99 research outputs found

    Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA Melalui Strategi Out Door Study Pada Siswa Kelas IV SDN Wangunrejo 01 Tahun Pelajaran 2013/ 2014

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar IPA melalui strategi Out Door Study. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV dan guru SDN Wangunrejo 01 pada tanggal 04 Oktober-Desember 2013. Tahapan penelitian terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi serta evaluasi hasil refleksi. Tindakan dilaksanakan selama 2 siklus, siklus pertama dilakukan dua pertemuan dan siklus kedua dilakukan satu kali pertemuan. Subjeknya siswa kelas IV SDN Wangunrejo 01 yang berjumlah 24 siswa dan objeknya adalah keaktifan belajar siswa serta strategi out door study. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Indikator keaktifan Belajar IPA adalah sebagai berikut: (1)Perhatian siswa terhadap penjelasan guru ; (2)kerjasamanya dalam kelompok; (3)kemampuan siswa mengemukakan pendapat dalam kelompok; (4)memberi kesempatan berpendapat kepada teman kelompok; dan (5)memberi gagasan yang cemerlang. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keaktifan belajar siswa kelas IV SDN Wangunrejo 01 setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan strategi out door study. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari tahap pra siklus, siklus I dan siklus II. Pada tahap pra siklus diketahui keaktifan belajar siswa rendah dengan presentase 52,4%. Pada siklus I terdapat siswa sedikit meningkat pada tahap sedang dengan nilai presentase keaktifan belajar siswa 67,4% dan pada siklus II keaktifan belajar siswa sangat baik dengan presentase 87,4%. Hal ini membuktikan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dengan penerapan strategi out door study

    Penerapan Metode Stad Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV SDN Tegalharjo 02 Tahun 2013/2014

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitan tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas IV dengan metode STAD. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN Tegalharjo 02 yang berjumlah 20 siswa. Peneliti sebagai pemberi tindakan dan kepala sekolah sebagai subyek pembantu dalam perencanaan dan pengumpulan data penelitian. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui, observasi, dokumentasi, tes, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari 3 komponen, yaitu: pengumpulani data, reduksi dan display data, dan penarikan kesimpulan. Indikator motivasi belajar IPA adalah sebagai berikut:(1) ketekunan dalam belajar IPA, (2) perhatian dalam pembelajaran IPA, (3) kemauan dalam belajar IPA, (4) minat dalam belajar . Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing–masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan dalam motivasi belajar IPA siswa kelas IV SDN Tegalharjo 02 setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode STAD. Peningkaktan tersebut dapat dilihat dari tahap pra siklus, siklus I dan siklus II. Pada tahap pra siklus diketahui motivasi belajar siswa rendah dengan prosentase 25%. Pada siklus I terdapat motivasi belajar siswa sedikit meningkat dengan nilai prosentase 45%. Dan pada siklus II motivasi belajar siswa sangat baik dengan prosentase 85%. Hal ini membuktikan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dengan penerapan metode STAD

    Implementasi Strategi Everyone Is A Teacher Here Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Murid Kelas V SDNegeri 1 Sendang Todanan Blora Tahun Ajaran 2013/2014

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara murid pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V di SD Negeri 1 Sendang Todanan Blora Tahun 2013/2014 dengan penerapan strategi Everyone is a Teacher Here. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK). Subyek dari penelitian ini adalah guru dan murid kelas V SD Negeri 01 Sendang yang berjumlah 21 murid yang terdiri dari 12 putra dan 9 putri. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara murid kelas V di SD Negeri 01 Sendang. Peningkatan keterampilan berbicara tersebut terlihat dari data yang diperoleh yaitu hasil keterampilan berbicara mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 14,29%, Siklus I sebesar 47, 61% dan Siklus II sebesar 85,71%. Kesimpulan penelitian ini bahwa penerapan strategi Everyone Is A Teacher Here dapat meningkatkan keterampilan berbicara murid pada mata pelajaran Bahasa Indonesia SD Negeri 1 Sendang tahun 2013/2014

    Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA Melalui Strategi STAD (Student Teams Achievement Division) Pada Siswa Kelas IV SDN Bakaran Kulon 01 Tahun 2013

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar IPA siswa kelas IV melalui strategi STAD. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN Bakaran Kulon 01 yang berjumlah 46 siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik Pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan validasi Instrumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiridari 3 komponen, yaitu : reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Prosedur penelitin meliputi tahap : identifikasi masalah, persiapan, penyusunan rencana tindakan, implementasi tindakan, pengamatan, dan penyusunan rencana. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar IPA dan peningkatan nilai rata-rata IPA setelah dilakukkan tindakan siklus I dan Siklus II. Pada Pra Siklus persentase keaktifan belajar rendah 54% atau 25 orang yang tidak aktif, pada Siklus I persentase keaktifan belajar sedang 43% atau 20 siswa yang cukup aktif dan pada Siklus II persentase keaktifan belajar tinggi mencapai 50% atau 23 siswa yang sangat aktif. Sedangkan persentase ketuntasan belajar dari Pra Siklus 46% atau 21 siswa, Siklus I 78% atau 36 siswa dan Siklus II 95% atau 44 siswa. Hal ini membuktikan bahwa dengan memnggunakan strategi STAD dapat meningkatkan keaktifan belajar IPA siswa kelas IV SDN Bakaran Kulon 01 Kec.Juwana

    Penerapan Strategi Pembelajaran “Everyone Is A Teacher Here” Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Pelem Boyolali Tahun Ajaran 2012/2013

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar dalam pembelajaran IPS. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri 1 Pelem Boyolali. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik deskriptif kualitatif sebagai analisis data. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa keaktifan dan hasil belajar IPS siswa mengalami peningkatan yaitu: 1) peningkatan keaktifan siswa yang meliputi: a) keaktifan mendengarkan penjelasan dan intruksi dari guru meningkat dari siklus I 50% menjadi 87,5% pada siklus II. b) keaktifan mengajukan pertanyaan meningkat dari siklus I 50% menjadi 87,5%. c) keaktifan menjawab pertanyaan/ soal siklus I 62,5% meningkat menjadi 87,5% pada siklus II. d) keaktifan siswa merespon jawaban teman siklus I 37,5% meningkat menjadi 87,5% pada siklus II. 2) peningkatan hasil belajar yaitu sebelum adanya tindakan kelas hasil belajar siswa yang diatas KKM sebelum tindakan sebanyak 2 siswa (25%), 5 siswa (62,5%) pada siklus I, dan 7 siswa (87,5%) pada siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran IPS melalui strategi pembelajaran everyone is a teacher here dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa

    Penerapan Strategi Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Intensif Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Negeri Lobang 02 Limpung Batang Tahun Ajaran 2013/2014

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca intensif melalui penerapan strategi Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas IV SD Negeri Lobang 02 dengan jumlah siswa sebanyak 12 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif komparatif dengan analisis interaktif yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, beberan (display) data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca intensif siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang didukung dan dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari keterampilan membaca intensif siswa pada pra siklus yang menunjukkan bahwa dari jumlah seluruh siswa kelas IV sebanyak 12 siswa, siswa yang memiliki keterampilan membaca intensif dengan keterangan tinggi sebanyak 3 siswa (25.00%), pada siklus I sebanyak 6 siswa (50.00%), pada siklus II sebanyak 9 siswa (75.00%), dan pada siklus III sebanyak 11 siswa (91.67%). Hasil belajar siswa sebagai data pendukung meningkatnya keterampilan membaca intensif siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia juga mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari hasil pelaksanaan pembelajaran pada pra siklus yang menunjukkan bahwa dari jumlah seluruh siswa kelas IV sebanyak 12 siswa, siswa yang berhasil mencapai KKM (≥70) sebanyak 4 siswa (33.33%), pada siklus I sebanyak 8 siswa (66.67%), pada siklus II sebanyak 10 siswa (83.33%), dan ada siklus III sebanyak 12 siswa (100%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan keterampilan membaca intensif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Negeri Lobang 02 Kecamatan Limpung Kabupaten Batang tahun ajaran 2013/2014

    Nilai-Nilai pendidikan Karakter yang Ada dalam Buku Pendidikan Kewarganegaraan SD Kelas II Terbitan Erlangga Tahun 2006

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan karakteristik penyajian buku dan mendiskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter “Pendidikan Kewarganegaraan SD Kelas II” terbitan Erlangga tahun 2006. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan pernyataan-pernyatan yang mengandung nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Buku Pendidikan Kewarganegaraan SD Kelas II terbitan Erlangga. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik baca, teknik simak kemudian dilanjutkan dengan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis teks dan bahasa dengan menggunakan teknik analisis isi (content analisis). Nilai-nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam buku teks pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan SD Kelas II terbitan Erlangga tahun 2006 adalah: (1) religius, (2) jujur, (3) toleransi, (4) disiplin, (5) kerja keras, (6) kreatif, (7) mandiri, (8) demokratis, (9) rasa ingin tahu, (10) nilai semangat kebangsaan, (11) nilai menghargai prestasi, (12) bersahabat/komunikatif, (13) nilai cinta damai. (14) nilai gemar membaca, (15) nilai peduli lingkungan, (16) nilai peduli sosial, dan (17) nilai tanggung jawab. Dalam buku PKn SD kelas II terbitan Erlangga juga ditemukan nilai karakter karir, namun peneliti tidak memasukkan nilai karakter karir karena nilai karakter karir tidak terdapat dalam 18 nilai karakter yang dicanangkan oleh kemdikbud. Komponen buku teks Pendidikan Kewarganegaraan meliputi: Judul buku, kata pengantar, daftar isi, judul pelajaran, rincian subjudul, subjudul per KD, penjelasan (teoritis), rangkuman, daftar pustaka, latihan, tugas, contoh-contoh

    Upaya Meningkatkan Ketrampilan Menulis Puisi Melalui Strategi Picture And Picture Pada Siswa Kelas V SD Negeri Ngargotirto 4 Sumberlawang Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2012/2013

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan menulis puisi melalui strategi picture and picture. Subyek dari penelitian ini adalah guru dan siswaa kelas V SD Negeri Ngargotirto 4 yang berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasrkan hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan ketrampilan menulis puisi . ketrampilan menulis puisi tersebut terlihat dalam 3 indikator yaitu menentukan gagasan pokok berdasrkan pengalaman anak, menulis puisi berdasarkan dengan menggunakan pilihan kata yang tepat. Relevansi dan peningkatan ketrampilan menulis puisi pada pra putaran sebanyak 7 siswa atau sebesar 38,89% yang mengalami ketuntasan, pada putaran I sebanyak 9 siswa atau sebesar 50% mengalami ketuntasan, putaran II prosentase ketuntasan sebanyak 13 siswa atau sebesar 72,22%, putaran ke III meningkat dengan siswa yang mengalami ketuntasan terdapat 15 siswa atau sebesar 83,33%. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa strategi pembelajaran picture and picture meningkatkan ketrampilan menulis puisi pada siswa kelas V SD Negeri Ngargotirto 4 Sumberlawang

    Pendidikan Kepramukaan Sebagai Media Pembentukan Kedisiplinan Siswa Kelas V SD Negeri Lencoh Selo Boyolali Tahun Ajaran 2013/ 2014

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pendidikan kepramukaan dalam menunjang pendidikan karakter kedisiplinan siswa kelas V SD Negeri Lencoh Selo Boyolali. Penelitian ini termasuk Penelitian Diskriptif Kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang diamati atau diwawancarai. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Lencoh Selo Boyolali yang berjumlah 19 siswa. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan trianggulasi sumber. Dalam melakukan analisis data,penelitian ini menggunakan tehnik analisis deskriptif model interaktif. Berdasarkan data yang terkumpul, kemudian dideskripsikan, dikatagorikan dan dianalisis, untuk dapat diambil kesimpulan. Dari berbagai kegiatan kepramukaan (tali-temali, morse & semaphore, sandi, pertolongan pertama pada kecelakaan, yel, lagu & tepuk, baris-berbaris, mapping, berkemah dan upacara) mampu membentuk siswa dalam melaksanakan kegiatan kedisiplinan. Pendidikan kepramukaan dapat digunakan sebagai media untuk melatih kedisiplinan siswa kelas V SD Negeri Lencoh Selo Boyolali

    Peningkatan Pemahaman Konsep Perpindahan Panas Dalam Pembelajaran IPA Melalui Metode Demonstrasi Pada Siswa Kelas IV SD 2 Bopkri Tegalombo Tahun Ajaran 2013/2014

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep belajar IPA pada materi perpindahan panas. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SD2 BOPKRI Tegalombo yang berjumlah 30 siswa, sedangkan obyek dalam penelitian ini adalah peningkatkan pemahaman konsep, pendekatan demonstrasi,dan mata pelajaran IPA.Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa dan guru.Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dengan menggunakan pendekatan demonstrasi. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan analisis interaktif yang terdiri dari 3 komponen yaitu: pengumpulan data, reduksi dan display data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemahaman konsep mengalami peningkatan dari pra siklus siswa yang mempunyai pemahaman rendah sebesar 33 %, pemahaman sedang 40% dan pemahaman tinggi 27%.Pada siklus I persentase pemahaman rendah 10%, pemahaman sedang 57% dan pemahaman tinggi 33 %. Pemahaman konsep ini mengalami peningkatan pada siklus II yaitu pemahaman rendah 0 %, pemahaman sedang 13% dan pemahaman tinggi 87%. Dengan demikian terjadi peningkatan pemahaman konsep dari prasiklus ke siklus I sebesar 20%, dari siklus I ke siklus II sebesar 52%. Total peningkatan dari prasiklus ke siklus II yaitu 73%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hipotesis yang berbunyi “Penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan pemahaman konsep belajar IPA pada materi perpindahan panas kelas IV SD2 BOPKRI Tegalombo tahun ajaran 2013/2014” terbukti kebenarannya. Hasil terbukti baik memenuhi indikator pencapaian yang ingin dicapai yaitu 70 %
    corecore