174 research outputs found
Identification of Secondary Metabolites From Ethanol Extract of Ciplukan (Physalis Angulate) Leaves and Toxicity Test on Post-Larvae of Tiger Shrimp (Penaeus Monodon) [Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ektrak Etanol Daun Ciplukan (Physalis Angulata) Dan Uji Toksisitas Terhadap Sintasan Post Larva Udang Windu (Penaeus Monodon)]
Physalis angulata merupakan tumbuhan pekarangan yang telah banyak dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat oleh masyarakat. Tumbuhan ini diduga memiliki metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai obat dan peningkatan nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi senyawa metabolik sekunder dan toksisitasnya terhadap sintasan post larva (PL) udang windu. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan (1). Ekstraksi P. angulata dengan menggunakan etanol, (2) Uji GCMS P. angulata, (3) Identifikasi metabolit sekunder dari P. angulata (4) Uji LC50 (Lethal Concentration 50) dan (5) Analisis data. Berdasarkan hasil analisis GCMS menunjukkan bahwa P. angulata mengandung metabolit sekunder golongan senyawa antara lain fenol, steroid, asam lemak, terpenoid, benzene dan alkaloid. Senyawa- senyawa yang terkandung tersebut diduga dapat dijadikan sebagai pengembangan budidaya udang pada penanggulangan penyakit, percepatan pertumbuhan dan peningkatan kualitas telur. Sedangkan hasil uji toksisitas dengan menggunakan larva udang windu selama 48 jam menunjukkan bahwa konsentrasi aman yang dapat digunakan untuk pengembangan udang dengan memanfaatkan ekstrak ciplukan dengan konsentrasi 13,1 mg/l
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Operasi Hitung Perkalian dengan Menggunakan Media Kelereng dan Gelas Plastik Siswa Kelas III Sdn Jatibanjar I Jombang
Pelaksanaan pendidikan matematika yang dilakukan oleh guru memiliki suatu tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, yakni berupa hasil belajar yang baik dengan penguasaan materi konsep yang nantinya akan berdampak pada sikap kritis dan ilmiah. Hal tersebut tentunya memerlukan adanya suatu sumber serta pembelajaran atau media yang sesuai. Untuk itu penulis mengangkat topik penelitian “Apakah penggunaan media kelereng dan gelas plastik dapat meningkatkan hasil belajar matematika operasi hitung perkalian pada siswa kelas III SDN Jatibanjar I Jombang?”. Adapun teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah dengan menggunakan teknik observasi guru, teknik observasi siswa serta tes. Observasi guru digunakan untuk mengetahui efektivitas guru dalam kegiatan mengajarnya. Observasi siswa digunakan untuk mengetahui keaktivan dan antusias siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung. Sedangkan tes digunakan oleh peneliti untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah guru menggunakan media kelereng dan gelas plastik pada pembelajaran matematika. Dari hasil penelitian yang dilakuakn pada pembelajaran matematika menggunakan media kelreng dan gelas plastik, didapatkan hasil pembalajaran siklus I sebagai berkut: prsentase aktivitas guru mencapai 75%, prosentase aktvitas siswa mencapai 55,56% dan hasil tes siswa melalui ketuntasan klasikal mencapai 68,18% karena perolehan hasil belajar pada silkus I belum mencapai indikator ketercapaian sebesar ≥ 80% maka perlu diadakan perbaikan pada siklus II. Dan pada pembelajaran siklus II didapatkan asil sebagai berikut: prosentase aktivitas guru sebesar 83,33%, prosentase aktivitas siswa mencapai 88,89% dan prosentase hasil belajar siswa melalui ketuntasan klasikal yang mencapai 86,36% maka dapat peneliti simpulkan bahwa pembelajaran matematika materi operasi hitung perkalian dengan menggunakan media kelereng dan gelas plastik pada siswa kelas III dinyatakan berhasil. Kata kunci : Media kelereng dan gelas platik, peningkatan hasil belajar, matematika, operasi hitung perkalian
Split Ring Connection of Coconut and Bangkirai Lumber
. This research was a further research on tensile load of three-member connection of Coconut and Bangkirai lumber (Awaludin & Triwiyono, 2003). The new thing done in this experiment is the use of split ring as the connector of the connection. In the previous research (Awaludin & Triwiyono, 2003), two bolts of 15.6 mm were used as the connectors in each connection. Besides the result from experiment, the ultimate tensile load of split ring connection was also analyzed with equations from Euro Code 5 and Awaludin & Triwiyono (2002). The dimension of split-ring connector was 40 mm in diameter, 30 mm in length, and bolt of 12.5 mm was used to tight the connection. Two split ring connectors were placed in every connection. The result shows that the ultimate tensile load of split-ring connection was thirty percent higher than the bolted connection. The displacement of split ring connection was only 67% of the displacement of bolted connection. The ultimate tensile load of experiment was scattered closely to the result of Euro Code 5 and Awaludin & Triwiyono (2002)
Analisis Kebutuhan Air Bersih (Pdam) di Wilayah Kota Gorontalo
PDAM Kota Gorontalo merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah di Kota Gorontalo yang menyediakan jasa pelayanan dan pendistribusian air bersih ke konsumen di wilayahnya. PDAM Kota Gorontalo terletak di kawasan strategis karena diapit oleh dua buah sungai besar yaitu sungai bone dan sungai bolango sebagai sumber air baku. Selain itu wilayah pelayanannya adalah kawasan yang padat penduduk dengan berbagai macam aktivitas masyarakat. Untuk itu pihak PDAM Kota Gorontalo berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan, namun masih terdapat kendala baik dalam aspek teknis maupun non teknis.
Penelitian ini bersifat studi kasus dengan melakukan analisis data. Dalam pengolahan data menggunakan metode geometrik dan persamaan regresi linier. Data-data yang digunakan adalah data jumlah penduduk, data jumlah pelanggan serta data produksi air PDAM Kota Gorontalo tahun 2010 sampai dengan tahun 2014. Tahapan penelitian meliputi proyeksi pertumbuhan jumlah penduduk, proyeksi kenaikan jumlah konsumen dan analisis kebutuhan air bersih PDAM Kota Gorontalo tahun 2015 sampai dengan tahun 2020.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan air yang diperlukan PDAM Kota Gorontalo pada tahun 2020 sebesar 356,117 lt/dt dengan jumlah konsumennya mencapai 201.431 jiwa. Tingkat pelayanan penduduk dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2020 mengalami peningkatan, akan tetapi jika ditinjau dari aspek kebutuhan yang harus dipenuhi oleh PDAM kota Gorontalo masih mengalami defisit air setiap tahunnya, karena kapasitas produksi saat ini baru mencapai 248 lt/dt.
Kata Kunci : Kebutuhan Air, Tingkat Pelayana
Respons Komunitas Nelayan terhadap Modernisasi Perikanan: Studi Kasus Nelayan Suku Bajo di Desa Lagasa Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara
Fishery modernization by the Government of Indonesian is intended to alleviate fishery community poverty including for Bajau Ethnic fishermen. This research is aimed at studying the relationship between the meaning of sea and work by fishermen and their acceptance to fishery modernization, impact analyzing of fishery modernization to work pattern, social structure, and the propesperity level. This research is conducted in Lagasa Village, District Of Muna Southeast Sulawesi where Bajau ethnic stay. Respondents consist of 45 ponggawas, 30 local sawies, and 25 sawies from outside village, 5 others as informants. Impacts of modernization to the fisherman community were shown by changes of job pattern that consisted of increasingly the capacity to explore and number of workers (sawi), the character of job tent semi-free labor system, the recruitment of workers became more selective, and the division of labor became more clear and hierarchism. After that, the impacts on the social structure occurred especially on the organizing of sharing holder system that was increasingly more formal, social stratification became more complex, economic activity more differentiated, and the pattern of work relation became semi-exploitative
Hybrid energy harvesting based on cymbal and wagon wheel inspiration
The demand for self-sufficient electronic devices is increasing as well as the overall energy use, and such demands are pushing technology forward, especially in effective energy harvesting. A novel hybrid Energy Harvesting System (EHS) has been proposed and analysed in this paper. It has been demonstrated that the EHS is capable of converting enough energy to power a typical MEMS device. This has been achieved through unification of the nine Cymbal Energy Harvester (CEH) array, as an energy harvesting core, and Shape Memory Alloy (SMA) active elements, acting as a source of force stimulated by the environmental changes. A Finite Element Model (FEM) was developed for the CEH, which was verified and used for the analysis of CEH’s response to the change of the end-cap material. This was followed by the FEM for the EHS used for analysis of the location of SMA wires and force generated by each wire individually and then all together. As a further optimisation of the EHS a novel Wagon Wheel design was explored in terms of its energy harvesting capabilities. As expected, due to the increased displacement, an increase in the power output was achieved
Perancangan Bilah Tipe Inverse Taper pada Turbin Angin Berdasarkan Kondisi Angin di Pekanbaru
The increasing consumption of fossil fuels as energy source of the world cause a decrease in a number of fossil fuels. Wind energy as one of renewable energy resource has a great potential to solve the problem of dependency on fossil fuels, especially in Pekanbaru, Indonesia. Pekanbaru wind speed condition which is considered relatively low can be harnessed efficiently by designing blades which suits wind characteristics in Pekanbaru. Blades are designed using aerodynamic equations and software assistance such as Microsoft Excel, Qblade, and Autodesk Inventor. As a result, the blades had a solid structure, easily in manufacturing and affordable which can generate mechanical power at low wind speeds with a radius 1,1 m and hub 0,2 m and the chord length at the base of the blade 0,13 m and at the tip 0,26 with twist angle at the base of the blade 20,4 and at the tip 5,6 . The result of this research is to show that the inverse taper blade design is applicable in low wind speed conditions in order to produce an affordable, compact, and efficient wind turbine appropriate for wind characteristic in Pekanbaru
- …
