Mimikri dalam Hegemoni pada Film Serial Gadis Kretek

Abstract

Model adaptasi novel ke dalam bentuk film menjadi tren di dunia sastra saat ini. Film serial Gadis Kretek merupakan salah satu karya yang diangkat dari novel laris karya Ratih Kumala. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji praktik hegemoni dalam mimikri yang terdapat pada film serial Gadis Kretek. Metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan mimetik digunakan untuk menganalisis film serial ini. Pendekatan mimetik digunakan karena peneliti menitikberatkan kajian pada hubungan antara karya sastra dan rekaan atas realitas yang terjadi di masyarakat. Data dikumpulkan dengan teknik simak-catat. Dengan mengaplikasikan analisis teori hegemoni Gramsci dan pascakolonialisme Bhabha, kajian ini menemukan bahwa kelompok subaltern menerima ideologi dan kepentingan kelompok berkuasa sebagai sentralitas konsensus yang mengejawantah di tengah kehidupan masyarakat. Mimikri muncul sebagai konsep pertahanan diri sebagai akibat dari praktik-praktik hegemoni yang diterima oleh kelompok subaltern. Sebagai strategi yang bersifat ambivalen, mimikri justru dinikmati dan dilakoni oleh kelompok subaltern dalam proses imitasi. Mimikri dilakukan oleh tokoh-tokoh yang termasuk ke dalam kelompok subaltern sebagai cara untuk mempertahankan diri dari kekuasaan kelompok dominan yang melakukan praktik hegemoni dalam film serial Gadis Kretek

Similar works

Full text

thumbnail-image

e-Journal Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)

redirect
Last time updated on 15/02/2024

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.