7 research outputs found
PERANCANGAN ILUSTRASI ANIMASI SEJARAH TERBENTUKNYA ADDATUANG KERAJAAN SOPPENG
ii
ABSTRAK
Afdal Anas 1386141007. Perancangan ilustrasi animasi sejarah terbentuknya addatuang Kerajaan Soppeng. Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Seni dan Desain. Universitas Negeri Makassar. Pembimbing: (I) Dr. Muh.Saleh Husain,M.Si. (II) Indra Baso Wijaya,S.Ds.M.Sn.
Perancangan ini bertujuan untuk membuat ilustrasi animasi yang mengangkat tentang sejarah terbentuknya addatuang Kerajaan Soppeng, juga dibuat untuk memberikan penanaman pemahaman sejarah kepada generasi muda Soppeng. Penanaman pemahaman sejarah ini perlu dilakukan guna menjaga warisan sejarah Soppeng agar kelak dikemudian hari tidak mengalami kepunahan, dikarenakan adanya sikap acuh dari generasi muda Soppeng untuk mempelajari sejarahnya sendiri. Sikap acuh genarasi muda Soppeng ini lambat laun dikhawatirkan akan menjadi penyebab akan terkuburnya sejarah Soppeng kelak dikemudian hari.
Hasil akhir dari perancangan ini telah menunjukkan bahwa ilustrasi animasi mampu menjadi jawaban dari permasalahan generasi muda Soppeng yang cenderung acuh pada sejarahnya sendiri, dengan pembuatan ilustrasi animasi generasi muda Soppeng akan lebih tertarik untuk mengatahui dan mempelajari sejarahnya sendiri. Pembuatan ilustrasi animasi ini didasarkan pada data yang didapatkan dari naskah lontara Soppeng, yang kemudian dibuatkan naskah tanpa mengurangi keaslian cerita dari naskah lontara Soppeng.
Kata kunci: ilustrasi animasi, lontara Soppeng, Sejarah Soppen
PERANCANGAN ILUSTRASI UNTUK MELESTARIKAN PERMAINAN TRADISIONAL DI KOTA MAKASSAR
ABSTRAK
Muhammad Azwar H Natsir, 1286141040. Perancangan Ilustrasi untuk Melestarikan
Permainan Tradisional Kota Makassar. Tugas Akhir. Program Studi Desain Komunikasi
Visual, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Negeri Makassar. 2018. Pembimbing: (I)
Drs. Aswar, M.Ds. (II) Drs. Benny Subiantoro, M.Sn.
Tugas akhir ini menggambarkan gagasan pemikiran penulis dalam bentuk
karya seni ilustrasi yang terinspirasi dari permainan tradisional anak-anak yang
sering dimainkan penulis pada masa sekolah dasar dan menjadikannya sebagai
tema penciptaan karya. Permasalahan yang dibahas dalam Tugas Akhir ini yaitu;
1) apa yang dimaksud dengan permainan tradisional, 2) mengapa permainan
tradisional anak-anak dapat dijadikan sebagai sumber tema dalam penciptaan
karya seni grafis, 3) bagaimana perwujudan karya seni ilustrasi yang bertema
7 permainan tradisional anak-anak Maccukke, Ma’benteng, Gebo, Ma’gasing,
Ma’dende, Mallongga, dan Ma’parlos. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah 1)
melestarikan permainan tradisional di kota makassar 2) menjelaskan mengapa
permainan tradisional anak-anak dijadikan sebagai tema dalam penciptaan karya
seni grafis, 3) memvisualisasikan karya seni ilustrasi yang bertema permainan
tradisional anak-anak.
Permainan tradisional adalah salah satu aset budaya bangsa yang perlu
diperhatikan keberadaannya. Permainan Tradisional merupakan permainan yang
diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi yang permulaannya
sulit diketahui secara pasti dan dengan peralatan yang cenderung didapat dengan
memanfaatkan barang-barang di sekitar yang dilakukan dua orang atau lebih.
Permainan tradisional memiliki banyak manfaat yang tidak kecil guna
menanamkan sikap dan keterampilan sebagai wadah hiburan atau penyalur
kreatifitas di waktu luang serta sebagai sarana sosialisasi.
Teknik yang digunakan dalam pembuatan karya seni ilustrasi ini adalah cetak
saring atau serigraphy. Teknik ini dipilih karena prosesnya yang sangat menarik
dan penerapannya yang bervariasi juga dapat dilakukan di kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: permainan tradisional, budaya, Kota Makassa
Perancangan animasi untuk penderita gangguan kecemasan di Makassar
Beberapa tahun terakhir ini jumlah penderita gangguan kecemasan terus mengalami peningkatan, Hal ini dibuktikan dari data yang diungkapkan oleh Kemenkes bahwa di Indonesia penderita gangguan kecemasan mengalami peningkatan sebanyak 6.8 %jumlah ini terus meningkat dari tahun ke tahun, dan dari data tersebut Kemenkes menyebutkan, setidaknya ada lebih dari 1193 kasus bunuh diri di Indonesia sepanjang tahun 2021 kemarin. Hal inilah yang mendorong penulis dalam menciptakan media komunikasi visual berupa animasi, dan akan digunakan sebagai pemberi dukungan sosial kepada penderita gangguan kecemasan. Dukungan sosial dalam perancangan ini berfungsi sebagai pemberi semangat kepada para penderita gangguan kecemasan.
Perancangan animasi ini menggunakan 3 dari 12 prinsip animasi .Walt Disney, untuk menciptakan gerak animasi yang lebih natural. Sementara itu dalam pembuatan cerita perancangan animasi ini akan menggunakan teori – teori psikologi tentang penanganan gangguan kecemasan. Teori – teori psikologi yang penulis masukkan dalam perancangan ini adalah teori psikoanalisis, teori structural family therapy dan juga teori trasional emotive behaviour therapy selain itu slogan kampanye dalam perancangan ini juga akan memakai teori mneumonic device dalam membuat sebuah tageline yang menarik.
Animasi dalam perancangan menggunakan metode design thinking dari Stanford design school, dengan 5 tahapan yang ada didalamnya yaitu, emphatize, define, ideate, prototyping dan terakhir adalah testing. Ke 5 tahapan ini digunakan penulis untuk menciptakan karya desain yang memiliki sisi fungsionalitas yang bagus dan tepat sasaran.
Hasil akhir dari perancangan ini berupa 3 rangkaian animasi, yang dalam setiap animasi tersebut berisi pesan dukungan kepada penderita gangguan kecemasan. 3 rangkaian animasi ini disatukan dalam satu konsep desain yaitu melepas kekang, konsep ini menitikberatkan pada ajakan kepada penderita gangguan kecemasan untuk melepas segala kekang yang menghlanginya melakukan sesuatu yang baru
PERANCANGAN ANIMASI PENDEK SEBAGAI KAMPANYE MENEBAR HARAPAN DITENGAH WABAH COVID-19
This design aims to make animated short as a media for a campaign to spread hope in the midst of the Covid-19 pandemic. The author takes this theme because the author sees that many people have started to ignore this pandemic. A campaign of dissemination like this the writer considers important, because the author believes that ignoring a pandemic like this is something that should not be allowed, this is because with this kind of omission, the opportunity for an increase in cases of the Covid-19 pandemic will increase. The author then tried to present this design to spread hope and give hope to people who have begun to ignore the Covid-19 pandemic. By making this animated short, the author tries to touch the psychological side of the Indonesian people in general and the people of Makassar city in particular to start caring about and not being indifferent to this Covid-19 pandemic
