilaksanakan secara terjadwal setelah mahasiswa mendapatkan bekal yang memadai dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan tugasnya sebagai guru yang telah dipelajari secara bertahap sejak semester awal khususnya melalui pembekalan dan kuliah micro teaching sebagai modal awal pengalaman mengajar. Melalui PPL, kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial juga dikembangkan dalam kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ini diharapkan mahasiswa mempunyai bekal dan pengalaman sebagai calon pendidik yang berkualitas. Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dimulai sejak tanggal 01 Juli 2014 (tahun ajaran baru 2014/2015). Metode yang digunakan dalam kegiatan PPL ini adalah diskusi dengan pihak-pihak terkait seperti Dosen Pembimbing Lapangan (DPL PPL), guru pembimbing PPL, dan rekan-rekan PPL, serta dengan melakukan pengamatan secara langsung. Dalam hal ini sebelum melakukan PPL, mahasiswa mengadakan observasi terhadap kegiatan pembelajaran yang ada di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Observasi tersebut meliputi observasi terhadap pembelajaran di dalam kelas, praktikan juga berusaha mencari informasi dari guru mata pelajaran kimia mengenai kondisi dan potensi siswa, fasilitas pendukung dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dan juga faktor penghambat yang sering ditemui ketika Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung. Berdasarkan hasil observasi tersebut, mahasiswa melakukan konsultasi terhadap DPL PPL untuk menindaklanjuti pembuatan RPP dan program kerja yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah. Pada kegiatan PPL ini, praktikan mendapat tugas untuk mengajar kelas X IA (X IA 1 dan kelas X IA 5) dan X IS (X IS 1, X IS 3) secara tetap tiap minggunya. Materi yang disampaikan meliputi ruang lingkup biologi yang mencakup materi hakikat biologi sebagai ilmu, pengenalan objek, tingkat organisasi kehidupan, dan permasalahan biologi, cabang ilmu dan karir biologi di masa depan, menfaat biologi di berbagai bidang serta klasifikasi makhluk hidup. Adapun program kerja yang dilakukan oleh praktikan untuk mendukung kegiatan pembelajaran adalah: 1) pembuatan RPP; 2) pembuatan media pembelajaran; 3) Pembuatan soal-soal evaluasi dan ulangan harian. Selama menjalankan praktek langsung di sekolah, praktikan mendapatkan banyak pelajaran yang akan sangat berguna pada suatu saat nanti ketika terjun di masyarakat pada umumnya dan sekolah pada khususnya, dalam hal ini adalah mengenai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), pembuatan RPP, pengembangan media pembelajaran, pendampingan praktikum dan pendampingan bimbingan belajar

    Kombinasi Vitamin E Dan Bakteri Asam Laktat (Bal) Terhadap Konsentrasi Bal Dan Potensial Hidrogen (Ph) Pada Ayam Kedu Dipelihara Secara in Situ

    Full text link
    The study aims to determine the effect of the addition of lactic acid bacteria in the ration to potential hydrogen (pH) and the concentration of lactic acid bacteria (LAB) in digestive track 12 months old kedu chicken. The research was conducted on November 2011 to January 2012 on Livestock Farmers Groups Makukuhan Mandiri Kedu, Temanggung. The Research using 100 female kedu chickens, and 20 male kedu chickens age of 12 months. Experimental design used was Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replications (5 females and 1 male). Treatment applied is T0 = ration without supplements, T1 = ration + 20 IU vitamin E, T2 = ration + 0.6 ml lactic acid bacteria (Biostarter A) and T3 = ration + vitamin E 20 IU + 0.6 ml acid bacteria lactate (Biostarter A). Ration composed from bran, yellow corn, soybean meal, fish meal, shellfish meal, and CaCO3. Parameters observed include consumption, LAB concentrations, intestinal pH conditions, rate of digesta, and hen day production. The results showed that the concentration of lactic acid bacteria (LAB) (P <0.05) is significant among all treatments but the combination of vitamin E and LAB lower the pH and slow the rate of digesta. Other parameters such as consumption and hen day production (HDP) is not affected by the treatment. Conclusion from the study is addition of vitamin E by 20 IU/100 g ration and lactic acid bacteria as much as 0.6 ml / head / day make the same result in consumption of rations and daily egg production, but may increase the concentration of lactic acid bacteria, lowering the pH of the small intestine, and slow the rate of digesta

    PENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA BERMEDIAVCD ANIMASI PEMBELAJARAN KATA BAGIANAK TUNAGRAHITA KELAS IIISDLBN PORONG

    Get PDF
    Problem utama Anak Tunagrahita di SDLBN Juwetkenongo Porongadalah tingkat pemahaman penguasaan kosakta sangat rendah. Hal ini dirasakanpeneliti pada saat proses pembelajaran di kelas III mengalami kesulitan dalammenguasai kosakata yang terlihata anak tunagrahita ketika dalam pembelajaran dikelas. Sebagian besar anak mengalami kesulitan dalam membaca danmengucapkan kosakata yang ada di sekitar anak. Mereka mendapat bebantersendiri untuk mengikuti pembelajaran khususnya penguasaan kosakata.Berpijak dari permasalahan di atas guru perlu mencarikan solusi yang dapatmembantu menyelesaikan permasalahan anak tunagrahita dalam penguasaankosakata yang diharapkan dapat meningkatkan penguasaan kosakata bagi anaktersebut adalah dengan diberikannya media VCD animasi pembelajaran kata.Terkait dengan uraian di atas, kelebihan media VCD animasi pembelajarankata adalah membantu guru dalam menumbuhkan pemahaman anak terhadapmateri pelajaran ( penguasaan kosakata ), sehingga dapat mengkondisikan anakbelajar secara mandiri dan meningkatkan motivasi belajar. Oleh karena itu apabilapembelajaran penguasaan kosakata ini menggunakan media VCD animasipembelajaran kata, maka dapat meningkatkan kemampuan penguasaan kosakatapada anak tunagrahita kelas. Adapun tujuan penelitian yang akan dilaksanakanadalah untuk mendiskripsikan tingkat penguasaan kosakata anak tunagrahita diSDLBN Juwetkenongo Porong dengan menggunakan media VCD animasipembelajaran kata.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yangterdiri dari dua siklus dengan masing-masing siklus dilaksanakan 3 pertemuandengan hasil 55,3 % pada rata-rata siklus I dan 77% pada siklus II pertemuan 3 ,sehingga ada peningkatan 22,3%.Kata Kunci : Penguasaan kosakata, animasi pembelajarsan dan anak tunagrahita

    Roadmap Strategis Penerapan Satu Data Aparatur Sipil Negara

    Get PDF
    Information Technology governance is a series of IT strategies, planning, policies, IT implementation, resources and activity control. Data governance helps organizations in the availability, usability, integrity and security of data as a valuable asset in the organization. The State Civil Service Agency as the data manager for the State Civil Service is committed to providing data-based ASN management services by providing quality ASN data that is accurate, up-to-date, integrated and accountable and easy to access and use between agencies through one ASN data. Improving the quality of ASN data, some face problems related to data completeness and accuracy, for this reason a strategy roadmap for implementing one ASN data is needed. This research uses a fishbone diagram analysis approach to identify problems, gap analysis to determine strategic steps and risk analysis to describe the risks in each strategic activity. A hybrid and synthetic approach was taken to formulate each dimension in the strategy roadmap as well as strategic steps in each dimension. The research results explain that there are nine dimensions of the roadmap strategy, namely regulations/policies, ICT human resources in the data sector, data architecture, master/reference data, data standards, metadata, databases, data quality and data interoperability. The roadmap strategy is preceded by determining the vision, mission and goals of Satu Data ASN.Tata kelola Teknologi Informasi merupakan serangkaian strategi TI, perencanaan, kebijakan, praktik penerapan TI, sumber daya, dan aktivitas pengendalian. Tata kelola data membantu organisasi dalam pengelolaan ketersediaan, kegunaan, integritas dan keamanan data sebagai aset berharga di organisasi. Badan Kepegawaian Negara sebagai pengelola data Aparatur Sipil Negara berkomitmen untuk dapat menyelenggarakan layanan manajemen ASN berbasis data melalui pemenuhan kualitas data ASN yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggung jawabkan serta mudah diakses dan di bagipakaikan antar instansi melalui satu data ASN. Peningkatan kualitas data ASN menghadapi beberapa isu permasalahan terkait dengan kelengkapan dan keakuratan data, untuk itu diperlukan roadmap strategi untuk penerapan satu data ASN. Penelitian ini menggunakan pendekatan fishbone diagram analysis untuk mengidentifikasi permasalahan, gap analysis untuk menentukan langkah strategis dan analisis risiko untuk dapat menggambarkan risiko disetiap aktivitas strategis. Pendekatan hybrid dan sintesis dilakukan untuk memformulasikan setiap dimensi dalam roadmap strategis serta langkah strategis dalam setiap dimensi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat sembilan dimensi roadmap strategis yaitu peraturan/kebijakan, SDM TIK bidang data, Arsitektur data, datainduk/referensi, standar data, metadata, basis data, kualitas data dan interoperabilitas data. Roadmap strategis didahuliui dengan penentuan visi, misi dan tujuan Satu Data ASN. &nbsp
    • …
    corecore