75 research outputs found

    Pentingnya Transparansi Beneficial Ownership oleh Korporasi

    Get PDF
    The development of the business world in Indonesia in the current modern era creates a new legal phenomenon that needs attention. This legal phenomenon is the existence of crimes that are hidden within the corporation. Therefore, Indonesia implements beneficial owner transparency for all corporations.  The purpose of this study is to analyze the application of beneficial owners in Indonesia. The method used in this research is normative juridical using the Theory of Law as a tool of social engineering by Roscoe Pound.Based on the results of the study, it was found that the implementation of BO transparency in Indonesian corporations had not gone well. Only 8.3% percent of companies in Indonesia report BO, even though Indonesia has regulated the obligation to report BO in Presidential Decree No. 13 of 2018. This shows that the laws made have not been able to manipulate and or change people's behavior

    PENERAPAN PENDEKATAN CTL UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS BERPIKIR KRITIS MATEMATIK PESERTADIDIK DI TINGKAT SMP

    Get PDF
    The research objective is to examine the achievement of mathematical critical thinking capacity of students applying the CTL approach with a comparison of students applying ordinary learning and examining the extent to which the increasing capacity of critical thinking in mathematics students apply the CTL approach to the comparison of students who apply ordinary learning. The study population was all junior high schools in West Bandung regency, were chosen arbitrarily and were selected by Darul Hikmah Junior High School. The sample is taken by any selected class of class 7-A as a research class, and class 7-B as a review class. The research class is given a learning model with the CTL approach, and the review class is given an ordinary learning model. The research instruments used in mathematical critical thinking capacity tests take the form of descriptions. Data processing increases the capacity of critical thinking mathematically by applying tests that distinguish two means using IBM SPSS 23 software. Data from the analysis showed that the achievement and improvement of the critical thinking capacity of the mathematics of the participants who were given the learning method using the CTL approach was better than those of the participants who were given the usual learning method

    PEMBUATAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN UNTUK SEKOLAH MULTI JENJANG

    Get PDF
    Sekolah multi jenjang merupakan sekolah yang mempunyai beberapa jenjang pendidikan yaitu mulai dari jenjang Kelompok Bermain, TK, SD, SMP hingga SMA yang dikelola dalarn satu yayasan yang sama. Dalam sistem kepegawaiannya tidak terdapat sekat pembatas antar jenjang, sehingga setiap pegawai dapat bekerja pada jenjang manapun. Saat ini, proses pendataan dan pengelolaan data para pegawai masih dilakukan secara terpisah (belum terintegrasi). Hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam melakukan pengupdatean data pegawai. Jika terjadi perubahan data pada seorang pegawai karena sistem harus mengubah data pegawai tersebut dikedua jenjang, jika salah satu jenjang tidak melakukan update data maka akan terjadi perbedaan data pegawai antar jenjang.   Dari permasalahan yang sudah disebutkan di atas, maka muncullah ide untuk membuat suatu sistem baru yang dapat menangani masalah-masalah  tersebut. Sistem baru tersebut adalah sistem informasi kepegawaian untuk sekolah multi jenjang. Sistem informasi ini dibuat untuk memudahkan perolehan  informasi mengenai data-data pegawai yang bekerja pada sekolah multi jenjang  tersebut. Sistem informasi ini juga akan membantu dalam penyimpanan setiap data-data pegawai yang bekerja di sekolah tersebut secara lebih terintegrasi sehingga apabila terjadi perubahan data, cukup satu kali saja melakukan perubahan data tersebut. Selain itu juga membantu menyimpan data secara lebih baik lagi dikarenakan setiap data-data pegawai yang tersimpan akan dicatat sebagai history pada pegawai tersebut selama pegawai ini bekerja di sekolah dan masih banyak lagi kemudahan yang akan didapatkan karena mengingat sistem informasi ini telah berbasis pada web yang saling terintegrasi antar satu dengan yang lainnya. Uji coba dilakukan dengan cara wawancara kepada narasumber informasi sekolah tersebut. Kesimpulan dari pembuatan sistem informasi kepegawaian untuk sekolah multi jenjang adalah sistem informasi sudah dapat membantu dalam  proses pencatatan data pegawai semua data yang tersimpan dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan

    Student Centered Learning-Comprehensive Musicianship Through Performance Dalam Pembelajaran Orkestra

    Get PDF
    Model pembelajaran merupakan bagian penting untuk mengembangkan kapabilitas musikal peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran musik orkestra berbasis Student-Centered Learning: Comprehensive Musicianship through Performance (SCL-CMP). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Huberman meliputi pengumpulan data, kondensasi data, reduksi data, dan verifikasi/kesimpulan, serta didukung dengan penggunaan software NVivo 12 untuk pengorganisasian data. Hasilnya yang pertama adalah manfaat SCL-CMP dalam pembelajaran orkestra bagi peserta didik meliputi partitur musik orkestra dapat dijelaskan dengan detail, mendorong peserta didik untuk lebih aktif, karakter instrumen musik menjadi lebih mudah dipahami, dan permasalahan teknis dalam memainkan instrumen musik lebih mudah diatasi; kedua, daya tarik SCL-CMP dalam pembelajaran orkestra antara lain peserta didik memiliki waktu lebih banyak untuk berdiskusi, lebih berani berpendapat, dan mendiskusikan partitur musik secara kritis; ketiga , kendala yang dihadapi dalam pembelajaran berbasis SCL-CMP antara lain sikap peserta didik yang malas dan pasif, dan kurangnya kesadaran pendidik terhadap kemajuan peserta didik; dan keempat, optimalisasi SCL-CMP dalam pembelajaran orkestra melalui upaya mengutamakan diskusi dalam pembelajaran, membagi kelompok alat musik menjadi beberapa kelompok, dan mencari solusi dari setiap permasalahan. Permasalahan dalam pembelajaran orkestra dapat dibahas secara mendalam beserta solusinya, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis model Student-Centered Learning-Comprehensive Musicianship Through Performance sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran orkestra.

    UPAYA MENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS VA SDN KEMBANGAN BAMBANGLIPURO BANTUL TAHUN AJARAN 2012

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Upaya Meningkatan Prestasi Belajar IPS Melalui Metode Bermain Peran Pada Siswa Kelas VA SD Negeri Kembangan Bambanglipuro Bantul Tahun Ajaran 2012. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Kembangan Bambanglipuro Bantul, dengan subyek penelitian siswa kelas VA yang berjumlah 14 orang. Prosedur dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan langkahlangkah meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan rata-rata dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian ini menunjukkan ada peningkatan prestasi belajar IPS pada siswa kelas VA SD Negeri Kembangan Bambanglipuro Bantul. Hal ini dibuktikan dengan melihat nilai ulangan harian sebelum tindakan, Siklus I, dan Siklus II. Nilai rata-rata ulangan harian sebelum tindakan 58,21 dengan ketuntasan 14,28%, Siklus I nilai rata-rata 68,14 dengan ketuntasan 64,28%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 75,57 dengan ketuntasan 85,71% Dengan melihat hasil tersebut maka dapat dinyatakan bahwa ada peningkatan prestasi belajar IPS dengan menggunakan metode bermain peran pada siswa kelas VA SD Negeri Kembangan Bambanglipuro Bantul Tahun Ajaran 2012
    corecore