7 research outputs found

    Model Pengembangan Karakter melalui Pendidikan Seni di Sekolah Dasar

    Full text link
    Character building is the main focus of Curriculum 2013. However, this effort is almost replaced by the program of mental revolution “relaunched” by Joko Widodo in his campaign and it has been one of his programs today. Arts education is often underestimated; in fact, it has a major role in shaping the character of the nation. Therefore, this research aims to identify problems in character building of Indonesia's human resource through arts education. Research findings show that teachers' concept on art education in elementary schools is one of the factors that influence the success of the Cultural Arts learning at the elementary level. Currently, most teachers view that art education includes activities to make students sing, draw, and/or make crafts at early age. This understanding is needed to be revolutionized as Curriculum 2013 mandates changes in concepts and patterns of learning for the good characters of the next generation, such as independent, good natured, and ready to face the future. Furthermore, it describes and identified the problems encountered in learning the art of music in elementary school, which underlies the need for arts education in mental revolution of the young generation as a potential future leaders

    Women Domination in the Galombang Dance: Between the Customary Idealism and the Market Use

    Full text link
    This study aims to answer the women dominance in the Galombang dance creation in Minangkabau, West Sumatra from gender perspective. In addition, this study also reveals the position of women as an urgent thing in the Minangkabau dance creations, Galombang. This research used interdisciplinary approach, namely Cultural Sociology and Dance Anthropology. The data were obtained through various interviews, direct monitoring in the situation of the Galombang dance activity, and literature study to support the primary data. The analysis was done through ethnography method. The result of the research found that women dominance was bigger than men in the Galombang dance creations. In customary idealism, women are not Galombang dancers as the Galombang dance is intended for men. In reality, there is a bigger role between men and women in the Galombang dance; therefore, men's role is not very decisive on the performance quality and selling value, as well as for the use of dance Galombang creations by society nowadays in West Sumatra

    Pemanfaatan Perangkat Teknologi dalam Pembelajaran Musik Berbasis Tematik sebagai Peningkatan Keterampilan Abad 21 Bagi Guru Sekolah Dasar

    Full text link
    Pemanfaatan teknologi merupakan salah satu keterampilan yang diperlukan di era abad 21 ini, tak terkecuali diperlukan oleh guru. Pemanfaatan teknologi oleh guru dalam proses pembelajaran, menjadikan proses pembelajaran tersebut lebih berkualitas dan bermakna, antara lain dapat meningkatkan partisipasi, kreativitas, dan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa penggunaan teknologi dapat meningkatkan kemampuan yang berkaitan dengan pemrosesan informasi, berpikir reflektif dan kritis, kreativitas dan, secara umum meningkatkan keterampilan metakognitif. Tujuan studi ini adalah untuk mengidentifikasi perangkat teknologi yang digunakan oleh guru dalam mengajar musik berbasis tematik di sekolah dasar. Sebanyak 27 guru dari 9 sekolah dasar di kota Padang, Sumatera Barat disurvei menggunakan kuesioner. Selain itu, guru diwawancarai terkait pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran musik berbasis tematik. Temuan studi ini menunjukkan bahwa sebanyak 48,1 % (13 guru) menggunakan smart-phone dalam proses pembelajaran musik berbasis tematik; 33,3 % (9 guru) menggunakan notebook; dan 18,5 % (5 guru) tidak menggunakan perangkat teknologi. Langkah-langkah yang direkomendasikan untuk memperbaiki situasi saat ini adalah dapat memberikan edukasi dan wawasan pada guru di sekolah dasar dalam pemanfaatan perangkat teknologi yang terbukti berguna untuk pertimbangan global

    Pembelajaran Seni Musik Tematik Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar

    Full text link
    Latar belakang penelitian ini adalah Kurangnya pengetahuan dan kemampuan guru dalam bidang seni musik pengelolaan kelas yang dilakukan guru dalam pembelajaran seni musik masih bersifat klasikal. Kurangnya ketersediaan media alat musik yang menunjang kegiatan pembelajaran, sehingga menyulitkan guru untuk menyampaikan materi seni musik kepada siswa. Rendahnya minat siswa dalam pembelajaran musik. Pembelajaran masih berpusat kepada guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode kualitatif Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan proses Pembelajaran seni musik tematik berbasis kearifan lokal di kelas V sudah baik, guru sudah membuat perencanaan pembelajaran yang tepat, Pelaksanaan Pembelajaran seni musik tematik berbasis kearifan lokal di kelas V sudah baik disini terlihat siswa sudah memahami dan mampu menerapkan pembelajaran musik tematik berbasis kearifan lokal, serta sistem evaluasi dalam Pelaksanaan Pembelajaran seni musik tematik berbasis kearifan lokal di kelas V siswa sudah bai

    Pengembangan Bahan Ajar Menggunakan Literasi Musik di Sekolah Dasar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan literasi musik untuk siswa kelas IV yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan berdasarkan model 4D (Define, Design, Develop dan Disseminate). Kevalidan dilhat dari segi isi, bahasa, penyajian, kegrafikaan dan RPP, keseluruhan 3,78 dengan kategori sangat valid. Pratikalitas bahan ajar dilihat dari respon pendidik dengan rata-rata 90% respon peserta didik 90 %. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar literasi musik yang dikembangkan layak digunakan di kelas IV SD

    Pengembangan Bahan Ajar Seni Tematik dengan Strategi Lesson Study di Sekolah Dasar

    Full text link
    Tujuan penelitian ini mengembangkan bahan ajar peserta didik. Model yang diharapkan dapat mencapai peningkatan output pada peserta didik. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4-D yang terdiri dari pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (dessiminate). Subjek uji coba adalah peserta didik kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Tapan dan penyebaran di SDN 05 Alang Rambah. Bahan ajar peserta didik menggunakan strategi Lesson Study telah dinyatakan valid, dengan rata-rata mencapai 4.32. Hasil uji praktikalitas secara keseluruhan diperoleh persentase kepraktisan sebesar 88,2 dengan kategori sangat praktis. Selanjutnya bahan ajar peserta didik yang dikembangkan oleh peneliti telah membantu proses pembelajaran. Hasil uji efektifitas secara keseluruhan diperoleh persentase efektifitas sebesar 8,2 dengan kategori sangat efektif. Demikian, lembar kerja peserta didik yang dikembangkan oleh peneliti telah membantu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa lembar kerja peserta didik dengan strategi Lesson Study di kelas V Sekolah Dasar yang telah dihasilkan dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif

    Utilization of Educational Radio as A Learning Media in SMP Negeri 4 Padang Panjang

    Full text link
    This article discusses the use of educational radio owned by SMP Negeri 4 Padang Panjang. This article uses a qualitative research method with a descriptive analysis approach. The participation of the use of information technology in learning media is considered strategic, especially in learning during the Covid-19 pandemic. Government policies that limit community activities, including restrictions on face-to-face learning in schools, have initiated various parties to develop learning media that can be used remotely. The various media developed are very diverse, ranging from print-based media such as modules or student activity sheets to technology-based media such as learning videos or learning broadcasts. Radio Education 104.5 FM, which was initiated by SMP Negeri 4 Padang Panjang, is the right choice to maintain interactive learning for students at SMP Negeri 4 Padang Panjang and Padang Panjang City students in general
    corecore