220 research outputs found

    Hubungan Makna Antara Klausa Dalam Kalimat Majemuk Pada Terjemahan Surah Al-Anfal

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk hubungan makna antarklausa dalam kalimat majemuk pada terjemahan surah Al-Anfal, mengidentifikasi kata penghubung yang dipakai untuk mewujudkan hubungan makna antarklausa yang dipakai dalam terjemahan surah Al-Anfal. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka yang dilanjutkan dengan teknik simak dan catat. Teknik catat dilakukan untuk mencatat data yang telah terkumpul. Teknik analisis data dilakukan dengan metode agih yang diikuti dengan teknik lesap. Hubungan makna antara klausa yang terdapat dalam surah Al-Anfal terdapat sembilan belas hubungan makna yaitu: hubungan penjumlahan penandanya dan, serta; hubungan perlawanan penandanya melainkan, kecuali, tetapi, tidak hannya, dan taklain; hubungan pemilihan penandanya atau; hubungan waktu penandanya sedang, ketika, lalu, lagi, selama, kemudian, sampai, seraya, sambil, sebelum, dan setelah; hubungan syarat penandanya jika, apabila, dan tetapi; hubungan tujuan penandanya agar, untuk, dan bagi; hubungan konsensif penandanya meskipun, walaupun, sesungguhnya, sungguh, dan biarpun; hubungan perbandingan penandanya seperti, sebagaimana, serupa, dan daripada; hubungan penyebaban penandanya sebab, karena, menyebabkan, disebabkan, dan karena; hubungan akibat penandanya maka, sampai, sehingga, dan kecuali; hubungan cara penandanya dengan; hubungan penyangkalan penandanya seakan-akan; hubungan kenyataan penandanya padahal dan sedangkan, hubungan penjelasan penandanya bahwa, tentang, yang, dan yaitu; hubungan antributif pewatas penandanya adalah, ialah, dan hanyalah; hubungan antributif apositif penandanya yang dan tentu; hubungan keniscayaan penandanya niscaya; dan hubungan larangan penandanya janganlah

    Pengembaraan Ilmiah Dan Peran Syeikh Ahmad Khatib Al-Syambasi Dalam Penyebaran Islam Di Nusantara Melalui Thariqat Qadiriyyah Wa Naqsabdniyyah

    Get PDF
    This article attempts to describe the figure of the Nusantara scholar who belongs to the network of Middle Eastern scholars known as Ashabul Jawawyn, namely Sheikh Ahmad Khatib al-Sambasi, who has a very large role in spreading Islamic teachings. He is known as an expert in the field of Sufism and is called as a sufi expert, he is also known as the founder of the tarekat Qadiriyyah wa Naqsabandiyyah. In collecting data, the author refers to references in the form of books, journals, articles, and others that are relevant to the purpose of writing this article, and after the data is collected, the author sorts and selects the data used as a reference source and then describes the data collected. Obtained according to the purpose of the article in this paper, it was found that Sheikh Muhammad Ibn 'Abd Ghaffar al-Sambasi was an Indonesian scholar from West Kalimantan who wandered in search of Knowledge to the Haramyn Country at the age of 19, and lived in Mecca until he died in in 1875. Even so, Sheikh Ahmad Khatib al-Syambasi was known as someone who had a big role in the Islamic world, especially some areas of the Archipelago and Malaya, among the roles of Sheikh Ahmad Khatib al-Sambasi was to spread Islamic teachings through the Qadiryyah wa Naqsabandiyyah congregation, concerning to the book that is used as a reference in this tarekat is the book of Fath al-'Arifin, a book written by his students through the direct teaching of his teacher, Sheikh Ahmad Khatib al-Syambasi

    IMPLEMENTASI WAKAF BERJANGKA MENURUT UNDANG – UNDANG NOMOR 41 TAHUN 2004 DAN PERATURAN PEMERINTAH NO. 42 TAHUN 2006

    Get PDF
    The understanding of the Indonesian people towards the understanding of waqf that cannot be separated from historical factors, people have adhered to it from ancient times until now. Waqf management institutions are very influential on the development of waqf in this nation in the history of Islamic civilization. Various waqf institutions have carried out waqf management for the community in accordance with the applicable laws and regulations. 41 of 2004 provides public confidence in waqf and provides public space so that they understand about waqf, especially term waqf according to Law no. 41 of 2004 concerning the implementation of waqf management. futures in Indonesia and its implementation which is also regulated in Government Regulation no. 42 of 2006. This term waqf is a manifestation of the development of the welfare of the people. The potential for developing waqf assets is very large, if managed productively, it can be a solution to welfare

    PROSES PENDAFTARAN PEMBERIAN HAK MILIK ATAS TANAH YANG DIKUASAI NEGARA PADA KANTOR ATR/BPN KABUPATEN PEMALANG

    Get PDF
    Pendaftaran hak atas tanah suatu kewajiban dari pemilik tanah untuk menyelenggarakan pendaftaran tanahnya guna mendapatkan status tanah yang dimilikinya sebagai bukti penguatan atas penguasaan tanahnya, baik tanah perkebunan, tanah yang tanpa bangunan diatasnya berapapun luasnya serta tanah yang dikuasi negara. Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mendeskripsikan proses pendaftaran pemberian hak milik atas tanah yang dikusai negara, (2) Untuk mengkaji hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses pendaftaran pemberian hak milik atas tanah yang dikuasai negara di Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Pemalang. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian yang bersifat Penelitian Lapangan (Field Research), Pendekatan yang digunakan yuridis empiris, Teknik Pengumpulan Data Wawancara kepada Narasumber, dan Analisi dengan Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan dalam proses pendaftaran pemberian hak milik pada umumnya seorang pemohon sebelum melakukan permohonan hak atas tanah, tentu saja telah mengetahui secara pasti tentang status hukum tanah yang akan dimohon dan Hambatan yang dihadapi dalam proses pemberian hak milik atas tanah Negara yang dikuasai negara di Kantor Pertanahan Kabupaten Pemalang ialah Banyak tanah negara yang dikuasi oleh masyarakat yang tidak mampu, karena adanya pajak BPHTB yang harus dibebankan kepada pemohon hak, maka menimbulkan kesulitan bagi masyarakat untuk memproses tanah tersebut. Berdasarkan penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan dilingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci: Pendaftaran Tanah, Hak Milik, Tanah Negara

    PENGEMBARAAN ILMIAH DAN PERAN SYEIKH AHMAD KHATIB AL-SYAMBASI DALAM PENYEBARAN ISLAM DI NUSANTARA MELALUI THARIQAT QADIRIYYAH WA NAQSABDNIYYAH

    Get PDF
    Abstract This article describes the figures of the Nusantara Ulamas who ever had a network of Middle Eastern Ulamas (clerics) known as Ashabul Jawawyn, namely Sheikh Ahmad Khatib al-Sambasi, who has a very large role in the spread of Islamic teachings. He is known as an expert in the field of Sufism and is called as a Tsufi expert. He is also known as the founder of the Qadiriyyah wa Naqsbandiyyah sufism movement. In the process of collecting data, the author refers to references in the form of books, journals, articles, and other relevant sources to the purpose of writing this article. After data collection, the author then sorts and selects the suits datas used as a reference and then describes them.  In accordance with the objectives of the article in this paper, it was found that Sheikh Muhammad Ibn 'Abd Ghaffar al-Sambasi was an Nusantara cleric from West Kalimantan who wandered in search of knowledge to the Haramyn Country at the age of 19 years, and lived in Mecca until he died in In 1875. However, Sheikh Ahmad Khatib al-Syambasi was known as a person who had a big role in the Islamic world, especially some areas of the archipelago and Malay, among the roles of Sheikh Ahmad Khatib al-Sambasi was to spread Islamic teachings through the Qadiryyah wa Naqsbandiyyah order, with reference to The book that is used as a reference in this tarekat is the book of Fati h al-'Arifin a book written by his students through direct instruction from his teacher Sheikh Ahmad Khatib al-Syambasi.Keywords: Nusantara Ulama, Middle East, Ashabul Jawawyn, Sheikh Ahmad Khatib al-Sambasi, Qadiriyyah-Naqsbandiyyah.Artikel ini berusaha menguraikan tokoh ulama Nusnatara yang termasuk ke dalam jaringan ulama Timur Tengah yang dikenal dengan Ashabul Jawawyn yakni Syeikh Ahmad Khatib al-Sambasi, yang memiliki peran yang sangat besar dalam penyebaran ajaran Islam, ia dikenal sebagai seorang yang ahli dalam bidang tasawuf dan disebut sebagai ahli Tsufi, ia juga dikenal sebagai pendiri tarekat Qadiriyyah wa Naqsabandiyyah[1]. Dalam mengumpulkan data, Penulis merujuk kepada refrensi yang berupa buku-buku, Jurnal, artikel, dan lain-lainnya yang relevan dengan tujuan pada penulisan artikel ini, dan setelah data terkumpul penulis, memilah serta memilih data yang dijadikan sebagai sumber refrensi kemudian menguraikan data yang didapatkan sesuai dengan tujuan dari artikel pada tulisan ini, ditemukan bahwa Syeikh Muhammad Ibn ‘Abd Ghaffar al-Sambasi adalah seorang ulama Nusantara yang berasal dari Kalimantan Barat yang mengembara mencari Ilmu Ke Negeri Haramyn pada usia 19 Tahun, dan  menetap di Mekkah hingga ia Wafat pada tahun 1875 [2], walaupun demikian Syeikh Ahmad Khatib al-Syambasi dikenal sebagai seorang yang memiliki peran yang Besar dalam dunia Islam, khususnya beberapa wilayah Nusantara dan Melayu, diantara peran Syeikh Ahmad Khatib al-Sambasi ialah menyebarkan ajaran Islam melalui tarekat Qadiryyah wa Naqsabandiyyah, dengan mengacu kepada kitab yang dijadikan sebagai rujukan di dalam tarekat ini ialah kitab Fath al-‘Arifinkitab yang tulis oleh para muridnya melalui pendiktian langsung  dari gurunya yakni Syeikh Ahmad Khatib al-Syambasi.[1] Said Aqil Siraj, Tasawuf Sebagai Kritik Sosial : Mengedepankan Islam Sebagai Inspirasi, Bukas Aspirasi, (Bandung : Mizan Pustaka, 2006), hlm. 426.[2]  Muhammad Abdul Mujib dkk, Ensiklopedia Tasawuf Imam al-Ghazali, (Jakarta: Penerbit Hikmah, 2009),hlm.334

    Pengembangan Buku Ajar Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam: Development of an Integrated Biology Textbook with Islamic Religious Education Values

    Get PDF
    This article discusses Research and Development (R&D) for Biology textbooks that are integrated with the values ​​of Islamic Religious Education (PAI) for class X at SMAN 01 Wongsorejo, Banyuwangi Regency. The method used is the R&D Model by Borg and Gall at Level 1, namely producing products ready for testing, not ready-to-use products. The results of the R&D are: First, making various efforts to integrate PAI values ​​into Biology textbooks, such as linking Biology theory with PAI values. Second, the strength and advantages of this Biology textbook lie in the material and layout aspects, such as pictures that are in line with PAI values. Third, the weaknesses and disadvantages of this Biology textbook lie in its limited readership, that it is only a textbook at SMAN 01 Wongsorejo. Artikel ini membahas tentang Research and Development (R&D) buku ajar Biologi yang terintegrasi dengan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk kelas X di SMAN 01 Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah R&D Model Borg and Gall pada Level 1, yaitu menghasilkan produk siap uji, bukan produk siap pakai. Hasil R&D yang peneliti lakukan adalah: Pertama, melakukan berbagai upaya integrasi nilai-nilai PAI ke dalam buku ajar Biologi, seperti mengaitkan teori Biologi dengan nilai-nilai PAI. Kedua, Kekuatan dan kelebihan buku ajar Biologi ini terletak pada aspek materi dan penyajian, seperti gambar-gambar yang selaras dengan nilai-nilai PAI. Ketiga, Kelemahan dan kekurangan buku ajar Biologi ini terletak pada keterbatasan jangkauan pembaca, yaitu hanya menjadi buku ajar di SMAN 01 Wongsorejo. Kata Kunci: Pengembangan Buku Ajar, Integrasi, Nilai-Nilai PAI

    Perencanaan Gedung Park and Ride di Stasiun Bojong Gede Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor Jawa Barat

    Get PDF
    Kabupaten Bogor adalah kabupaten yang merupakan dari megapolitan Jabodetabek dan menjadi kabupaten dengan jumlah 5,13 juta penduduk. Kebutuhan akan moda transportasi kini sudah menjadi hal yang sangat penting bagi penduduk suatu kota. Karena transportasi merupakan sarana yang sangat penting dalam memperlancar roda perekonomian suatu wilayah. Untuk itu dibutuhkan sebuah solusi untuk mengurangi kemacetan dengan cara memaksimalkan manfaat dari transportasi umum yang sudah ada seperti kereta listrik atau Commuter Line. Fasilitas penunjang kereta listrik di stasiun Bojong Gede sangat minim apalagi dalam hal kantung parkir menyebabkan banyak kantung parkir liar yang dimiliki oleh warga sekitar dan mengakibatkan lahan untuk pedestrian diapakai juga untuk parkir sehingga orang yang berjalan kaki harus mengambil lajur untuk kendaraan bermotor. Maka dari itu salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah pembangunan Gedung Park and Ride sebagai fasilitas penunjang transportasi pada Stasiun Bojong Gede. Dari hasil pengolahan data didapatkan jumlah demand calon pengguna fasilitas park and ride untuk sepeda motor sebanyak 3.454 kendaraan, sedangkan untuk mobil sebanyak 192 kendaraan dengan umur rencana hingga 2024. Dari jumlah demand tersebut direncanakan gedung park and ride yang dapat menampung 3.479 sepeda motor dan 193 mobil dengan jumlah 8 lantai parkir dan 1 lantai untuk akses menuju peron

    Peranan Lingkungan Bisnis Eksternal Dan Perencanaan Model Terhadap Etos Kerja Perusahaan

    Get PDF
    Faktor yang memPeranani etos kerja perusahaan diantaranya faktor lingkungan bisnis eksternal seperti kebijakan pemerintah, kekuatan hukum dan politik, teknologi, Sumber Daya, pesaing, selera pelanggan dan pengelolaan perusahaan. Lingkungan bisnis eksternal merupakan lingkungan yang berada diluar perusahaan, namun dipertim-bangkan dalam pengambilan keputusan bisnis

    PENGARUH DIMENSI E-SERVQUAL TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA MOBILE BANKING (M-BANKING) BANK BRI DI BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keandalan (X1), responsif (X2), jaminan (X3), bukti fisik (X4), empati (X5) terhadap kepuasan nasabah (Y) Bank BRI di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Dimana jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 60 orang responden yang merupakan nasabah Bank BRI di Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Data penelitian diolah dengan menggunakan Microsoft Excel dan Software SPSS 20. Variabel bebas pada penelitian ini adalah keandalan (X1), responsif (X2), jaminan (X3), bukti fisik (X4), empati (X5). Variabel terikat pada penelitian ini adalah kepuasan nasabah (Y). Pengujian hipotesis menghasilkan bahwa keandalan (X1), responsif (X2) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kepuasan nasabah (Y) Bank BRI di Bandar Lampung, sedangkan jaminan (X3), bukti fisik (X4), dan empati (X5) berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan nasabah (Y) Bank BRI di Bandar Lampung
    corecore