17 research outputs found

    FAKTOR โ€“ FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ENVIROMENTAL DISCLOSURE : TINJAUAN LITERATUR

    Get PDF
    Environmental issues have become a topic in today's global economy. InIndonesia, complaints about cases of environmental damage received by theMinistry of Environment and Forestry have increased from year to year, so thereis a need for accountability for environmental sustainability which can be statedin the form of disclosures regarding company operational activities that have animpact on the environment. This study aims to analyze the related factors thatcan influence a company to make environmental disclosures. This research is aliterature review on Environmental Disclosure which is based on 20 empiricalstudies from national and international journals. The research data wasobtained through internet searches regarding Environmental Disclosure articlespublished in 2014 โ€“ 2021. The results of this study are that there are 31dependent variables studied in 2014 โ€“ 2021, for the most studied variables arefirm size, leverage and environmental performance variables. Dependentvariables that have a positive and significant effect on environmental disclosure:Board size, proportion of non-executive directors, foreign ownership, mediacoverage, earnings management, independent audit, auditor type, listing age.Dependent variables that have no effect on environmental disclosure:Proportion of Muslim directors, female directors, gender diversity, governmentownership structure, institutional ownership structure, block holder ownership,public ownership structure, company age, corporate governance perceptionindex, stock exchange listing, audit committee, Industry Type. Dependentvariables that do not have a negative effect on environmental disclosure: boardgender, liquidity, . Dependent variables that still have different results in severalarticles: Board of commissioners size, company size, audit committee size,proportion of independent commissioners, leverage, profitability, managerialownership , Educational background of the commissioner president, Boardmeetings, Environmental Performance

    PERSEPSI KEPALA RUANG RAWAT DAN PERAWAT PELAKSANA TERHADAP STRUKTUR, PROSES SERTA NILAI-NILAI PROFESIONAL DALAM PELAKSANAAN MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL DI RUANG RAWAT ANAK, KELAS INTERNE, VIP KHUSUS VIP AMBUNSURI RSUD ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2010

    Get PDF
    Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) adalah suatu sistem yang terdiri dari struktur, proses dan nilai-nilai profesional yang memungkinkan perawat profesional mengatur pemberian asuhan keperawatan termasuk lingkungan, yang dapat menopang pemberian asuhan keperawatan tersebut. Pelaksanaan MPKP memiliki dampak positif terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan khususnya dalam pemberian asuhan keperawatan pada klien. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui persepsi kepala ruang rawat dan perawat pelaksana terhadap struktur, proses dan nilai-nilai profesional dalam pelaksanaan MPKP di ruang rawat kelas interne, ruang rawat Anak, VIP khusus dan VIP Ambunsuri di RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, yang dilakukan pada bulan Agustus sampai bulan September 2007. Sampel diambil secara total sampling dengan jumlah 45 orang. Variabel Penelitian adalah persepsi kepala ruang rawat dan perawat pelaksana. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan diolah secara manual yang disajikan dengan diagram. Hasil penelitian menunjukkan 100% Kepala ruang rawat dan 57% perawat pelaksana memiliki persepsi sangat baik terhadap struktur dalam pelaksanaan MPKP, 75% Kepala ruang rawat dan 60% Perawat pelaksana memiliki persepsi cukup baik terhadap proses dalam pelaksanaan MPKP, 100% Kepala ruang rawat dan 70% Perawat pelaksana memiliki persepsi sangat baik terhadap nilai-nilai profesional dalam pelaksanaan MPKP. Dari hasil penelitian ini diharapkan pihak Rumah sakit untuk dapat melaksanakan kembali MPKP agar dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya dalam pemberian asuhan keperawatan dengan melengkapi segala kebutuhan untuk dapat menjalankan MPKP kembal

    PERSEPSI KEPALA RUANG RAWAT DAN PERAWAT PELAKSANA TERHADAP STRUKTUR, PROSES SERTA NILAI-NILAI PROFESIONAL DALAM PELAKSANAAN MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL DI RUANG RAWAT ANAK, KELAS INTERNE, VIP KHUSUS VIP AMBUNSURI RSUD ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2007

    Get PDF
    Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) adalah suatu sistem yang terdiri dari struktur, proses dan nilai-nilai profesional yang memungkinkan perawat profesional mengatur pemberian asuhan keperawatan termasuk lingkungan, yang dapat menopang pemberian asuhan keperawatan tersebut. Pelaksanaan MPKP memiliki dampak positif terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan khususnya dalam pemberian asuhan keperawatan pada klien. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui persepsi kepala ruang rawat dan perawat pelaksana terhadap struktur, proses dan nilai-nilai profesional dalam pelaksanaan MPKP di ruang rawat kelas interne, ruang rawat Anak, VIP khusus dan VIP Ambunsuri di RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, yang dilakukan pada bulan Agustus sampai bulan September 2007. Sampel diambil secara total sampling dengan jumlah 45 orang. Variabel Penelitian adalah persepsi kepala ruang rawat dan perawat pelaksana. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan diolah secara manual yang disajikan dengan diagram. Hasil penelitian menunjukkan 100% Kepala ruang rawat dan 57% perawat pelaksana memiliki persepsi sangat baik terhadap struktur dalam pelaksanaan MPKP, 75% Kepala ruang rawat dan 60% Perawat pelaksana memiliki persepsi cukup baik terhadap proses dalam pelaksanaan MPKP, 100% Kepala ruang rawat dan 70% Perawat pelaksana memiliki persepsi sangat baik terhadap nilai-nilai profesional dalam pelaksanaan MPKP. Dari hasil penelitian ini diharapkan pihak Rumah sakit untuk dapat melaksanakan kembali MPKP agar dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya dalam pemberian asuhan keperawatan dengan melengkapi segala kebutuhan untuk dapat menjalankan MPKP kembali

    MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA BERBASIS VISUAL PADA MATA PELAJARAN SAINS DI KELAS IVC SEKOLAH DASAR NEGERI 183 PEKANBARU

    Get PDF
    Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di kelas IVC SDN 183 Pekanbaru, terdapat masalah dalam proses pembelajaran sains. Sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media berbasis visual yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sains kelas IVC SDN 183 Pekanbaru. Permasalahan yang penulis kaji dalam penelitian ini yaitu bagaimana meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media berbasis visual pada mata pelajaran sains materi pokok perubahan lingkungan siswa kelas IVC SDN 183 Pekanbaru. Prosedur penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun tahapan-tahapan yang dilalui dalam PTK, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IVC SDN 183 Pekanbaru pada tahun ajaran 2012/2013 dengan jumlah guru 1 orang dan jumlah siswa sebanyak 38 orang. Sedangkan objek penelitian ini adalah media berbasis visual yang akan diterapkan pada mata pelajaran sains di SDN 183 Pekanbaru. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi yang digunakan untuk mengamati aktivitas guru, aktivitas siswa, dan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian motivasi belajar siswa dari sebelum tindakan hanya mencapai persentase 54,13%. Setelah dilaksanakan tindakan motivasi belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 mencapai 72,93%. Kemudian pada pertemuan 2 motivasi belajar siswa meningkat menjadi 79,70%. Pada siklus II motivasi belajar siswa sudah mencapai persentase 89,85%. Hasil ini menunjukkan bahwa perbaikan pembelajaran dalam upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media berbasis visual pada mata pelajaran sains di kelas IVC SDN 183 Pekanbaru sudah dikatakan meningkat

    LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA REGULER UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN PERIODE LXI TAHUN AKADEMIK 2016/2017 DIVISI 1 UNIT A KELOMPOK 2

    Get PDF
    KKN Reguler UAD Periode LXI dilaksanakan selama 30 hari di kawasan yang telha disurvey oleh pihak LPM sesuai untuk mendapatkan binaan dari Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata, dalam membangun daerah, peningkatan kualitas masyarakat dan mengangkat serta mengembangkan potensi yang ada di masyarakat

    KETERLIBATAN AS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP DINAMIKA KONFLIK DI SOMALIA

    No full text
    Ratusan dari ribuan penduduk Somalia terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka, diakibatkan oleh adanya perang sipil yang berkepanjangan. Ratusan anak-anak dan orangtua menderita akibat kelaparan dan kekeringan yang melanda Somalia. Pada perkembangan selanjutnya, dengan menyadari bahwa Somalia membutuhkan suatu keberadaan bantuan kemanusiaan darurat internasional, PBB sejak bulan mei 1991 mengirimkan bantuan kemanusiaannya ke Somalia. AS pun bereaksi terhadap krisis yang melanda Somalia, dan kemudian bersama-sama dengan PBB pihak AS menjalankan suatu misi kemanusiaan ke Somalia, yang dalam perkembangannya misi kemanusiaan tersebut berubah bentuk menjadi suatu tindakan militer dengan mengatasnamakan kemanusiaan (humanitarian intervention) Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlibatan pasukan AS di Somalia yang berujung kegagalan. Sedangkan manfaat atau kegunaan dari penelitian ini adalah secara teoritis, penelitian ini diharapkan berguna untuk menambah khasanah pengembangan Ilmu Hubungan Internasional, khususnya yang menyangkut Politik Luar Negeri dan Politik Internasional. Selanjutnya secara praktis, penelitian ini diharapkan berguna dan bermanfaat bagi para pembuat keputusan dalam menangani konflik di Somalia. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah deskriptif analitis yang bertujuan untuk menggambarkan suatu fenomena, dalam hal ini perkembangan dinamika konflik di Somalia dan kaitannya dengan keterlibatan AS di Somalia yang berujung dengan kegagalan dan deskriptif analitis yang bertujuan untuk menganalisa fenomena atau kejadian-kejadian masa lampau guna memahami konflik yang terjadi di Somalia Hasil dari penelitian ini adalah: Keterlibatan AS di Somalia meliputi beberapa misi yang terdiri dari tiga tahap. Dimulai dengan misi bantuan kemanusiaan, operation provide relief. Tahap kedua operation restore hope, adalah kombinasi antara bantuan kemanusiaan dan keterlibatan militer yang terbatas. Tahap terakhir adalah UNOSOM II yang melibatkan misi peace enforcement dan nation building. Perubahan misi dari operation restore hope ke UNOSOM II membawa dampak terhadap keterlibatan pasukan AS di Somalia. Kedatangan pasukan AS dan PBB sendiri, telah membawa Negara tersebut kedalam suatu kancah peperangan yang tidak dapat dihindari, serta membawa semakin banyak korban. Pada akhirnya Presiden Clinton memutuskan untuk menarik semua pasukan AS untuk meninggalkan Somalia. Dalam perkembangannya, misi yang dijalankan oleh AS di Somalia mengalami perluasan. Hal inilah yang menjadi awal kegagalan intervensi militer pasukan AS di Somalia. Kata kunci: Tindakan militer AS, konflik, United Nations

    RISK OF TYPE 2 DIABETES MELLITUS AMONG HEALTHY INDIVIDUALS IN TIGO BALEH AND RASIMAH AHMAD AREA IN BUKITTINGGI IN 2017

    No full text
    The negative impact of Diabetes Mellitus (DM) are shortening the life expectancy, increasing morbidity rates and worsening the quality of life. These impacts are rising due to the growth of number of patients, particularly among unidentified sufferer. International Diabetes Federation estimates that by 2035 there will be 592 million people suffering from DM at least more than 85% of them will have type 2 DM. According to health ministry of RI, in west Sumatera, there were around 44000 DM Sufferers in 2014 and 40% of population group was known as undiagnosed DM with high risk level. Meanwhile, in Bukittinggi the highest DM sufferer is on public health Center Tigo Baleh followed by Public Health Center Rasimah Ahmad. However, there was not a single data released about DM risk. This research aimed to identify type 2 DM prevalency risk through screening of healthy individualsin 2017. The method of this research was quantitative survey in Tigo Baleh and rasimah Ahmad Areas. Data was collected from 500 respondents by using FINDRISC instrument. The result revealed 5 levels of DM risk, there were Low risk 25%, Slightly Elevated Risk 32%, Moderate Risk 21.2%, High Risk 19.2%, and Very High Risk 2.6%, respectivel

    Controlling diet experience of diabetic patients in Bukittinggi, Indonesia

    No full text
    Background: In 2015, the International Diabetes Federation reported that there were 415 million adults aged 20 to 79 with diabetes. Indonesia is among the 10 countries with the high number of diabetic patients and is ranked 7th in the world with the number of patients reaching 10.2 million. Diabetes management can be done through controlling blood sugar through 4 pillars, namely education, diet, exercise, and medication. However, the current phenomena show that many diabetics have poor dietary control so they fail maintain their blood sugar within its normal limits and are at greater risk for diabetes complications. However, we can still find diabetic patients who are able to improve their diet and control their blood sugar. Therefore, getting information from them, especially related to their experience in controlling their diet, is expected to provide hope and motivation for others. Hence, this study aims to find out and expolore the experience of diabetics with controlled blood sugar and diet Methods: This study uses a qualitative research method with a descriptive phenomenology approach. The selection of participants was carried out by using a purposive sampling technique. The number of participants in this study were 5 and data were processed through Colaizzi method. Result:.There are four themes obtained in this study namely: Self-commitment to discipline and dietary compliance, Fruit as an alternative appetite suppresant, Controlling hunger as a habit, and Channelling hunger to activities. Controlling diet for participants has been succesfully done by created a new habit through controlling their hunger, so that they could keep their commitment dan disclipline for dietary compliance, choosing fruits as alternative suppresant and doing activity for channeling the hunger. Therefore it is important for the nurses to educate the diabetic patients about how to deal with diet issues through controlling a hunger as a habi

    PENERAPAN e-BANKING DALAM MENINGKATKAN JASA DAN PELAYANAN PERBANKAN PT.BANK MANDIRI KANTOR CABANG PADANG

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan e-Banking dalam meningkatkan jasa dan pelayanan perbankan pada PT.Bank Mandiri Kantor Cabang Padang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mewawancarai langsung pihak-pihak yang berkepentingan dalam hal ini adalah perusahaan yang terkait. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan studi lapangan dan studi kepustakaan dari penelitian dan pembahasan maka dapat diambil kesimpulan bahwa e-Banking meliputi semua transaksi yang terjadi antara perusahaan, organisasi, individu, dan lembaga perbankan mereka, dapat memberikan kenyamanan bagi penggunanya, tanpa harus datang ke bank, tanpa harus mengantri dan bagi pihak bank e-Banking memberikan keuntungan financial
    corecore