KARAKTERISTIK TEH CELUP HERBAL BUBUK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica L.) DENGAN PENCAMPURAN BUBUK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik teh celup herbal daun pegagan dengan pencampuran bubuk kayu secang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah perbandingan pencampuran bubuk daun pegagan dengan bubuk kayu secang (100%:0%), (95%:5%), (90%:10%), (85%:15%) dan (80%:20%). Data yang diperoleh, dianalisis secara statistika dengan ANOVA (Analysis Of Variance) dan jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji DNMRT (Duncan’s News Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pencampuran bubuk kayu secang berpengaruh nyata terhadap kadar air, aktivitas antioksidan DPPH, total polifenol, total bahan larut air, pH, angka lempeng total dan organoleptik (warna) dan tidak berbeda nyata terhadap organoleptik (rasa) dan organoleptik (aroma). Perlakuan terbaik berdasarkan pengamatan fisik, kimia, mikrobiologi dan organoleptik adalah perlakuan E (pencampuran 80%:20%) dengan kadar air 7,78%, aktivitas antioksidan DPPH 52,23%, total polifenol 74,70 mg GAE/gr, total bahan larut air 21,33%, Angka Lempeng Total (ALT) 9,8 x 102 CFU/g, pH 7,24, IC50 62,98 ppm, organoleptik warna 4,35 (suka), rasa 3,70 (suka) dan aroma 4,00 (suka)

Similar works

This paper was published in eSkripsi Universitas Andalas.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.